Shadow Dragon Warrior

Shadow Dragon Warrior
chap 153 - Jalan Hidup Klan Lee


__ADS_3

Selain angkh lee yang sudah sekarat dan kalah, ryuji yang juga merasakan kejatuhan terberatnya itu menelusuri hutan tanpa tujuan yang jelas.


"Untuk apa aku bertarung? apa aku bisa menang?" gumam ryuji dengan tatapan kosong.


Karena sikap ryuji itu, para naga bayangan pun mulai khawatir dan takut ryuji akan mundur dari takdirnya. Semua yang berada di dalam dimensi ruang pun berembuk untuk membangkitkan semangat ryuji.


"Haisshhh... apa ada yang punya ide?" tanya na ling kepada yang ada di dalam dimensi ruang.


"Jujur saja tidak ada ide apapun yang ada di benakku karena aku tidak pernah melihat ryuji seperti itu, jujur saja mungkin memang itu tidak akan ryuji prediksi bahwa ia akan menemukan musuh yang sangat bengis bahkan tidak segan memotong kepala sekutunya untuk kepentingannya sendiri," ucap ya ling.


"Sudahlah para naga agung, kalian serahkan saja pada anak itu! bukannya dia anak yang selalu bisa mengatasi masalahnya sendiri?" ujar rubah inoue.


Walaupun yang di katakan oleh rubah inoue ada benarnya, tetapi tetap saja muncul kekhawatiran karena bahaya pasti selalu mengejar ryuji tanpa ampun.


Saat ryuji sedang berjalan, tanpa sadar ia menginjak sesuatu. Ryuji pun berhenti dan melihat apa yang ia injak itu. Saat melihatnya, ryuji tidak memberikan ekspresi apapun dan ryuji terus jalan. Namun, saat ryuji ingin melangkahkan kakinya, ia tidak dapat bergerak karena ada sesuatu yang memegang kakinya.


Ryuji pun menengok ke bawah, ryuji baru sadar bahwa yang ia injak adalah seorang manusia.


"Arghh...!!!" teriak seorang pria jantan yang sedang ketakutan.


Ryuji pun merasa orang yang dia injak itu akan membunuhnya karena ryuji sudah menginjaknya.


"Maafkan aku tuan..!! aku tidak sengaja," ucap ryuji dengan sopan.


Meskipun sudah berkata demikian, tangan itu tetap tidak ingin melepaskan kaki ryuji dan justru orang itu menggenggamnya lebih erat lagi.


Ryuji yang masih syok karena kejadian sebelumnya itu membuatnya parno terhadap sesuatu hal yang kecil. Ryuji pun langsung keringat dingin dan ia merasa ia ingin buang air.

__ADS_1


"Apa... ka.. kauuu... hyu... hyungg... ming.gg....?" ucap ryuji terbata-bata karena keparnoannya itu ia merasa manusia yang ia injak itu adalah hyung ming yang menghantuinya.


Saat sedang di puncak keparnoannya itu, tiba-tiba manusia itu berbicara.


"idiot..!!!".


Singkat, padat dan menusuk. Setelah mendengar kata itu, ryuji berubah menjadi kesal dan menginjak-injak orang itu sampai puas.


Setelah beberapa lama menginjak orang itu, ryuji membalikkan badannya dan ryuji melihat wajahnya yang sudah mirip dengan warna tanah akibat terus ryuji injak-injak tanpa ampun.


"Ehh...??? dia terluka ternyata, dan wajahnya seperti familiar... apa aku pernah bertemu dengannya ya????" gumam ryuji mencoba mengingat-ngingat wajah orang itu.


Saat sedang asik mengingat wajah orang itu, tiba-tiba orang itu mengeluarkan darah yang sangat banyak dari mulutnya. Ryuji pun seketika tertegun dengan kejadian itu.


"Apa dia mati? aku pembunuh?" ucap ryuji panik.


"Dasar anak bodoh!!! kau harusnya buatkan dia pil penyembuh cepat!! dia sudah di ujung maut, jika terlambat ia akan meninggal..!!" ucap ya ling sedikit dengan nada tinggi.


Karena kejadian itu semua pandangan para naga dan penghuni lainnya mulai percaya bahwa ryuji adalah orang bodoh nomor satu yang tak terkalahkan dan mereka percaya bahwa seorang ryuji tidak akan mengalami keterpurukkan lebih dari 1 hari.


Waktupun terus berjalan. Hutan yang awalnya gelap sekarang mulai di sinari oleh matahari pagi. Ryuji yang kelelahan berjalan dan juga karena harus membuat pil obat membuatnya tidur terlelap.


Kejadian saat ryuji di kota dongqi dan juga saat sesudah bertarung dengan hyung ming.


Ryuji yang terpukul akibat kematian hyung ming membuatnya hanya berbaring sambil diguyur hujan.


Para penduduk kota yang takut melihat pertarungan mereka berdua itu membuat semua warga enggan menghampiri ryuji. Karena hal itu ryuji pun bangun dan langsung pergi meninggalkan kota itu tanpa ada perpisahan yang layak.

__ADS_1


Ryuji yang tidak tahu mau kemana dan harus apa itu hanya terus menelusuri hutan dan akhirnya ia pun tanpa sadar sudah berjalan sangat jauh dan bersamaan kejadian ia menginjak orang yang ia tolong itu.


Karena hari mulai pagi, ryuji pun terbangun dan memeriksa orang yang ia tolong itu (ia injak).


"Hah... aku kira dia akan mati, ternyata nyawanya selamat dan ia sepertinya habis bertarung..... apa dia.... diaaa..... dia adalah.... seorang penjahat??" ucap ryuji mulai berpikir yang aneh-aneh.


"Hei..!! cobalah berwibawa ryuji! kau ini sekarang orang dengan tingkatan legenda, kau seharusnya sedikit tegas pada sikapmu itu!" ucap zee ling melalui telepati.


"Hei naga tua..!!! kau menceramahiku?? dasar tidak berperasaan," balas ryuji kesal.


Ryuji sebenarnya orang yang sangat menyayangi oranglain dan ia juga mungkin saja orang yang memiliki tekad paling kuat di dataran 6 benua ini. Ia sebenarnya tegas kepada dirinya sendiri agar bisa terus maju untuk mencapai puncak. Namun, ada kekosongan dalam dirinya yang membuatnya hampa. Oleh karena itu ia suka bergurau dan melakukan hal konyol untuk menutupi kesedihannya.


Tidak beberapa lama orang yang awalnya ia injak itu siuman. Orang itupun melihat ryuji yang di sedang melamun sambil di sinari matahari pagi.


"Permisi tuan..!! kau yang menyelamatkanku ya? terimakasih ya," ucap angkh lee yang belum sadar bahwa itu ryuji karena angkh lee juga sudah sangat lama tidak melihat ryuji.


Ryuji yang sangat fokus entah memikirkan apa itu membuat perkataan angkh lee tidak di anggap olehnya. Angkh lee yang ucapannya tidak di tanggapi itu membuatnya kesal.


"Orang ini menjengkelkan..!! dia sangat tidak sopan sama sekali. Aku jadi ingat orang bodoh itu (ryuji)," ucap angkh lee dalam hati.


Ryuji yang melamun itupun tiba-tiba bersin.


"Hachii.... ahh sial.. pasti banyak yang membicarakan di kota luo yi," ucap ryuji dengan suara cukup keras.


Karena ucapan ryuji itu angkh lee tersentak sadar dan merasa orang itu ada hubungan dengan kota luo yi. Angkh lee pun diam-diam mengambil sabit iblis bermata tiga miliknya. Ia mencoba untuk menodongkan sabit iblis bermata tiga kepada orang itu karena angkh lee curiga jika orang itu adalah anggota dari organisasi kegelapan. Namun,...


"Hei..!! kau mau membunuhku??? aku tahu kau ingin membunuhku dari auramu itu dan aku melihat senjatamu itu memiliki kekuatan bangsa iblis ya. Apa kau orang dari organisasi kegelapan??" tanya ryuji.

__ADS_1


Angkh lee pun terkejut karena orang itu membicarakan tentang organisasi kegelapan dan bahkan orang itu menuduh angkh lee adalah anggota dari organisasi kegelapan. Kedua orang itupun saling waspada karena saling berprasangka buruk.


__ADS_2