Shadow Dragon Warrior

Shadow Dragon Warrior
chap 182 - Ryuji Hanya Nama


__ADS_3

Karena pertemuan ryuji dan sun ang yang langsung begitu saja, sun ang pun menyuruh beberapa orang yang ia bawa untuk mengetes kemampuan bertarung milik ryuji.


"Kau lawan dia!! aku ingin tahu sampai mana kemampuannya," ucap sun ang memilih salah satu orang kepercayaannya yang ia bawa.


Sun ang dan rombongannya itu total ada 5 orang. Karena sun ang menyuruh salah satu dari keempat orang yang dibawanya itu untuk mengetes ryuji. Orang itu pun langsung maju ke hadapan ryuji dan meregangkan otot-ototnya.


"Hahaha... kau akan aku ***** dalam hitungan detik!!" ucap orang yang disuruh sun ang melawan ryuji.


Ryuji pun tidak membalas ucapan orang itu. Ia hanya berdiri diam tanpa bergeming. Sun ang dan orang-orangnya pun berpikir ryuji akan ketakutan.


"Hahaha... karena kau masih muda dan kau teman nona sunmy, maka aku akan memberikan kematian yang bagus untukmu!" ucap orang itu.


Orang itupun langsung maju ke arah ryuji tanpa perhitungan. Saat orang itu mendekat, ia tiba-tiba tidak bisa bergerak kearah ryuji lagi. Saat ia melihat ke bawah, ternyata ia ditahan dengan kemampuan mengendalikan tanah milik ryuji. Karena kesal, orang itu menggunakan ilmu pengendali diri miliknya. Ia mengubah dirinya menjadi sekumpulan burung.

__ADS_1


"Kemampuannya hampir sama dengan petinggi kesembilan yang aku kalahkan!" ucap ryuji dalam hati.


Setelah berubah menjadi sekumpulan burung, orang itu kembali lagi ke wujud aslinya.


"Hahaha.... kau sudah lihat kehebatanku kan?? aku akui kau lumayan bisa menangkapku barusan!" ucap orang itu. Namun, karena keangkuhannya itulah ryuji mengambil kesempatan itu untuk menghabisinya. Ryuji dengan sangat cepat bergerak ke arahnya dan menggunakan jurus pedang api. Ia menebas kepala orang itu dan menyayat-nyayat tubuh orang itu menjadi beberapa puluh potongan.


"Aku mau lihat, apa kau masih bisa berubah menjadi burung??" ucap ryuji memandang tajam mayat orang itu.


Sun ang yang melihat hal itu bertambah murka dan menyuruh ketiga orang yang masih bersamanya untuk menangkap ryuji bersamaan.


"Siapa anak ini?? dia membunuh 4 orang tingkat roh dan jendral dengan sangat mudah!" gumam sun ang penasaran dengan sosok ryuji.


"Hei...!!! aku ingin bertanya kepadamu! kenapa kau tidak membantu para orang yang diserang organisasi kegelapan? padahal kau sangat membanggakan kemampuanmu. Jika kau merasa hebat maka bantu mereka! jangan hanya menonton dan hanya ingin melindungi keluargamu saja!" ucap ryuji sudah sangat kesal.

__ADS_1


"Hehehe..... kau lucu juga ya, memang kenapa jika mereka mati?? mereka itu sampah! mereka hanya rakyat jelata dan sekumpulan makhluk yang hanya bisa mengemis meminta bantuan kepada yang kuat!" ujar sun ang.


Ryuji yang mendengar hal itu semakin geram. Ia langsung menyerang sun ang dengan jurus tinjuan api. Namun, ternyata sun ang bisa menahan jurus tinjuan api itu. Ia menggunakan perisai es miliknya untuk menahan jurus tinjuan api itu.


"Hahaha... kau tidak akan bisa mengalahkanku jika hanya menggunakan kemampuan kecilmu itu!" ucap sun ang.


Mendengar hal itu justru ryuji menyeringai. Tiba-tiba saja perisai es milik sun ang mulai meleleh. Sun ang pun langsung menjaga jarak dengan ryuji.


"Kenapa? bukannya hanya kemampuan kecil?? ternyata kau hanya kakek tua yang bangga hanya dengan berhasil menahan 20% kekuatan jurus tinjuan api milikku," ucap ryuji.


"Jadi jurusnya hanya 20%? dan tadi dia kenaikan kekuatan jurus itu sehingga panas api melelehkan es milikku," gumam sun ang.


Karena sun ang tahu bahwa ryuji adalah lawan yang kuat, ia pun mulai serius. Ia menggunakan kemampuannya maksimalnya. Ia membuka bajunya dan seketika ada bongkahan-bongkahan es yang muncul dan tumbuh dari dalam tubuhnya. Bongkahan-bongkahan es itu membentuk sebuah baju zirah dari es dan sebuah pedang yang juga terbuat dari es.

__ADS_1


Apa ini akan menjadi pertarungan yang gila??


__ADS_2