Shadow Dragon Warrior

Shadow Dragon Warrior
chap 61 - Takdir


__ADS_3

Setelah beberapa jam terpental ke langit, ryuji pun terjatuh lalu dan mendarat dengan menghantam batu besar.


"Adududuhhh... sakit sekali! dasar kakek tuaa...!!! kenapa kau menendangku?" teriak ryuji kesakitan.


"Aku kira kau akan mati karena serangan kecilku itu," ucap kakek ryuji.


"Serangan kecil apanya? jelas - jelas sakit sekali dan luka - lukaku hampir terbuka lagi!!!!" teriak ryuji marah.


"Sudah, kau pulihkan dirimu dulu! oh ya, ini cincin ruangmu. Dan pakaianmu ada disana, tadi aku lihat di dalam cincin itu ada banyak barang bagus, dari siapa?" tanya kakek ryuji penasaran.


"Sebelum aku menjawab pertanyaanmu, aku ingin bertanya lebih dahulu tentang yang terjadi," ucap ryuji.


"Baiklah, apa yang mau kau tanyakan?" tanya kakek ryuji.


"Kenapa kakek ada disini? dan bagaimana dengan keluarga kita? dan kenapa kakek bisa tahu aku memiliki naga bayangan didalam tubuhku?" tanya ryuji penasaran.


"Klan baik - baik saja, ada hyoka yang menjaganya. Dan kau itu bodoh atau apa? kau tidak ingat siapa yang memberikan buku ilmu naga bayangan itu padamu?" ucap kakek ryuji sedikit menyela.


"Hhmmm... yang aku ingat ada pria misterius yang memberikan buku itu, lalu ia pergi. Apa kakek kenal dengannya?" tanya ryuji bingung.


"Itu aku anak bodoh!!! dasar tidak ada akhlak," ucap kakek ryuji sambil memukul kepala ryuji karena kesal.


"Mana ada!! kau yang memberikan buku itu? tapi.... kenapa badanmu menjadi gagah, kuat dan berkharisma seperti itu kakek? apa kau mau mencari istri lagi?" tanya ryuji sembarangan.

__ADS_1


"Ini hasil pelatihan khusus klan saat kau akan mau ke tingkat legenda. Aku melatih tubuh agar bisa menampung kekuatan legenda yang sangat kuat, sebenarnya jika mempelajari buku ilmu naga bayangan akan bisa naik ke tingkat dewa dengan cukup mudah. Namun, aku tidak dapat mempelajari buku ilmu itu. Oleh karena itu, aku memperkuat fisik dengan ekstrim agar bisa kuat menerima kekuatan ditingkat legenda," ujar kakek ryuji menjelaskan.


"Tapi kenapa kakek punya buku ilmu itu? apa kakek mantan pencuri profesional?" tanya ryuji polos.


"PLAKK..!!".


"Dasar kurang ajar! asal kau tahu saja ya, pendiri klan kita adalah ryuki lee. Dia adalah orang yang mengalahkan siluman tingkat dewa sendirian saat 5.000 tahun lalu, dia adalah leluhur kita. Dan kau adalah penerusnya untuk menjadi pendekar naga bayangan selanjutnya. Itu adalah takdirmu saat kau lahir ryuji, kau harus menanggungnya!" ucap kakek ryuji menepuk pundak ryuji sambil terbawa suasana.


"Heh.. kakek jangan menangis seperti itu! aku janji akan melindungi klan kita dari bahaya, kau tenang saja kakek!" ujar ryuji menepuk - nepuk punggung kakeknya.


"Aku mungkin akan gagal ke tingkat legenda," ucap kakek ryuji tiba - tiba.


"Kenapa kakek? apa kau punya penyakit sembelit?" tanya ryuji.


Tiba - tiba zhang lee membuka jubah coklatnya dan terlihat tangan kirinya membusuk. Terlihat seolah - olah tangan diracuni sesuatu.


"Ini karena saat melatih diri di gerbang, aku tidak berhati - hati dan tertusuk jarum racun abadi disana. Aku sebenarnya juga tidak percaya bisa keluar dari sana hidup - hidup. Saat aku keluar dari sana, tanganku terus membusuk dan tingkatanku perlahan mulai turun. Dan saat aku ingin kembali ke klan dengan hewan gaibku, aku merasa ada kekuatan familiar di gunung kematian. Aku pun kesana dan melihat kau yang tertusuk oleh seseorang yang memiliki hawa gelap diseluruh tubuhnya. Aku ingin menolongmu, namun aku merasa tidak tepat waktunya. Akupun menunggu mereka pergi baru aku menghampirimu dan membawamu untuk merawatmu," ucap kakek ryuji menjelaskan yang terjadi.


Ryuji pun terdiam karena penjelasan kakeknya itu. Ryuji merasa tidak berguna untuk siapapun. Bahkan kakeknya saja harus menghancurkan dirinya sendiri untuk melindungi klan. Sedangkan ryuji, kalah dalam pertarungan padahal ia memiliki buku ilmu tingkat dewa.


"Maaf kakek! aku terlalu malas untuk berlatih," ucap ryuji menangis.


"Tolong tebas tangan kiri kakek! kalau tidak semua racun itu akan keseluruh tubuhku," ucap kakek ryuji menyuruh.

__ADS_1


"Tidak kakek! bagaimana bisa? jika aku potongg..... tanganmu.....," ujar ryuji menolak.


"Kau mau aku mati membusuk atau kehilangan satu tangan?" tanya kakek ryuji mendesak.


Ryuji pun berberat hati mengeluarkan pedang guojian dari dalam cincin ruangnya, lalu menebas tangan kiri kakeknya hingga putus. Ryuji pun tersungkur dan menangis karena tidak bisa menyelamatkan kakeknya dari racun itu. Ryuji benar - benar terpukul akan semua kejadian yang ada.


Setelah pendarahan ditangan kiri zhang lee sudah tertutup, ia membicarakan sesuatu dengan ryuji.


Ternyata, zhang lee menyuruh ryuji untuk pergi ke gerbang iblis. Zhang lee yakin ryuji akan menembus tingkat dewa jika langsung kesana. Namun, rintangan disana sangat sulit. Belum pernah ada yang berhasil keluar dengan selamat dan utuh. Zhang lee yang bisa keluar dari sana merupakan keajaiban walaupun juga menerima sesuatu yang akan memakan nyawanya.


"Tapi kakek.... bagaimana denganmu? apa kau masih bisa hidup?" tanya ryuji sedih.


"Aku masih kuat bertahan ryuji, karena racun itu telah hilang. Mungkin aku sanggup untuk pulang ke rumah dan mengobati diriku. Dan nanti aku akan memanggil ahli racun untuk mengeluarkan sisa - sisa racun yang masih tertinggal di dalam tubuhku," jawab kakek ryuji.


Ryuji pun memantapkan langkahnya dan tekadnya untuk mengikuti perintah dari kakeknya. Ryuji pun beberapa hari selalu berlatih dan mencoba menyempurnakan 12 jurus ilmu pedang. Sedangkan zhang lee, terus mengamati ryuji dan menunggu benar - benar lukanya sembuh baru ia akan kembali ke klan.


Waktu pun berlalu beberapa minggu. Ryuji yang sudah bertambah kuat, mulai mempersiapkan diri untuk pergi ke gerbang iblis. Namun saat ingin pamit dengan kakeknya, ryuji diberikan dua buah buku ilmu tingkat dewa. Buku itu ditemukan zhang lee saat ia masih muda dan menjelajahi reruntuhan kuno yang sudah hancur karena perang. Zhang lee mencoba mempelajarinya, namun tingkatannya belum cukup untuk buku ilmu dengan tingkat dewa. Ia memberikan pada ryuji karena ilmu pengendali diri anugerah miliknya yang sangat langka dan mudah untuk mempelajari buku ilmu apapun.


"Ambillah buku ilmu ini! suatu saat jika ada waktu pelajarilah! tingkat mu sudah naik menjadi tingkat master bintang 3 awal ryuji. Aku yakin kau akan jadi sesuatu yang berguna untuk seluruh benua nantinya," ucap kakek ryuji tersenyum puas.


"Baiklah kakek, sampai bertemu nanti di rumah ya. Tunggu aku kembali dari gerbang iblis!" balas ryuji pamit.


Setelah ryuji pergi, tidak beberapa lama zhang lee terjatuh dan batuk - batuk mengeluarkan darah dari mulutnya.

__ADS_1


"Uhukk.. uhukk... racunnya sudah sangat menyebar sebelum tangan kiriku dipotong. Ini sudah saatnya aku meninggalkan semuanya. Maaf ryuji... kakek tidak bisa bertemu lagi denganmu, untung kau memotong tanganku, jika tidak mungkin aku sudah meninggal sejak beberapa minggu yang lalu," ucap zhang lee mulai tidak beraturan nafasnya.


Tidak beberapa lama, zhang lee mulai memejamkan matanya dan ia meninggalkan dunia untuk selamanya.


__ADS_2