
Selain pertarungan di rumah keluarga lee yang sangat sengit, ketujuh tetua pun juga sedang menghadapi pertarungan hidup dan mati. Mereka bertujuh harus menghadapi 10 orang berjubah hitam.
Karena terdesak dan tidak diberi ruang untuk memakan pil, orang - orang berjubah hitam itu mengorbankan lima temannya untuk menjadi tameng hidup. Untuk menahan ketujuh tetua.
"Sial 5 lagi lepas! pasti mereka akan menelan pil itu," ucap tetua yong cemas.
"Tapi kita ditahan oleh mereka,"ujar tetua rong.
Karena tidak ingin membuang waktu, tetua yong menggunakan jurus miliknya, yaitu telapak dewa penghempas. Kelima orang yang menahan tujuh tetua pun terhempas dan mati. Namun, tiga dari orang yang tersisa berhasil menelan pil tersebut dan berevolusi menjadi monster. Dua sisanya berhasil dibunuh oleh tetua hong sebelum menelan pil itu.
"Kita telat. Bagaimana ini?" tanya tetua gong.
"Tiga melawan tujuh bukan masalah. Setidaknya kita beruntung bisa membunuh tujuh anggota lainnya," ujar tetua rong.
"Organisasi kegelapan itu seperti tidak memiliki hati nurani. Demi mencapai tujuan, yang lain rela mengorbankan nyawanya begitu saja," ucap tetua song.
Tetua hong yang menumbangkan dua dari orang - orang itu merasa mereka sengaja mati untuk membiarkan yang lainnya berhasil menelan pil itu.
Karena sudah menelan pil itu, ketiga orang berjubah hitam itupun berevolusi menjadi monster. Ketujuh tetua pun mulai waspada terhadap pertarungan kali ini.
"Jangan lengah! mereka berbahaya jika sudah berevolusi," ucap tetua hong mengingatkan.
Ketiga monster itupun menyerang membabi buta. Ketujuh tetua pun kewalahan melawan ketiga monster itu.
Tetua yong yang merupakan orang yang memiliki pengendali diri anugerah pun kewalahan. Walaupun jurusnya sangat kuat, tetapi itu tidak dapat menghancurkan monster tersebut.
"Sial! jurus tapak dewaku tidak mempan kepada mereka. Regenerasi mereka melampaui pemikiran yang ada," ucap tetua yong sedikit cemas dengan keadaan yang sedang terjadi.
Ketiga monster yang terus menghancurkan apapun, membuat ketujuh tetua harus berhati - hati.
__ADS_1
Para tetua yang sudah tidak bisa menahan serangan monster - monster itu, membuat mereka memanggil hewan gaib mereka masing - masing. Pertarungan antara monster dan beberapa hewan gaib pun terjadi.
Sedangkan ditempat lain kepala tetua perguruan pedang suci sedang menghadapi tujuh orang berjubah hitam. Walaupun kepala tetua perguruan adalah orang kuat, tetapi tetap saja tidak bisa melawan banyak musuh.
Karena musuh yang begitu mendesaknya, kepala tetua hanya sanggup membunuh dua dari tujuh orang berjubah hitam itu.
"Kalian pasti dari organisasi kegelapan. Apa tujuan kalian kesini?" tanya kepala tetua penasaran.
"Kami hanya diperintahkan untuk menghancurkan kota ini dan mengambil alih kepemimpinan disini dari pemimpin kota kalian," balas salah satu dari lima orang itu.
"Entah apa yang diinginkan organisasi kegelapan dengan menduduki kota luo yi. Tapi yang jelas pasti itu akan menjadi mimpi buruk jika sampai jatuh ke tangan mereka," ucap kepala tetua dalam hati.
Para tetua dan kepala tetua yang sedang berjuang untuk melindungi kota luo yi, membuat pemimpin benua utara mendengar berita tersebut dan pemimpin benua pun langsung pergi kesana untuk menolong dan menyelamatkan kota luo yi.
Ryuji yang sedang pemulihan akibat ujian lembah es akhirnya sudah pulih sepenuhnya dan mencoba melanjutkan ujian keempat. Ryuji yang baru selesai pemulihan merasakan sesuatu yang membuatnya gelisah.
"Kenapa aku tidak tenang begini?" gumam ryuji.
Ryuji yang memulai ujian keempat pun langsung melangkah dan ternyata ujiannya sedikit aneh. Anak tangga itu tidak ada efek apapun, tidak seperti anak tangga - anak tangga sebelumnya. Ryuji hanya merasa sepi, sunyi dan hawa dingin yang menyelimutinya saat menapaki anak tangga itu.
Namun, saat ryuji maju lagi, terdengar suara minta tolong yang samar - samar. Ryuji pun bingung dan mencoba maju terus ke anak tangga selanjutnya. Tiba - tiba didepannya muncul seorang wanita yang tertusuk pedang besar. Saat ryuji lebih mendekati wanita itu, ternyata itu adalah sunmy. Ryuji pun terkejut dengan apa yang dia lihat.
"Sunn... sunnmmyy...?? kenapa kau ada disini?" tanya ryuji bingung.
"Too.. longg... too.. longgg...," ucap sunmy.
"Hei sunmy! kenapa kau bisa terluka? hei.. jawab pertanyaanku!!" ujar ryuji panik.
Saat ryuji ingin melangkah mendekati sunmy, ryuji diperingati agar berhati - hati. Katak bakuku merasa ada yang aneh dengan keadaan tersebut.
__ADS_1
Namun karena ryuji tidak mengerti dengan yang terjadi, dia pun bingung untuk melakukan sesuatu.
"Tapi ia adalah temanku sunmy, bagaimana mungkin aku tidak menolongnya?" ucap ryuji yang panik dan bingung.
"Aku ada ide wrebekk... Coba kau ingat apa yang paling kau tahu tentang temanmu itu dan hanya kau dan dia yang tahu hal itu wrebekk..?" ujar katak bakuku memberi saran.
Ryuji pun berpikir keras untuk mengingat sesuatu yang hanya sunmy dan dia yang tahu. Setelah berpikir keras, ryuji pun ingat bahwa ada sesuatu yang hanya dia dan sunmy yang tahu hal itu.
"Hhmmmm... anuu... sunmy.. aku ingin bertanya padamu. Apa kau ingat saat aku menembak dirimu? aku ingin tahu apa jawabanmu, soalnya waktu itu kau tidak memberi jawaban padaku," ucap ryuji malu - malu.
Katak bakuku, ya ling, mo ling, dan yang lainnya merasa kecewa dengan pertanyaan bodoh yang dilontarkan oleh ryuji.
"Yaa.. akuu... menyukaimu... jadii.. too... longgg...akuu... cepatt..!!" jawab sunmy.
"Hahaha.... baiklah, aku akan menolongmu," ucap ryuji.
Saat ryuji sudah didekat sunmy, tanpa disadari sunmy bahwa ryuji tiba - tiba menggunakan jurus pedang api dan menebas sunmy. Dan setelah ditebas, tubuh sunmy menghilang.
Ryuji yang sudah tahu bahwa itu bukanlah sunmy melainkan halusinasi saja dan membuatnya tidak segan - segan menebasnya. Ryuji tahu bahwa itu bukan sunmy karena pertanyaan yang ia lontarkan hanyalah jebakan. Ryuji tidak pernah menyatakan cintanya pada sunmy sekalipun. Dan juga tidak mungkin sunmy untuk masuk ke gerbang iblis sendirian.
Dan setelah efek itu hilang, ryuji menyadari ia baru menaiki 4 anak tangga saja.
"Ryuji! wrebekk.... Aku paham sekarang dengan sistem ujian keempat wrebekk..," ucap katak bakuku tiba - tiba.
"Itu bukannya hanya halusinasi saja?" ujar ryuji.
"Wrebekkk.. itu bukan halusinasi sembarangan, halusinasi ini adalah halusinasi godaan jiwa dan raga wrebekkk... halusinasi ini akan merusak mental dan jiwa orang yang masuk kedalam halusinasi tersebut. Jika tadi kau menyentuh dan mencoba menyelamatkan temanmu yang terluka itu, mungkin jiwa dan ragamu akan diambil. Jadi wrebekk... hati - hati dengan halusinasi berikutnya!" ujar katak bakuku memeringati.
"Jadi ini merupakan latihan keyakinan ya? padahal ujian - ujian sebelumnya melatih fisik, tetapi ujian kali ini melatih pikiran dan tekad," ucap ryuji mulai mengerti.
__ADS_1
Karena sudah tahu tentang rahasia ujian keempat tersebut, ryuji pun maju lagi ke anak tangga selanjutnya.