
Orang berjubah putih itupun mengeluarkan senjatanya dari dalam cincin ruang. Seketika angkh dan sunmy terkejut melihat senjata yang dikeluarkan oleh orang berjubah putih itu.
"Diaa.. dia.. itu.. dia...!!" ucap angkh sangat gugup.
Senjata itu merupakan senjata yang persis dengan sabit iblis bermata tiga. Setiap sudut dari senjata itu benar-benar mirip. Angkh dan sunmy pun langsung percaya bahwa orang berjubah putih itu pasti ryuji.
Namun, sabit yang dipegang oleh orang berjubah putih itu tidak memancarkan aura jahat sedikitpun. Seolah sabit itu tidak dihuni oleh kekuatan iblis.
Orang berjubah putih itu melempar sabit itu ke arah petinggi kesebelas dengan cepat.
"Hahaha.... apa kau bodoh melempar sabit ke arahku?? kau pikir aku tidak akan menangkap atau menghindarinya?" ucap petinggi kesebelas sudah siap ingin menangkap sabit yang terlempar kearahnya itu.
Namun, dalam sekejap tangan petinggi kesebelas yang sebelumnya ingin menangkap sabit itu tiba-tiba saja putus. Semua pun tertegun melihat kejadian itu.
"Yakin ingin ditangkap? tapi nyatanya tanganmu putus tuh!" ucap orang berjubah putih itu entah bagaimana sudah ada tepat dibelakang petinggi kesebelas sambil memegang kembali sabit itu.
Petinggi kesebelas yang kesal memulihkan kembali tangannya dan ingin menyerang kembali orang berjubah putih itu. Namun, orang berjubah putih itu sudah menghilang dari belakangnya.
"Hei.. heii... kau mencariku??" ucap orang berjubah putih itu yang sudah kembali lagi ke tempat awal sebelum dia menyerang petinggi kesebelas.
Petinggi kesebelas pun merasa tidak percaya. Dia pun marah besar dengan merubah total tubuhnya dan dia kali ini benar-benar bersatu dengan keempat makhluk aneh miliknya itu. Petinggi kesebelas pun berubah menjadi monster besar. Kini bentuknya menyerupai raksasa dengan kulit yang sangat gelap dan keras, tangannya memiliki cakar yang panjang dan tajam. Di bagian kepalanya memiliki satu tanduk dan satu mata. Dibelakang punggungnya ada ada 8 buah ekor kalajengking.
__ADS_1
"Kau hebat! kau orang pertama yang membuat diriku sampai harus menjadi wujud seperti ini, kau akan menyesal karena sudah membuatku sampai harus menjadi seperti ini!" ucap petinggi kesebelas.
"Oh kau masih ada kesadaran? apa organisasi kalian berhasil membuat pil tanpa efek samping?" tanya orang berjubah putih itu.
"Kau jangan samakan aku dengan hal itu!! aku adalah kekuatan mutlak! bukan seperti pil yang selama ini aku buat!" ujar petinggi kesebelas terlihat sangat marah.
Orang berjubah putih pun merasa akan ada pertarungan yang merepotkan. Dia pun meminta kedua rekannya untuk melindungi para pasukan elit.
"Xiao yu, gorrila!! cepat buat pelindung level surga agar tidak ada yang terluka satupun!" ucap orang berjubah putih itu memerintah.
"Hei.. heii...!! siapa yang gorrila? aku punya nama!! kau senang sekali memanggilku gorrila, beruang dan waktu itu kau memanggilku kerbau sawah!! dasar orang aneh yang kemana-mana pakai jubah yang bisa cepat kotor. Apa kau tidak lelah mencuci jubahmu itu?" ucap orang yang dipanggil gorrila itu.
"Sudahlah! ayo bikin pelindungnya secepat mungkin. Kalau terlambat mungkin bukan musuh yang mati, tapi kita!" ujar xiao yu menyuruh orang yang dipanggil gorrila itu untuk menuruti perintah orang berjubah putih itu.
"Siapa kalian sebenarnya? dan siapa orang yang memakai jubah putih itu? apa dia pemimpin tim kalian?" tanya angkh.
"Hei.. kau siapa bertanya soal kami? apa kau gila?" ucap orang yang dipanggil gorrila itu sedang dalam suasana hati yang kurang baik karena selalu dipanggil seenaknya.
"Hahaha... tapi tidak bertanya padamu tuan gorrila! aku bertanya pada xiao yu," balas angkh merasa sedikit kesal dengan sikap si tuan gorrila tersebut.
"Hei..!! kau nyari mati ya? tadi kau sebut aku apa? memang siapa kau bisa memanggilku seperti itu??" ucap orang yang dipanggil gorrila itu marah.
__ADS_1
Xiao yu yang tidak ingin menyebabkan keributan menyuruh rekannya yang dipanggil gorrila itu untuk diam.
"Sudahlah! jangan meladeni hal tidak penting!" ucap xiao yu.
Angkh yang diacuhkan oleh xiao yu pun merasa kesal. Namun ia tahu bahwa keadaan sedang tidak mendukung untuk membuat keributan.
Saat sudah membuat pelindung yang cukup kokoh, orang berjubah putih itupun merasa sedikit tenang. Ia menarik nafas dalam dan menghembuskannya secara perlahan.
Karena semua sudah aman, orang berjubah putih itu mengeluarkan semua kekuatannya yang daritadi ia selalu simpan.
Kedua kekuatan dahsyat pun saling beradu. Meskipun sudah membuat pelindung yang cukup kokoh, tetapi semua yang didalam pelindung tetap merasakan energi yang sangat mendominasi hampir dari seluruh daerah disekitar.
Mungkin ini seperti pertarungan antara dewa dan iblis. Kedua kekuatan yang sangat luarbiasa itu seolah beradu dan saling menyerang satu sama lain meskipun belum terjadi sedikitpun pertarungan.
"Hei kau yang namanya angke atau anghe pokoknya kau camkan perkataanku ini! kau harus tahu jika yang kau saksikan ini adalah dimana kau sedang melihat dewa tak bernama bertarung!" ucap orang dipanggil gorrila itu seperti melihat sesuatu yang sangat mendebarkan.
"Dewa tak bernama? apa dia sangat hebat sampai dibilang seperti itu??" gumam angkh dalam hati.
Meskipun banyak hal yang angkh pikirkan, tetapi ia masih merasa bahwa orang berjubah putih itu pasti ryuji. Namun, angkh juga belum yakin karena angkh belum melihat jurus orang itu yang sama dengan ryuji.
"Orang ini jelas sangat hebat! saat dia melemparkan sabit yang mirip dengan sabit iblis bermata tiga itu, saat sabit itu jaraknya sudah sangat dekat dengan tangan petinggi kesebelas, orang itu langsung dengan cepat kearah sabit itu dan menggenggamnya lalu menebas tangan petinggi kesebelas dengan sangat cepat. Jelas itu adalah kemampuan yang sangat tinggi! kecepatannya 3x lipat dari kecepatan milikku. Apa benar kau ryuji? jika ya, kenapa tidak menunjukkan wajahmu kepada kami??" gumam angkh merasakan hal yang campur aduk.
__ADS_1
Apakah akan terjadi pertarungan yang sengit? dan apa benar jika orang berjubah putih yang dijuluki sebagai dewa tak bernama itu memang benar adalah ryuji, saudara angkh?