
Ryuji pun masuk kedalam dinding itu tanpa menghiraukan roh rubah tersebut. Saat ia masuk kedalam hanya terdapat peti-peti yang sudah terlihat usang dan rapuh.
"Tempat apa ini? ini pasti tempat penyimpanan dan orang yang menyimpan ini sengaja menguburnya dibalik dinding. Tapi siapa sangka ternyata ada yang menemukan tempat ini. Hahahaha... aku memang jenius," ucap ryuji sedikit membanggakan dirinya.
Meskipun bisa dibilang tidak disengaja, tetapi terlihat jelas bahwa dinding tersebut berbeda dari dinding dengan dinding yang membangun sekat pada labirin. Seolah memang dinding ini bertujuan ditemukan seseorang dan dihancurkan agar barang didalamnya dapat diambil. Ryuji yang penasaran langsung membuka peti yang ada di dalam sana.
Saat ryuji membukanya, ryuji merasa tidak percaya bahwa yang ada didalam peti itu adalah barang bagus.
"Ini...! inii..! ini adalah harta karun hahaha....tidak sia-sia kesini rupanya. Aku mendapatkan berbagai macam perhiasan," ucap ryuji yang senang.
Meskipun senang, tetapi sebenarnya ryuji tidak butuh perhiasan, koin emas atau kekayaan apapun. Karena sebelumnya ia sudah memiliki cukup uang dan bahkan masih berkelimpahan.
( Uang ryuji berasal saat dia melawan tengkorak raksasa dan mendapatkan api ajaib biru dingin ).
Ryuji yang penasaran dengan isi peti yang lainnya pun langsung membukanya satu persatu. Namun, ternyata peti-peti itu hanya berisi perhiasan dan uang.
"Ya ampun... kenapa tidak beruntung hari ini? kenapa isinya semua hanya ini?" ucap ryuji kecewa.
Saat ia ingin meninggalkan tempat itu, ia melihat ada peti kecil dan bahkan terlihat sebuah simbol di peti itu.
"Hmmmm..... peti apa ini? jika ini berisi emas atau yang semacamnya, maka akan aku leburkan semua menjadi logam cair," ucap ryuji masih sedikit kecewa.
Saat ryuji mengambil peti itu, peti itu bahkan lebih berat dari ukurannya. Ryuji bahkan harus menggunakan kekuatannya untuk mengangkat peti itu dan yang tidak beruntungnya adalah peti itu tidak bisa dibuka, tidak seperti peti-peti yang lainnya.
"Peti apa ini? dan simbol apa ini?" gumam ryuji sambil memerhatikan simbol pada peti itu dengan teliti.
__ADS_1
Karena penasaran, ryuji pun membawanya ke dalam dimensi ruang untuk menanyakan kepada keempat naga bayangan agung.
"Hei kaliann..!! lihatlah peti yang aku bawa ini! apa kalian pernah melihatnya?" ucap ryuji.
"Tentu saja kami pernah melihatnya. Ini adalah petikan?" ujar zee ling menunjuk peti itu.
"Bukan petinya! tetapi simbol di peti ini! simbol ini apa kaliantahu berasal darimana?" tanya ryuji.
Para keempat naga pun memerhatikan simbol itu dengan saksama. Ryuji yang melihat keempat naga itu memerhatikan simbol itu dengan saksama membuatnya merasa bahwa keempat naga tahu tentang simbol itu.
Setelah beberapa lama menunggu, tiba-tiba ya ling mengatakan sesuatu.
"Aku ingat!! ini..! ini adalah simbol kerajaan dewa," ucap ya ling dengan muka penuh keyakinan.
"Apa kau yakin kak? tetapi untuk apa kerajaan dewa menaruh barang mereka di bumi? dan kenapa ditempat yang bahkan tidak ada manusia yang menyentuhnya," ujar na ling masih merasa tidak percaya.
Saat ryuji sedang memikirkan semua yang di alaminya, ia tiba-tiba bertanya sesuatu kepada ya ling.
"Ya ling! apa di dunia dewa ada yang bisa membuat ilusi dan mengendalikan roh?" tanya ryuji.
"Hmmm... di dunia dewa banyak yang bisa melakukan hal itu. Tetapi kamu sudah bukan bagian mereka! jadi kami tidak tahu lagi apakah masih ada dewa yang bisa melakukan hal itu atau tidak. Tetapi, kenapa kau menanyakan itu?" ujar ya ling.
"Aku merasa gerbang iblis ini bukan diciptakan olwh seorang pendekar kuat, melainkan dewa," ucap ryuji dengan tatapan serius.
Ya ling yang melihat tatapan ryuji merasa bahwa ryuji mengatakan hal itu bukan merupakan ucapan yang sembarangan saja. Namun, meskipun memang seorang dewa yang membuat gerbang iblis, tujuannya masihlah misterius.
__ADS_1
Ryuji yang sudah menemukan petunjuk pun pergi dari sana dan setelah itu ia memasukkan peti itu kedalam cincin ruangnya.
Saat ia jalan keluar dari tempat penyimpanan itu, ryuji bertanya sesuatu kepada roh rubah itu.
"Hei nona rubah! kau tahu siapa yang membuat tempat ini?" tanya ryuji.
"Tii.... tiii.. tidakk... aku tii.. tidakk... tahu siapa yang membangun tempat ini," jawab roh rubah itu sangat gugup.
Ryuji merasa ada yang disembunyikan dari roh rubah itu dan pasti ada hubungannya dengan peti dengan simbol kerajaan dewa itu.
Karena urusannya sudah selesai, ryuji pun meninggalkan roh rubah itu dan menaruh bola berkilau didekat roh rubah itu disegel.
"Oke. Sampai jumpa ya! sebagian jiwamu yang di bola itu aku berikan padamu saja," ucap ryuji sambil melambaikan tangan perpisahan.
Dinding labirin yang tadinya menutup, tiba-tiba terbuka kembali dan ryuji bisa menikmati permainan labirin itu lagi.
_____
Hai para readerss!
buat kalian yang selalu setia membaca novel ini, author mengucapkan terimakasih. Maaf jika mungkin author beberapa kali tidak dapat memuaskan kalian sebagai pembaca, author juga adalah manusia yang punya batas kemampuan.
"Spoiler: ujian ryuji digerbang iblis akan segera selesai. Tetapi apa dia akan langsung balik ke kota luo yi? yuk kita selalu ikuti perjalanan ryuji yang penuh rintangan :)
Terimakasih
__ADS_1
#Jagakesehatan