
Setelah malam tiba, ryuji mengendap-endap pergi keluar dan mendeteksi keadaan sekitar hutan. Ryuji ingin mencari sebuah goa atau semacamnya. Ryuji yakin orang berjubah hitam itu tidak mungkin tinggal jauh dari desa itu.
Saat ryuji sedang mendeteksi, ryuji merasakan ada pergerakkan menuju desa. Ryuji pun bersembunyi untuk memantau sesuatu yang datang itu. Namun, tanpa diduga yang datang seorang yang berlumur darah dan ryuji pun menghampiri orang itu.
"Anda kenapa?" tanya ryuji.
"To... toll... tolloongg... ada monster es di.. hutannn.. ini..," ucap orang itu dan setelah mengucapkan perkataan tersebut ia langsung tewas.
Ryuji pun bingung karena orang itu jelas berada di tingkat roh bintang 1. Namun, ia tewas dan terluka begitu parah. Ryuji menebak yang dimaksud monster es itu adalah orang berjubah hitam yang dia lihat saat ada sekumpulan siluman ular yang datang ke desa.
"Orang itu sangat kejam! dia bukan hanya membunuh para siluman yang tidak mengganggu manusia saja, tetapi ia juga membunuh manusia," ucap ryuji kesal.
Tidak beberapa lama ryuji menemukan sesuatu di dalam kantung orang itu. Dan ryuji terkejut karena di dalam kantung itu ada beberapa pil yang mirip dengan pil milik organisasi kegelapan.
"Apa orang ini dari organisasi kegelapan? tapi kenapa dia sendirian? apa semua sudah dibunuh?" gumam ryuji bingung.
Tidak berapa lama kemudian datanglah angkh lee. Dan saat dia melihat ryuji yang sedang bersama orang tewas.
"Kau membunuhnya?" tanya angkh.
"Mana mungkin! dan juga dia orang organisasi kegelapan! dia tewas di bunuh oleh orang berjubah hitam yang waktu itu kita lihat," ucap ryuji.
"Berarti orang berjubah hitam itu jelas bukan dari organisasi kegelapan dan aku merasa orang yang tewas ini orang yang sama yang menyerang kota luo yi saat satu minggu lalu," ujar angkh.
"Tapi mana mungkin mereka selama seminggu sudah pergi dan berakhir di hutan ini? memangnya apa yang sampai membuat mereka lama di hutan ini?" tanya ryuji sangat bingung.
"Bisa jadi orang berjubah hitam itu ada ditingkat master," jawab angkh.
Ryuji pun mengambil pil milik orang itu dan mengajak angkh lee untuk pergi bersamanya.
"Kau tidak pamit?" tanya angkh.
__ADS_1
"Untuk apa? lagian kita bukan keluarga mereka dan juga mereka tahu kita tidak mungkin akan menetap disana," jawab ryuji.
Ryuji dan angkh pun pergi semakin menjauh dari desa dan saat sedang berlari mereka justru sampai di sebuah tebing yang curam.
"Apa kau yakin? tidak mungkin mereka kesini! jelas-jelas depan kita jurang," ujar angkh.
Ryuji pun merasa yakin bahwa ada sesuatu ditempat itu. Tidak beberapa lama ryuji menyuruh angkh untuk mengecek kembali tempat dimana mereka kehilangan jejak dari organisasi kegelapan yang membawa tetua hong saat di tepi sungai.
"Kau gila ya? menuyuruhku kesana? kesana itu jauh!" ucap angkh kesal.
"Gunakan jurusmu agar cepat! sudah sana kita tidak ada waktu!" ujar ryuji memarahi angkh.
Angkh pun menuruti keinginan ryuji. Setelah angkh pergi, ryuji terus memandangi ke arah bawah tebing. Entah kenapa ryuji merasa ada sesuatu di bawah tebing itu.
"Orang organisasi kegelapan yang tewas itu datang dari arah sini dan bukan dari arah sungai. Jelas ada sesuatu disini!" gumam ryuji merasa sangat yakin dengan firasatnya itu.
Setelah sekitar 1 jam, angkh pun kembali dengan terengah-engah dan wajah yang pucat.
"Kau.. jelas akan sama sepertiku jika kau melihat ke tepi ujung sungai! disanaa.. disana... ada banyak mayat siluman, mungkin ada sekitar 200 ekor dari berbagai setiap jenis siluman," ucap angkh sedikit takut.
Ryuji pun bertambah bingung dengan semua yang terjadi ini. Karena semua yang terjadi tidak masuk akal sama sekali.
"Apa kau yakin??" tanya ryuji merasa tidak percaya.
Karena ryuji yang tidak percaya, angkh pun langsung menyeretnya ke sana. Dan saat sampai disana, ternyata benar bahwa ada banyak sekali siluman yang mati di tepi sungai.
"Apa-apaan semua ini?? jelas tidak mungkin ada orang yang bisa membunuh siluman sebanyak ini!" ucap ryuji masih tidak percaya.
Saat ryuji mengamati semua siluman itu, mereka mendapat luka yang sama. Ryuji menebak mereka mati dalam sekali serang.
"Kau merasa aneh tidak?? siluman ini kenapa berada disini? tidak mungkin mereka tiba-tiba berada di tempat ini secara bersamaan dan mati semua," ucap angkh merasa ada yang tidak beres.
__ADS_1
"Kau benar angkh! siluman, orang organisasi kegelapan yang tewas itu, dan orang berjubah itu semua masih misterius," ujar ryuji.
Ryuji dan angkh sangat berharap dan menyelesaikan semua keanehan ini karena sangat tidak masuk akal jika ini disebut dengan kebetulan.
"Angkh! apa sabitmu bisa melihat atau membaca masa lalu pada orang mati??" tanya ryuji tiba-tiba.
"Memangnya kenapa? aku tidak pernah tahu itu," jawab angkh.
Tiba-tiba iblis sabit itu menelepati angkh dan memberitahukan sesuatu yang bisa membantu mereka membaca masa lalu. Setelah mendengar hal itu angkh pun memberitahu ryuji.
"Hei..!! apa kau tahu batu iblis? kata iblis sabit bermata tiga batu iblis bisa membantu seseorang membaca pikiran atau melihat masa lalu," ucap angkh.
"Batu iblis?? tunggu sebentar!!" ujar ryuji sambil mengambil sesuatu didalam cincing ruang miliknya.
Tidak beberapa lama ryuji mengeluarkan suatu kantung dari dalam cincin ruang miliknya. Setelah itu, ia pun menunjukkan isi kantung itu kepada angkh agar bisa di cek.
"Kau lihat ini! aku menemukannya saat berada di gerbang iblis. Aku tidak tahu ini apa tapi aku merasa ini mungkin batu bagus makanya aku bawa," ucap ryuji.
"Apa batu ini?" tanya angkh kepada iblis sabit melalui telepati.
"Cihh... dia ternyata punya dan bahkan ada lumayan banyak. dimana gerbang iblis itu? aku ingin kesana juga!" ucap iblis sabit sebenarnya masih kesal dengan ryuji karena ia dikurung oleh ryuji di dalam pagoda api.
"Kata iblis sabit bermata tiga ini memang batu iblis dan ia sudah memberitahu aku cara menggunakannya," ujar angkh.
Ryuji pun mengambil satu batu iblis dan mengikuti semua arahan yang diberitahukan oleh angkh. Ia menyuruh ryuji untuk menyalurkan kekuatannya kedalam batu iblis dan juga meneteskan darahnya du batu itu dan setelah itu batu itu akan dimasukkan kedalam kepalanya.
"Maksudmu dimasukkan ke kepala apa?" tanya ryuji kaget.
"Ya kata iblis sabit kau harus memasukkannya secara paksa atau kau belah saya sedikit kepala siluman itu," jawab angkh yang sebenarnya merasa jijik memberitahukan hal itu.
Ryuji pun dengan terpaksa membelah sedikit kepala salah satu siluman dan ia memasukkan batu iblis itu kedalam kepala siluman itu. Seketika ryuji pun merasakan kepalanya sakit. Angkh pun langsung menyuruhnya untuk tenang dan fokus. Ryuji pun mencoba fokus dan tenang agar bisa membaca dan melihat kejadian yang terjadi sebenarnya pada siluman-siluman itu.
__ADS_1
Apa yang akan terungkap??