Shadow Dragon Warrior

Shadow Dragon Warrior
chap 32 S2 - Penolong Terakhir


__ADS_3

Kong pun menghampiri ketiga siluman itu dan membunuh mereka dengan sekejap. Setelah menghabisi ketiga siluman tersebut, kong langsung menghampiri petinggi kelima. Melihat kong datang, petinggi kelima sebenarnya sudah panik karena kekuatannya belum pulih dan belum dapat kabur dari sana, jadi dia berpura-pura agar dia tidak terlihat sedang berencana untuk kabur.


"Hahahaha..... tidak aku sangka jadi begini!! aku akui kau hebat bisa mengalahkan mereka, tapi jangan senang dulu karena kalian tetap akan mati nantinya!!" ucap petinggi kelima.


Kong yang malas mempedulikan petinggi kelima, akhirnya fokus ketempat xiao yu dan mencoba menyadarkannya.


Sedangkan di medan perang meskipun monster laba-laba raksasa telah tidak ada lagi, tetapi sangat banyak orang yang menjadi korban akibat kejadian itu.


"Bagaimana ini pemimpin benua selatan!??? kita sudah diujung tanduk! kau lihat orang itu juga sudah sangat terlihat kalah telak melawan mereka!" ucap pemimpin benua barat.


"Benar apa yang dikatakan pemimpin benua barat. Kita lebih baik mundur dan jangan memaksakan diri lagi!!" ujar juga pemimpin benua barat daya menyetujui perkataan pemimpin benua barat.


"Ayo jangan berdiskusi lagi! selagi mereka bertarung, lebih baik kita pergi kembali ke kemah dan mengatur ulang strategi!" ucap juga pemimpin benua tenggara setuju.


Karena sudah tidak tahan mendengar pernyataan dari ketiga pemimpin benua yang lain, pemimpin benua selatan pun membuka mulut.


"Kalian apa pantas dibilang seorang pemimpin benua!!!??? lihat disana! anak muda itu mati-matian melawan musuh yang sudah jelas lebih kuat dari dia. Tapi kenapa kalian sebagai yang lebih tua ingin kabur untuk menyelamatkan nyawa kalian masing-masing!!??? apa kalian takut bernasib seperti pemimpin benua utara!?? jika kalian mau pergi, maka pergilah dan bawa semua pasukan untuk mundur. Tapi ingat! aku akan tetap disini bertarung mati-matian meskipun harus bernasib sama dengan pemimpin benua utara!" ucap pemimpin benua selatan.


Mendengar perkataan dari pemimpin benua selatan, ketiga pemimpin benua lain merasa malu karena hanya takut melawan musuh yang kuat, membuat mereka menjadi ingin kabur dari medan perang.


Namun, tidak beberapa lama datanglah sunmy kesana. Setelah itu, sunmy langsung lari menuju ke pertempuran untuk membantu shen mo yang terpojok. Saat sudah hampir dekat dengan pertarungan, sunmy melihat shen mo sudah dalam keadaan tidak menguntungkan. Jadi, sunmy pun langsung membuat ombak es dan membawa shen mo pergi ketepi pertempuran.

__ADS_1


"Maaf aku terlambat!" ucap sunmy.


"Hahh.. hahh.... tidak kusangka bisa dalam keadaan memalukan seperti ini, tapi terimakasih ya!" balas shen mo.


Namun, tanpa diduga petinggi keenam menyerang shen mo dan sunmy dengan mayat hidup miliknya yang terakhir. Sunmy yang kurang sigap dan shen mo yang sudah kelelahan pun hanya bisa terkejut melihat mayat hidup itu sudah tepat didepan mata mereka.


"Rasakanlah mahakaryaku!!" gumam petinggi keenam bahagia merasa akan bisa membunuh sunmy dan shen mo.


Tapi disangka, pemimpin benua selatan datang untuk menghalangi serangan itu. Setelah menerima serangan itu, pemimpin benua selatan menggunakan kekuatan terakhirnya untuk menghantam mayat hidup itu.


"Uhukkk... uhukkk... tidak disangka aku akan menyusul kalian berdua! (pemimpin benua timur yang sebelumnya dan pemimpin benua utara) uhukk... uhukkk... kalian anak muda yang hebat... uhukk... uhuuukkkk..... semoga daratan enam benua bisa selamat ditangan kalian uhukkk... uhukkk... uhukkk.....," ucap pemimpin benua selatan sudah benar-benar sekarat.


Sunmy dan shen mo yang melihat seorang pemimpin benua tewas untuk menyelamatkan mereka berdua membuat mereka berdua merasa mulai dilema. Mereka berdua berpikir ada kemungkinan pemimpin benua selatan tidak akan meninggal jika saja kita tidak lemah dan lengah.


"Bangkitlah!! dia meninggal bukan karena kalian, ingatlah bahwa pertempuran ini ada atau tidaknya kita disini tetap akan ada saatnya para pemimpin benua akan dibunuh juga cepat atau lambat!" ucap angkh.


Sunmy pun kesal atas ucapan angkh yang kasar itu dan memarahinya.


"Dasar makhluk dingin!! apa kamu tidak punya perasaan!??? dia mati karena aku yang lengah!!" ucap sunmy kesal sambil menangis.


"Kalau kau hanya bisa merengek dan menangis, apa bedanya kau dengan sunmy yang saat pertama kali kita bertemu!!?? bocah naif yang merasa dirinya tinggi, tetapi kenyataannya tidak sanggup melawan kenyataan hidup! kau pikir saja sendiri, apakah perjalanan kita dari pulau dewa laut sampai sini tidak menghasilkan apapun!!?? kau pikir saat sebelum kesini sudah berapa nyawa kita selamatkan!?? manusia itu tidak bisa lepas dari yang namanya hidup dan mati!!! kalau dia meninggal karena menyelematkan kalian, seharusnya kalian balas dendam atas kematiannya, bukan seperti anak kecil!!" ujar angkh benar-benar naik pitam terhadap sunmy.

__ADS_1


Shen mo yang mendengar perkataan angkh pun menjadi sedikit sadar dan mencoba bangkit untuk bertarung lagi.


"Sudah.. sudahh..!!! ayo bersatu untuk melindungi orang yang kita sayang! betulkan adiknya ryuji?" ucap shen mo sambil tersenyum.


Melihat keyakinan mereka bangkit lagi, membuat petinggi kesatu dan keenam menjadi semakin bersemangat.


"Hahaha..... tambah lagi satu anak ayam kesini! baiklah, kalian lawanlah dulu mahakaryaku ini!" ucap petinggi keenam.


Petinggi keenam pun menjentikkan jarinya dan mayat hidup miliknya yang sebelumnya sudah dihantam telak oleh pemimpin benua selatan itu ternyata bangkit lagi.


Melihat mayat hidup itu balik lagi, shen mo langsung menelepati sunmy dan angkh untuk berhati-hati.


"Hati-hati saat kalian menyerang. Karena mereka sangat merepotkan," Ucap shen mo melalui telepati.


"Maksudmu?" tanya angkh.


"Kalian lihat petinggi yang ada dibelakang petinggi keenam itu! dia adalah petinggi kesatu. Meskipun dia tidak ikut bertarung, tapi daya gravitasinya sangat merepotkan! jadi sebisa mungkin jangan lengah dan jangan membiarkan kalian masuk keruang lingkup gravitasinya!" jawab shen mo.


Setelah diberitahu oleh shen mo, angkh pun merasa bahwa yang harus dihabisi duluan adalah petinggi kesatu. Jadi, dia pun mengusulkan kepada shen mo untuk membiarkan dia melawan petinggi kesatu dan mencoba memisahkan petinggi kesatu dan keenam agar ruang lingkup gravitasinya diluar jangkauan.


Setelah mereka bertiga sudah sepakat, mereka pun langsung maju dan membiarkan angkh sendirian menghadapi petinggi keesatu.

__ADS_1


Disisi lain, ketiga pemimpin benua yang tersisa hanya bisa membuat barrier pertahanan untuk memulihkan diri dan membawa yang terluka kembali ke kemah untuk penyembuhan. Meskipun mereka sadar kabur bukan cara satu-satunya, tapi mereka juga sadar bahwa tidak akan bisa juga membantu apapun dalam pertarungan itu. Jadi mereka fokus memulihkan diri untuk pertarungan terakhir.


Apa mereka bisa menang? lalu kenapa pemimpin organisasi kegelapan tidak turun tangan? apa yang dia tunggu sebenarnya?


__ADS_2