
Setelah hari mulai gelap, mina lee dan chou lee kembali ke rumah yang mereka sewa bersama tetua hong. Saat mereka masuk, tercium bau sedap yang sangat menggiurkan.
"Bau apa ini? enak sekali!!" ucap chou lee langaung lari menuju bau sedap itu berasal.
Saat sampai, ternyata ada banyak makanan di meja. Sunmy dan pelayan keluarga lee hampir berjam - jam membuat berbagai macam makanan.
"Wahh.... siapa yang memasak makanan yang sangat sedap ini? aku sampai tidak tega untuk memakannya," ucap chou lee sambil mengelap air liurnya yang deras mengalir keluar dari mulutnya.
"Ohh.. ada sunmy disini, Kamu seharusnya tidak perlu repot - repot memasak sesuatu untuk keluarga kami," ujar mina lee yang tiba - tiba datang bersama tetua hong.
"Ehhh...?? guru, kenapa kamu kesini?" tanya sunmy terkejut dengan kedatangan tetua hong.
"Kau juga kenapa ada disini?" tanya balik tetua hong.
Sebenarnya sebelum kejadian angkh lee bertarung dengan orang - orang di belakang bukit, mina lee dan chou lee sedang berbincang dengan tetua hong tentang masalah yang mereka alami di kuil milik tetua hong. Disana Tetua hong juga memperkenalkan sunmy kepada mereka berdua. Setelah cukup lama berbincang, sunmy pun pergi untuk menyiapkan minuman. Tidak beberapa lama, mina lee juga mau tidak mau menceritakan tentang wafatnya hyoka lee saat melindungi klan lee. Tetua hong yang mendengar semua hal itu membuatnya marah sekaligus tidak percaya bahwa hyoka lee akan tumbang melawan organisasi kegelapan seccepat itu.
Setelah pembicaraan itu, sunmy pergi dari sana. Sunmy yang diam - diam menguping pembicaraan mereka, membuatnya langsung pergi ke rumah yang baru sewa keluarga lee tersebut. Sunmy tidak mau ada orang jahat lagi yang datang dan menghancurkan klan lee, karena sunmy tidak mau jika saat ryuji kembali ia harus mendengar kabar duka dari keluarganya.
"Sudah - sudah!! nanti saja dibahas. Ayo kita makan malam bersama dulu!" ajak mina lee.
Karena merasa tidak enak hati, tetua hong pun ikut untuk makan bersama keluarga lee, begitu juga sunmy yang disuruh ikut makan bersama juga.
"Hahaha... ini benar - benar enak! apa kau mau menjadi menjadi istri anakku?" ucap chou lee sembarangan.
"Chou!! jangan bicara sembarangan pada orang lain! kau makan saja makanan yang ada dipiringmu itu!" ujar mina lee memarahi chou lee.
Setelah semua selesai makan, angkh lee keluar dari kamarnya.
"Hei angkh lee! kau kenapa tidak ikut makan?" tanya chou lee selaku ayahnya angkh lee.
__ADS_1
"Aku tidak lapar," jawab angkh lee dingin.
Sunmy merasa sifat angkh lee berbeda jauh dengan ryuji. Setelah tidak beberapa lama ada suara ledakan yang sangat besar.
"DUUARRRRR......!!!!".
Semua orang di kota luo yi pun panik karena ledakan tersebut. Suara ledakan itu datang dari hutan dekat kota luo yi. Saat suara ledakan itu mereda, datang sejumlah orang berjubah hitam menyerang kota luo yi. Semua penduduk yang melihat orang - orang berjubah hitam tersebut langsung lari untuk menyelamatkan diri.
"Ada apa sebenarnya?" ucap tetua hong bingung.
Tiba - tiba ada beberapa orang berjubah hitam yang datang menerobos rumah keluarga lee. Angkh lee yang melihat orang - orang itu main masuk sembarangan ke rumah orang lain, membuatnya marah dan melesat kearah mereka.
"Tunggu angkh lee! mereka bukan musuh sembarangan!" ucap tetua hong memeringati angkh lee untuk tidak gegabah.
"TRANGG...!!".
Suara pedang dari dua belah pihak pun saling beradu. Saat angkh lee sedang sibuk dengan beberapa orang berjubah hitam itu, anggota lain di bawa ke tempat yang aman. Tetua hong yang harus kembali ke perguruan untuk membantu yang lain, menyuruh sunmy untuk menemani mereka.
"Kalian dari organisasi kegelapan bukan? apa tujuan kalian kesini?" ujar angkh lee sambil terus jual beli serangan dengan orang - orang berjubah hitam itu.
Tetua hong yang pergi ke kuilnya menyuruh orang yang ada di kuilnya untuk bersembunyi dan menutup pintu.
Setelah itu, tetua hong pun pergi untuk bergabung dengan tetua yang lain untuk menghadapi pasukan berjubah hitam yang mungkin sekitar 20 orang menerobos kota luo yi. Walaupun mereka sedikit, tetapi kekuatan mereka tidak bisa dianggap remeh jika sudah menelan pil yang bisa membuat manusia menjadi monster.
"Apa mereka organisasi kegelapan?" tanya tetua yong yang bersama dengan tetua lain sedang menghadang orang - orang berjubah hitam itu.
"Pasti! tidak mungkin ada yang berani menyerang sebuah kota hanya dengan jumlah kecil kecuali organisasi kegelapan," balas tetua rong meyakinkan.
Organisasi kegelapan yang awalnya hanya memiliki beberapa prajurit saja, semenjak membuat kekacauan beberapa waktu lalu membuat banyak orang yang mulai bergabung dengan mereka. Sekarang total anggota organisasi mereka adalah 13 petinggi ( petinggi 13 dan 15 sudah mati ) dan 70 prajurit. Perkembangan yang terjadi ada pada prajurit yang begitu pesat bertambah. Padahal sebelumnya hanya 30 prajurit saja.
__ADS_1
Para penjahat dari seluruh daratan bergabung dengan mereka untuk mendapatkan kekuatan yang luarbiasa.
"Apa aku terlambat?" ujar tetua hong yang baru datang.
"Kami baru mau mulai," jawab tetua song.
Ketujuh tetua perguruan pedang suci pun berhadapan dengan 10 orang berjubah hitam yang mungkin prajurit biasa. Namun, itu tidak bisa dianggap biasa jika mereka sudah menggunakan pil yang dibuat organisasi kegelapan untuk menjadi monster.
"Dari kabar yang diberitahu ada 20 orang, dimana 10 lagi?" tanya tetua yong.
"Aku tidak tahu, tetapi 3 orang lainnya ada di rumah keluarga lee," balas tetua hong.
"Maksudmu keluarganya ryuji lee? ada apa dia di kota ini? tanya tetua rong bingung.
"Nanti saja kita bahas!" balas tetua hong.
Merekapun bertarung. Memang terlihat jelas bahwa orang - orang berjubah hitam itu bukan tandingan ketujuh tetua perguruan pedang suci, tetapi beda hal jika sudah memakan pil. Oleh karena itu, ketujuh tetua terus menyerang mereka dengan cepat tanpa membiarkan sedikit celah pun untuk mereka memakan pil tersebut.
Sedangkan tujuh orang berjubah hitam lainnya ternyata pergi ke tempat pemimpin kota. Namun, saat menuju kesana mereka dihalangi kepala tetua perguruan pedang suci.
Ditempat lain, angkh lee terus melawan ketiga orang berjubah hitam tersebut dengan sengit. Walaupun ingin membantu, tetapi sunmy harus menjaga anggota keluarga lee yang lain.
"kakak ipar, tolong tetap disini! aku akan membantu anak bodohku itu," ucap chou lee.
"Apa kau gila? kakakmu saja terbunuh,apalagi kita yang tingkatannya rendah," balas mina lee menolak keinginan chou lee untuk pergi.
"Tapi... anakku akan mati kakak ipar!!! dia satu - satunya yang aku punya sekarang. Jika dia mati aku tidak sanggup hidup," ujar chou lee sedikit emosional.
Mina lee pun bingung dengan keadaan yang terjadi. Dia tidak mau kehilangan siapapun lagi, terutama orang - orang yang ia sayangi.
__ADS_1