Shadow Dragon Warrior

Shadow Dragon Warrior
chap 125 - 5 Patung Tempur 2


__ADS_3

Keempat patung itupun langsung menuju kearah ryuji dan menghantamnya bersama-sama. Namun sialnya ryuji berhasil lolos dan melakukan serangan balik kepada mereka dengan jurus hujan es. Walaupun hujan es tidak dapat menghancurkan mereka, tetapi bisa membuat mereka membeku sesaat.


Setelah beberapa bagian tubuh mereka telah membeku, ryuji pun dengan cepat kearah mereka dengan pedang yin dan yang miliknya itu.


Namun, ryuji tidak menyangka bahwa patung itu juga memiliki ilmu pengendali diri. Saat ryuji ingin menebas salah satu dari mereka, patung yang lainnya melontarkan bola api kearah ryuji dan membuat ryuji membatalkan serangannya dan fokus menahan bola api tersebut. Saat berhasil menahan bola api itu, ryuji lagi-lagi dihujani oleh ribuan anak panah. Tetapi kali ini berbeda dengan anak panah sebelumnya. Anak panah kali ini telah dilapisi dengan elemen petir yang cukup kuat. Walaupun ryuji kebal terhadap petir, tetapi panah itu sendiri memiliki daya hancur yang besar jika terkena. Ryuji pun hanya bisa menghancurkan semua anak panah yang datang kepadanya dengan pedang yin dan yang miliknya dengan dilapisi elemen petir juga. Saat ryuji sedang sibuk menahan serangan anak panah tersebut, tiba-tiba muncul dari bawah tanah sebuah tangan yang besar dan menyerang ryuji. Walaupun ryuji berhasil menghancurkannya, tetapi tiba-tiba tanah dibawah kakinya menjalar naik ke kakinya dan mengeras.


"Sialan!! mereka patung apa ini? mereka bahkan memiliki ilmu pengendali diri juga," gumam ryuji kesal.


Tidak beberapa lama kemudian, patung yang membawa pedang itupun datang dan melapisi pedangnya itu dengan api.


"Jadi yang pedang memiliki elemen api dan yang panah elemen petir. Lalu siapa yang elemen tanah?" ucap ryuji dalam hati.


Ryuji yang melihat patung itu datang kearahnya pun merasakan kekuatan dari pedang yang dilapisi apinya itu sangat besar. Ryuji pun hanya dengan siap mencoba menahannya karena ia tidak dapat bergerak. Namun sialnya dari arah lain muncul ratusan tombak terbang terbuat dari air kearah ryuji.


"Apa-apaan ini? mereka menyerang dari dua arah sekaligus. Ini sedikit merepotkan jika sendirian," gumam ryuji.


Ryuji pun memanggil katak bakuku untuk membantunya bertarung. Seketika katak bakukupun keluar dan menjadi besar.


"Kau tangani tombak itu ya!" ucap ryuji melalui telepati.


"Baiklah wrebek...!" jawab katak bakuku.

__ADS_1


Katak bakukupun mengeluarkan lendir dari dalam mulutnya dan mengarahkan lendirnya kearah tombak terbang air itu. Sedangkan ryuji menggunakan pedang yin dan yang untuk menahan serangan dari patung pembawa pedang itu.


Ryuji melapisi pedang yang dengan api ajaib biru dingin dan pedang yin dengan energi alam.


p.s: Walaupun energi yin dan yang juga bisa menyerap energi alam lebih besar, tetapi sekarang waktunya tidak cukup karena dibutuhkan waktu yang cukup lama untuk mengumpulkan energi yin maupun energi yang.


Ryuji pun langsung saling bertabrakan pedang dengan patung itu dan terjadi dentuman yang cukup keras. Sedangkan katak bakuku yang mengeluarkan lendirnya itu juga berhasil melumpuhkan tombak-tombak tersebut. Lendir milik katak bakuku adalah lendir yang sangat lengket dan efisien untuk memblokir serangan musuh.


Ryuji dan patung yang telah saling menghantamkan pedangnya itupun saling terpental mundur.


"Serangannya hebat! bahkan tanah yang menahanku saja hancur dan membuatku terpental," ucap ryuji dalam hati.


Ryuji pun berpikir pedang yin dan yang miliknya itu sangat kuat karena terbentuk dari energi yin dan yang murni yang ada dibumi.


Setelah itu juga ryuji langsung dengan cepat kearah patung yang pedangnya sudah hancur itu. Namun, ia tiba-tiba terpental jauh sampai menabrak tembok karena ia dihantam sebuah balok besar terbuah dari tanah. Dan setelah terpental, balok tanah itu kearah ryuji dan menghantamnya. Lalu, tanah itu mengeras dan membuat ryuji terhimpit sekaligus terperangkap.


Katak bakuku pun menjulurkan lidahnya dan menangkap kepala patung pembawa pedang itu dan melilitnya sampai kepalanya retak dan hancur.


Setelah itu, katak bakuku mengeluarkan bola api kearah balok tanah yang memperangkap ryuji. Namun semuanya digagalkan oleh patung pembawa tombak. Ia membuat perisai air dan menghancurkan bola api milik katak bakuku. Walaupun tersisa 3 patung, mereka tetap tidak bisa diremehkan.


Saat katak bakuku terfokus untuk membebaskan ryuji, patung pembawa panah itu menembakkan 5 anak panah kearah katak bakuku dan membentuk pentagon. Lalu seketika kelima anak panah itu mengalirkan petir yang sangat kuat dan langsung menyambar katak bakuku.

__ADS_1


Karena serangan petir itu, katak bakuku pun menderita luka bakar yang cukup parah. Namun, ia tetap memberikan perlawanan dengan menyemburkan minyak kearah patung pembawa tombak itu yang darritadi menahan bola api milik katak bakuku. Minyak milik katak bakukupun terkena perisai air milik patung itu. Namun, karena minyak milik katak bakuku lebih dominan, katak bakuku pun langsung menyemburkan seluruh api miliknya perisai api itu menjadi terbakar. Patung itupun menghindar, tetapi kobaran api itu sempat mengenai patung pembawa tombak itu. Karena terbakar hebat, balok tanah yang mengeras itupun mulai retak-retak.


Dan setelah itupun katak bakuku dihantam oleh patung pembawa kapak dengan sangat keras dan membuat dirinya menjadi kecil.


Namun, walaupun katak bakuku telah kalah, ia berhasil membantu ryuji melepaskan diri dari belenggu balok tanah tersebut. Ryuji langsung keluar dari sana dengan luka yang ia terima. Setelah melihat kondisi katak bakuku, ia pun memanggilnya kembali kedalam dimensi ruang.


"Satu lawan tiga ya. Apa aku bisa menang?" ucap ryuji sedikit pasrah.


Saat ryuji menyerang mereka, tiba-tiba dari bawah muncul duri-duri yang sangat tajam dan sialnya ryuji tergores beberapa duri. Dan setelah itu, anak panah lagi-lagi berdatangan menyerbunya.ryuji pun hanya berusaha menghindar sebisa mungkin karena ia diserang dari atas maupun bawah.


Saat ryuji terus menghindar, tiba-tiba ia terhisap sesuatu dan ternyata ada pusaran air yang tidak ryuji sadari.


"Sial!! jadi mereka sengaja menggiringku agar kearah tempat pusaran air ini," gumam ryuji dalam hati.


Karena terhisap dan harus tetap menangkis semua panah yang datang kearahnya, ryuji menggunakan jurus perisai pelindung untuk menahan panah-panah tersebut sementara. Lalu ia secara bersamaan menggunakan jurus ombak es dan membekukan pusaran itu. Setelah itu ia menghantamnya dengan tinjuan api. Setelah lolos, ia menggunakan gerakan kilat petir untuk berpindah dari sana. Walaupun telah begitu cepat, tetap saja duri-duri yang muncul dari bawah tanah itu tetap mengincarnya dan juga beberapa duri itu mengenai perisai cahayanya dan mulai meretakkan perisai itu.


"Perisai cahaya juga bisa mereka tembus, siapa mereka sebenarnya?" ucap ryuji dalam hati.


Apa ryuji bisa melewati rintangan kali ini? yuk ikuti terus yaaa.


Maaf jika beberapa hari yang lalu author tidak up ya, soalnya lagi sakit. Tetapi sekarang author sudah membaik dan kembali untuk menghibur para readers yang setia menunggu cerita novel ini. Terus ikuti ya kisahnya!! :)

__ADS_1


__ADS_2