Shadow Dragon Warrior

Shadow Dragon Warrior
chap 219 - Kejutan


__ADS_3

Mendengar hal itu ryuji sedikit resah. Namun, sebenarnya ryuji tidak memusingkan masalah hewan gaibnya, tetapi yang dia pikirkan adalah kabut tebal yang bisa membuat halusinasi. Ryuji merasa ada yang aneh dari kabut itu pastinya.


"Bagaimana tuan? apa anda masih berminat kesana?" tanya salah satu dari ketiga pria itu.


"Baiklah! kalian bisa pulang dan jangan lupa datang lagi jemput aku disini dan kita akan berangkat bersama!" ucap ryuji.


Mendengar kata "pulang", ketiga pria itu langsung berkeringat karena mereka takut saat mereka bertiga pulang mereka akan dibunuh oleh sisa keluarga tang yang masih sembunyi.


"Tuann... tolong biarkan kami disini ya! kami takut pulang!" ucap ketiga pria itu bersamaan memohon kepada ryuji agar membiarkan mereka tinggal dengannya.


"Baiklah.. baiklah..!! kalian bisa menginap disini dan aku akan membayar kamar kalian. Tapi ingat!! jangan melakukan hal macam-macam!!" ujar ryuji memasang tatapan membunuh.


"Baik tuan!!" jawab ketiga pria itu serempak.


Ryuji pun memesan 2 kamar untuk beristirahat. 1 kamar untuk ryuji pribadi dan 1 lagi untuk ketiga pria itu. Meskipun agak sedikit tidak rela karena akan tidur bertiga didalam satu kamar dan isinya lelaki semua, tetapi mereka tidak berani menolak karena takut mereka yang akan dijadikan seperti tuan muda keluarga tang yang digantung ditiang rumah bordil.


Keesokan harinya, ryuji bangun pagi dan merasa tubuhnya seperti bugar sekali. Setelah ia melihat-lihat disekitar kamarnya, ia menemukan ada guci kecil di dekat tempat tidurnya. Guci itu mengeluarkan bau seperti aroma terapi.


"Apa ada yang masuk kesini dan mencuri sesuatu?" gumam ryuji sedikit cemas.

__ADS_1


Karena tidak menemukan siapa yang menaruh aroma terapi itu dikamarnya, ryuji pergi ke kamar ketiga pria itu.


"Tokk.. tokk.... tokk...!!" (suara ketukan pintu).


meskipun sudah hampir 3 menit mengetuk pintu, tetapi tidak ada yang membukakan pintu untuk ryuji.


"Apa mereka bermain-main tadi malam sampai lumpuh?" gumam ryuji bingung.


Karena kesal tidak dibukakan, ryuji membuka sendiri pintu itu dan melihat mereka masih diatas tempat tidur dengan tubuh ditutupi selimut. Ryuji yang penasaran langsung melangkah kearah tempat tidur mereka.


"Kalian ayo bangun!" ucap ryuji sambil menarik selimut yang menutupi mereka.


Karena ryuji takut pada hal mistis, dia berjalan terburu-buru untuk pergi meninggalkan rumah bordil itu. Pada saat ia sudah sampai turun kelantai bawah, tiba-tiba saja bunyi banyak petasan yang meledak.


"Hai tuan! sudah bangun? ayo sini gabung kita makan bersama!" ucap salah satu dari ketiga pria itu yang sedang memanggang babi.


Ryuji yang masih bingung pun hanya bisa diam dan ikut duduk bersama mereka semua. Tidak beberapa lama, pemilik rumah bordil memulai pembicaraan dengan ryuji.


"Tuan, terimakasih sudah membantu kami semua kemarin. Mungkin jika tidak ada tuan maka kami sudah pasti dilecehkan oleh tuan muda keluarga tang. Jadi saat tuan sudah tidur semalam, saya masuk ke kamar tuan untuk menaruh sebuah aroma terapi didekat tempat tidur tuan dan setelah itu kami semua menyiapkan ini untuk tuan," ucap pemilik rumah bordil.

__ADS_1


"Haishh... kalian ini repot-repot sekali melakukan ini semua hanya untuk orang asing," ujar ryuji bingung mau berekspresi seperti apa karena dia bingung diberikan kejutan seperti ini.


Setelah makanan siap, mereka pun makan dan minum bersama sampai puas. Saat ryuji sedang makan, dia melihat ada wanita rumah bordil membawa sepotong pakaian anak-anak ke lantai atas.


"Kalian mempekerjakan anak dibawah umur?" tanya ryuji tiba-tiba.


Seketika semua pun merasa terkejut mendengar ucapan ryuji itu.


"Kenapa tuan bisa berpikir seperti itu??" tanya pemilik rumah bordil itu.


"Aku melihat salah satu pelayan wanita disini membawa sepotong pakaian ke lantai atas. Dan aku tahu itu adalah sepotong pakaian anak-anak," ujar ryuji serius.


"Oh itu! itu adalah anak kecil yang sebelumnya berdebat dengan anda tuan! dia adalah tuan muda kedua keluarga tang. Dia ternyata setelah anda membunuh ayah dan kakaknya, dia tidak pulang dan justru tidur didepan pintu rumah bordil," jawab pemilik rumah bordil menjelaskan yang sebenarnya.


"Apa benar dia tuan muda kedua? tapi kenapa di perlakukan berbeda?" tanya ryuji penasaran.


"Aku sebenarnya tidak terlalu tahu tuan, tetapi yang aku tahu bahwa tuan muda kedua keluarga tang itu adalah anak dari hasil perselingkuhan istri kedua pemimpin keluarga tang bersama salah satu kaki tangan keluarga tang. Setelah anak itu lahir, mereka berdua tertangkap basah sedang berduaan dikamar dan mereka berdua diseret ke penjara dan disiksa sampai mati. Sedangkan anak itu sengaja dibesarkan untuk hanya dijadikan bahan pelampiasan pemimpin keluarga tang jika dia sedang marah," jawab pemilik rumah bordil itu.


Ryuji pun jadi tahu alasan anak itu kemarin sangat dibenci oleh pemimpin keluarga tang. Namun, yang membuat ryuji sangat kagum adalah anak itu masih melindungi anggota keluarganya meskipun anak itu tidak ada hubungan darah dengan pemimpin keluarga tang.

__ADS_1


__ADS_2