
Pertarungan di kedua markas perlindungan baik di benua utara maupun di benua timur sudah tidak terelakkan lagi. Bahkan, musuh yang datang adalah dua petinggi organisasi kegelapan yang dibagi dua. Petinggi kedua belas menyerang markas perlindungan bagian timur, lalu petinggi yang satunya lagi menyerang markas perlindungan di benua utara.
Di markas perlindungan bagian benua timur pertarungan pun sangatlah sengit antara pria kekar dan petinggi kedua belas.
"Hahaha..... kau kecil-kecil kuat juga ya! Memang benar kata bos, kalau kalian musuh yang kuat!" Ucap pria kekar itu.
"Boss...?? Apa bosmu itu ada disini? Mana dia, aku ingin melawannya!" Ujar petinggi kedua belas.
"Maaf saja, bosku sedang tidak bersama dengan kami sekarang!" Balas pria kekar itu.
"Cihhh.... semut seperti kalian tidak dapat memuaskan hasrat bertarungku! Bagaimana jika aku akhiri sekarang??" Ucap petinggi kedua belas sambil menyeringai.
Seketika, tangannya petinggi kedua belas berubah menjadi besar dan menghantam pria kekar itu sampai terpental.
"Hahahaha..... sampah memang tetap akan menjadi sampah!!" Ucap petinggi kedua belas.
Namun, meskipun terpental cukup jauh dan sampai menghantam beberapa pohon besar, pria kekar itu bangkit tanpa cidera apapun.
"KRETEKK.... KRETEKK...!!".
"Haisshhh... aku kira tidak perlu susah-susah melawan petinggi yang berada di urutan kedua belas, tetapi ternyata ini cukup menarik juga!" Ucap pria kekar itu.
"Hehhh....??? Urutan?? Jadi kau pikir aku lemah??" Ujar petinggi kedua belas terlihat kesal.
"Hmmm...?? Aku tidak bilang kau lemah. Kau sendiri yang bilang kau lemah hahaha...," balas pria kekar itu.
Karena sudah kesal, petinggi kedua belas pun menunjukkan kekuatan aslinya. Seluruh tubuhnya pun membesar dan terlihat dari dalam kulitnya keluar duri-duri tajam yang terbentuk dari tulang. Dan duri-duri itu muncul hampir disetiap bagian tubuhnya.
__ADS_1
"Kau ilmu pengendali diri tipe hewan ya!?" Ucap pria kekar itu.
Karena sudah kesal, petinggi kedua belas tidak basa-basi lagi. Dia langsung lari menyerang pria kekar itu. Namun, pria kekar itupun langsung spontan menghindari semua serangan petinggi kedua belas.
Meskipun terlihat sedang menghindari serangan dari petinggi kedua belas, sebenarnya pria kekar itu sedang berpikir sesuatu.
"Hmm... memiliki duri dan tubuh bisa membesar?? Hewan apa ya?? Argghhh... kenapa harus berpikir untuk mengalahkan lawan!!??" Gumam pria kekar itu dalam hati.
Sebenarnya, pria kekar itu bukan tipikal orang yang bertarung dengan otak. Tetapi, sekarang ia sudah berubah karena suatu hal.
Selain mereka, disisi lain wanita berambut biru itu menghadapi 3 boneka tersisa. Ketiga boneka itu sudah memakan sesamanya yang sudah sekarat karena dikalahkan wanita berambut biru itu. Dan karena mereka memakan sesamanya itu, mereka menjadi bertambah kuat.
"Jika dilihat mereka bisa bertambah kuat dengan memakan sesamanya. Apa ada suatu pemicu yang membuat mereka menjadi seperti ini!?" Gumam wanita berambut biru itu.
Tidak beberapa lama, tubuh ketiga boneka yang awalnya adalah para warga yang terkena gejala aneh itupun kini mulai berubah wujud. Tubuh mereka mulai berevolusi dan kekuatan mereka meningkat drastis dengan sangat pesat. Melihat kejadian itu, wanita berambut biru justru tidak merasakan ketakutan atau reaksi apapun.
Ketiga boneka itupun berubah menjadi monster dan kekuatan mereka bertiga hampir setara dengan para petinggi organisasi kegelapan. Karena sudah berevolusi ditahap akhir, ketiga boneka itu sudah kehilangan sisi kemanusiaannya secara total.
Saat wanita berambut biru itu sudah siap menyerang ketiga boneka itu, tiba-tiba saja salah satu dari boneka itu mengeluarkan air mata.
"Tooo... tooo... tolll... tollooonggg..... see... seell... selammattt.. seellammattkann kamii..!!" Ucap salah satu boneka terbata-bata sambil menangis.
Melihat kejadian itu, wanita berambut biru itu menjadi sedikit emosional dan mulai menjadi ragu.
"Too... toll... tollonggg....!!" Ucap boneka yang lainnya sambil menangis dan juga sambil menyerang wanita berambut biru itu.
Karena kemarahannya sudah tidak terkendali lagi, dia pun mengeluarkan aura dingin yang luarbiasa. Bahkan, meskipun jarak pertarungan antara pria kekar dan petinggi kedua belas sedikit jauh, mereka tetap dapat merasakan aura dingin itu.
__ADS_1
Melihat wanita berambut biru itu mengeluarkan aura dingin yang menakutkan, pria kekar itu justru tersenyum.
"Sepertinya yang disana akan segera selesai! Baiklah, aku juga harus mulai serius!!" Gumam pria kekar itu.
Pria kekar itupun mengambil kapaknya yang ada dibelakang punggungnya dan dia tiba-tiba saja badannya menjadi bertambah besar dan mengeluarkan aura binatang buas yang berbahaya.
Petinggi kedua belas yang merasa akan bahaya langsung menyemburkan duri-duri dari dalam mulutnya kearah pria kekar itu. Namun, semua itu ditangkis dengan kapak milik pria kekar itu.
Setelah aura milik pria kekar dan wanita berambut biru itu sudah stabil, mereka langsung menyerang musuh mereka masing-masing dengan cepat.
Wanita berambut biru itu bergerak dengan sangat cepat sehingga ketiga boneka it tidak bisa merespon serangan itu. Dan akhirnya, ketiga boneka yang sudah berevolusi itu tertebas dengan mudah oleh sebuah pedang yang terbuat dari es kristal.
"Semoga kalian tenang disana!" Gumam wanita berambut biru itu.
Disisi lain, pria kekar juga menyerang dengan kekuatan yang memiliki daya hancur yang luar biasa. Dia membelah tubuh petinggi kedua belas menjadi dua bagian dengan kapaknya. Bahkan, tanah yang ada disekitar sana ikut terbelah menjadi dua.
Meskipun tubuh petinggi kedua belas ditutupi duri dan ia juga mengeluarkan duri-duri dari mulutnya untuk menyerang, tetapi semua itu sia-sia karena tubuh pria kekar itu tidak bisa dilukai oleh duri-duri yang dimiliki petinggi kedua belas. Tubuhnya seolah-olah dilapisi sesuatu. Dan karena tubuhnya petinggi kedua belas yang membesar sebelumnya, membuat dia menjadi sulit bergerak. Oleh karena itu, dia bisa dibunuh dengan mudah.
"Dasar ikan buntal, kau pikir aku akan kalah dengan ikan buntal yang menjijikkan seperti dirimu??!!!" Ucap pria kekar itu setelah membunuh petinggi kedua belas.
Petinggi kedua belas yang tewas itu ternyata memiliki ilmu pengendali diri tipe hewan, yaitu ikan buntal. Oleh karena itu, badannya membesar dan muncul duri-duri di tubuhnya.
7 tetua dan beberapa murid yang menyaksikan hal itu sangat tercengang melihat mereka berdua mengalahkan musuh yang kuat tanpa terluka sedikitpun.
Namun meskipun keadaan di markas perlindungan bagian timur sudah dibilang cukup aman, tetapi banyak sekali warga yang tewas dan tubuhnya sudah tidak dikenali lagi.
Dan setelah pertarungan usai, merekapun menyelidiki penyebab para warga mengamuk tanpa alasan. Dan itu semua karena sebuah pil yang diberikan para anggota organisasi kegelapan yang menjadi biksu gadungan itu kepada warga dengan alasan pil itu bisa menyembuhkan berbagai penyakit.
__ADS_1