
Setelah beberapa saat ryuji pun tersadar dan ia masih menggenggam bola berkilau tersebut. Saat ia bangun, ia mencoba memerhatikan bola itu karena menurut ryuji ada sesuatu yang unik dan memiliki aura yang kuat dari dalam bola tersebut.
Saat ryuji sedang memerhatikan bola itu, tiba-tiba ya ling menyuruh ryuji untuk pergi ke dimensi ruang. Setelah sampai, ryuji pun ditanya berbagai macam pertanyaan.
"Apa yang kau lakukan sebelum pingsan?" ucap na ling.
"Apa kau menyentuh sesuatu sebelum pingsan?" ucap ya ling.
"Apa kau melakukan sesuatu yang macam-macam tadi?" ucap mo ling.
"Apa kau mengambil barang aneh tadi?" ucap zee ling.
"Heii.. heii... kalian bisa tidak bertanya satu-satu? aku bingung. Ok sebentar aku akan mengingat apa yang terjadi!" jawab ryuji mencoba mengingat kejadian sebelumnya.
Sekitar 10 menit berlalu dan keempat naga mulai bosan menunggu.
"Okk! aku ingat sekarang apa yang terjadi. Kalau tidak salah saat sebelum pingsan aku mengalahkan ratu siluman rubah dan setelah itu aku mendapatkan bola berkilau dan tidak lama setelah itu aku pingsan," ucap ryuji menjelaskan yang terjadi.
Keempat naga bayanganpun mencoba mencari jawaban dari pernyataan ryuji yang berhubungan dengan gerbang dimensi.
__ADS_1
"Bola berkilau dan pingsan? lalu setelah itu gerbang dimensi mulai berguncang dan hampir terbuka, apa jangan-jangan... tapi tidak ada yang memiliki pusaka atau barang berbentuk bola," gumam ya ling mencoba mencari jawaban dari terbukanya gerbang dimensi.
"Hei.. apa sudah selesai bertanya kepadaku?kalau sudah, aku akan pergi," ucap ryuji.
Keempat naga bayangan yang terlalu serius mencari jawaban tentang hampir terbukanya gerbang dimensi, membuat mereka tidak menghiraukan ryuji.
Ryuji pun keluar dari sana dan kembali. Saat itu ia langsung bangun dan memasukkan bola berkilau itu kedalam cincin ruang miliknya dan sesudah itu, ryuji melanjutkan perjalanannya. Karena ratu siluman rubah sudah dikalahkan, jalan dilorong itu muncul sebuah pintu.
"Kenapa ada pintu? padahal sebelumnya tidak ada. Aku jelas sangat ingat tidak ada apapun disini sebelumnya, apa yang terjadi?" gumam ryuji merasa bingung.
Ryuji yang masuk ke dalam pintu itu diantarkan kesebuah labirin.
"Jadi labirin ya, aku rasa ada sesuatu didalam labirin ini. Lebih baik akan aku coba deteksi saja," ucap ryuji dalam hati.
Karena ryuji sudah mendeteksi keadaan yang ada didalam labirin tersebut, ryuji sudah tahu jalan mana saja yang aman untuk lolos dari labirin itu dan ryuji juga sudah tahu letak-letak jebakan yang ada dan juga keberadaan makhluk yang sulit untuk diketahui bentuknya itu.
Ryuji yang sudah berjalan memasuki labirin tersebut, merasa hasil deteksinya sangat bermanfaat. Karena ia bisa tahu letak jebakan dan dapat menghindari semua jebakan itu. Namun, walaupun begitu tetap saja ada yang ngeganjal dipikiran ryuji tentang labirin tersebut.
Setelah sudah disebuah pertigaan, labirin itu bergerak dan merubah pola labirin itu. Ryuji yang awalnya ada dipertigaan, tiba-tiba jadi berada disebuah jalan buntu.
__ADS_1
"Apa-apaan ini? labirin ini bergerak? kalau begini bagaimana cara bisa keluar jika labirin ini terus mengganti polanya?" ucap ryuji.
Karena sudah berubah, ryuji puj mencari jalan yang baru karena jalan sebelumnya sudah menjadi jalan buntu. Ryuji mencoba mendeteksi kembali keadaan didepannya. Dan sialnya justru jalan didepannya berisi jebakan mematikan. Ryuji pun harus mencari jalan lain. Karena mencari aman ryuji lebih memilih memutar balik daripada mengambil risiko.
Saat ryuji memutar balik dan mencari jalan yang aman, lagi-lagi labirin itu bergerak dan berubah pola lagi. Yang awalnya jalan setapak menjadi bercabang.
Ryuji pun kesal karena harus mendeteksi lagi letak-letak jebakan dan dimana letak jalan yang aman.
"Argghhh... aku merasa dipermainkan oleh labirin ini. Kenapa selalu berubah setiap aku mencari jalan yang aman? eh..??? tunggu dulu sebentarr... setiap mencari jalan aman maka akan berubah pola. Apa artinya harus melewati jalan yang penuh dengan jebakan dan melawan makhluk yang tidak bisa terdeteksi dengan jelas itu?" ucap ryuji menerka-nerka yang terjadi.
Karena ia merasa yakin bahwa memilih jalan berbahaya akan lolos, ryuji pun mendeteksi lagi dan mencari letak dimana semua jebakan berada. Setelah menemukannya, ryuji langsung bergegas dan melewati jebakan-jebakan tersebut satu persatu. Namun, ternyata dugaan ryuji kali ini tidak tepat. Saat ia sudah melewati sebuah jebakan, tiba-tiba labirin itu berubah pola lagi dan jalan di depan ryuji berubah menjadi jalan buntu.
"Sial..!! masa harus balik lagi dan melewati jebakan ini lagi? argghhh... sebenarnya apa faktor berubah pola labirin ini?" ucap ryuji sudah kesal.
Walaupun ia sudah melewati berbagai jebakan, tetapi semua jebakan yang ada sangat mudah untuk dihindari dan dapat diketahui keberadaan jebakan itu diletakkan.
Ryuji yang kesal pun mencari jalan baru lagi tanpa mendeteksi sama sekali. Ia kali ini hanya modal nekat saja untuk melalui labirin itu.
Ryuji hanya berjalan sembarangan dan menghindar dengan cepat pada saat ada jebakannya yang menyerangnya.
__ADS_1
"Jebakan yang sudah dilalui adalah jebakan yang bahkan tingkat elit saja bisa menghindar dan menghancurkannya dengan mudah, kenapa aku selalu menemui jebakan yang mudah ya? apa ujian kali ini tidak ada yang menantang ya?" ucap ryuji sedikit sombong.
Sebenarnya apa yang terjadi dengan pola-pola yang ada didalam labirin tersebut? apakah ryuji dapat memecahkannya?