
Setelah dari kedua pihak saling setuju, angkh lee dan sun ang saling bersiap untuk memulai pertarungan mereka berdua.
Sun ang pun mengangkat tangan kanannya untuk mengeluarkan jurus miliknya. Seketika semua daerah perguruan pedang suci kembali dingin dan bahkan lebih dingin daripada sebelumnya. Tidak beberapa lama saat ia mengangkat tangannya, terbentuk sebuah pedang besar yang terbuat dari es. Semua yang ada disana pun merasakan kekuatan yang besar. Bahkan, pemimpin benua utara bisa menebak dengan matanya bahwa sun ang bukanlah orang sembarangan. Pemimpin benua utara menilai tingkatan ilmu pengendali diri milik sun ang sekitar ditingkat master bintang 5 akhir, atau mungkin sudah menembus tingkat legenda.
Angkh lee pun hanya menyeringai dan mengambil sabit iblis bermata tiga dari belakang punggungnya. Seketika angkh lee mengeluarkan kekuatan penuh milik iblis dalam sabit. Angkh lee membuka segel sabit iblis bermata tiga dan berevolusi dengan iblis dalam sabit dan bersatu. Evolusi itu sama persis seperti saat angkh lee bertarung dengan monster di rumah klan lee. Seluruh tubuhnya diselimuti baju zirah berwarna hitam dengan aura kegelapan yang mengerikan. Sabit iblis pun menjadi dua bilah dengan masing - masing sabitnya bermata dua.
"Astaga!! apa semua anak muda keluarga klan lee sekuat ini semua? aku kira hanya ryuji yang memiliki kemampuan diatas rata-rata, ternyata saudaranya juga sama," ucap tetua rong merasa takjub dengan kekuatan yang dikeluarkan angkh lee.
"Jelas anak ini sebelumnya hanya ada ditingkat roh bintang 4 awal, tetapi setelah ia menarik sabit miliknya kekuatannya menjadi berkali - kali lipat," ujar tetua song didalam hati.
Sun ang yang melihat angkh lee berubah menyerupai dewa kematian, membuatnya menambahkan kekuatannya pada pedang es miliknya. Setelah itu, sun ang langsung mengarahkan pedang es buatannya kearah angkh lee. Serangan pedang es itu membuat semua yang disana merasakan kekuatan yang terkumpul didalam pedang es itu. Bahkan, para tetua membuat perisai gabungan agar tidak terkena dampak dari jurus milik sun ang.
"DUUAAAAARRRR.......!!!!"
Ledakan keras terdengar. Semua area perguruan pedang suci tertutup oleh asap yang sangat tebal akibat jurus milik sun ang.
"Apa anak itu selamat?" ucap tetua mong penasaran.
Setelah asap yang menyelimuti arena itu mulai pudar, ternyata angkh lee tidak mati. Angkh lee ternyata dapat menahan pedang es yang diarahkan kepada dirinya. Dia dapat menahan pedang es itu dengan kedua sabit miliknya. Bahkan pedang es milik sun ang dapat diretakkan oleh sabit milik angkh lee.
__ADS_1
"Jurus yang luarbiasa! walaupun aku terlihat dapat menahannya, tetapi organ dalamku rusak akibat menahan jurus itu. Hampir semua nadiku membeku dan beberapa tulangku retak. Ini memang tujuanku untuk bertarung dengan orang kuat," ucap angkh lee dalam hati.
"Anak ini dapat menahan jurusku? apa dia lebih kuat dariku? dan juga ia dapat meretakan pedang es milikku," ucap sun ang dalam hati.
Para tetua yang menyaksikan dengan mata kepala mereka sendiri, bahwa angkh lee dapat menahan serangan sun ang. Mereka merasa tidak percaya dengan kejadian tersebut, karena perisai para tetua yang digabungkan saya hancur walaupun mereka selamat.
"Apa anak ini sungguh ada ditingkat roh? dia seperti ditingkat master," ucap tetua gong takjub.
Walaupun terlihat baik - baik saja, sebenarnya angkh lee menerima efek dari jurus milik sun ang dan juga ia sudah tidak memiliki banyak waktu lagi karena segel yang dimiliki sabit iblis bermata tiga akan segera habis waktunya.
"Waktuku tersisa 2 menit lagi, aku harus secepatnya menyerang orang tua itu!" ujar angkh lee didalam hatinya.
"Hei, nak! aku akan memberi kelonggaran padamu! aku tidak akan menghindar atau menahan seranganmu, bagaimana? jika aku terluka kau menang," ucap sun ang memberikan penawaran menguntungkan kepada angkh lee.
"Tidak perlu mengasihaniku! aku dapat melukaimu bahkan jika kau memakai perisai tingkat dewa sekalipun!" balas angkh lee sedikit kesal karena diremehkan.
Sun ang pun bertambah senang bermain - main dengan angkh lee karena angkh lee orang yang selalu percaya diri.
Sun ang pun langsung mempresiapkan diri untuk menahan serangan angkh lee. Namun, saat sun ang ingin menyiapkannya, angkh lee langsung mengayunkan kedua sabitnya dan kekuatan gelap dari sabit itu meluncur kearah sun ang dengan sangat cepat.
__ADS_1
"DUUAAAARRRRR...!!!"
Semuapun panik karena serangan dari angkh lee yang sangat tiba - tiba dan sangat cepat. Semuapun panik karena melihat bekas hasil serangan angkh lee yang begitu kuat. Kuil milik murid belajar ilmu hancur karena terkena tebasan ayunan dari sabit milik angkh lee. Dan yang lebih mengejutkan lagi, sun ang mendapatkan luka goresan di dadanya. Walaupun tidak terlalu dalam, tetapi itu membuktikan angkh lee bisa melukai sun ang.
"Hahahaha.... hebat sekali! kau melukaiku anak muda. Memang semua anggota keluarga lee adalah keluarga yang hebat," ucap sun ang sangat senang.
Setelah semua kekuatan segel iblis sabit itu sudah dikerahkan, kekuatannya pun hilang dikarenakan juga waktunya sudah habis. Jadi otomatis segel tersebut tertutup kembali. Angkh lee yang merasakan efek samping itu, merasakan bahwa pandangannya telah kabur.
Tidak lama kemudian angkh lee pun tumbang karena kelelahan. Lagipula juga ia baru siuman dari pertarungan sebelumnya.
"Anak ini mungkin akan menjadi orang hebat! apa dia mau ikut denganku ya?" ucap sun ang menginginkan angkh lee karena angkh lee memiliki potensi yang besar.
Setelah pertarungan itu, angkh lee dibawa ke ruang istirahat di perguruan pedang suci untuk diobati. Sun ang yang juga terluka sedang diobati disana. Namun, sun ang tetap marah akibat cucunya tidak tahu dimana keberadaannya.
Sun ang memperingatkan agar perguruan pedang suci menemukan sunmy secepatnya dan sun ang mengancam akan meratakan perguruan pedang suci jika sunmy tidak ditemukan.
Semua tetua pedang suci pun hanya diam. Begitu juga pemimpin benua utara yang tidak dapat ikut campur dalam urusan tersebut. Setelah semuanya selesai, pemimpin benua utara dan sun ang pun pergi dari kota luo yi. Walaupun dibilang selamat, tetapi banyak kerugian yang diterima kota luo yi. Hampir setengah rumah penduduk di kota luo yi rata dengan tanah dan hampir 150 penduduk tewas karena penyerangan tersebut. Bahkan, perguruan pedang suci kehilangan satu tetua dan kehilangan satu murid yang entah kemana perginya. Kepala tetua pun juga dalam keadaan sekarat dan tidak tahu apa ia akan selamat atau tidak.
Sedangkan ryuji sedang berjuang di gerbang iblis untuk menjadi orang terkuat dan melindungi semua orang yang ia sayangi.
__ADS_1
Jangan kemana - mana ya, soalnya chapter selanjutnya akan melanjutkan perjalanan ryuji di gerbang iblis.