
Ryuji yang terus-menerus menebas para mayat hidup itupun mulai merasa kewalahan karena mereka tetap hidup kembali. Bahkan, saat tubuh mereka sudah dihanguskan dengan api ajaib biru dingin.
Ryuji pun lama-kelamaan menggunakan jurus ombak es untuk membekukan mereka agar pertarungan itu dapat selesai. Namun semua halangannya tidak berhenti disitu saja. Saat para mayat hidup sudah terperangkap, muncul segerombolan siluman gagak dan merekapun mendarat tepat didepan ryuji.
"Sepertinya ujian ini akan berjalan lama dan sepertinya ada yang mengendalikan para makhluk - makhluk ini," gumam ryuji sedikit kesal karena ujian kali ini hanya disuguhi siluman dan mayat hidup saja.
Para siluman gagak itupun tiba-tiba menyerang ryuji bersamaan. Ryuji pun menggunakan jurus tinjuan api untuk menghancurkan mereka semua. Setelah semua siluman gagak itu tumbang, ryuji melanjutkan perjalanannya.
Saat sudah hampir sekitar 38 anak tangga, ryuji tiba-tiba tidak dapat bergerak. Tidak lama kemudian, muncul makhluk berwarna hitam dari bayangan milik ryuji.
"Makhluk apa itu? dia bisa bersembunyi didalam bayangan seseorangkah? kenapa aku tidak sadar dia ada didalam bayanganku," ucap ryuji dalam hati.
Makhluk itupun keluar dari dalam bayangan ryuji dan ia tiba-tiba menyeringai. Ryuji pun merasa ada yang tidak beres dengan makhluk hitam itu. Dan anehnya, ryuji tetap tidak dapat bergerak meskipun makhluk hitam itu telah keluar dari bayangannya. Ryuji merasa seolah-olah bayangannya sendiri yang menahannya.
Ryujipun mencoba memanggil phoenix api hitam untuk menghancurkan makhluk hitam itu dulu, setelah phoenix api hitam itu sudah keluar dan menyemburkan api hitamnya, tiba-tiba bayangan ryuji bergerak sendiri dan menahan semburan api hitam tersebut. Ryuji dan phoenix api hitam pun terkejut dengan kemampuan yang dimiliki makhluk hitam tersebut.
"Ujian ini mulai berbeda semenjak aku memasuki ujian keempat. Saat ujian pertama aku melawati ujian gravitasi. Ujian kedua aku melewati lahar api dan ujian ketiga melewati lembah es. Namun, saat sudah mencapai ujian keempat, ujianku berubah menjadi melawan makhluk - makhluk yang kuat dan membuatku kewalahan. Siapa orang yang membuat ujian serumit ini?" ucap ryuji dalam hati.
__ADS_1
Phoenix api hitam yang marah akibat semburannya ditahan, membuatnya mengeluarkan bola api hitam bertubi-tubi kearah makhluk hitam itu dan juga kearah bayangan ryuji yang menahan semburannya sebelumnya.
Saat kepulan asap akibat bola api itu telah hilang, ternyata terjadi penampakkan yang tidak terduga yang membuat ryuji dan phoenix api hitam pun merasa tidak percaya. Ryuji terkejut bahwa bayangan itu bisa menahan semua serangan phoenix api hitam dan yang membingungkan lagi adalah ia menggunakan jurus perisai cahaya untuk menahan serangan bola api hitam tersebut.
"Heii ryuji...!!! kenapa dia bisa pakai jurusmu?" ucap phoenix api hitam kesal.
"Sudah kau coba bantu aku dulu! aku tidak bisa bergerak nih," ujar ryuji yang merasa keram karena tidak bisa bergerak.
Saat phoenix api hitam ingin menolong ryuji, tiba- tiba dengan sangat cepat bayangan ryuji itu berada didepannya dan memukul tubuh phoenix api hitam dengan jurus tinjuan api. Seketika phoenix api hitam pun terpental dan pingsan.
Tiba - tiba pun mo ling menelepati ryuji dan membetitahunya bahwa ia terkena sebuah totokkan oleh makhluk hitam itu. Dan mo ling juga memberitahukan kemingkinan makhluk hitam itu memiliki kecerdasan yang luarbiasa karena bisa mempelajari ilmu akupuntur.
Ryuji pun langsung mencoba mengeluarkan salah satu belati emasnya dan mencoba mengendalikan belati itu untuk menotok kembali tubuhnya. Setelah diberi instruksi oleh mo ling, ryuji menggunakan gagang belati untuk menotok tempat yang sebelumnya ditotok oleh makhluk hitam itu.
Setelah semuanya selesai, ryuji pun dapat bergerak lagi dan langsung menggunakan jurus gerakan kilat petir kearah makhluk hitam itu. Namun, sialnya lagi-lagi bayangan yang terbuat dari dirinya itu juga secepat dirinya dan mampu menahan gerakan ryuji untuk mencelakai makhluk hitam itu. Ryuji pun menggunakan jurus cahaya pembunuh untuk melawan bayangan itu, tetapi ia juga memiliki jurus cahaya pembunuh. Merekapun beradu jurus dan terjadi ledakan dahsyat akibat tubrukkan dari kedua jurus itu.
"Sial!! ia setara denganku. Apa ia tidak ada kelemahan dan sialnya mungkin tenaganya tidak terbatas. Awalnya ingin menggunakan kekuatan yin & yang, tetapi dari yang aku lihat dia pasti bisa semua jurusku. Bagaimana ini?" ujar ryuji didalam hati merasa gelisah karena musuhnya kali ini benar-benar merepotkannya.
__ADS_1
Ryuji pun bingung dengan yang terjadi dan ia juga merasa bahwa phoenix api hitam pasti akan sekarat dan membutuhkan perawatan akibat terkena jurus tinjuan api secara langsung.
Saat sedang memikirkan phoenix api hitam, terlintas sesuatu dipikiran ryuji.
"Dia bisa meniru jurusku, tetapi kenapa dia tidak memanggil hewan gaib juga? apa dia tidak bisa?" ucap ryuji dalam hatinya.
Ryuji pun merasa ada harapan untuk menang kali ini. Ia memanggil laba-laba petir ungu untuk membantunya mengalahkan bayangan tersebut.
Saat sudah memanggil laba-laba petir ungu dan memasukkan phoenix api hitam kembali kedalam dimensi ruang, ryuji berpikir bahwa ia akan menang.Namun, itu tidak sesuai dengan perkiraannya. Saat ryuji mengeluarkan laba-laba petir ungu, Bayangan itu juga mengeluarkan seekor hewan gaib. Yang mengerikannya hewan gaib itu juga berbentuk bayangan dan hewan gaib itu terbentuk dari gabungan antara phoenix api hitam dan laba-laba petir ungu. Hewan gaib itu memiliki sayap dan 8 buah tangan. Kepalanya berbentuk phoenix, tetapi moncongnya berbentuk mulut laba-laba.
Ryuji pun merasa jijik karena penampakkan tersbut. Dan bahkan laba-laba petir ungu yang asli saja sedikit gemetar karena kekuatan dari hewan gaib tersebut.
Pertarungan itupun lagi-lagi membuat ryuji berpikir ekstra dan berjuang sampai batasnya.
"Dia bisa meniru jurus dan juga membuat hewan gaib, apa makhluk hitam itu lebih hebat? tetapi aku tidak merasakan kekuatan apapun darinya," ucap ryuji yang mencoba menganalisis.
Apa ryuji dapat menang? yuk terus ikuti ceritanya para readers yang budiman hehehe....
__ADS_1