Shadow Dragon Warrior

Shadow Dragon Warrior
chap 166 - 3 Generasi Muda #6


__ADS_3

Ryuji yang disuruh meminta rambut rubah pun mau tidak mau menghampiri rubah inoue. Ia menghampirinya dengan sangat sopan agar rencananya berjalan mulus.


"Permisi..!! boleh bicara sebentar?" tanya ryuji dengan sopan.


"Tidak mau!!" balas rubah inoue ketus.


Ryuji pun langsung terdiam mendengar jawaban rubah inoue.


"Tidak mau?? bukannya aku belum bilang apa-apa?" tanya ryuji pada dirinya sendiri didalam hati.


Setelah berbincang lama dan memohon kepada rubah inoue, ryuji pun akhirnya dapat meluluhkan hati rubah inoue. Namun, rubah inoue bisa memberikan rambutnya jika ryuji menjadi pembantunya selama 1 bulan. Ryuji pun mau tidak mau menuruti kemauan dari rubah inoue.


Setelah kesepakatan itu sudah selesai, ryuji pun pergi ke dalam hutan dan membuat obat itu untuk sunmy.


Namun, saat obat itu belum jadi tiba-tiba saja ada suara para hewan seperti lari kearah desa. Ryuji pun mau tidak mau meneruskan membuat obatnya dan berharap itu bukan suatu yang buruk. Alasan dia tidak memnunda membuat obat itu karena obat itu tidak boleh sampai ditunda pembuatannya.


Setelah ryuji sudah selesai membuat obat itu, ia pergi kembali ke desa. Namun, disana ia melihat sunmy dan angkh sedang berhadapan dengan beberapa siluman. Saat ryuji mengamati, siluman-siluman itu ternyata bukanlah siluman biasa. Mereka adalah para raja siluman yang mungkin mendiami hutan ini.


"Kenapa raja siluman baru muncul?? bukannya sunmy sudah membunuh para siluman? dan jika disini ada raja siluman, kenapa desa ini tidak diserang?" gumam ryuji yang masih mengamati keadaan.


Namun, ternyata para siluman itu justru meminta tolong kepada mereka untuk membebaskan anak buah mereka.


Sunmy dan angkh pun bingung dengan para siluman itu. Karena penasaran, angkh pun menanyakan apa yang sebenarnya terjadi.


Salah satu raja siluman itupun menceritakan yang terjadi. Mereka bilang bahwa mereka selalu diincar oleh hewan gaib yang tinggal di hutan itu dan mereka meminta tolong kepada angkh dan sunmy untuk membantu mereka mengalahkan hewan gaib itu agar tidak mengganggu para siluman itu lagi.

__ADS_1


Walaupun sudah cerita seperti itu, sunmy sedikit ragu dengan ucapan siluman itu karena selama beberapa minggu di hutan itu, sunmy tidak melihat adanya gangguan hewan gaib dan juga sunmy tidak pernah melihat para siluman yang datang ini.


Namun, karena saat mendengar kata hewan gaib, angkh langsung setuju membantu dan meminta ditunjukkan jalan kesana. Sunmy pun mau tidak mau ikut agar tidak terjadi apa-apa pada angkh.


Ryuji yang melihat mereka pergi membuatnya mengeluarkan laba-laba petir ungu dan menyuruhnya berjaga di dekat desa. Setelah itu, ryuji diam-diam mengikuti mereka.


"Aku merasa ada yang aneh dari gerak-gerik para siluman bau itu! mereka hanya berlima dan tingkatan mereka hampir sama dengan sunmy dan angkh, tetapi kenapa mereka tidak berani melawan hewan gaib?? jika memang benar hewan gaib, maka hanya ular bisa api yang aku lihat sebelumnya yang mungkin mereka bicarakan," gumam ryuji dalam hati sambil mengikuti mereka dari jarak yang cukup jauh.


Sebenarnya ryuji ada sesuatu yang ingin ia berikan kepada sunmy, namun ia tidak berani jika ada angkh karena ia cemburuan jika tidak diperhatikan. Hanya saja dia selalu bersikap dingin agar tidak terlihat.


Setelah cukup lama berjalan, mereka akhirnya sampai disebuah goa besar dan memang cukup jauh dari desa dan memang tidak masuk jangkauan deteksi ryuji.


Para siluman itu pun memancing hewan gaib itu untuk keluar dengan menyerangnya bersama. Setelah tidak beberapa lama keluarlah ular bisa api yang ternyata memang sedang diincar oleh angkh dari beberapa hari yang lalu.


Angkh, sunmy dan kelima raja siluman itu melawan ular bisa api itu bersama-sama. Namun, saat ryuji perhatikan lebih detail. Kelima siluman itu hanya menyerang biasa saja dan selalu menjaga jarak dari ular bisa api itu.


Waktupun berlalu dan mereka berhasil menaklukkan ular bisa api itu dan membuatnya sekarat. Namun, keadaan angkh dan sunmy juga kurang baik. Mereka menerima beberapa luka akibat pertarungan itu. Tetapi justru kelima raja siluman itu jelas masih memiliki banyak tenaga dan kekuatan untuk bertarung.


"Hahaha... kita menang!!! terimakasih manusia, kalian sudah menolong kami untuk membunuh pengganggu kami ya!" ucap salah satu raja siluman itu.


Namun, saat angkh dan sunmy sedikit lengah karena kelelahan siluman itu ingin menyerangnya dari belakang. Saat itu juga ryuji pun langsung dengan cepat menahan cerangan siluman itu dan memukulnya dengan jurus tinjuan api. Siluman itupun terpental dan mati.


Angkh dan sunmy pun terkejut melihat kekuatan ryuji. Angkh dan sunmy belum sama sekali melihat kemampuan bertarung ryuji setelah beberapa bulan. Para raja siluman itu pun ketakutan dan mencoba melarikan diri. Namun, ryuji dengan sangat cepat mengejar mereka dan menebas kaki mereka dengan jurus pedang api sehingga mereka lumpuh.


"Ampunn....!!!! kami hanya ingin hidup!! sudah 100 tahun kami selalu diganggu ular sialan itu dan kami tidak dapat menyantap daging para manusia di desa itu. Namun, setelah melihat kedua orang itu mengalahkan banyaj anak buah kami dan yang satunya membunuh begitu banyak hewan buas membuat kami ingin memanfaatkan mereka untuk melawan ular itu!! kami selama ini bersembunyi agar bisa bertahan hidup!! apa kau tidak bisa merasakan apa yang kami rasakan???" ucap siluman itu.

__ADS_1


Ryuji yang kesal mendengar basa-basi siluman itu langsung menusuk kepalanya. Angkh, sunmy dan sisa siluman yang masih hidup langsung terdiam.


"Cepat jawab!!! apa yang sebenarnya terjadi disini??" tanya ryuji.


Ryuji tahu sebenarnya alasan mereka menyuruh angkh dan sunmy untuk membantu mereka pasti bukan hanya karena masalah ini.


Karena takut dengan kekuatan ryuji salah satu dari sisa siluman yang hidup itupun berbicara.


"Aku akan bicara!! tapi tolong lepaskan kami!!" ucap salah satu dari tiga siluman yang tersisa itu.


"Baiklah!" jawab ryuji.


"Awalnya 300 tahun lalu kami selalu berjaya disini dan kami penguasa di hutan ini. Namun, 100 tahun yang lalu datang ular yang sangat besar dan menjadikan wilayah kami daerah kekuasaannya. Dia pun menyuruh kami untuk tidak mengganggu manusia lagi. Oleh karena itu, hutan itu terbangun sebuah desa kecil. Mereka adalah orang-orang yang memang tidak punya tempat tinggal. Kami sangat ingin memangsa mereka dari dulu, tetapi ular raksasa itu selalu mencegah dan membuat kami terpukul mundur. Ankhirnya, beberapa tahun para anak buah kami memberontak dan mereka selalu melakukan apa yang mereka suka. Namun, saat kalian datang kesini kami merasa bisa membalas dendam padanya dan dimulai dari ular yang baru saja kita tumbangkan itu!" ucap siluman itu menjelaskan semuanya.


"Jadi ada ular lain ditempat ini??? dan kenapa kau repot-repot melawan ular itu jika yang kalian incar adalah ular besar?" tanya ryuji.


"Karena sepertinya mereka memiliki hubungan," jawab siluman itu.


"Hubungan??" gumam ryuji bingung.


Setelah sudah merasa puas dengan jawaban siluman itu ryuji pun pergi kearah angkh dan sunmy yang jelas terlihat sangat banyak kehilangan kekuatannya akibat bertarung.


"Kau ini masa melawan hewan gaib yang seperti itu saja kau kalah!" ucap ryuji menyindir angkh.


Angkh pun merasa kesal, tetapi ia tidak dapat membantah bahwa memang ia dibantu untuk melawan ular bisa api itu.

__ADS_1


Namun, saat mereka sedang berbincang-bincang terasa ada getaran ditanah dan sepertinya itu datang dari dalam goa besar itu.


Ada apa didalam sana?


__ADS_2