
Setelah mayat kepala tetua perguruan langit biru itu diberikan kepada petinggi ketiga belas, ia langsung melempar mayat itu kelangit dan petinggi ketiga belas mengeluarkan jurusnya, yaitu jurus bom api. Seketika bom api itu meledakan mayat kepala tetua itu dan tidak tersisa apapun. Semua murid dan tetua yang bertarung dengan prajurit organisasi kegelapan, tiba - tiba berhenti menyerang. Mereka tidak percaya dengan penampakan yang mereka lihat.
"Iittuuu.... keppp.. paa.. la... tett... ttuuaa... ?? dii.. diaa.. sudahhh.... matii...," ucap salah satu tetua tidak percaya melihat mayat kepala tetua perguruan mereka diledakkan didepan mata mereka.
"JLLEEBB..!!!".
"JLLEBB...!!!!".
Karena terfokuskan dengan ledakan itu, para prajurit organisasi kegelapan menyerang mereka semua. Seketika, kepala melayang dimana - mana. Organisasi kegelapan yang dipimpin oleh petinggi ketiga belas dan keempat belas pun sudah menyelesaikan tugasnya.
"Hahaha.... mudah sekali! ayo semua kita kembali ke markas dan berpesta!!!" ucap petinggi ketiga belas senang.
"Horrrreee.....," teriak seluruh prajurit organisasi kegelapan yang tersisa.
Merekapun meninggalkan tempat pertarungan dan kembali ke markas untuk melaporkan keberhasilan mereka.
Tidak beberapa lama, bala bantuan datang untuk membantu. Namun, semua itu telah terlambat. Semua murid dan semua tetua terbunuh dengan kepala yang terpisah dari tubuhnya.
"Siall!! mereka kejam sekali. Bagaimana kita akan menghadap kepala pemimpin benua atas kejadian ini?" tanya salah satu tetua dari perguruan seruling hati yang merupakan bala bantuan yang dikirimkan.
"Kita tetap harus menghadap! semoga saja benua lain tidak seperti kita," balas tetua lain yang juga dari perguruan seruling hati.
Namun, yang mereka katakan tidak benar. Benua lain pun juga mengalami pertarungan yang sama seperti yang terjadi dibenua barat daya. Banyak korban dan darah yang berceceran. Sudah banyak yang hancur oleh organisasi kegelapan. Beberapa perguruan pun sudah tinggal nama akibat dibantai saat membantu warga seperti perguruan langit biru yang seisi perguruan mati dihabisi oleh organisasi kegelapan.
"BRAKKK...,".
"Apa - apaan mereka mengacak - acak pinggiran kota? aku harus pulang dan membawa pergi klan ku agar aman!" ucap hyoka lee yang mendengar kabar bahwa pinggiran kota benua utara juga dihancurkan.
"Kau lebih baik cepat hyoka! kalau kau terlambat keluargamu akan dalam bahaya," balas tetua hong.
Hyoka lee pun pergi dari kuil tetua hong untuk menjemput klannya agar tidak dihabisi oleh organisasi kegelapan.
"Guru! apa kita akan dihancurkan?" tanya sunmy panik.
"Tenang saja! aku akan menjagamu, bagaimana jika kau pulang ke kediaman mu? kau akan aman disana," ucap tetua hong menyarankan.
__ADS_1
"Aku tidak ingin pulang guru! aku mau tetap disini bersama guru menunggu ryuji kembali! jikalau harus mati disini, aku rela mati demi perguruan bersama guru," ujar sunmy.
Tetua hong pun tidak berani berkata lagi dengan sunmy karena tekadnya sudah bulat.
"Tapi guru... apa paman hyoka akan kembali?" tanya sunmy khawatir.
"Dia pasti kembali! dia juga sudah janji akan mengangkat kita sebagai murid," balas tetua hong meyakinkan.
_______
Kejadian sebelum beberapa benua diserang.
"Aduhh... pinggangku sakit sekali karena habis menanam jagung dibelakang gunung," ucap tetua hong mengeluh kesakitan.
"Guru... kau sudah pulang? kenapa dengan pinggangmu?" tanya sunmy khawatir.
"Tidak apa - apa, ini hanya sedikit pegal saja. Oh ya, kau tidak latihan?" ujar tetua hong.
"Aku tadi berencana ingin latihan. Namun, paman hyoka menyuruhku agar menemuinya bersama guru nanti. Jadi, aku menunggu guru pulang," jawab sunmy menjelaskan.
"Anak dengan ayahnya sama saja hahaha...," ucap tetua hong.
Tetua hong pun menyentil telinganya untuk membangunkannya. Namun, hyoka tetap asik tidur.
"Hohoho... dia rupanya hobi tidur ya, akan aku kerjai dia!" ucap tetua hong merencanakan sesuatu.
Tetua hong pun mengambil seekor ulat bulu dan memasukkannya kedalam celana hyoka lee. Tidak beberapa pun hyoka membuka matanya dan...
"Argghhh.... burung kecilku gatal sekali!!!" teriak hyoka lee bangun dan lari ke kamar mandi.
"Hahaha.... rasakan kau," ucap tetua hong tertawa lepas.
Sunmy yang melihat tingkah laku tetua hong yang kekanak - kanakan hanya bisa diam tanpa merespon apapun.
Sekitar 30 menit, hyoka lee pun keluar dari kamar mandi. Mukanya sangat suram dan terlihat murung. Ia berjalan sangat tidak bertenaga, lalu duduk dibangku.
__ADS_1
"burung... burung.... burung... kenapa ini terjadi padamu burung...????" ucap hyoka lee frustasi.
Tetua hong yang melihat keadaan hyoka lee, membuatnya tidak kuat menahan tawa.
"Hahahaha..... hahaha.... ada apa hyoka? hahaha.... kenapa denganmu?" tanya tetua hong sambil tertawa puas.
Hyoka lee yang masih frustasi dengan keadaan yang ia alami, membuatnya tidak menghiraukan tertawaan tetua hong.
Sunmy yang tidak tega melihat hyoka lee seperti itu, langsung membawakannya obat gatal.
"Ini paman aku bawakan obat gatal untukmu," ucap sunmy memberikan obat itu kepada hyoka lee.
"Burung.... apa bisa sembuh??? kau... mau tidak... mengoleskannya...??" tanya hyoka lee polos.
Sunmy yang mendengar permintaan hyoka lee, langsung menjauh darinya dan pergi. Tetua hong yang lama - kelamaan tidak tega, menghampiri hyoka dan mengambil obat gatal itu dan mengoleskannya.
"Maaf ya hyoka, aku tidak sengaja melakukannya. Aku khilaf hahaha...," ucap tetua hong sambil mengoleskan obat itu walaupun merasa jijik karena menyentuh milik hyoka lee.
Setelah beberapa menit, hyoka lee pun sudah membaik dan dapat diajak berbicara lagi. Tetua hong pun langsung menyuruh pelayan memanggil sunmy yang tadi kabur karena permintaan hyoka lee.
Tidak beberapa lama kemudian, sunmy datang dan ikut duduk bersama mereka berdua.
"Ada apa sebenarnya kau mencari kami tadi hyoka?" tanya tetua hong mulai serius.
"Aku rasa.. aku akan setuju mengangkat kalian menjadi muridku," jawab hyoka.
"Terimakasih banyak kau ingin mengangkat kami menjadi muridmu," ucap tetua hong senang.
"Aku juga berterimakasih paman karena mau mengangkatku juga menjadi muridmu," ujar sunmy menambahkan.
Namun, kesenangan itu tidak berlangsung lama karena ada orang yang datang dan memberitahukan bahwa pinggiran kota diserang oleh organisasi kegelapan.
_______
Kembali disaat kepergian hyoka lee dan bersamaan dengan perginya para organisasi kegelapan yang sudah berhasil meluluh lantahkan pinggiran kota dalam waktu singkat. Dan juga bala bantuan telat untuk kesana.
__ADS_1
Semua pemimpin benua pun merasa terpukul karena serangan dari organisasi kegelapan yang dalam sekejap menghilangkan pinggiran kota dan perguruan yang berdiri disana. Bala bantuan yang dikirim pun hanya bisa mengumpulkan mayat para korban pertempuran dan menguburkannya dengan penghormatan yang layak. Kerugian yang dialami setiap benua sangat besar karena selain biaya pemakaman, pemimpin benua juga mengeluarkan biaya untuk membangun kembali pemukiman warga yang telah dihancurkan. Selain itu, keluarga dari korban diberikan koin emas sebagai permintaan maaf dan terimakasih atas jasa mereka melawan organisasi kegelapan.