Shadow Dragon Warrior

Shadow Dragon Warrior
chap 130 - Pertarungan Menuju Kematian


__ADS_3

Ryuji yang memasuki dimensi ruang langsung secepatnya meminta bahan obat kepada mo ling. Sedangkan, siluman ratu rubah itu terus menganyunkan pedang guojian milik ryuji kearah perisai cahaya berlapis yang dibuat ryuji untuk melindungi dirinya. Ratu siluman rubah itu kesal karena ryuji hanya bersembunyi dibalik perisai miliknya.


"Heii... anak muda, keluar kau dari dalam situ!!" ucap ratu siluman rubah yang daritadi tidak berhasil menghancurkan perisai cahaya berlapis milik ryuji.


Setelah tidak beberapa lama, ryuji membuka matanya dan lukanya mulai menutup. Ratu siluman rubah yang melihat luka ryuji sembuh membuatnya naik pitam dan mengeluarkan kekuatannya. Ratu siluman rubah itu memukul perisai cahaya berlapis milik ryuji dengan tangan kosong. Dan yang mengejutkan pukulan ratu siluman rubah itu berhasil meretakan perisai cahaya berlapis milik ryuji.


"Jadi ini kekuatan siluman yang sudah banyak memakan manusia? sungguh mengerikan," ucap ryuji dalam hati.


Ratu siluman rubah terus memukul perisai cahaya milik ryuji dengan membabi buta. Perisai cahaya pun mulai retak besar dan hancur satu persatu. Tetapi, anehnya ryuji hanya diam didalam perisai cahaya tersebut dan tidak bereaksi apapun.


Lama-kelamaan perisai cahaya ryuji pun tersisa satu lapis. Ratu siluman itupun langsung memukul perisai itu dan perisai itupun hancur. Setelah ratu siluman rubah berhasil menghancurkan perisai tersebut, ia menghunuskan pedang guojian kearah ryuji.


Saat pedang guojian hampir menembus perut ryuji, ryuji menangkap pedang guojian tersebut dengan tangannya dan tiba-tiba pedang guojian menghilang. Ratu siluman rubah pun bingung karena pedang itu menghilang secara tiba-tiba. Ratu siluman rubah itupun melangkah menjauh dari ryuji.


Seketika pedang guojian pun muncul kembali. Ternyata ryuji sengaja menunggu agar pedang guojian mendekat padanya dan ia bisa menangkap pedang guojian lalu memasukkannya kembali kedalam cincin ruang.

__ADS_1


"Kau tidak menyangka ideku inikan?" ucap ryuji.


"Hahaha.... kau menarik juga. Kau nekat menangkap pedang itu dengan tangan kosong. Lihatlah tanganmu itu! keluar darah sangat banyak, lebih baik berikan padaku saja darah itu daripada menetes sia-sia," ujar ratu siluman rubah.


Sebenarnya selama pertarungan, ryuji penasaran dengan ratu siluman rubah itu. Ryuji penasaran kenapa ia tidak memiliki pengikut jika memang dia adalah ratu siluman.


"Hei tante siluman rubah! kau tidak punya anak buah ya?" ucap ryuji.


"Tantee...?? kau memanggilku tantee..??? aku ini ratuuu..!!!! kau ini bosan hidup ya? dan juga aku tidak butuh anak buah, tetapi jika kau ingin menjadi anak buahku, aku akan setuju," ujar ratu siluman rubah marah karena ucapan ryuji.


"Hahahaha.... menarik! boleh juga pertaruhannya, tapi kau harus bisa kalahkan aku dulu! jika aku kalah kau akan menjadi majikanku dan aku akan setia mengabdi padamu," ucap ratu siluman rubah itu menyetujui pertaruhannya dengan ryuji.


"Hehehe... boleh juga. Oke, aku setuju," jawab ryuji.


Pertarungan yang sesungguhnya pun dimulai. Ratu siluman rubah itu mengeluarkan kekuatan yang sebenarnya. Aura pembunuh yang sangat mengerikan sangat terasa sampai menusuk-nusuk kulit ryuji.

__ADS_1


"Jadi ini kekuatan siluman yang sudah membunuh manusia dengan jumlah yang sudah tidak terhitung rupanya. Ini sangat mengerikan dan juga ini musuh yang sangat merepotkan," gumam ryuji dalam hati.


Ratu siluman rubah itupun langsung dengan sangat cepat mengarah kearah ryuji dan menendang ryuji sangat kuat. Ryuji pun menabrak tembok lorong. Kecepatan siluman itu lebih cepat dari ryuji kali ini. Saat ryuji menabrak tembok lorong, ratu siluman itu langsung berada didepan ryuji dan memukul ryuji dengan sangat keras. Tembok lorong itupun hancur dan ryuji masuk kedalam suatu ruang aneh.


"Uhukk... tempat apa ini?" ucap ryuji.


Pedang guojian yang baru saja ryuji keluarkan lagi-lagi diambil alih oleh ratu siluman rubah itu. Ratu siluman itupun langsung menganyukan pedang guojian kearah kepala ryuji.


"DUAARRR...!!".


Meskipun berhasil menghindar, tetapi tanah yang terkena tebasan pedang guojian yang dipegang oleh ratu siluman rubah itu telah membuat goresan sangat besar membekas ditanah tersebut.


Ryuji pun hanya bisa menggunakan 3 buah belati emas miliknya untuk melawan pedang guojian. Ryuji pun menggunakan jurus ombak es dan menggerakkan belati elemen api untuk menyerang ratu siluman rubah itu. Meskipun ombak es sangat cepat, tetapi ratu siluman rubah itu bisa lolos dari sergapan ombak es. Saat menghindar dari jurus ombak es milik ryuji, ratu siluman rubah itu langsung diserang belati api dengan sangat cepat. Walaupun sempat menghindar, tetapi belati api sempat menggores tangan ratu siluman rubah dan memberikan luka bakar cukup parah karena belati api akan langsung membakar sesuatu yang diincarnya dan mengenainya.


Apakah ryuji dapat menang melawan ratu siluman rubah itu?

__ADS_1


__ADS_2