
Ryuji yang masih juga belum memberikan tanda - tanda siuman membuat semua yang berada di dalam dimensi ruang cemas. Namun, secara tidak sengaja ryuji membuka matanya dan berada di suatu tempat yang penuh pepohonan dan banyak angsa yang sedang berada disebuah danau kecil.
"Tempat apa ini? kenapa aku disini? apa aku sudah mati?" gumam ryuji bingung.
Saat ryuji sedang melihat - lihat sekelilingnya, ada sebuah paviliun kecil didekat danau dan ada sebuah alunan melodi dari sebuah kecapi yang keluar dari dalam paviliun tersebut.
"Alunan melodinya sangat indah. Apakah ada seseorang ahli musik yang sedang memainkan kecapi disana? apakah seorang wanita cantik? hehehe.... sepertinya dewa sayang padaku," ucap ryuji sambil membayangkan hal - hal yang tidak bermanfaat.
Ryuji yang penasaran dengan suara alunan melodi kecapi itu tersebut, membuatnya menghampiri paviliun itu. Saat sudah sampai didepan pintu paviliun, ryuji langsung membuka pintu itu dan ternyata melihat lelaki tulen. Dan ternyata dia adalah orang yang memainkan alunan melodi kecapi yang begitu indah tersebut.
"Ternyata seorang pria. Sialan aku terlalu berharap jauh pada pikiranku ini," gumam ryuji kesal karena yang memainkan kecapi itu adalah seorang pria dan bukan seorang wanita cantik seperti yang dibayangkan ryuji.
Walaupun sedikit kecewa, ryuji tetap masuk dan menyapa orang yang bermain alunan melodi kecapi tersebut.
"Anuu... permisi tuan kecapi.. eh maksudku permisi tuan pemilik paviliun, aku ingin bertanya dimana aku berada sekarang?" tanya ryuji.
"Akhirnya kau datang juga ryuji, aku sudah menunggumu lama. Kau silahkan duduk dahulu!" ucap orang yang bermain kecapi itu.
"Heeh..? ba.. baikkk.. lahh..," balas ryuji sambil duduk.
"Ryuji, hidup itu tidak akan mudah. Kau sudah beberapa kali mengalami hal yang menyebabkan kau hampir menuju kematian. Apa kau tahu kenapa kau selalu selamat?" tanya orang yang bermain kecapi itu.
"Itu..... karena ada yang selalu menolongku," jawab ryuji apa adanya.
"Hmm... kau salah! jawabannya karena tekadmu itu! tekad yang kau miliki itulah yang membuatmu dapat menjadi ryuji yang sekarang," ujar orang itu.
__ADS_1
"Tekad ya. Oh ya ini dimana tuan?" tanya ryuji masih bingung dengan keberadaannya.
"Kau ada di alamku, aku menciptakan alam ini sebelum aku mati agar bisa bertemu dengan penerusku," jawab orang itu.
"Penerus??? jangan - jangan.... kau adalah orang pertama yang mempunyai kekuatan dari buku ilmu naga bayangan, yaitu ryuki," ucap ryuji menebak.
"PLAKK..!!".
"Dasar kurang ajar! kau memanggil nama leluhurmu hanya dengan sebutan nama saja? dasar anak zaman sekarang," ujar ryuki kesal.
"Oh ya tuan ryuki, kenapa aku bisa disini? dan apa tujuanmu membuat alam ini selain untuk bertemu penerusmu?" tanya ryuji yang masih penasaran.
"Haaahhh... ryuji, aku tahu kau ada ditempat berbahaya untuk mencapai tingkat tertinggi agar bisa menyelamatkan semua orang. Namun, itu bukan hal mudah yang bisa kau dapatkan. Tekadmu harus bulat dan jangan pernah pudar. Sudah berapa naga bayangan agung yang kau aktifkan?" ujar ryuki.
"Baru tiga naga bayangan tuan ryuki, yaitu zee ling, mo ling, dan ya ling. Dan aku baru memiliki dua hewan gaib," jawab ryuji.
"Heeh 50 sampai 100? tapi aku memiliki hewan gaib tingkat 8 dan tingkat 13, yaitu phoenix api hitam dan laba - laba petir ungu. Lalu masalah umur, aku baru berumur 18 tahun sekarang dan tingkatanku ada ditingkat master bintang 4 akhir, heeehhhh? aku sudah bintang 4 akhir? tapi sejak kapan?" jawab ryuji jujur juga sekaligus bingung.
Sebenarnya saat melewati anak tangga keseratus, ryuji secara tidak langsung berkembang dari master bintang 4 awal menjadi bintang 4 akhir. Mendengar jawaban ryuji yang berusan, membuat ryuki merasa bahwa ryuji lebih jenius daripada dirinya pada zaman dahulu.
"Apa kau serius bahwa kau memiliki hewan gaib ditingkat 8 dan 13? dan kau sudah ada ditingkat master bintang 4 akhir?" ucap ryuki menanyakan agar benar - benar memastikan bahwa ryuji jujur.
"Tentu saja tuan ryuki, aku menjawab semua pertanyaanmu dengan jujur. Memang kenapa?" tanya ryuji.
"Tidak apa - apa, hanya saja kau lebih berbakat daripada aku waktu masih muda dulu," ucap ryuki sedikit malu.
__ADS_1
"Anuuu.... aku masih bingung kenapa aku disini," tanya ryuji yang ternyata masih tidak mengerti dengan keadaannya.
"Astaga... baiklah aku akan menjelaskannya dengan sangat - sangat mudah agar kau mengerti. Jadi, kenapa aku membuat alam ini sebelum aku mati adalah untuk bisa melihat penerusku selanjutnya. Aku ingin melihatnya apakah ia memiliki hati yang bersih atau jahat. Selain itu juga, aku ingin melihat perkembangan penerusku. Dan kenapa alam ini bisa kau masuki karena kau dalam keadaan yang sudah akan menuju ajalmu. Aku yakin saat pertama kali kau memiliki buku ilmu naga bayangan, ada sebuah tulisan dan zee ling juga menjelaskan bahwa jika ingin kuat tidak ada cara yang instan. Kau bisa disini mungkin kau sedang melakukan hal yang sangat sulit dan kau mungkin sudah merusak tubuhmu untuk menyelesaikan hal yang sulit itu. Dan yang terakhir tujuanku membuat alam ini adalah untuk memberikan sesuatu, yaitu buku ilmu tingkat dewa yang aku miliki. Buku ilmu itu sangat hebat, aku sengaja bertanya - tanya padamu untuk melihat ketulusan dan tekad yang kau punya itu," ucap ryuki menjelaskan.
Ryuji yang mendengar ceramah yang panjang lebar dari ryuki, membuatnya tertidur.
"Anak sialann!!!!".
"PLAAKKK....!!".
"Oh ya tuan ryuji, jadi buku ilmu apa yang kau miliki itu?" tanya ryuji.
"Buku tujuh elemen. Buku itu sangat hebat dan aku saja sulit mempelajarinya. Oh ya terakhir aku ingin bertanya padamu! jika jawabanmu membuatku puas, kau akan bisa kembali. Namun, jika kau tidak bisa membuat jawaban yang kurang bagus, maka kau akan disini selamanya," ucap ryuki mengubah tatapannya menjadi sangat serius dan tajam.
"Baiklah tuan ryuki, aku akan menjawab pertanyaammu," ucap ryuji.
"Pertanyaannya hanya satu. Kenapa kau ingin kekuatan?" tanya ryuki.
"Kenapa aku ingin kekuatan? alasannya adalah karena aku ingin sesuatu yang berhaga dan aku sayangi tidak hilang dan meninggalkanku," jawab ryuji singkat.
"Apa dengan kuat semua bisa dilindungi?" tanya kembali ryuki.
"Ya memang semua tidak bisa kita lindungi, tetapi dengan seluruh kekuatan yang ada kemungkinan orang yang terlindungi akan lebih banyak. Sama seperti kau tuan ryuki, kau menyelamatkan daratan enam benua dari siluman saat 5.000 tahun lalu pasti bukan hanya untuk menang melawan silumankan? pasti ada yang membuatmu mau mengalahkan siluman sendirian yang mungkin juga akan memakanmu jika kau kalah. Pasti disana ada yang ingin kau lindungi dan ada orang yang kau sayangi. Walaupun terkadang kita suka bertindak bodoh, tetapi jika untuk melindungi sesuatu dengan kekuatan yang kita punya, aku rasa tidak apa - apa hehehe...," jawab ryuji menjelaskan.
Mendengar jawaban ryuji, membuat ryuki terharu dan percaya bahwa ryuji akan lebih baik daripada dirinya. Ryuki pun memberikan buku ilmu tujuh elemen kepadanya dan memberikan sedikit pengetahuan yang ryuki punya untuk ryuji. Pengetahuan itu berisi masa lalu yang ia lalui.
__ADS_1
"Baiklah ryuji, kau sudah bisa kembali. Alam ini akan menghilang karena hanya bisa dimasuki satu kali. Ingatlah ryuji dengan tekadmu! jangan sampai itu pudar dari dirimu itu. Lindungilah yang memang ingin kau lindungi. Sampai jumpa," ucap ryuki yang dimana itu adalah ucapan perpisahan.
Ryuji pun kembali ke tubuhnya dengan keadaan menangis. Dan saat ia sadar ia sudah menyelesaikan ujian keduanya.