
Ryuji dan angkh lee yang bergegas kembali ke kota luo yi itupun telah banyak melihat kota kecil yang hancur akibat organisasi kegelapan yang terus mengganggu mereka. Para murid dari berbagai perguruan yang dikirimpun semua tumbang.
Ryuji yang mendengar hal itu membuatnya membantu para warga dari setiap kota yang mereka lewati. Ryuji dan angkh membantu membangun rumah mereka dan membantu memberikan mereka bahan makanan untuk bertahan hidup. Para warga pun senang karena bantuan dari mereka berdua. Namun, ada juga beberapa kota yang mereka datangi justru menolak mereka mentah-mentah dan mengusir mereka.
Karena penolakan itu ryuji dan angkh pun pergi dan hanya menyediakan bahan makanan secara diam-diam tanpa diketahui oleh para warga itu.
"Hei...!! warga seperti mereka apa layak di tolong? mereka jelas-jelas menolak kebaikanmu untuk membantu memulihkan kota mereka," ucap angkh lee yang menunggangi kereta kuda. Angkh mengendarai kereta kuda itu karena tidak mau ryuji kelelahan. Oleh karena itu, ia memaksa ryuji untuk bergantian mengendarai kereta kuda itu.
"oh ya angkh didalam kereta ini memang banyak barang, tetapi bukan bahan makanan. Apa kau tahu kota yang bisa menukar barang ini menjadi koin agar kita bisa membeli sesuatu?" tanya ryuji.
"Entahlah. Kau tidak ada uang? ini aku ada beberapa uang jika kau butuh!" ucap angkh lee.
"Tidak perlu! aku bahkan memiliki uang lebih banyak daripada siapapun. Aku hanya melihat semua barang ini hanya memenuhi kereta kuda ini dan aku melihat tidak ada barang bagus disini," ujar ryuji.
Perjalanan mereka untuk ke kota luo yi pun tinggal hitungan hari lagi. Ryuji dan angkh yang sudah lama tidak bertemu itu sekarang mulai akrab kembali. Namun, mereka tidak tahu apa yang menanti mereka disana.
"Hei angkh! kau bilang kakeknya sunmy sangat hebat,? memang dia berada di tingkat berapa?" tanya ryuji sambil membakar kayu bakar karena hari mulai gelap.
"Mungkin di tingkat master dan dia bahkan bisa menumbangkan para tetua dan kepala tetua sekaligus," jawab angkh dengan muka tidak senang karena membuatnya teringat akan kekalahannya yang memalukan itu.
"Oh keren..!! tidak aku sangka ada orang tingkat master selain para pemimpin enam benua dan yang lebih hebatnya adalah kau kalah dari kakek tua itu hehehehe......," ucap ryuji sangat senang.
"Cihh.... memang kalau itu kau maka kau akan menang melawannya?" tanya angkh sedikit kesal.
"Hehehe.... kau mau coba?" ucap ryuji sambil mengaktifkan tingkatan aslinya.
Angkh lee yang terkejut melihat tingkatan ryuji itu membuatnya merasa tertinggal sangat jauh dari ryuji.
__ADS_1
"Kau... tingkat legenda? terus kenapa kau menekan tingkatanmu? apa kau takut aku kalah? dan kalau betul kenapa kau yang tingkat legenda kalah oleh musuhmu di kota dongqi?" tanya angkh.
"Hehehe.... maaf ya angkh! aku bukan bermaksud begitu. Dan masalah di kota dongqi aku juga merasa depresi bahwa aku harus menerima bahwa tingkatan legenda bukan berarti tidak terkalahkan. Selama kau ceroboh dan terlalu bimbang saat menghadapi musuhmu maka kau akan kalah," ucap ryuji.
Ryuji memang memiliki tingkat legenda. Tetapi itu tidak berlaku jika pendekar tingkat legenda itu sendiri tidak mengasah kemampuannnya dan juga memiliki keraguan untuk mengalahkan musuhnya.
Ryuji mungkin kemampuan yang hebat dan memiliki tekad yang kuat, tetapi ia sering merasa bimbang dan dilema saat menghadapi sesuatu yang membuat campur aduk perasaannya itu.
Malam pun tiba dan mereka beristirahat di hutan karena kota yang sebelumnya mereka datangi menolak kehadiran mereka. Para warga merasa para pendekar ilmu pengendali diri tidak bisa membantu karena yang selalu dikirim hanya murid dari perguruan biasa yang memliki tingkatan jendral saja.
Saat ryuji sedang tidur, angkh lee justru terbangun dan ia pergi entah kemana. Tidak beberapa angkh lee pergi ryuji terbangun juga.
"Hoamm.... aduh mau buang air," gumam ryuji sambil mengusap matanya.
Saat selesai buang air, ryuji melihat angkh lee tidak ada dan ryuji pun langsung mendeteksi keadaan sekitar dan tanpa butuh waktu lama ryuji dapat menemukan angkh lee. Setelah itu, ryuji pun pergi ke tempat angkh lee berada.
"DUARRR....!!".
"Hahh... hahhh... masih belum..!! ini belum cukup..!!" ucap angkh lee yang ternyata sedang latihan.
"Hei bocah bodoh..!! kau ini tengah malam bukannya tidur malah melakukan hal yang membuat berisik saja," ujar ryuji yang tiba-tiba muncul.
"Kau disini?? apa kau mau menyuruhku tidur? apa kau akan menganggapku anak-anak terus? apa kau tidak mau aku menjadi kuat?" ucap angkh lee.
Ryuji yang mendengar ucapan angkh itu membuatnya tersenyum kecil.
"Baiklah baiklah..!! kau mau kuat?? ayo aku akan melatihmu agar menjadi tingkat master dalam 1 bulan!" ucap ryuji.
__ADS_1
"Cih 1 bulan? itu terlalu lama! apa tidak ada yang lebih cepat??" tanya angkh.
"1 bulan kau bilang lama?? hehehe... tapi ada cara cepatnya. kau siap??" tanya ryuji sambil menyeringai.
"Baiklah ayo kita lakukan!" balas angkh lee.
"Satu bulan apa cukup? dan juga organisasi kegelapan selalu menyerang tanpa henti. Meskipun hanya sebagai peringatan perang, tetapi itu sudah sangat mengerikan dan berdampak bagi seluruh benua," ucap ryuji dalam hati.
Ryuji pun menyuruh angkh memulihkan tenaganya dulu selama sepuluh menit. Ryuji berencana membuat angkh menjadi tingkat master bintang 1 sebelum ke kota luo yi.
Sepuluh menit pun berlalu. Ryuji yang melihat angkh membuatnya merasa sedang bercermin.
"Baiklah ayo kita mulai!!" ucap ryuji dengan lantang.
Setelah itu angkh lee langsung mengambil sabit iblis bermata tiga. Namun, ryuji justru memarahinya dan melarangnya menggunakan sabit itu.
"Hei..!! hei..!! letakkan sabitmu itu! kau harus belajar melawan musuh dengan kemampuan ilmu pengendali dirimu sendiri. Kau terlalu terlena dengan kekuatan iblis yang ada didalam sabit itu. Aku tahu kekuatannya luarbiasa, tetapi ada efek samping yang harus kau tanggungkan? lebih baik jangan gunakan kekuatan sabit itu jika tidak di dalam keadaan yang genting!" ucap ryuji memarahi angkh.
"Baiklah!" balas angkh menaruh sabit iblis bermata tiga.
Namun, karena ucapan ryuji itu iblis dalam sabit itu keluar dan menyerang ryuji dengan sangat cepat.
"Hei..!!! kenapa kau menyerangnya??" tanya angkh lee bingung.
"Hahaha.... kau ini terlalu naif ternyata. Kau mendengarkan perkataannya dan tidak ingin menggunakan kekuatanku lagi?? memangnya bisa apa kau tanpa aku?? dan juga aku butuh darah segar, kebetulan darah saudaramu ini sangat segar," ujar iblis itu.
Angkh lee pun merasa kesal karena kesalahannya itu ryuji diserang oleh iblis didalam sabit itu. Karena serangan barusan seluruh daerah itu ditutupi debu tebal dan membuat angkh lee tidak tahu apakah ryuji selamat atau tidak.
__ADS_1
Apa ryuji terkena serangan itu?? atau dia lolos??