
Pertarungan sengir itupun terjadi. Mereka semua satu sama lain saling serang. Namun, terlihat ular orochi sudah sangat kelelahan akibat pertarungan yang membuatnya sangat kewalahan.
"Hehehe... kalian boleh juga!!" ucap ular orochi.
"Kau mau menaklukkannya kan? kau lihat sisik berwarna merah diujung ekornya itu. Itu bisa dibilang mahkotanya yang merupakan harga dirinya. Jika kau bisa cabut maka ia akan tunduk padamu, tetapi sikapnya tetap saja liar," ucap rubah inoue.
Ryuji pun tidak menjawab apapun ucapan rubah inoue. Namun, ryuji merasakan sebenarnya rubah inoue ingin menyelamatkan ular orochi dari jalan yang salah.
Ryuji pun maju dengan sangat cepat dan membuat perisai cahaya agar jika ia dipentalkan oleh ular orochi ia tidak akan kenapa-kenapa. Setelah sudah hampir kearea ekornya, ular orochi mengeluarkan sesuatu dari dalam mulutnya. Ternyata, yang keluar itu racun miliknya. Walaupun tidak sekuat racunnya yang dahulu, tetapi karena racun itu mengenai perisai cahaya, perisai cahaya pun meleleh dan hancur.
"Bahaya sekali!! aku harus membuatnya tidak dapat menggerakkan kepalanya!" gumam ryuji.
Katak bakuku yang ingin membantu ryuji pun dihentikan oleh rubah inoue. Tujuan rubah inoue memberhentikan katak bakuku agar ia tidak mencampuri pertarungan yang akan menjadi kehidupan baru bagi orochi.
"Kau ternyata peduli ya wrebekkk..???" ucap katak bakuku.
__ADS_1
"Mana mungkin!!! aku hanya tidak ingin makhluk bodoh itu tersesat lebih jauh!" jawab rubah inoue sedikit malu-malu.
Meskipun ada masa lalu yang buruk bersama ular orochi, tetapi rubah inoue merasa itu hanya masa lalu dan sekarang ia sudah bertemu dengannya lagi, jadi ada kesempatan untuk berkumpul kembali. Rubah inoue yang juga dibuang ke daratan manusia dan bahkan dikurung membuatnya tahu bahwa kelakuan dewa tidak jauh lebih buruk dari iblis. Mereka tidak ingin derajat mereka disamakan oleh siapapun. Oleh karena itu, rubah inoue ingin mengumpulkan kelima hewan suci agar dapat bertarung membalas dunia dewa.
Ryuji yang mati-matian ingin mengambil sisik itu membuatnya bekerja ekstra karena ternyata ular orochi masih cukup lincah dan racunnya juga sudah ada kembali.
Ryuji menggunakan jurus pagoda api dan membuat dalam bentuj yang sangat besar. Ryuji berencana memasukkan bagian lehernya ular orochi agar ia tidak dapat menyerang lagi saat sisik di ekornya di ambil. Jurus pagoda api yang sangat besar itupun berhasil menahan ular orochi. Namun, jurus itu sangat menguras kekuatan ryuji. Jelas pagoda api yang sangat besar itu baru pertama kalinya ryuji membuatnya.
Setelah leher ular orochi terperangkap ryuji langsung memangsa ekornya dan mencoba mematahkan sisik itu. Namun, ryuji baru sadar sisiknya tidak mudah dilepas. Ia pun mengambil pedang goujian dan memasukkan energi alam ditambah api biru dingin miliknya. Ryuji pun menebas sisik itu dan sisik itupun berhaail dipotong. Patahannya terpental karena ryuji memotongnya terlalu kuat.
Rubah inoue pun terdiam. Ia lupa bahwa sisik itu sangat berharga dan hanya tumbuh 500 tahun sekali jika patah. Dan sisik itu sekarang terpental dan hilang. Rubah inoue pun sudah bisa menebak yang akan terjadi.
Setelah sisik itu telah tiada, ular orochi terlihat ingin langsung memakan ryuji hidup-hidup. Dan karena sudah tidak bisa lagi mempertahankan pagoda api yang besar itu, akhirnya ular orochi lepas dan menatap ryuji dengan tajam. Ryuji pun pura-pura tidak melakukan apapun sambil bersiul-siul.
"Kauu.... kauuu... kau ingin jadi tuanku??" tanya ular orochi.
__ADS_1
"Hehhh..??? kau tidak marah??" tanya ryuji bingung.
"Kau sudah mematahkan sisikku dan kau adalah orang pertama yang membuangnya begitu saja!" ujar ular orochi masih merasa sedih sisik berharganya hilang.
Sisik di ekornya adalah hal berharga bagi ular orochi. Sisik itu berwarna merah dan tidak sama dengan semua sisik yang ada diseluruh tubuhnya yang berwarna hitam. Dan siapa yang bisa mencabut sisik itu maka akan menjadi tuannya. Itu adalah prinsipnya ular orochi itu sendiri. Namun, baru pertama kalinya ada yang membuang sisik itu didepan mata pemiliknya (ular orochi).
"Baiklah..!! karena kau kalah kau menjadi partnerku!! dan kau harus tinggal di dalam dimensi ruang bersama yang lain!!" ucap ryuji.
"Hehh..??? tinggal dengan yang lain?? kau gila ya?? aku hewan suci tidak akan mau bersama dengan sekumpulan makhluk tiruan seperti kedua hewan gaibmu dan dua makhluk menjijikkan yang ada disana itu!!" ujar ular orochi mulai menunjukkan sikap tidak mau diaturnya itu.
"Haishh.... dasar hewan liar, dia selalu begitu," ucap rubah inoue.
"Kau gila ya?? kau itu sudah kalah! kau harusnya menurut padaku!!" ujar ryuji dengan nada tinggi.
"Hahhh....???? aku kalah?? itu kau beruntung saja dan juga aku menganggap kau tuanku karena berhasil mematahkan sisikku saja. Jika sudah tumbuh aku akan menelanmu hidup-hidup!!" ucap ular orochi membalas ryuji.
__ADS_1
Meskipun keras kepala dan terlalu liar, ular orochi memiliki prinsip dan memegang prinsip yang ia yakini benar.
Setelah berdebat begitu lama, rubah inoue dan katak bakuku kembali ke mode mereka tidak menggunakan kekuatan penuh mereka. Tidak beberapa lama pun sunmy siuman dan mencari ryuji. Namun saat membuka matanya yang ia lihat justru angkh dan bukan ryuji. Sunmy pun menampar angkh karena berani memegang dirinya.