
Ryuji yang masih memikirkan harga guci yang dilelehkan membuatnya panik. Tapi ryuji mencoba tenang agar tidak ketahuan. Tiba - tiba xue ning datang kepada ryuji dan mengeluh kepadanya karena barang - barang yang ryuji bawa seperti sampah. Menumpuk dan berantakan.
"Dasar laki - laki pemalas! tadi aku datang kekamarmu dan melihat barang - barang yang berantakan. Kamu ini pendekar atau pemulung?" ucap xue ning jijik.
"Berisik kau. Aku ini lelah seharian tidak istirahat. Oh ya memang barang - barang apa yang berantakan? bukannya hanya baju - bajuku?" tanya ryuji bingung.
"Entah aku tidak tahu, itu seperti tanaman - tanaman langka. Apa kau kolektor tanaman? dasar aneh. Itu sudah layu jadi aku buang," ujar xue ning.
Ryuji yang mendengar ucapan dari xue ning. Tiba - tiba, teringat bahwa hari ini hari terakhir ia membuat pil obat kedua. Ryuji pun panik karena masalah akan menghampirinya.
"Kau gila ya? kenapa kau buang tanaman itu? apa kau tidak tahu aku akan sial jika tanaman itu dibuang dan mengapa kau bisa menemukannya?" tanya ryuji marah.
"Kamu yang gila! aku sudah membantumu dan membuang sampah - sampahmu. Bahkan, aku membersihkan kamarmu yang diacak - acak oleh orang - orang yang tadi siang mengejarmu dan mengamuk dikamarmu karena mereka kira kamu bersembunyi dikamarmu. Aku hanya tidak tega kamar yang tidak bersalah diacak - acak hanya karena pria yang dituduh mesum sepertimu. Sudah dibantu malah dimarahi. Dasar aneh!" ujar xue ning.
Ryuji yang sudah pasrah dengan keadaan. Mencari cara agar sisa waktunya bisa ia gunakan untuk membuat pil obat itu. Namun sebelum itu, ryuji harus mencari tanaman obat yang sudah dibuang oleh xue ning diseluruh keliling rumah klan masamune.
Sudah hampir sejam ryuji terus keliling mencari tanaman obat yang sudah xue ning buang. Ia berpikir kira - kira dimana ia membuang tanaman itu. Ia kepikiran mungkin tanaman itu sudah dibuang dan diantar kepusat pembuangan kota. Jadi, ryuji buru - buru pergi kesana untuk mempertaruhkan nyawanya.
Saat sampai disana, ryuji dilihati oleh para penduduk. Mereka merasa ryuji orang gila.
__ADS_1
"Isshhh.... dia pasti orang gila ya. Masa jam segini ngorek - ngorek sampah, padahal dia tampan. Sayang sudah gila sejak muda," bisik salah satu penduduk kepada penduduk yang lain.
Ryuji yang terus mencari. Akhirnya, menemukan tanaman - tanaman obat. Walaupun sudah kotor, ryuji tetap membawanya balik. Dan sampai disana, ryuji mencucinya hingga bersih. Dan langsung menuju kamarnya dan mempersiapkan tungku dan mengambil kertas resepnya agar dapat membuatnya.
"Untung saja ketemu. Baiklah aku coba buat, semoga bisa berhasil dan mencapai ekspetasi. Tapi aku belum tahu pil obat apa ini ya? apa pil obat menambah rasa malu ya? hahaha... sudahlah aku lihat dulu," ujar ryuji.
Ternyata, pil obat yang ingin ia buat adalah pil obat pengendali pikiran. Ryuji yang merasa sedikit bingung dengan pil obat tersebut membuatnya lebih ingin membuatnya.
Sekitar 3 jam, ryuji berhasil membuat pil obat tersebut Karena pil obat tersebut sangat mudah dibuat. Ryuji pun langsung pergi ke dalam dimensi ruang agar ia selamat.
Saat sampai disana, ryuji hanya melihat mo ling yang seakan tahu bahwa ia akan datang kedimensi ruang. Mo ling ternyata memang sedang menunggu kedatangan ryuji. Setelah itu, ryuji langsung memberikan pil obat yang ia buat kepada mo ling.
"Mo ling. Ini pil obat yang aku buat. Tapi kenapa obat ini sangat mudah dibuat? Dan kegunaan pil obat ini untuk apa? namanya sedikit aneh. Masa namanya pengendali pikiran," ujar ryuji bingung
"Tapi bagaimana bisa cara mengendalikannya? dan obat itu mungkin sedikit pucat karena suatu insiden yang aku alami hari ini," ujar ryuji.
"Ada insiden apa? dan cara mengendalikannya mudah, hanya kau cukup menambahkan setetes darahmu saat membuat pil itu. Aku sengaja tidak menulisnya diresep karena itu hanya untuk belajar saja," ucap mo ling.
"Insiden yang tidak sulit. Hanya tadi tanaman - tanaman obat yang untuk membuat pil obat itu dibuang dan aku temukan ditempat pembuangan sampah dikota. Apa akan berpengaruh?" tanya ryuji.
__ADS_1
"Dasar gila ya! kau membuat pil obat yang sudah berasal dari sampah. Untung belum ada yang makan pil ini. Jika ada pasti mulutnya sudah berbusa banyak," ujar mo ling teriak.
"Ya mana aku tahu. Lagian setidaknya aku sudah membuat pil obat itu. Jadi besok aku akan mengambil lagi satu resep ya!" ucap ryuji ingin pergi.
"Hei.. hei.. hei.. kau gagal hari ini! pil obatnya rusak dan tidak higienis. Bahkan lubang bokongku saja menolak menelannya. Kau harus dihukum!" ujar mo ling marah sambil memberi hukuman.
"Apaaaa? dihukum? jangan mo ling.... tolong jangan dihukum ya! nanti aku bisa - bisa dijadikan meja oleh dewa kematian jika kesana. Tolong mo ling!" ucap ryuji memohon.
"Baik - baik. Hukumanmu yang ringan saja ya. Mungkin kau harus mendapatkan pedang samurai milik klan masamune itu. Jika tidak bisa, kau harus tahu dimana pedang itu dibuat. Baru kita tahu dimana sisa baja senjata kakak kedua. Aku yakin ada serpihan yang masih tersisa. Kau harus dapat salah satunya! dan besok tidak perlu belajar membuat pil obat dahulu karena kau harus fokus melatih ilmu pedang," perintah mo ling.
"Baiklah aku akan mencoba yang terbaik mo ling. Aku tidak akan mengecewakanmu lagi. Tapi apa hanya dengan serpihan bisa membangkitkan kakak keduamu?" tanya ryuji penasaran.
"Aku tidak pasti. Tapi sama sepertiku, kau membangunkan aku saat menemukan tungku naga abadi. Semoga juga cara itu sama untuk kakak kedua," jawab mo ling.
"Oh ya aku masih penasaran dengan ryuki. Bagaimana dia bisa mencapai tingkat dewa tertinggi? apa dia sangat hebat?" tanya ryuji.
"Itu nanti saja kau urus dirimu sendiri! jangan mengurus orang yang sudah tidak ada," jawab mo ling sambil mengusir ryuji.
Ryuji pun langsung kembali. Dan setelah itu, ia merasa bahwa mengambil pedang tua itu hanya mengantar nyawa. Jadi, dia berpikir untuk bertanya saja tempat dimana pedang itu dibuat. Dan jika sudah ketemu, ia akan langsung bergegas meninggalkan klan masamune. Walaupun tentang ilmu pedang ryuji belum belajar banyak tapi ia yakin bahwa akan ada kesempatan lagi untuk mempelajarinya. Ia harus menyelesaikan hukumannya dan berencana menitipkan xue ning di klan masamune agar aman.
__ADS_1
___________________________
Terimakasih ya para pembaca sudah support author selama ini. Yuk ikuti terus novel author semoga tetap terhibur ya oleh jalan ceritanya ryuji dalam membangkitkan 7 naga bayangan dan mengubah dunia. Jangan lupa terus ikuti dengan like, favorit, kasih rate dan komen jika ada masukkan untuk author ya. Terimakasih :)