
Mereka berdua pun saling mulai berprasangka buruk satu sama lain karena mereka berdua sangat membenci organisasi kegelapan.
"Hei..!! kau ini kalau ditanya jawab! kau orang organisasi kegelapan bukan?" tanya ryuji sambil menuduh angkh lee.
"Dasar makhluk rendahan..!!! kau justru menuduh orang padahal kau kan yang orang dari organisasi kegelapankan?" ucap angkh lee menuduh balik ryuji.
Angkh lee yang tetap curiga itu langsung mengambil sabit iblis bermata tiga dengan cepat dan menggunakan jurus langkah angin. Dengan sangat cepat angkh lee langsung berada di belakang ryuji dan mengayunkan sabitnya kearah ryuji. Namun, ryuji dengan sangat mudah memegang serangan sabit iblis bermata tiga itu dengan tangannya. Angkh lee pun terkejut dan bahkan sabit iblis bermata tiga tidak dapat ditarik lagi setelah ujung mata sabit dipegang oleh tangan ryuji.
"Sial..!! orang ini sangat kuat, aku harus memakai kekuatan sabit iblis bermata tiga..!!! tapi.. tubuhku belum sembuh total, bagaimana ini?" ucap angkh lee dalam hati.
Ryuji yang memegang sabit itu dengan tangannya bisa merasakan bahwa kekuatan yang ada di dalam sabit itu sangat besar dan mungkin lebih hebat daripada kesembilan raja iblis yang pernah ia lawan.
(Jika lupa silahkan baca di chap 111- chap 113).
"Anak ini padahal hanya ada di tingkat roh saja, tetapi memiliki senjata seperti ini? apakah dia tidak mengalami efek samping saat memakai senjata ini?" tanya ryuji dalam hati.
Karena pertarungan itu luka angkh lee pun mulai terbuka lagi dan berdarah.
"Hei..!! kau berdarah lagi, cepat sana berbaring lagi! aku akan menutupnya lagi!" ucap ryuji dengan wajah seperti acuh tak acuh.
__ADS_1
Angkh lee pun merasa percuma jika ingin melawan orang itu. Ia pun menuruti perintahnya dan berbaring kembali. Angkh lee berencana menunggu saat orang itu lengah agar ia dapat membunuh orang itu.
"Kau ini anak nakal ya? baru umur segini sudah berkelana dan masuk organisasi yang isinya orang jahat. Dan aku lihat lukamu ini berasal dari pertarungan dan kau sepertinya terkena jurus peluru tanah, apa aku benar?" tanya ryuji.
Angkh lee pun terkejut karena orang itu tahu tentang jurus yang melukainya dan ia membicarakan organisasi kegelapan seolah ia membencinya. Angkh lee pun merasa bersalah karena sudah salah paham padanya dan menuduhnya.
"Oh ya, kau tahu tentang jurus peluru tanah ya? dan kau bahkan bilang organisasi kegelapan itu jahat, berarti kau tidak berasal dari sana ya?" ucap angkh lee mulai sedikit percaya.
"Apa wajah tampanku ini tidak bisa dipercaya? aku bukan orang seperti mereka yang mementingkan hasrat saja dan mengorbankan orang lain seenaknya. Dan masalah jurus peluru tanah itu sebenarnya hanya jurus tingkat surga dan efek jurus itu akan terasa setelah 5 menit. Peluru-peluru yang masuk kedalam tubuhmu itu akan memecah dan menyebar keseluruh organ tubuhmu. Ia akan menyumbat semua saraf, peredaran darah dan saluran pernafasan, kau seharusnya mati dari kemarin, tetapi kau beruntung bertemu denganku hahaha.... siapa namamu anak muda?kau mirip seperti seseorang yang aku kenal. Sayangnya dia sangat menyebalkan sekali, mungkin jika aku bertemu dengannya aku akan membakarnya hidup-hidup," ucap ryuji sangat senang.
"Kau juga mirip seperti seseorang, dia orang paling idiot yang aku kenal dan aku sangat ingin bertemu dengannya dan menantangnya karena dia sudah aku anggap sebagai rivalku. Dan masalah namaku mungkin kau tidak akan mengenali klan ku karena itu hanya klan kecil saja Namaku adalah angkh lee," ucap angkh sebenarnya enggan memberitahukan jatidirinya karena angkh adalah orang yang sangat pemalu dulu, tetapi ia menutupinya dengan sikap dinginnya setelah ibunya meninggal.
"Oh angkh lee ya... nama kau mirip.. hehhhh..??????? angkhh.. leee...??? kau angkh lee dari klan lee yang merupakan anak dari paman chou lee dan bibi yung' er???" ujar ryuji super kaget karena bisa bertemu angkh lee.
"Dasar adik kurang ajar kau ya..!! apa kau lupa dengan kakakmu sendiri?? aku ini ryuji lee..!!!" ujar ryuji dengan nada tinggi.
Setelah mendengar ucapan dari orang itu bahwa ia adalah ryuji lee, angkh lee pun terdiam dan semua perasaannya campur aduk.
"Kaa... kauu... ryuji??? kakakku yang idiot?" ucap angkh lee.
__ADS_1
"PLAKKK....!!!".
Ryuji pun menampar kepala angkh lee karena kesal masih di bilang idiot.
"Hehehe... kau ternyata datang kepadaku secara sukarela ya? baiklah seperti ucapanku tadi kau akan aku bakar hidup-hidup hihihi... siap-siap ya..!!" ucap ryuji memasang muka bengis.
Angkh lee yang sejujurnya sangat merindukan ryuji membuatnya sangat ingin berbincang seperti dulu, tetapi karena sekarang angkh menganggap ryuji sebagai rivalnya sekarang, maka ia harus bersikap dingin dan berani mengacuhkan semua ucapan ryuji.
"Cihh.... kau itu orang idiot! mana bisa melakukan hal seperti itu. Dan juga tadi aku bilang akan menantangmu kan jika kita bertemu, baiklah ayo lawan aku maka jika kau menang aku akan menuruti semua perintahmu, tetapi jika aku yang menang maka kau harus.... haruss... hmm... haruss.... kau pokoknya harus pulang bersamaku!" ucap angkh lee sedikit salah tingkah.
"Aduhhh.... apa kau yakin? jangan menyesal ya!" balas ryuji.
Mereka pun melakukan duel. Namun, ryuji justru tidak menggunakan senjata apapun dan ia hanya berdiri tanpa melakukan kuda-kuda apapun bahkan tidak melakukan pertahanan sama sekali.
"Dia meremehkanku ya? padahal ia tidak mungkin lebih hebat dari diriku," ucap angkh lee dalam hati dengan penuh percaya diri.
Angkh lee tidak merasakan tingkat legenda milik ryuji karena ryuji telah menurunkan tingkatannya agar angkh lee bisa melawannya tanpa keraguan untuk kalah.
"Aku melawan angkh yang tingkatnya dibawahku dan aku menurunkan tingkatanku agar dia ada kemungkinan menang, tetapi bagaimana jika yang dihadapanku musuh dan ia jauh lebih kuat? apa dia akan menurunkan tingkatannya agar pertarungannya setara? bahkan aku yang tingkat legenda hampir kalah melawan hyung ming dan tidak berkutik dihadapan petinggi keenam dari organisasi kegelapan itu. Meski mereka ada ditingkat master, tetapi aura mereka seolah melebihi tingkat master dan bahkan setara tingkat legenda. Apa eksperimen mereka sangat kuat? apa daratan ini bisa menang melawan musuh seperti itu?" gumam ryuji mulai memikirkan hal yang tidak-tidak dan kegalauan itu mulai menghantuinya setelah pertarungan di kota dongqi.
__ADS_1
Angkh lee yang melihat ryuji tidak fokus itu tidak jadi menyerangnya dan menjatuhkan sabitnya.
"Sudahlah kak, kau sepertinya ada masalah padahal kau itu biasanya sangat memiliki tekad dan pendirian yang kuat, tapi kau kenapa hari ini? apa kau ada keresahan? kau cerita saja padaku agar lebih tenang!" ucap angkh lee tidak tega melihat ryuji.