
Saat melihat kedatangan ryuji, mereka semua langsung menghampirinya dan menceritakan semua yang terjadi.
"Oh ryuji.. kau untung saja pulang, kalau tidak maka kota luo yi mungkin sudah tidak akan tertolong lagi..!!" ucap tetua rong.
"Memang ada apa dengan kota luo yi? dan kenapa semua orang dipindahkan kesini?" tanya ryuji bingung.
"Jadi saat perguruan sudah hancur dan para tetua dan kepala tetua kembali ke kuil dan melatih murid-murid. Sekitar 1 minggu yang lalu tetua rong, tetua hong dan beberapa murid pergi untuk membeli persediaan makanan di kota luo yi. Namun, ternyata kota luo yi sedang di serang oleh organisasi kegelapan dan para warga banyak yang mati. Pada saat itu tetua hong menyuruh tetua rong dan para murid untuk menyelamatkan warga agar para warga selamat, sedangkan tetua hong sendiri menahan serangan dari organisasi kegelapan seorang diri. Setelah kami berhasil menyelamatkan para warga, kami tidak dapat menemukan tetua hong," ucap tetua song menjelaskan semua yang terjadi.
"Siall..!!! jika aku menolongnya mungkin kita bisa kembali bersama," ujar tetua rong merasa bersalah.
Ryuji yang mendengar penjelasan itupun merasa murka dan langsung pergi untuk mencari ketua hong. Angkh yang melihat ryuji pergi langsung mengikutinya.
Ryuji yang menggunakan jurus gerakan kilat petir itu melaju dengan sangat cepat. Bahkan, sampai angkh kewalahan untuk menyusulnya. Saat ryuji sedang melaju, ia melihat ada bekas api unggun dan kerangka babi hutan.
"Mereka mungkin istirahat disini 7 hari yang lalu, berarti mereka lewat kearah sini!" gumam ryuji mengecek keadaan disekitar.
Ryuji pun langsung melanjutkan perjalanannya dengan sangat cepat agar dapat menyusul tetua hong. Ryuji yakin bahwa tetua hong belum mati dan kemungkinan terburuknya adalah ia ditangkap dan akan dijadikan kelinci percobaan.
Setelah begitu lama melewati hutan, ryuji sampai di tepi sungai. Namun sayang ia kehilangan tanda ataupun jejak mereka. Tidak beberapa lama angkh sampai juga di tepi sungai dengan wajah kelelahan.
"Hei..!! ketemu tidak??" tanya angkh yang melihat ryuji beridiri diam di tepi sungai tanpa bergeming sama sekali.
"Sungai ini cukup dalam. Mereka tidak mungkin menyeberangi sungai kecuali mereka memiliki pendekar ilmu pengendali diri elemen tanah untuk membuat jalan melewati sungai ini, sedangkan tidak ada tanda-tanda pemakaian jurus di area sini. Kemana mereka?" ucap ryuji dalam hati.
Saat ryuji sedang memikirkan segala kemungkin yang terjadi, angkh lee justru tidur diatas pohon sambil menunggu ryuji selesai berpikir. Namun, tanpa disengaja di kejauhan angkh melihat ada asap sangat tebal. Ia pun turun dari atas pohon dan memberitahu kepada ryuji. Setelah ryuji melihatnya, mereka pun bergegas untuk kearah asap berasal.
__ADS_1
"Itu mungkin sebuah desa angkh, aku yakin ada sesuatu disana!" ucap ryuji mulai mengurangi kecepatannya agar angkh tidak tertinggal.
"Tapi apa itu mereka? bukannya mereka seharusnya sudah tidak akan ada lagi di daerah sini?" ujar angkh merasa bahwa itu bukan perbuatan dari organisasi kegelapan.
Ryuji yang mendengar ucapan dari angkh itu merasa memang tidak mungkin bahwa itu perbuatan organisasi kegelapan karena mereka sudah menyerang kota luo yi seminggu yang lalu dan tidak mungkin mereka masih berada di sekitar sini.
Setelah mereka semakin dengan dengan kepulan asap di udara itu, tiba-tiba ryuji merasakan kekuatan yang familiar. Ia bisa merasakannya karena memakai mode deteksi.
"Apa ini?? kenapa ada kekuatan yang familiar??" gumam ryuji dalam hati.
Saat mereka sampai disana, memang benar ada desa kecil dan mereka sedang di serang oleh sekumpulan siluman ular. Saat ryuji dan angkh ingin maju menyerang siluman-siluman itu, datang sesosok orang dengan jubah hitam membunuh para siluman ular itu dengan cepat dan yang lebih mengejutkannya dia menggunakan ilmu pengendali diri tipe es. Seketika ryuji dan angkh terkejut dengan elemen es yang dimiliki orang itu. Ryuji pun seketika merasakan perasaan yang tadi.
"Kenapa ini? kenapa begitu familiar?? siapa dia?" gumam ryuji.
"Hei ryuji..!! kau kenal tidak?? apa dia itu si kakek tua sun ang? atau salah satu keluarganya? dia hebat juga bisa mengalahkan siluman ular yang berada dtingkat jendral," ucap angkh lee.
Setelah semua siluman ular itu mati, orang itu langsung pergi tanpa memadamkan api dan juga mengobati para warga yang terluka.
Ryuji pun seketika merasa bahwa orang itu bukanlah sunmy karena sunmy bukannya orang yang berhati dingin dan ia sangat penyayang.
Setelah ryuji ingin mengajak angkh untuk membantu para warga, ternyata ia sudah membantu para warga lebih dulu. Ia membalut luka-luka para warga. Ryuji pun merasa senang melihat angkh tumbuh dewasa. Ia pun membantu memadamkan api yang membakar rumah warga. Setelah semua selesai, angkh dan ryuji pamit untuk mengejar sosok berjubah hitam itu.
"Hei angkh..!! apa pendapatmu tentang orang tadi??" tanya ryuji.
"Dia yang jelas bukan orang organisasi kegelapan dan dia juga sepertinya bukan orang yang baik karena ia hanya fokus pada saat membunuh para siluman saja dan tidak memedulikan para warga sama sekali," jawab angkh.
__ADS_1
Ryuji pun terdiam dan mendeteksi keberadaan orang itu. Namun, ryuji kehilangan jejak orang itu.
"Sudah angkh kita kembali saja!" ucap ryuji yang berhenti mengejar orang itu maupun mengejar organisasi kegelapan.
"Kau itu ternyata orang yang mudah menyerah ya?? ayo kita jangan menyerah!" ujar angkh.
Saat mereka sedang brrbincang tiba-tiba jatuh setetes cairan dari atas pohon dan hampir mengenai angkh lee.
"Apa itu?? seperti air liur dan kenapa sepertinya tanah itu langsung hangus setelah terkena cairan itu?" ucap angkh bingung melihat tanah yang terkena cairan itu.
Setelah itu, angkh pun memandang ke atas pohon dimana cairan itu jatuh. Seketika angkh pun merasa terkejut karena banyak mayat siluman burung gagak mati di atas pohon dan cairan itu memang benar air liur, tetapi itu adalah air liur ular raksasa yang memakan siluman gagak itu dan juga ular itu adalah seekor hewan gaib, yaitu ular bisa api.
"Hei ryuji..!! apa kita akan melawannya?" tanya angkh dengan suara pelan.
"Kau pikir dia hebat? dan kau bukannya sudah pernah melawan kedua hewan gaibku? apa kau pikir mereka lebih lemah dari ular bisa api itu? dia hanya berada di tingkat 33," balas ryuji.
Meskipun di mata ryuji hewan gaib itu tidak hebat, tetapi di mata angkh yang belum memiliki hewan gaib sama sekali itu merupakan kesempatan emas untuk menaklukan ular bisa api itu.
Ryuji yang melihat angkh sangat ingin menangkap ular itu, membuat ryuji mau tidak mau mengizinkannya.
"Sudah sana lawan!" ucap ryuji.
Angkh yang mendengar ucapan ryuji itu langsung membuatnya bersemangat. Ia pun langsung memanjat dan menyerang ular bisa api itu secara tiba-tiba.
Apa angkh akan menaklukan ular bisa api itu?
__ADS_1
P.s: Air liur dan bisa milik ular bisa api sangat berbahaya. Selain beracun, ia juga panas. Jika mengenai suatu objek, maka objek itu akan hangus atau juga bisa meleleh akibat air liur dan bisa tersebut. Dan lebih hebatnya ular bisa api dapat menyemburkan kobaran api yang bercampur racun.