
Setelah beberapa jam terjebak didalam labirin tersebut dan tidak dapat memecahkan cara agar lolos dari sana, ryuji pun mencoba bermeditasi dan pergi ke dalam dimensi ruang. Ia bertanya kepada keempat naga bayangan tentang labirin itu. Namun, keempat naga bayangan tidak tahu tentang labirin itu. Mereka baru pertama kali melihat labirin semacam itu.
Saat ryuji dengan kebingungan, dia merasa ada sesuatu yang bereaksi didalam cincin ruang miliknya. Ryuji yang penasaran keluar dari dimensi ruang dan mengeluarkan semua barang miliknya yang berada didalam cincin ruang miliknya itu.
"Aneh?? padahal aku jelas merasakan ada sesuatu yang bereaksi.Tapii semuanya terlihat normal dan tidak ada yang kelihatan mencurigakan," ucap ryuji sambil memasukkan kembali barang-barang miliknya kedalam cincin ruang.
Setelah selesai memasukkan barang-barangnya, ryuji melanjutkan rintangan labirin tersebut. Ryuji sebenarnya masih belum memecahkan pola dari labirin itu, tetapi ryuji telah memecahkan salah satu hal yang bersangkutan dengan pola labirin tersebut. Ryuji mulai mengetahui bahwa setiap labirin itu bergerak, ada waktu yang sudah ditentukan. Mesakipun waktu yang ditentukan belum tentu dalam kurung waktu yang sama, tetapi ryuji merasa selalu tidak akan jauh perbedaan waktunya. Ryuji pun mencoba memikirkan cara yang tepat agar lolos dari sana.
"Jarak dari ujung labirin yang satu ke ujung labirin yang satunya lagi panjangnya sekitar 90 mil. Sebenarnya jarak bukan masalah, tetapi polanya yang membuat tidak bisa lewat dengan mudah. Jika jarak 90 mil, lalu ada waktu untuk pola labirin itu bergerak, maka pasti ada dimana waktu jalan menuju pintu keluar labirin akan mudah dan tidak ada rintangan sama sekali. Tetapi, apakah waktunya cukup? aku takutnya prediksiku salah lagi," gumam ryuji berpikir keras didalam hatinya.
Meskipun ryuji sudah nemenukan satu petunjuk penting, tetapi ryuji tidak akan tahu arah pola labirin itu ke arah mana. Ryuji belum dapat mengetahui dengan tepat akan bergerak kemana pola-pola dari labirin tersebut. Dan yang konyol dinding labirin itu sangat kuat dan keras. Sebelumnya ryuji mencoba memukul dinding labirin itu dengan jurus tinjuan api yang dilapisi api ajaib biru dingin. Yang mengejutkan adalah jangankan retak, tergores kecil saja tidak ada sama sekali.
"Hahaha... manusia hebat juga bisa membuat labirin serumit ini," ucap mo ling merasa tertarik.
"Kau benar! manusia yang membuat labirin pasti jenius seperti saudara kita," ujar zee ling.
Setelah perkataan zee ling itu, tiba-tiba ketiga naga bayangan lain pun terdiam.
"Saudara? labirin? zee ling kau mengingatkan kami sesuatu. Labirin itu adalah mainannya adik keempat," ucap ya ling.
"Oh ya! kau benar kak. Labirin adalah mainan dari adik kedua," ujar na ling menambahkan.
__ADS_1
"Adik keempat ya... dia ahli dalam hal formasi dan dia juga ahli membuat jebakan. Labirin adalah mainan fia saat kecil. Dia suka mengurung zee ling saat masih kecil didalam labirin dan bahkan tidak membiarkan zee ling keluar dengan mudah hahahaha....," ucap ya ling yang mengenang kembali masa lalu.
Zee ling yang mendengar cerita itu membuatnya mengingat kembali dan mulai kesal karena ia suka dikerjai oleh kakak keenamnya. Namun, karena ingatan zee ling itulah akhirnya harapan pun terbentuk.
"Oh ya kak, jika ada kakak keenam ryuji bisa loloskan?" tanya zee ling tiba-tiba.
"Tentu saja bisa. Tetapi ryuji belum dapat membangunkannya," jawabya ling.
"Tenang saja! lasti bisa jika ada kemauan," ucap zee ling sedikit semangat.
"Ada apa dengan anak ini? ia tidak pernah sesemangat ini," ujar na ling dalam hati.
"Hahaha... ada yang rindu kakaknya ya?" ucap mo ling mulai memanas-manasi.
"Diam kau kak! aku tidak mungkin rindu dengan makhluk konyol seperti dia. Dia bahkan tidak pernah membiarkanku hidup tenang," ujar zee ling.
Saat mereka berdebat, ryuji justru bertemu mimpi buruk yang sebelumnya tidak ingin ia temui di dalam labirin tersebut. Namun, karena sudah bertemu pasti tidak akan bisa lolos begitu saja dengan mudah.
Ryuji yang dihadapi dengan makhluk yang sebelumnya ia tidak dapat deteksi itupun bertemu. Anehnya adalah itu bukan siluman ataupun hewan gaib. Tapi hanya menyerupai roh rubah yang disegel oleh sesuatu. Namun, meskipun hanya rohnya saja, tetapi sangat jelas ryuji merasakan kekuatan yang sangat luarbiasa dan mungkin lebih hebat dari katak bakuku dan yang lainnya.
Saat ryuji sudah bertemu dangan roh rubah yang disegel itu, tiba-tiba saja di dalam cincin ruangnya ada yang bereaksi. Ryuji pun penasaran dan ia mengeluarkan semua barangnya. Dan kali ini ryuji menemukan barang yang bereaksi itu. Barang itu adalah bola berkilau yang dia temukan saat seusai pertarungan melawan ratu siluman rubah.
__ADS_1
Bola berkilau itupun langsung terbang melesat kearah roh rubah itu disegel. Namun, bola berkilau itu justru terpental dan tidak dapat menyentuh roh rubah itu.
Ryuji pun menangkap bola itu agar tidak terbentur dinding dan hancur.
"Kenapa bola ini langsung pergi kearah roh rubah itu? apa bola ini ada hubungannya dengan roh itu? tapi kenapa roh rubah itu disegel? apa berbahaya jika mengeluarkannya dari sana?" ucap ryuji mulai bingung dengan yang terjadi.
Saat ryuji sudah menangkap bola berkilau itu, tiba-tiba bola itu tidak bereaksi lagi. Tetapi, tiba-tiba ryuji merasakan ada kekuatan kemarahan yang besar dan dendam yang sangat kuat terasa keluar dari aura roh rubah tersebut.
"Jelas ini bukan aura biasa. Ini sama saat pertama kali bertemu ratu siluman rubah itu. Dan sebelumnya juga aku pernah merasakan hal seperti ini saat mencari hewan gaib hehehe....," gumam ryuji merasa tidak tahu harus berbuat apa.
Ryuji yang hanya percaya hati nuraninya, ia pun langsung mengambil pedang guojian dan mencoba menghancurkan segel itu.
Karena terlalu gegabah, ryuji melupakan bahwa segel bukanlah sesuatu yang sederhana dan bukan sesuatu yang dapat dipandang sebelah mata. Segel yang dihantam ryuji dengan pedang guojian bukannya hancur justru membuat bencana bagi ryuji. Tiba-tiba semua jalan labirin tertutup dan hanya menjadi dinding sepenuhnya. Ryuji pun hanya pasrah karena sekarang ia sudah tidak ada jalan keluar kecuali menghancurkan segel itu.
"Persetan dengan rubah atau apapun. Yang jelas aku tidak mau mati disini!! aku masih harus ada yang dilindungi," ucap ryuji mengalirkan api ajaib biru dingin dan menebas lagi segel itu.
Ryuji yang gigih ingin menghancurkan segel itu, membuatnya terus berkembang tanpa ia sadari. Namun, ia juga tidak sadar ada seusatu yang mengincarnya.
"JLEBBB....!!".
Ryuji pun tiba-tiba tertusuk dari belakang? siapa yang menusuk ryuji? apakah ada oranglain didalam labirin tersebut?
__ADS_1