
Ryuji yang terus berjalan tanpa henti membuatnya lama-kelamaan kesal dan ingin balik ketempat sebelumnya.
Saat ryuji ingin berbalik arah untuk kembali, lorong itu terdengar suara ketawa seorang wanita. Ryuji seketika terdiam dan seluruh tubuhnya gemetaran. Suara ketawa wanita itu sangat jelas terdengar dan suara itu mengeluarkan aura yang sangat kuat.
Ryuji yang sudah panik dan ketakutan setengah mati akibat suara itu membuatnya lari terbirit-birit. Ryuji lari dengan sangat cepat agar bisa keluar dari lorong itu. Namun, ryuji tetap tidak menemukan jalan kembali walaupun sudah berlari sangat cepat. Seolah-olah pintu yang ia masuki itu hilang entah kemana.
"Sialaannn...!!! kemana pintunya? perasaan jalan ini hanya lurus saja, kenapa hilang? dan suara ketawa tadi pasti bukan ilusikan? jika suara ketawa itu benar ada, apa lorong ini berhantu? huhuhu.... ayah.. ibu.. maafkan anak tampanmu ini jika ada salah, mungkin aku akan diculik hantu dan tidak akan kembali lagi," ucap ryuji pasrah karena ketakutannya sudah menyelimuti dirinya.
Semua yang ada di dalam dimensi ruang pun hanya bisa diam melihat tingkah ryuji yang berlebihan. Lagipula, dia bisa menghabisi ratusan ribu musuh kenapa takut hanya suara ketawa seorang wanita?
"Hei bodoh..!! aku kira kau naik tingkat tambah berwibawa, ternyata masih saja," ucap zee ling melalui telepati.
"Heii.. zee ling!! urusan hantu dan naik tingkat tidak ada hubungan. Aku juga manusia biasa yang memiliki kelemahan dan ketakutan," jawab ryuji dengan muka yang sudah tidak ada gairah hidup.
"Dasar bodoh! kau pikir ada hantu disini? ayolah leebih dewasa," ucap zee ling.
"Kau tidak mengerti zee ling. Hantu itu ada dimana-mana, aku ketakutan bukan tanpa sebab. Aku pernah melihatnya dan mereka sangat menakutkan," ujar ryuji.
"Sudahlah kau ini orang bodoh! pasti itu kau lagi dijahili oleh orang yang pura-pura jadi hantu," ucap zee ling.
Ryuji yang kesal kepada zee ling pun tidak ingin membalas perkataanya itu. Didalam pikiran ryuji hanyalah cara keluar dari lorong tersebut.
Kejadian 2 tahun yang lalu saat ryuji masih menjadi murid biasa di perguruan pedang suci dan suka membolos kelas....
"Hoammm..... sudah tengah malam dan kota luo yi sepi sekali. Pulang sajalah ke perguruan," ucap ryuji yang bolos pelajaran.
Ryuji yang saat itu membolos bukan karena ia lemah, tetapi dia malas melihat kelakuan teman di perguruannya yang kelakuannya sangat buruk kepada orang yang statusnya lebih rendah dari mereka. Ryuji bolos karena tidak mau bertemu dan berdebat dengan mereka. Itu juga disaat ryuji belum memiliki buku ilmu naga bayangan dan belum menjadi bintang di perguruan itu.
__ADS_1
Saat ryuji sudah sampai didepan pintu perguruan, tiba-tiba angin berhembus dengan sangat kencang. Ryuji pun tidak memedulikan hal apapun yang tidak penting menurutnya. Ia pun masuk dan tiba-tiba ada bayangan hitam melintas dengan cepat. Ryuji awalnya mengira itu adalah perampok dan ia mengejarnya. Saat mengejar bayangan itu, ryuji tidak sadar bahwa arah bayangan hitam itu ke kuburan. Ryuji pun tetap mengikuti bayangan itu. Saat tepat di kuburan, bayangan itu menghilang dan tidak ada jejak.
"Haahh... sial!! tidak mungkin perampok itu bisa lolos dariku. Aku akan menemukannya," ucap ryuji kesal.
Saat ryuji sedang menoleh kekanan dan kekiri, tiba-tiba hembusan angin yang sama persis seperti hembusan pada saat ryuji didepan pintu perguruan itu muncul lagi. Ryuji pun merasa dia sedang di permainkan oleh seseorang. Karena kesal, ia pergi dari kuburan itu dan tiba-tiba saat ryuji ingin pergi ada suara ketawa kecil dibalik pohon besar. Ryuji pun kearah pohon itu dan mengeceknya. Namun, pohon itu tidak ada orang. Ryuji pun mulai penasaran dengan yang terjadi sebenarnya.
"Apa-apaan ini? aku pasti berhalusinasi tadi hahaha....," ucap ryuji.
Saat ryuji ingin pergi lagi, terdengar suara tangisan anak bayi. Walaupun ingin tidak percaya dengan yang ia dengar, tetapi suara itu jelas terdengar. Dan tidak mungkin ada bayi berkeliaran tengah malam dikuburan.
"Heii... siapa itu? bayinya nangis tuh," ucap ryuji sedikit dengan nada tinggi.
Walaupun sudah diberitahu ryuji, bayi itu menangis dan anehnya suara bayi itu seperti berada didekatnya. Ryuji pun menoleh kesana kemari. Saat ryuji berbalik badan dan melihat kebawah, ternyata ada bayi yang merangkak kearahnya.
"Aduhh... anak siapa ini? kenapa tidak dijaga?" ucap ryuji sambil menggaruk kepalanya.
Ryuji mulai menelan ludah karena kejadian itu. Ryuji pun melangkah mundur untuk menjauhi bayi itu. Namun, tiba-tiba dibelakangnya ada suara wanita.
"Maaf tuan, itu bayi saya sedang mencari ayahnya. Apa tuan mau menjadi ayah dari bayi saya?" ucap suara wanita dari belakang ryuji.
Ryuji pun menoleh kebelakang dan melihat seorang wanita yang kepala dan badannya terpisah. Namun, yang lebih parah lagi perutnya sobek dan keluar usus yang begitu panjang berserakkan ditanah.
Ryuji pun teriak dan kabur dengan sangat cepat. Mulai sejak itu ia takut terhadap hantu dan bersumpah tidak mau pulang tengah malam lagi.
kembali ke lorong...
"Siall.. sial... masa ketemu hantu lagi," gumam ryuji gemetaran.
__ADS_1
Suara ketawa yang lama-kelamaan terdengar mulai mendekat itu membuat ryuji takut setengah mati. Keringat sudah mulai membasahi tubuhnya.
Tiba-tiba muncul sesosok yang sangat cepat kearah ryuji. Karena takut, ryuji hanya menutup matanya saja. Tidak beberapa lama ryuji pun mulai memberanikan diri untuk membuka salahsatu matanya. Dia pun mencoba menggerakkan kepalanya untuk melihat sekitar.
"Huuhh... hantunya ternyata cuma jahil, untung dia sudah pergi hahaha....," ucap ryuji.
Ryuji pun bangun dan merasa dirinya sudah bebas. Kakinya pun sudah tidak lemas lagi. Namun, tiba-tiba ada sesuatu yang menepukknya dari belakang.
"Hei phoenix, jangan tepuk-tepuk segala! ayo kita perr....," ucap ryuji seketika berhenti karena baru sadar bahwa phoenix api hitam tidak keluar dari dalam dimensi ruang dan juga ini bukan sayap, melainkan lebih menyerupai tangan manusia yang menepuknya.
Ryuji pun menoleh kebelakang dan melihat sesosok wanita berkulit putih dan dua gunung kembar yang di selimuti oleh kimono . Ryuji pun merasa hantu yang satu ini tidak ada seram-seramnya sama sekali.
"Hehehe.... nyonya... eh maksudnya tantee.. eh maksudnya nonaa.. hhmmmm.. apapun itu tolong jangan ganggu ya!" ucap ryuji masih takut.
"Kau manusia yang lucu ya! siapa namamu?" tanya wanita itu yang belum jelas ia hantu atau manusia.
"Heheheeh.... namaku ryuji, salam kenal ya nona hantu," ucap ryuji.
"Hantu? hahahaha..... aku bukan hantu," jawab wanita itu sambil tertawa karena ryuji yang telah salah sangka.
"Heehh..?? kau bukan hantu? terus?" tanya ryuji bingung.
"Aku penjaga lorong ini. Aku ratu disini dan aku kesini hanya ingin menyapa orang yang bisa lolos dari ujian sebelumnya," ucap wanita itu.
"Kau ratu? pppffffttt.... ratu apa yang tinggal dilorong?"ujar ryuji menahan tawa.
Sebenarnya apa yang terjadi? dan apa rintangan ryuji kali ini?
__ADS_1