
Sudah 5 jam ryuji tertidur didimensi ruang. Saat ia terbangun, ia langsung ingat bahwa ia belum menyelesaikan tugasnya untuk membuat pil obat penambah umur. Ia pun langsung buru - buru menyelesaikan tugasnya. Namun, semua peralatan dan tanaman obatnya hilang. Ryuji pun panik dan lari - lari didimensi ruang untuk menemukan barang - barang itu. Tidak lama kemudian, mo ling datang kepadanya.
"Pagi - pagi rajin juga kau sudah jogging ya. Oh ya sana kau kembali dahulu untuk mencari makan dan membersihkan diri," ucap mo ling.
"Ta.. ta.. ta.... pi.... itu barang - barang untuk membuat obat hilang. Bahkan, tanamannya juga," ucap ryuji panik.
"Hahaha.... itu sudah aku bereskan. Nanti kau bawa saja alat dan bahan itu. Kau berlatih saja didunia manusia! kalau sudah bisa, kau balik kesini serahkan padaku pil obatnya dan selanjutnya kau pilih lagi resep pil obat lain," ucap mo ling menyuruh.
"Baiklah aku pergi dulu ya. Terimakasih pinjamannya, pasti aku akan berhasil," ucap ryuji yakin.
"Semoga saja, tapi jangan lupa hukumanmu jika gagal satu hari ya. Jika gagal kau harus pergi ke neraka untuk ajak dewa kematian minum arak ya hahaha....," ucap mo ling.
Ryuji yang mendengar bahwa ada hukuman jika gagal, langsung pergi. Setelah itu, ryuji langsung mencari makanan dikota nozu.
Sekian banyak penjual yang ia lewati, tapi tidak ada seorang lelaki satupun bahkan tidak ada lelaki yang lalu lalang disekitar kota. Karena merasa aneh ryuji menghampiri seorang wanita yang menjual **** potong.
"Permisi nyonya. Saya ingin bertanya, kenapa dikota ini tidak ada lelaki satupun ya?" tanya ryuji sopan.
"Ada lelaki disini," jawab penjual itu.
Ryuji yang bingung, merasa ada yang aneh. Jelas - jelas tidak ada lelaki satupun disini "selain dia".
"Tapi nyonya dimana lelaki itu? aku tidak melihatnya sama sekali," ujar ryuji sambil menoleh kekanan dan kekiri.
"Lelaki itu ada disini, ia tepat disini dan itu adalah kau. Apa kau mau membeli **** potongku atau aku?" ucap penjual itu.
Ryuji merasa ada yang tidak beres dengan penjual itu. Ryuji langsung cepat - cepat pergi dan langsung mencari makanan agar dapat meninggalkan kota ini. Namun, kehendak yang diAtas berkata lain. Ia justru dikejar - kejar oleh para wanita dikota nozu.
"Aarrgghhh... salah apa aku? kenapa aku dikejar - kejar wanita sebanyak ini? aku akan bertobat, aku tidak mau lagi cita - cita jadi raja harem. Tolong aku!" ujar ryuji teriak sambil lari seperti maling ayam.
Setelah dikejar - kejar begitu lama, ryuji pun akhirnya berhasil lolos dengan menggunakan jurus gerakan kilat petir dan bersembunyi diatas pohon besar.
__ADS_1
Saat dia sedang mau turun, tiba - tiba ada suara hewan liar yang mengamuk. Ryuji yang mendengar suara itu langsung menuju ketempat suara itu. Saat sampai, ada seekor **** besar yang ingin menyerang seorang wanita. Ryuji yang melihat kejadian tersebut langsung memukul **** itu dengan tinjuan api. **** yang sial karena bertemu ryuji pun mati seketika.
"Hahaha... makan **** gratis hahaha.... tidak sia - sia lari kedalam hutan, kalau begini bisa buat satu bulan," ucap ryuji sambil memutari **** itu.
Ryuji yang begitu senang dengan hasil buruannya, sampai lupa ada seorang wanita yang melihatnya dengan aneh. Dan tiba - tiba wanita itu menghampirinya dan menepuk pundaknya dari belakang. Ryuji yang sedang senang karena dapat ****. Tiba - tiba terkejut karena ada yang menepuk pundaknya.
"Aduh ampun - ampun! aku berjanji tidak akan menyukai wanita lagi maaf - maaffff... juga ambil saja **** ini jika kau mau," ucap ryuji sambil ketakutan.
"Ppffftt..... aku bukan wanita - wanita yang mengejarmu itu," ucap wanita itu.
Ryuji yang mendengar ucapan wanita itu, merasa malu dan membalikkan badan dengan muka pura - pura tidak panik.
"Hehehe..... kau bukan bagian dari mereka kan?" tanya ryuji sambil waspada kesekitarnya.
"Tentu saja. Tadi saat aku sedang menjemur pakaian, aku melihat kamu dikejar oleh para penduduk kota. Jadi, mengikutimu kehutan. Tapi justru aku tersesat dan tidak sengaja menginjak ekor **** besar itu," ucap wanita itu menjelaskan.
Ryuji yang merasa bahwa wanita itu jujur, mengajak ia untuk berbincang - bincang yang berhubungan dengan kota nozu sambil memotong **** besar itu dan memanggangnya.
"Nyam... nyam.. nyam... enak sekali. Tidak sia - sia kau mati ****," ucap ryuji senang.
"Memang kenapa? oh ya kenapa kota kalian semuanya wanita? kemana para prianya? apa jadi ****?" tanya ryuji dengan muka polos.
"Mereka dibunuh oleh perampok. Dan kami para wanita ditangkap dan diperjualbelikan untuk menjadi budak atau sebagainya. Untung malam itu ada seorang lelaki yang melepaskan kami. Jika aku punya kesempatan bertemu dengannya, aku mau menjadi apapun untuknya," ujar wanita itu.
Ryuji yang sedang asik makan, saat mendengar perkataan wanita itu membuatnya tersedak.
"Uhuk.. uhuk.. uhuk.. minum, tolong minum!" ucap ryuji meminta.
Wanita itupun mengambilkan air dan memberikannya kepada ryuji untuk ia minum.
"Kenapa? apa aku salah bicara atau ada sesuatu sampai - sampai kamu tersedak seperti itu?" tanya wanita itu khawatir.
__ADS_1
"Tidak apa - apa. Ini hanya aku terlalu bersemangat makannya. Oh ya namamu siapa?" tanya ryuji mengalihkan pembicaraan.
"Namaku xue ning. Aku dulu punya seorang kakak laki - laki. Tapi, ia telah dibunuh oleh perampok itu. Sekarang aku hidup sendirian dan tidak memiliki tujuan," ucap xue ning sedih.
Ryuji yang melihat xue ning membuatnya paham kenapa para wanita dikota mengejarnya. Mereka hanya frustasi dan ingin ada yang mendampingi mereka.
Ryuji yang tidak tega melihat xue ning bersedih. Akhirnya, memeluknya untuk menenangkannya.
"Sudah - sudah. Aku yakin kau akan hidup bahagia jika kau yakin," ucap ryuji memberi semangat.
Saat ryuji memeluk xue ning. Tiba - tiba ia mengatakan hal yang tidak diduga ryuji dan membuatnya kebingungan. Ia mengatakan bahwa ia ingin menjadi pendamping hidupnya ryuji dan ikut kemanapun ia pergi. Ryuji pun bingung untuk memberi jawaban kepada xue ning.
"Ka.. ka..u yakin ingin ikut denganku?" tanya ryuji gugup.
"Tentu saja. Jika kau juga setuju, aku mau jadi pendampingmu yang selalu membantumu dalam hal apapun," ucap xue ning meyakinkan.
Ryuji pun semakin pusing karena ia baru berpisah dengan mei ying, justru bertemu satu lagi yang mau mengikutinya. Dan juga adalah seorang wanita muda.
Kejadian ini, membuat ryuji terus berkhayal apakah hidupnya akan dikelilingi wanita muda dan akan jadi raja harem sesungguhnya? ryuji yang tidak bisa menolaknya pun membawanya ketempatnya bersama sisa daging **** yang ia bunuh.
"Disinilah aku tinggal sementara. Aku adalah seorang petualang. Jadi, apa kau yakin mau ikut denganku?" tanya ryuji berharap xue ning berubah pikiran.
"Tidak apa - apa. Aku mau ikut denganmu, lagi pula kamu sudah menyelamatkan hidupku tadi," ucap xue ning yakin.
Ryuji hanya bisa diam dan pasrah dengan yang terjadi. Ryuji merasa latihannya akan tertunda dan gagal karena ada orang disampingnya. Ryuji pun berpura - pura kepada xue ning untuk menyuruhnya tunggu digoa untuk menjaga daging babinya.
"Jaga sebentar ya! aku mau pergi untuk mencari buah," ucap ryuji.
"Baiklah. Hati - hati," jawab xue ning menurut.
Ryuji pun pergi ketempat yang aman agar dapat belajar lagi membuat pil obat penambah umur. Karena ryuji tidak mau pergi ke neraka untuk mengajak dewa kematian minum arak. Ryuji juga sekalian berlatih untuk menyempurnakan jurus ombak es&air dan hujan es&air.
__ADS_1
________________________
Maaf jika 2 hari ini author tidak update. Karena author ada kerjaan lain. Mohon maaf ya. Terus dukung author ya bersama ryuji mengubah dunia :).