
Setelah diberikan obat penyembuh batin dan juga menunggu ryuji yang siuman akibat efek siksaan batin tersebut, membuat yang lain tetap gelisah dan bingung karena ryuji bisa lepas dari siksaan batin secara ajaib.
Setelah menunggu sekitar 1 hari 1 malam, ryuji pun sudah menunjukkan tanda mulai siuman. Semua pun lega karena menunggu ryuji yang tiba - tiba lolos dari ujian tersebut walaupun gagal untuk lanjut dan harus kembali ketempat awal sebelum memulai ujian keempat. Daripada memikirkan kegagalan ryuji, semua yang ada di dalam dimensi ruang lebih penasaran dengan yang dialami ryuji.
"Anak ini kapan sadar? sudah tidur dan diberikan obat tetap saja belum bangun," ucap zee ling.
"Tapi dia sudah ada tanda - tanda siuman. Kita tunggu saja sebentar lagi!" balas ya ling.
Tidak beberapa lama pun ryuji sadar dan teriak.
"Argghhhh...... jangan ambil bakpau dagingku..!!" ujar ryuji saat baru sadar.
Semua yang berada di dalam dimensi ruang yang awalnya khawatir menjadi kesal karena ryuji tersadar karena bermimpi kehilangan bakpau daging.
Setelah sepenuhnya sadar, ryuji tidak tahu jelas apa yang terjadi pada dirinya saat berada di dalam halusinasi godaan jiwa dan raga. Namun, ryuji sendiri juga tidak tahu jelas dengan keadaan yang dialaminya. Saat halusinasi pertama yang ia dihadapi dengan ilusi keluarganya terbunuh, ia hanya ingat bahwa ada cahaya yang menyerupai ayahnya dan kakeknya. Cahaya itu menarik dan menenangkan ryuji agar tidak berpengaruh dengan ilusi yang ada di depan matanya.
__ADS_1
Cahaya yang menyerupai ayah dan kakeknya itu menyuruh ryuji akan kuat dan ingat dengan tekadnya. Oleh karena itu, ryuji bilang dirinya berhasil lolos karena diingatkan tentang tekadnya. Makanya ia berhasil dan keluar dari ilusi itu.
Walaupun katak bakuku tahu sesuatu, tetapi ia hanya diam karena tidak ingin menyampaikan sesuatu kepada ryuji. Terutama sesuatu yang akan membuatnya sedih. Sebenarnya katak bakuku tahu bahwa cahaya yang ryuji maksud itu memang kakek dan ayahnya. Katak bakuku tahu bahwa orang bisa keluar dari ilusi hanya dengan mematahkan ilusi itu dengan elemen petir dan dengan ada arwah orang yang disayangi yang menolong dan menyadarkan orang yang terkena ilusi itu. Dan kondisi ryuji adalah kondisi yang kedua, yang dimana bahwa orang yang tersayangnya yang membantunya keluar dari ilusi tersebut. Namun, walaupun itu kabar baik bahwa ryuji bisa lolos karena bantuan kakek dan ayahnya, itu juga berarti bahwa kakek dan ayahnya sudah meninggal.
Katak bakuku yang melihat situasi saat itu, merasa ryuji belum tahu bahwa kakek dan ayahnya sudah meninggal.
Setelah ryuji menjelaskan keadaan pertama saat di ujian halusinasi godaan jiwa dan raga, ryuji menjelaskan saat ia terjebak di dalam siksaan batin. Ryuji sendiri bingung dengan yang terjadi, ia sendiri tidak dapat menjelaskan yang di alaminya. Katak bakuku yang juga belum pernah merasakan siksaan batin itu, juga tidak tahu apa yang terjadi kepada ryuji.
Ketiga naga agung pun juga tidak mengerti dengan keadaan ryuji. Karena tidak tahu dengan jelas, mereka semua pun belum berani mencoba lagi ujian keempat karena ada siksaan batin yang belum bisa ryuji pecahkan kenapa ia bisa lepas dari ilusi itu tanpa disengaja. Bahkan, semua pun bingung apa yang jadi pemicu ryuji. Dan cara dia lepas tanpa sekarat atau ada efek samping dari siksaan batin.
"Ingat apa? ingat bakpau milikmu diambil?" tanya zee ling sedikit menyindir karena masih sedikit kesal saat pertama kali ryuji lolos dari siksaan batin.
"Aku serius zee ling! tolong hargai keseriusanku ini!" ucap ryuji sedikit memasang muka kesal.
"Memang apa yang kau ingat?" tanya ya ling penasaran.
__ADS_1
"Saat berada di dalam siksaan batin, aku merasakan seperti aku di sengat petir yang sangat kuat dan membuat aku tersadar, tetapi aku juga tidak sadar karena batinku cukup lama terserang dan kepalaku langsung pusing. Jadi, aku juga tidak tahu apa - apa lagi," balas ryuji menjelaskan apa yang dia ingat sebelum tidak sadarkan diri saat lolos dari siksaan batin.
"Disengat petir? tetapi kami tidak menyuruh laba - laba petir ungu untuk melakukan apapun padamu," ucap mo ling bingung dengan apa yang ryuji katakan.
"Apa kau memiliki jurus petir ryuji wrebekkk....?" tanya katak bakuku.
"Ada, tetapi itu hanya jurus menghindar bukan jurus menyerang," jawab ryuji.
Katak bakuku pun bingung, karena jurus petir tipe menghindar tidak dapat dijadikan sandaran untuk lepas dari ilusi yang berada ditingkat tinggi.
Semua pun berpikir keras dengan yang diucapkan ryuji. Walaupun sedikit tidak percaya, tetapi melihat ryuji yang terlihat serius, membuat mereka yakin bahwa yang diucapkan ryuji benar.
Tidak beberapa lama, zee ling pun bilang jika kemungkin itu adalah kekuatan yang tersembunyi atau ada sesuatu lagi yang membantu ryuji sama seperti pada saat ilusi pertama yang ia lalui.
Semua pun sedikit menerima apa yang dikatakan oleh zee ling. Menurut mereka memang masuk akal ada sesuatu yang menolong ryuji. Namun saat ditanya oleh katak bakuku, ternyata kakek dan ayahnya ryuji tidak memiliki elemen petir. Mereka pun menjadi tambah bingung dengan semua yang terjadi.
__ADS_1
Apa yang akan dilakukan mereka selanjutnya? apa sebeenarnya kekuatan yang membantu ryuji itu?