
Ratu siluman rubah yang tergores dan terkena luka bakar akibat ryuji, membuatnya bertambah marah dan menambahkan kecepatannya kearah ryuji.
"Mati kau manusia sialan! kau membuat diriku tidak cantik lagi!" ucap ratu siluman rubah itu dengan nada tinggi.
Ryuji pun hanya bisa bertahan dari serangan super cepat dari ratu siluman rubah itu. Ia tidak bisa melawan balik karena kekuatan ratu siluman rubah itu sangat kuat.
"Sial..! sial..! kenapa aku tidak bisa melawannya? pasti ada cara menangkan!" gumam ryuji dalam hati.
Karena sudah terpojok, ryuji mengaktifkan kekuatan yin & yang miliknya. Aura kuat pun mulai hampir menyamai kekuatan ratu siluman rubah itu. ryuji yang sudah masuk ke mode yin & yang dengan sangat cepat bisa menyamai kecepatan ratu siluman rubah itu. Pertarungan tingkat tinggi dengan beradu kecepatan pun terjadi.
"TRANGG...!!".
"TRANGG...!!".
Pertarungan antara ratu siluman dan pemilik tubuh yin & yang saling menghancurkan satu sama lain. Ryuji yang mengubah sayap energi yin & yang miliknya menjadi pedang memberikan kekuatan serang yang luarbiasa. Karena pedang itu ryuji mulai bisa menyerang ratu siluman rubah itu dan melukainya.
__ADS_1
Karena pertarungan yang begitu cepat, sampai jika ditonton tidak akan bisa dilihat dengan mata telanjang. Tidak beberapa lama, ada yang terpental cukup keras.
"Uhukk... kekuatan apa itu? bahkan kekuatan yin & yang belum cukup," ucap ryuji yang ternyata terpental itu.
Walaupun ryuji terpental dan terluka, tetapi ratu siluman rubah itu juga mendapatkan luka dari serangan-serangan ryuji. Ratu siluman rubah itu juga sudah menerima cukup banyak luka gores. Saat ratu siluman rubah itu masih berdiri tegap meskipun terluka, tetapi yang anehnya tiba-tiba ryuji justru menyeringai.
"JLEBBB...!!".
"Bagai.. mana... bisaa....?" ucap ratu siluman rubah itu yang tertusuk belati api.
"Kenapa bisa aku terkena jebakan ini?" ucap ratu siluman yang marah besar.
Ketiga belati emas pun mulai bereaksi terhadap objek. Belati api mulai membakar tubuh ratu siluman rubah itu dan belati es yang mulai membekukan petur ratu siluman rubah itu. Dan juga belati cahaya yang sudah menancap di kaki ratu siluman rubah itu, langsung dengan kecepatan cahaya berpindah dan menyayat-nyayat kaki ratu siluman rubah itu.
"AARRGGHHHH...!!".
__ADS_1
Ratu siluman rubah itupun tidak berkutik dan dihancur leburkan oleh ketiga belati emas. Setelah sudah sekarat, ryuji menggunakan jurus pagoda api dan langsung menghabisi ratu siluman rubah itu.
"Huuhh... untung selesai juga. Aku kira akan kalah oleh siluman rubah itu," ucap ryuji yang juga sudah babak belur akibat pertarungan melawan ratu siluman rubah itu.
Ryuji yang sudah babak belur itu terlihat senang karena setelah ia masuk ke tingkat legenda, tidak ada musuh yang bisa membuatnya sampai terluka cukup parah. Luka yang ia derita dipunggung dan di perut pun meskipun sudah sembuh, tetapi tetap saja masih terasa sakit karena serangan siluman memiliki efek yang berbahaya bagi tubuh manusia. Siluman dengan tingkat tinggi mampu memusnahkan manusia hanya dengan serangan biasa. Dan juga serangan siluman dapat membuat seorang pendekar tidak dapat beregenerasi.
Setelah pertarungan selesai, ryuji pun mencoba bangun dan mencoba melihat tempat yang ada dibalik tembok lorong tersebut. Dia mengecek semua yang ada disana, tetapi tidak ada apapun yang berharga disana. Saat ia kembali ke jalan dilorong, ada sebuah bola yang berkilau seukuran bola mata.
"Apa ini? seperti permata," ucap ryuji yang bingung dengan benda itu.
Saat ryuji mengambil bola berkilau itu, tiba-tiba ryuji merasakan ada kehidupan didalam bola itu.
"Apa ini? apa ini telur hewan gaib? apa ini telur ratu siluman rubah itu?" ucap ryuji.
Saat ryuji sedang mengamati bola itu, tiba-tiba kepalanya pusing dan dia jatuh pingsan. Disaat bersamaan saat ryuji pingsan, pintu didalam dimensi ruang bercahaya dan terbuka.
__ADS_1
Apakah ada naga kelima yang muncul? atau ada sesuatu didalam dimensi ruang?