
Mode yin&yang yang dikeluarkan membuat ketiga orang yang sedang bertarung melawan para tetua dan kepala tetua terluka. Sedangkan petinggi kesepuluh dan orang yang seperti golem itu membangun pertahanan agar tidak terluka.
"Anak ini memang luarbiasa!! dia memiliki kekuatan mengerikan seperti ini," ucap tetua song.
"Jika dia menjadi pelindung kita, maka kita pasti akan menang!" ujar tetua rong.
Karena ketiga orang dilawan oleh para tetua dan kepala tetua sudah terluka, para tetua pun mengambil kesempatan untuk membunuh mereka. Setelah berhasil, mereka lebih memilih memantau sambil menjaga kuil karena para tetua dan kepala tetua percaya dengan kemampuan mereka bertiga.
"Orang ini memang gila! dia memiliki kekuatan seperti ini! seharusnya dari dulu sudah dibunuh saja!" gumam petinggi kesepuluh yang masih bertahan dari aura yin&yang milik ryuji.
Ryuji yang sudah mengaktifkan kekuatan yin&yang mulai bergerak ke arah petinggi kesepuluh.
"Sial..!!! dia kesini! apa dia mau menyerangku? tapi tubuhku ini sangat keras," ucap petinggi kesepuluh di dalam hati.
Ryuji yang sudah di dekat petinggi kesepuluh menggerakan tangannya dan diarahkan ke dada petinggi kesepuluh. Melihat hal itu petinggi kesepuluh merasa aneh dan menertawakannya.
"Sial..!!! aku sempat ragu tadi. Aku kira kau sangat hebat, ternyata hanya bisa pamer saja! ayo sini serang aku! kenapa hanya berdiri dan menggerakkan tanganmu disitu? apa kau takut?" ucap petinggi kesepuluh memprovokasi.
"Kau lucu sekali! kau itu bukanlah tandinganku meskipun kau sudah memakan pil itu!" ujar ryuji dengan tatapan tajam.
Tidak beberapa lama petinggi kesepuluh merasa seperti angin berhenti sejenak dan ia tidak bisa bergerak.
"Apa ini??" ucap petinggi kesepuluh.
"Ini lingkaran yin&yang! kau akan tamat!!" ujar ryuji mengepalkan tangannya yang sebelumnya ia gerakkan ke dada petinggi kesepuluh.
Tiba-tiba saja petinggi kesepuluh seperti dipukul tepat dibagian dada.
"Ohokk.. ohokk.. sial..!! apa yang terjadi?" ucap petinggi kesepuluh muntah darah.
"Itu hanya pukulan saja! selanjutnya apa yang kau mau?" ujar ryuji.
Disisi lain, angkh dan sunmy masih bertarung melawan orang yang seperti golem itu. Mereka masih berusaha menembus tanah yang menyelimutinya itu.
"Sial..!! dia kuat..!!" gumam angkh kelelahan.
Saat mereka sedang terpojok, tiba-tiba saja ryuji menghampiri angkh dan memberikan angkh sesuatu.
__ADS_1
"Gunakan ini!" ucap ryuji sambil memberikan sebuah senjata.
"Apa ini??" tanya angkh.
"Pakai saja!! sudah ya, aku mau mandi dulu!!" ucap ryuji meninggalkan angkh dengan acuh tak acuh.
"Dia bukannya melawan petinggi kesepuluh??" gumam angkh bingung.
Saat angkh melihat ke tempat dimana ryuji bertarung dengan petinggi kesepuluh ternyata petinggi kesepuluh sudah kalah. Ia mati di sayat-sayat oleh ryuji.
"Cepat sekali!" ucap angkh takjub dengan ryuji.
Tidak beberapa lama sunmy pun meneriakinya untuk menyuruhnya membantu.
Angkh pun menggunakan senjata aneh yang diberikan ryuji itu. Senjata itu seperti pedang tipis yang menyerupai jarum panjang. Senjata itu cukup panjang. Tetapi entah kenapa senjata itu seperti hidup.
Angkh pun kearah makhluk golem itu dan menyerang golem itu dengan senjata yang diberikan ryuji itu. Saat mengarahkan kepada orang itu, tanah yang melindunginya langsung retak dan hancur. Angkh pun terkejut dan bukan hanya itu sunmy pun merasa tidak percaya dengan apa yang dia lihat.
Karena tanah yang melindungi tubuhnya sudah hancur, ular bisa api langsung melilitnya dan menyemburkan api racunnya. Orang itu pun berubah menjadi cairan menjijikkan.
Sunmy yang tidak tahan pun muntah. Setelah pertarungan sudah usai, mereka semua berkumpul di kuil tetua hong untuk mendiskusikan sesuatu.
"Ryuji! tadi kami melihat kau membunuh orang yang membawa pedang itu. Dia seperti mematung dan kau sangat cepat bisa menyayat tubuh orang itu. Apa sekarang kau sekuat itu sekarang?" tanya tetua nong.
"Meskipun disebut hanya menyayat, aku sebenarnya memotong semua saraf tubuhnya agar ia tidak dapat bangkit lagi. Aku tahu kulitnya sangat keras dan ia bisa beregenerasi jika otaknya masih berfungsi. Oleh karena itu, aku memotong semua saraf yang mengalir ke otaknya agar dia langsung tumbang," ucap ryuji menjelaskan.
"Kau sudah tahu kelemahan mereka? dan kau memiliki kekuatan seperti itu, di tingkat apa kau sekarang?" tanya tetua song.
"Tidak... tidakk... aku hanya kebetulan saja membunuhnya hehehe.... dan aku hanya tingkat master hehehe..." ucap ryuji.
"Hei..!! ini senjatamu!! ini terlihat tipis tapi sangat tajam," ujar angkh mengembalikan senjata itu.
"Kau ini, ambillah senjata itu sebagai hadiahmu karena sudah berjuang selama ini! aku sebenarnya memang ingin menyerahkannya kepadamu sebelumnya, tetapi aku lupa hahahaha.....," ucap ryuji.
Setelah perbincangan yang cukup lama, para tetua dan kepala tetua kembali ke kuil mereka masing-masing. Setelah mereka pergi, ryuji menyuruh angkh menutup pintu.
"Kalian duduklah lebih dulu! ada yang mau aku bicarakan kepada kalian berdua!" ucap ryuji.
__ADS_1
"Apa yang mau kamu bicarakan?" tanya sunmy.
"Pertama, aku akan menjawab jika kalian ada pertanyaan. Kedua, aku ingin memberikan kalian sesuatu. Ketiga, ada yang perlu aku diskusikan hanya dengan kalian berdua," ucap ryuji dengan mata yang sangat serius.
Angkh dan sunmy pun duduk dan mulai bertanya.
"Kenapa kau memberikan senjata ini??" tanya angkh.
"Karena hanya kau yang bisa menggunakan senjata itu!" ucap ryuji.
"Apa maksudmu??" tanya angkh masih bingung.
"Kau tanya saja sendiri pada iblis yang ada di dalam sabitmu itu!" ucap ryuji.
Angkh pun berkomunikasi dengan iblis yang ada didalam sabit iblis bermata tiga dan iblis itu memberitahu bahwa didalam senjata itu mengandung aura gelap. Dan juga senjata itu hidup karena senjata itu sudah banyak memakan korban sangat banyak. Meskipun tidak memerlukan darah seperti sabit iblis bermata tiga, tetapi senjata itu tidak bisa sembarangan digunakan oleh oranglain. Jika sampai digunakan oranglain, maka jiwanya akan ditelan oleh senjata itu.
Setelah semua penjelasan dari iblis sabit, angkh pun merasa sangat beruntung.
"Kau sudah tahu alasannya?" tanya ryuji.
"Ya aku tahu! jika oranglain yang memakai senjata ini maka jiwanya akan ditelan! tetapi jika aku yang memakainya jiwaku tidak akan ditelan karena kekuatan kegelapan dari iblis sabit masih melekat denganku," jawab angkh.
"Baguslah! jadi alasanku memberikannya karena senjata itu hidup dan hanya tunduk pada bangsa iblis saja," ucap ryuji.
"Ryuji, aku ingin bertanya apa bisa kamu melatihku agar menjadi kuat?" tanya sunmy malu-malu.
"Oh ya, aku juga ada hadiah untukmu! tapi aku tidak bisa memberikannya kepadamu sekarang! karena kau minimal harus ditingkat master bintang 5 awal," ucap ryuji.
"Hadiah apa itu?? apa aku boleh lihat?" tanya sunmy penasaran.
Ryuji pun mengeluarkan hewan gaib yang ia temukan sebelumnya saat baru keluar dari gerbang iblis, yaitu singa es bulan.
Angkh dan sunmy pun terkejut melihat hewan gaib itu.
"luarbiasa!! dia hewan gaib yang berada diperingkat 10 besar. Bagaimana kau menangkapnya?" tanya angkh.
"Rahasia!" jawab ryuji.
__ADS_1
Setelah menunjukkan singa es bulan, ryuji juga mengeluarkan dua benda lainnya untuk sunmy.