Shadow Dragon Warrior

Shadow Dragon Warrior
chap 65 - Sabit Iblis Bermata Tiga


__ADS_3

Hyoka lee yang sudah meninggalkan kuil tetua hong, langsung menuju ke kediamannya untuk menyelamatkan anggota klannya. Karena hyoka merasa keluarganya akan menjadi incaran organisasi kegelapan.


Namun saat hyoka lee sampai, kediamannya telah porak - poranda. Saat hyoka ingin kesana, tiba - tiba ada yang muncul dari dalam reruntuhan rumahnya. Orang itu memakai jubah hitam dengan membawa sabit besar bermata tiga.


"Hah sialll... tidak ada apa - apa didalam reruntuhan ini. Pantas saja dianggap keluarga tidak terpandang oleh keluarga lain," ucap orang berjubah hitam itu menggerutu.


Karena tidak bisa berpikir jernih lagi, hyoka lee langsung menyerang orang itu dengan sangat keras. Orang itupun terpental kedalam reruntuhan rumah. Hyoka lee yang sudah sangat marah, hanya ingin menghabisi orang yang menghancurkan klannya.


"Uhukk... hei paman ! kenapa memukulku begitu keras? apa aku ada salah padamu?" tanya orang berjubah hitam itu keluar dari reruntuhan itu tanpa luka sedikitpun.


Hyoka lee pun menyerangnya lagi dengan sangat cepat. Namun, orang itu dapat menghindari semua pukulan dan tendangan hyoka lee dengan sangat santai dan mudah.


"Hahaha... paman ada apa? tadi bukannya begitu keren?" tanya orang berjubah hitam itu meremehkan.


Hyoka lee yang kesal diremehkan, langsung menghilang darisana. Orang berjubah hitam itupun bingung karena tiba - tiba hyoka lee menghilang.


"Hahaha... sepertinya paman itu kabur karena takut menghadapi diriku," ucap orang itu.


Saat orang itu sedang asik meninggikan diri, tiba - tiba ia terpukul.


"Apa tadi itu?" ucap orang itu bingung.


"DUAKK..!!".

__ADS_1


"DUAKKK..!!".


"DUUAAKKK...!!".


"Uhukk... uhukkk... siapa yang memukuli diriku? keluar kau paman! jangan jadi pengecut!" ucap orang itu marah.


Karena hyoka lee tidak mau menampakkan dirinya, orang itu menarik sabit bermata tiganya. Dan mengayunkannya dengan sembarangan. Seketika semua yang terkena ayunan sabit itu langsung hancur dan terbelah menjadi tiga.


Hyoka lee yang masih belum menampakkan dirinya, langsung mencoba memisahkan orang itu dengan sabit miliknya. Karena senjata sabitnya itu lebih berbahaya dari orang itu sendiri.


Saat hyoka lee ingin mengambil sabit itu, tiba - tiba orang itu menyadari kehadiran hyoka lee dan menghantam hyoka dengan sabit miliknya. Hyoka pun terluka dan terpental.


"Uhukk... bagaimana kau bisa tahu aku akan menyerangmu?" tanya hyoka lee sedikit kesakitan.


"Dasar organisasi kegelapan biadab! kau menghancurkan keluargaku uhuk... dan kau menggeledah rumahku yang sudah jadi reruntuhan itu uhukk...," ujar hyoka lee kesal.


"Hehh...??? organisasi kegelapan?? aku???" ucap orang itu bingung atas perkataan hyoka lee.


"Ya.. kau adalah anggota organisasi kegelapan bukan? buktinya adalah jubah hitam itu!" balas hyoka lee menunjuk jubah hitam yang dikenakan orang itu.


"Jubah hitam ini? tapi ini bukan milikku paman, aku menemukannya saat perjalanan kesini. Dan aku masuk kedalam reruntuhan itu karena ingin mencari makanan. Aku belum makan selama 3 hari ini, tetapi benar kata orang bahwa klan lee sangat miskin. Pantas tidak terpandang," ucap orang itu menyindir keras.


Hyoka lee pun hanya diam karena yang ia serang bukanlah orang dari organisasi kegelapan. Melainkan hanya orang bodoh yang tidak sengaja lihat dan masuk untuk mencari makanan untuk dirinya.

__ADS_1


"Maafkan aku anak muda, aku telah menyerangmu tadi. Aku akan mentraktirmu sebagai permintaan maaf padamu. Namun aku harus mencari keluargaku dulu! apa tadi didalam sana ada mayat?" tanya hyoka lee yang masih sedikit menahan sakit karena serangan sabit milik orang itu.


"Aku tidak menemukan mayat satupun, dan apa paman ini adalah orang dari klan lee?" ucap orang itu bertanya balik.


"Ya aku adalah ketua klan lee, tetapi baru beberapa bulan ini saja karena kakekku yang merupakan ketua klan sebelumnya menghilang tiba - tiba," jawab hyoka lee memberitahu.


"Oh ya paman. Apa klanmu memiliki tempat persembunyian? mungkin klan mu sudah pergi kesana saat serangan ini terjadi," ucap orang itu.


"Oh ya, kau ternyata pintar juga ya. Kau berasal darimana bocah? kau seperti baru berumur 20 tahun," ujar hyoka lee penasaran.


"Aku hanya orang yang merantau paman, ayo kita segera ketempat persembunyian klan paman saja. Takutnya ada orang yang tadi paman bilang menyerang lagi," ucap orang itu mengingatkan.


Orang itu dan hyoka lee pun pergi ketempat persembunyian milik klan lee. Dan karena merasa jubah hitam yang ia pakai akan membawa malapetaka, orang itupun melepasnya dan membuangnya. Selama perjalanan menuju tempat persembunyian klan lee mereka berdua pun mengobrol.


"Kau hebat nak, darimana kau mendapat senjata mengerikan itu? dan kau memiliki tingkatan yang lumayan tinggi padahal masih muda, siapa namamu?" tanya hyoka lee karena kagum pada orang itu.


"Terimakasih paman atas pujiannya dan masalah nama, aku tidak memiliki nama paman hehe..... dan soal sabit ini sebenarnya aku juga tidak tahu darimana sabit ini berasal. Namun, ada seseorang yang memberikannya padaku. Dia bilang senjata ini akan memberikan aku kekuatan untuk melindungi diri. Namun, senjata ini akan selalu mencari tumbal agar terus hidup," balas orang itu.


"Tumbal? apa itu bayaran yang harus kau tanggung?" tanya hyoka lee.


"Ya paman. Itu yang harus aku tanggung agar mendapat kekuatan dari sabit ini. Jika aku tidak mencari tumbal, ia akan melahapku hidup - hidup. Sabit iblis bermata tiga ini bisa membunuh lawan hanya dengan mengambil darah lawan dan meneteskannya pada sabit iblis ini, maka semua musuhku akan mati, untung tadi pertarungannya tidak dilanjutkan. Jika tidak mungkin paman akan menjadi tumbalnya," jawab orang itu tiba - tiba tidak berekspresi.


Hyoka lee pun merasa ada sesuatu yang kelam dari orang itu. Oleh karena itu, hyoka lee tidak bertanya lagi apapun kepadanya.

__ADS_1


Konon dahulu kala, bangsa iblis dan dewa hidup bersama. Dahulu dewa pernah memberikan senjata sakti kepada bangsa iblis sebagai hadiah. Namun, karena disalahgunakan oleh bangsa iblis, senjata itu menjadi hidup dan haus darah. Sudah banyak bangsa iblis yang mati karena senjata itu dan itulah awal kemusnahan bangsa iblis. Dewa yang merasa bersalah karena memberikan senjata itu, mengirim 80.000 pasukan dewa untuk membunuh iblis yang memiliki senjata sakti itu dan menyegel iblis itu didalam senjata itu. Setelah pertarungan panjang, iblis itupun tumbang dan para dewa menyegel iblis itu didalam senjata itu agar darah iblis itulah yang akan terus diserap. Senjata itupun dinamai sabit iblis bermata tiga. Namun, karena lama - kelamaan sabit itu tidak mendapatkan darah segar, beberapa ratus tahun sabit itu menuju bumi dan mencari pemilik yang baru agar mendapat darah segar kembali.


__ADS_2