
Serigala es itupun langsung menuju targetnya. Serigala es itu menuju ke arah angkh lee karena serigala es itu sudah diperintahkan untuk menahan angkh lee agar tidak ikut campur saat sun ang menghancurkan perguruan pedang suci.
Angkh lee pun mau tidak mau melawan serigala es itu. Sialnya, kemampuan serigala es ini samgat menakutkan karena cakar dan gigitannya sangat berbahaya. Setiap musuh yang terkena gigitan ataupun cakarannya akan menjadi es. Oleh karena itu, angkh lee dibuat kerepotan saat melawan serigala es tersebut.
"Dasar hewan sialan! dia sengaja membuat aku tidak dapat melindungi perguruan itu," gumam angkh lee kesal.
Saat angkh lee yang sedang melawan serigala es itu, ditempat lain sun ang langsung mengangkat tangannya dan membuat jurus yang sama seperti saat beradu jurus melawan angkh lee sebelumnya. Sun ang mengangkat tangannya dan membuat sebuah pedang es raksasa. Semua pun merasakan kekuatan yang dikeluarkan sun ang itu, tetapi semua mau tidak mau harus melawan sun ang demi menjaga agar perguruan pedang suci tetap selamat.
"Apa ini akhirnya?" gumam tetua rong sedikit gemetar.
Karena jurus milik sun ang itupun semua tetua mengevakuasi para murid agar tidak menjadi korban. Para tetua mengeluarkan hewan gaib mereka dan menyuruh hewan gaib tersebut membawa para murid ke tempat murid khusus dikuil pegunungan.
"Jika para murid khusus tahu, mereka pasti akan kesini untuk membantu. Namun, itu hanya akan membunuh mereka semua," ucap tetua song dalam hati.
Karena khawatir para murid khusus tahu bahwa ada masalah di perguruan pedang suci di kota luoyi akibat melihat kedatangan para murid. Maka akan membuat para murid khusus ingin pergi membantu. Oleh karena itu, tetua song menelepati hewan gaibnya untuk menahan para murid khusus sebisa mungkin.
Setelah pedang es raksasa itu jadi, sun ang pun langsung menggerakkannya kearah para tetua. Sun ang yang hanya ingin meratakan perguruan pedang suci, tidak peduli dengan para murid perguruan pedang suci yang dia anggap hanya sekumpulan sampah.
"DUAARRRR....!!".
__ADS_1
Debu pun menutupi daerah sekitar kota luoyi. Bahkan, para penduduk pun dibuat panik dan kabur akibat suara tersebut.
Setelah debu itu mulai pudar, ternyata kepala tetua dan keenam tetua perguruan pedang suci bersatu menahan pedang es raksasa itu. Mereka menggunakan jurus pertahanan terbaik mereka agar bangunan perguruan pedang suci tetap aman.
Angkh lee yang para tetua diperguruan pedang suci mati-matian mempertahankan perguruan tersebut, membuat angkh lee geram. Dia langsung menggunakan jurus elemen anginnya untuk mendorong serigala itu agar menjauh darinya dan ia bisa menolong para tetua.
Walaupun berhati dingin, angkh lee masih selalu menanamkan ajaran yang diberikan oleh keluarganya untuk melindungi oranglain. Angkh lee yang sudah membereskan serigala es itu, langsung secepatnya menghancurkan pedang es raksasa itu dengan sabitnya. Namun, saat ingin menghancurkan pedang itu, angkh lee dipentalkan kearah lain secara tiba - tiba. Ternyata yang membuatnya terpental adalah sebuah bongkahan es yang seberat 50 ton.
Bongkahan es itu dibuat oleh sun ang untuk mengalahkan angkh lee dan membuatnya tidak dapat mengusik urusannya.
"Uhukk... siall... bongkahan itu sangat kuat," ucap angkh lee yang merasakan kesakitan akibat bertubrukan dengan bongkahan es tersebut.
Para tetua yang terus bertahan dari pedang es raksasa itu, mulai tidak dapat menahannya karena pedang es tersebut justru bertambah besar.
Karena angkh lee yang tetap bangkit dan menuju arah sun ang, membuatnya kesal dan membuat puluhan bongkahan es seperti sebelumnya dan mengarahkan semuanya kepada angkh lee. Seketika semua bongkahan es itu menindih angkh lee dan bahkan bongkahan es itu sudah dibekukan dan dibuat menjadi seperti gunung es kecil oleh sun ang setelah angkh lee sudah terperangkap dibawah bongkahan es tersebut.
Pertahanan para tetua pun mulai retak dan hanya bisa berharap pedang itu tidak bertambah besar secara terus - menerus.
"Hahaha.... kalian pikir aku ini apa? kalian pikir saat pertama kali aku kesini itu adalah kekuatanku yang sepenuhnya? hahahaha...... kalian semua akan tamat!" ucap sun ang.
__ADS_1
Serigala es yang tadinya dipentalkan oleh angkh lee pun telah kembali.
"Hahahaha.. kau dipentalkan oleh anak itu ya? sudahlah jangan diambil hati! kau kembali saja. Aku sudah akan menyelesaikan pertarungan ini," ucap sun ang menyuruh serigala es untuk kembali ke alam bawah sadar milik sun ang.
Sun ang pun langsung mengangkat satu tangannya lagi dan membentuk ribuan pedang es dilangit dan langsung menjatuhkannya ke bawah. Tepat dilokasi berdirinya perguruan pedang suci berada. Ribuan pedang es itupun turun bersamaan. Perguruan pedang sucipun hancur karena dihujani ribuan pedang es dan yang mengerikannya adalah setiap pedang es yang menyentuh suatu objek akan menjadi es dan hancur dalam hitungan detik.
Para tetua yang menggunakan pertahanan bersamapun tidak dapat menahan serangan tersebut dan pedang es raksasa yang sebelumnya tertahan sudah tidak tertahan lagi akibat pertahanan para tetua dan kepala tetua telah hancur.
Ribuan pedang es dan satu buah pedang es raksasa menghancurkan perguruan pedang suci dalam sekejap. Sudah tidak ada sama sekali bangunan yang berdiri disana. Dan akibat pedang es raksasa itu, tanah disana menjadi memiliki lubang besar menyerupai sebuah tebasan.
Sun ang pun pergi setelah meratakan perguruan pedang suci dan ia berencana untuk menyewa penjahat kelas tinggi untuk mencari cucunya yang hilang.
"Sunmy... dimana kau? semoga kau baik-baik saja!" gumam sun ang sedikit gelisah saat kembali memikirkan cucunya tersebut.
Daerah sekitar perguruan pedang suci pun sudah rata dan hanya menyisakan bongkahan - bongkahan es kecil dan lubang besar akibat tebasan pedang es raksasa milik sun ang.
Semua tetua dan kepala tetua pun tergeletak disana dengan penuh luka. Begitu juga angkh lee yang masih tertimbun oleh beberapa bongkahan es tersebut. Walaupun sudah sedikit hancur, tetapi gunung es yang menidihnya masih bisa bertahan. Mungkin akan hancur saat terkena sinar matahari atau jurus elemen api yang begitu panas.
Para penduduk yang awalnya kabur menjauh saat ada pertarunganpun telah kembali untuk melihat yang terjadi. Para pendudukpun sangat tidak percaya karena perguruan besar dan yang terkuat hancur dalam sekejap.
__ADS_1
Para penduduk pun mulai membawa para tetua dan kepala tetua ketempat tabib untuk diobati. Walau bagaimanapun para penduduk sangat menghormati para tetua dan kepala tetua karena sudah banyak melindungi kota luoyi sebelumnya. Oleh karena itu, mereka semua menolong para tetua dan kepala tetua.