Shadow Dragon Warrior

Shadow Dragon Warrior
chap 13 S2 - Teman Lama


__ADS_3

Setelah pemimpin benua utara menghilang bersama dengan salah satu orang organisasi kegelapan itu, keadaan pun mulai bertambah tegang dipihak pasukan daratan 6 benua.


"Kemana mereka?" Gumam pemimpin benua selatan.


"Sepertinya pemimpin benua utara dibawa ke dimensi lain!" Ujar pemimpin benua barat.


"Dimensi lain?" Tanya pemimpin benua tenggara bingung.


"Ya, bisa dibilang orang yang menghilang bersama pemimpin benua utara adalah orang yang memiliki ilmu pengendali diri anugerah! Tapi.....," ucap pemimpin benua barat sedikit ragu-ragu menuntaskan kalimatnya.


Melihat wajah dari pemimpin benua barat yang sangat tidak tenang, membuat pemimpin benua yang lainnya langsung paham bahwa musuh yang dilawan oleh pemimpin benua utara pasti sangat merepotkan.


Setelah perginya pemimpin benua utara dan salah satu orang dari organisasi kegelapan itu, kini pemimpin benua yang ada hanya tersisa 4 orang saja dan sedangkan dipihak musuh ada 6 orang dari organisasi kegelapan yang masih misterius identitasnya.


Karena situasi menjadi genting, mau tidak mau keempat pemimpin benua yang lainnya harus siap berperang mati-matian.


"Apa ini akhirnya?" Tanya pemimpin benua selatan.


"Mau bagaimana lagi?! Rencana kita sudah berantakkan dan pasukan mulai menjadi ketakutan melihat keadaan seperti ini," ucap pemimpin benua barat.


Setelah berbincang dengan pemimpin benua selatan,

__ADS_1


melihat wajah pemimpin benua tenggara dan benua barat daya menganggukkan kepala, membuat pemimpin benua selatan tahu bahwa mereka juga sepemikiran dengannya. Dan karena sudah sepakat, mereka pun langsung memimpin pasukan mereka masing-masing dan menyerang maju.


Mereka berempat berpencar dan mencoba untuk lebih dulu membunuh para mayat hidup itu karena jumlah mereka cukup banyak.


Ditempat lain di markas perlindungan untuk para penduduk terjadi masalah serius. Beberapa warga yang sebelumnya teriak-teriak dan kejang-kejang itu tiba-tiba terbangun dan mengeluarkan aura gelap yang sangat pekat.


"Apa yang terjadi padaku?" Gumam warga yang sebelumnya terkena gejala aneh itu dan sekarang tiba-tiba didalam tubuhnya seperti ada kekuatan dahsyat mengalir.


"Anda sudah baikan?" Tanya perawat khawatir.


"Tidak apa-apa!".


"BUKKK.....!!!!" Tiba-tiba saja perawat itu dipukul sampai terpental keluar tenda oleh warga barusan.


"Apa-apaan ini? Apa ada musuh yang menyelinap masuk?" Tanya salah satu tetua dari perguruan di benua selatan.


Saat sedang melihat-lihat tempat kejadian, datang salah satu murid dari perguruan tenggara melaporkan bahwa beberapa warga yang mengamuk terus menyerang warga yang lewat dan mereka menuju ibu kota. Mendengar hal itu, beberapa tetua langsung berpencar agar bisa menyelesaikan masalah tersebut.


"Kita akan berpencar menjadi 2 tim! Beberapa pergi mencari warga yang selamat dan membawa mereka masuk ke dalam ibu kota dan beberapa lagi mencoba menghalangi beberapa warga yang sedang mengamuk itu!" Ujar tetua perguruan di benua selatan yang sebelumnya. Sebenarnya, tetua perguruan dari benua selatan itu adalah wakil pemimpin pos penjagaan di markas perlindungan dan ia yang sekarang harus memegang tanggungjawab untuk menyelamatkan para warga.


Dimana ketua pemimpin pos penjagaan?

__ADS_1


Ditempat lain, tetua song dan tetua hong sedang menaiki kuda untuk menuju kota luo yi karena ada suatu barang yang tertinggal di perguruan pedang suci.


"Huuhhh.... tidak aku sangka perang besar sudah dimulai," ucap tetua song.


"Kau benar! Tidak disangka saat aku tersadar, aku sudah melewati banyak kejadian penting hahaha..... tapii.., sebenarnya aku masih kepikiran soal mereka! Mereka sama sekali tidak datang untuk berlindung di markas perlindungan dan juga aku sebagai guru tidak dapat menjaga mereka dengan baik," ujar tetua hong merasa kecewa pada dirinya.


"Sudahlah! Yang sudah terjadi tidak akan bisa terulang kembali dan percayalah mereka adalah anak-anak yang tangguh!" Balas tetua song.


"Kau benar, sepertinya setelah ditunjuk menjadi pemimpin pos penjagaan di markas perlindungan kau jadi sedikit bijak ya! Atau mungkin kau salah minum obat hahaha....," ucap tetua hong menanggapi perkataan tetua song dengan tidak serius.


"Sudahlah, aku merasa sedikit tidak tenang mendengar perkataan itu. Jujur saja sebenarnya yang cocok menjadi pemimpin adalah kau atau si tua yong! Tapi sayangnya takdir berkata lain," ujar tetua song merasa sedikit terbebani dengan posisinya.


Saat sedang asik berbincang, tiba-tiba muncul segerombolan mayat hidup dan diantara gerombolan mayat hidup itu ada orang yang mereka kenal. Melihat hal itu, mereka berdua menjadi terkejut karena orang yang mereka kenal itu adalah tetua yong.


"Heii.. heii... jangan bilang kita harus melawan dia!?" Ucap tetua song sedikit terkejut.


Tetua hong yang melihat tetua yong berdiri di depan matanya membuatnya semakin kesal karena tahu bahwa itu adalah kemampuan dari salah satu petinggi organisasi kegelapan yang dapat menghidupkan orang mati menjadi boneka perangnya.


"Apa yang akan kita lakukan?" Tanya tetua song.


"Kita harus kalahkan para mayat hidup itu terlebih dahulu dan kemudian kita kalahkan si yong tua itu dengan serangan terkuat kita!" Ucap tetua hong mengatur rencana.

__ADS_1


"Hahaha.... sepertinya kau juga kesal ya melihat pemandangan ini!" Ujar tetua song.


Karena sudah sepakat, mereka berdua pun maju dan mencoba secepat mungkin untuk mengalahkan para mayat hidup tersebut agar tidak merepotkan nantinya.


__ADS_2