Si Bungsu

Si Bungsu
54. Selingkuh


__ADS_3

Jeje mau datang ke kantor menemui kakaknya. Sewaktu dia di parkiran Jeje melihat kakaknya pergi dengan mobil. Jeje langsung mengikuti kemana mobil kakaknya.


"Itu bukannya mas Andi, mau kemana dia?" kata hati Jeje. "Aku harus mengikutinya, mas udah kelewatan" Jeje masuk mobil.


Andi berhenti di sebuah hotel, kemudian ada seorang cewek yang juga ikut. Cewek tersebut adalah Dina mantan pacarnya sendiri. Mereka masuk hotel dengan mesra dan tertawa bahagia. Waktu Jeje mau mengikuti mereka, Vian melihat Jeje.


"Jeje...." teriak Vian.


Jeje menengok pada orang yang memanggilnya "bang Vian..."


Vian menghampirinya "ngapain kamu disini?"


"Begini bang, abang jangan salah paham dulu. Aku sedang mengikuti mas Andi yang sedang selingkuh dari istrinya" penjelasan Jeje.


Vian begitu terkejut "jadi Andi sudah menikah?"


Jeje mengangguk "Iya mas dan sudah punya anak cewek berumur 4 tahun".


"Kata abang Andi belum menikah, sebab abang sering ketemu Andi dengan ceweknya. Mereka sangat mesra dan Andi juga tidak pernah mengatakan kalau dia punya istri" ucap Vian.


Datang Rey menghampiri mereka "bos, mobil sudah siap".


"Iya. Je menurut abang kamu tidak akan bisa masuk kedalam. Percuma kamu mengikutinya, biasanya selain kesini Andi juga sering datang ke club di pusat kota. Kamu datang saja kesana setiap malam minggu, kalau nggak nanti Rey bisa temani kamu kesana" kata Vian.

__ADS_1


"Iya bang, mas Andi sekarang sudah kelewatan. Kalau dia tidak mau juga berubah terpaksa aku bilang sama istrinya" Jeje kesal.


"Jangan, itu bukan hak kamu. Biar dia tahu sendiri, kamu hanya menemani dia waktu dia minta tolong" Vian menenangkan Jeje.


"Iya bang, makasih banyak ya bang" Jeje terimakasih.


"Ya udah abang harus pergi, nanti hubungi saja Rey" Vian pamit.


"Iya bang" jawab Jeje.


Tidak lama kemudian Jeje juga ikut pulang ke rumah orang tuanya. Sedangkan Andi dan Dina sudah masuk kedalam kamar hotel. Mereka langsung ke kamar mandi buat mandi bersama. Setelah mandi mereka naik keatas kasur.


"Sayang,, gimana perusahaan kamu itu sudah jadi hak kamu kan?" tanya Dina sambil membelai dada Andi.


"Maaf sayang" Dina memeluk Andi.


"Apa kamu sudah siap sayang?" tanya Andi.


"Pasti sayang, aku selalu siap" jawab Dina.


Andi langsung mencium Dina dari keningnya sampai kebawah. Andi sudah mulai melakukan aksinya pada Dina. Setelah setengah jam mereka main mereka tertidur bersama. Beberapa jam mereka tidur, mereka kembali bangun dan bersih-bersih. Kemudian mereka siap-siap untuk kembali.


Andi mengantar Dina kembali ke apartemennya "sayang besok temui aku di kantor ya, ada yang mau kita bahas" kata Andi sewaktu sampai di depan apartemen Dina.

__ADS_1


"Oke sayang, aku turun ya" Dina mencium Andi sebelum keluar mobil.


Setelah Dina turun, Andi kembali melanjutkan mobilnya ke rumahnya. Sampai di rumah Andi langsung masuk, di ruang keluarga sudah ada Jeje sedang menonton sendirian.


"Dari mana mas? Kok baru pulang?" Jeje masih menonton.


"Oh.. ternyata loe Je, tumben loe pulang kesini" Andi menghampiri Jeje.


"Kalau aku pulang atau nggak itu bukan urusan mas. Setidaknya aku di luar tidak melakukan yang aneh-aneh di luar. Tidak seperti mas yang pulang selalu tepat waktu tapi kelakuan di luar seperti ********" Andi langsung menampar Jeje.


"Jaga mulut loe, jangan sampai ayah dan Anis mendengarnya" Andi kesal.


Jeje tersenyum "jadi mas juga takut ketahuan, trus ngapain mas masih selingkuh".


"Ini juga buat loe, kalau tidak loe tidak akan bisa melanjutkan kuliah keluar negeri" teriak Andi.


"Kalau gue tahu mas memaksa Lili mengambil paksa perusahaan ayah Juan, gue juga nggak bakalan mau. Kita lihat sampai kapan mas akan bertahan dengan selingkuh" balas Jeje sambil jalan ke kamarnya.


"Baik, gue akan tetap melakukan apa yang gue mau. Loe dengar itu?" teriak Andi.


"Dasar ********, masih tidak mau dengar. Kita lihat sampai kapan mas akan bertahan seperti ini" kata hati Jeje jalan masuk kamarnya.


Andi masuk kamarnya dan melihat istrinya sudah tidur dengan nyamannya. Andi langsung mandi dan ganti baju, lalu dia tidur disebelah istrinya.

__ADS_1


*BERSAMBUNG


__ADS_2