Simpanan Pria Arogan

Simpanan Pria Arogan
Kejadian 12 tahun lalu (II)


__ADS_3

***


"Lea, darimana kau menemukan putriku? kami sudah mencarinya kemana-mana, namun tidak menemukan dirinya?" tanya Adel pada Lea yang saat itu masih berada di tempat itu.


"A ... aku menemukan Luna disebuah panti asuhan, dia kehilangan ingatannya, jadi tidak ingat untuk pulang," jawab Lea dengan bibir yang bergetar. Seolah Lea sedang menyembunyikan sesuatu.


Tentu saja hal itu diketahui oleh Nonik, entah bagaimana cara Lea menyelamatkan Luna dari pejabat itu, namun sepertinya sekarang Lea sedang dalam bahaya oleh itu.


Terlihat dari ekspresi Lea yang terlihat ketakutan dan bergetar.


"Terimakasih Lea, aku tidak tahu harus berkata apapun lagi. Aku hanya bisa mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya," ucap Adel sembari memeluk Lea yang berada di hadapannya itu.


Saat itu Nonik sudah merasa lega, jadi dia tidak perlu lagi merasa tersiksa karena merasa bersalah, karena toh Luna sudah kembali dengan selamat.


Nonik juga sangat beruntung, karena kelihatannya Luna kehilangan ingatannya. Jadi Luna tidak akan mengingat jika yang membawa dirinya ketempat sepi adalah Nonik.


Puncak masalah terjadi saat Adel dan Gonzales merayakan ulangtahun Luna sekalian perayaan kembalinya Luna di dekat danau tempat mereka biasa bertamasya.


Awalnya semua terlihat sangat tenang dan bahagia, sampai saat Nonik melihat pejabat yang menculik Luna datang ketempat itu dengan menyamar sebagai peserta yang ikut merayakan ulang tahun Luna.


Nonik terus mengawasinya, saat pria itu datang, Nonik bisa melihat Lea tiba-tiba ketakutan. pria itu terus saja memperhatikan gerak-gerik Lea. Sampai suatu waktu, pria itu mencari kesempatan untuk menarik Lea ketempat yang sepi.


Nonik yang masih saja bersembunyi hanya bisa ketakutan, dia sangat takut untuk menyelamatkan sahabatnya Lea itu.


***


"Kau pasti tahu kan, aku yang menculik gadis kecil itu? putramu yang bernama Winston itu telah mengambilnya dariku dan kau membawanya kemari. Menurutmu apa yang akan terjadi padamu dan putramu sekarang?" tanya pria itu mengancam Lea dengan sebuah belati ditangannya.


"Jangan lukai putraku, aku bersumpah akan merahasiakan masalah ini, aku mohon padamu," Lea memohon pada pria itu sembari tertunduk karena ketakutan.


"Jangan naif perempuan, aku tahu suamimu berselingkuh dengan seorang model sekarang. Jadi jika aku membunuh mu pun, tidak akan jadi masalah." ucap pria itu tertawa sinis kearah Lea.


Pria itu langsung menyeret Lea ke danau dan menenggelamkan dirinya disitu, dengan sangat ketakutan dan sifat pengecut milik Nonik, Nonik hanya bisa menangis dan bergetar melihat sahabatnya Lea sedang meregang nyawa tenggelam di danau itu.


Sampai Nonik tidak sadar, jika pria menyeramkan itu sudah berjalan mendekat kearahnya. Pria itu seolah tahu, jika sedari tadi Nonik sudah mengawasinya.


"Kau, kau adalah orang yang membawa gadis kecil itu kan ketempat sepi?" tanya pria itu mendekat kearah Nonik.


"Ampun, tolong, tolong jangan membunuh aku, aku akan menutup mulutku!" balas Nonik merangkak mundur sembari ketakutan.

__ADS_1


"Heh? pengecut! aku akan melepaskan mu, sebagai gantinya kau harus mengatakan pada kepolisan jika yang membunuhnya adalah ayah gadis kecil itu. Jika kau tidak mau, maka aku akan membocorkan kelakuan mu, dan juga akan membunuh putri bungsu mu itu.


Aku tunggu berita bagusnya besok pengecut!" bisik pria menyeramkan itu menggoreskan belati yang ada di tangannya ke leher Nonik.


Nonik ketakutan setengah mati, dia baru saja selamat dari kematian. Dia pun juga sedang amat sangat ketakutan.


Dan sesuai yang diinginkan pria menyeramkan itu, Nonik melakukan perannya dan mengkambing hitamkan Gonzales, sampai membuat Gonzales dicap sebagai pembunuh dan akhirnya dihukum mati. Kenapa sampai di hukum mati, karena suami Lea adalah orang terkaya nomor lima di dunia, jadi kejadian tragis yang menimpa istrinya sungguh membuat Loorey murka.


Saat itu, Loorey memutuskan membawa Winston pindah dari negara itu. Loorey tidak ingin Winston mengetahui kejadian yang menimpa ibunya itu. Jadi, Loorey mengatakan jika Lea meninggal karena sakit.


Saat itu, Loorey mencurigai rekannya yang bernama Gale Rolex, karena saat itu dia dan Gale Rolex sedang bersitegang mengenai bisnis. Namun, diluar dugaan sampai saat ini Loorey belum menemukan bukti yang mengarah ke Gale Rolex.


Dari mulai saat itu, pria menyeramkan itu selalu mengancam Nonik. Kehidupan Nonik dimata-matai olehnya. Dan saat yang lalu, saat Luna kembali ke rumah lamanya, membuat pria menyeramkan itu kembali mengancam Nonik.


***


Mendengar fakta itu sungguh membuat Winston bergetar, dia merasakan hatinya ditusuk seribu jarum.


Ternyata ibunya meninggal dan dibunuh karena menyelamatkan dirinya. Winston dulu memang pernah menyelamatkan seorang gadis kecil yang ia temui di sebuah ruang bawah tanah.


Saat itu, Winston sedang kabur dari ayahnya yang sedang menghukum dirinya. Jadi dia pergi kesebuah rumah yang sangat besar dan bersembunyi disitu.


"Kenapa kau ada disini?" tanya Winston berjalan kearah gadis kecil itu.


"Kakak siapa?" tanya gadis itu dengan suara yang sangat lemah.


Saat Winston memperhatikan lebih jelas lagi, Winston bisa melihat ada bekas lebam di lengan gadis kecil itu.


"Apakah kau juga dihukum sama sepertiku? lihatlah kakak juga punya lebam dimana-mana," ucap Winston seolah merasakan penderitaan yang sama dengan gadis kecil itu.


"Siapa namamu?" tanya Winston lagi, saat tidak mendapatkan balasan dari gadis kecil itu.


"Aku tidak ingat namaku, Kaka, aku sangat lapar, apakah kau punya makanan?" tanya gadis kecil itu melihat dengan sendu kearah gadis kecil itu.


"Sepertinya kau lebih menderita dari aku, ayo keluar bersama ku dari sini. Aku akan memberikan kamu makanan yang sangat banyak. Kaka juga akan melindungi mu," ucap Winston sembari memapah dan menggendong gadis kecil itu keluar dari ruang bawah tanah itu.


"Benarkah? apakah kakak akan memberikan aku makanan yang sangat banyak?" tanya gadis itu dengan wajah yang sangat berbinar.


"Tentu saja, aku tidak mungkin berbohong. Aku adalah ksatria pembela keadilan. Ibuku selalu mengajarkan agar menolong yang lemah," jawab Winston tersenyum bangga pada gadis kecil itu.

__ADS_1


"Wah, kstaria yang sangat hebat menyelamatkan aku, aku sangat senang!" seru gadis kecil itu tidak menghiraukan jika dirinya sedang sangat lemah sekarang.


Secara sembunyi-sembunyi Winston membawa gadis kecil itu kedalam rumahnya, karena rumahnya sangat besar dan ayahnya juga sudah pergi melakukan perjalanan bisnis, jadi Winston bisa merawat Luna tanpa ketahuan.


Saat itu adalah saat-saat paling bahagia di hidup Winston. Karena gadis kecil itu sangat imut dan lucu, gadis kecil itu selalu menghibur Winston.


Saat itu, Winston menamai gadis kecil itu dengan sebutan bunga, karena menurut Winston gadis kecil itu sangat cantik dan indah seperti bunga.


"Bunga, kau senang tidak bersama dengan kaka?" tanya Winston sembari menemani Luna yang sedang bermain-main.


"Tentu saja, kaka kan kstaria penyelamatan ku. Kaka juga selalu memberikan aku makanan yang sangat banyak. Aku sangat bahagia," seru gadis kecil itu tertawa lepas.


Hal itu membuat Winston sangat senang, gadis kecil itu adalah teman pertamanya.


Winston berjanji akan selalu menjaganya.


"Bunga, kaka berjanji akan selalu menjagamu. Aku juga tidak akan meninggalkan kamu. Kamu tidak akan lagi tinggal di tempat gelap itu," Winston berjanji akan selalu menjaga gadis kecil itu. Karena kebersamaan singkat mereka, Winston serasa memiliki ikatan batin yang kuat dengan gadis kecil itu.


"Tentu saja, saat besar nanti aku akan menikahi kaka," ucap gadis kecil itu dengan polosnya.


"Hahaha, aku ingat perkataan mu gadis kecil, saat besar nanti, kau akan menjadi istriku." ucap Winston tertawa saat mendapati jawaban yang begitu polos dari gadis kecil itu.


Winston tidak menyadari sudah ada sepasang mata yang memperhatikan mereka sedari tadi.


Dan ternyata itu adalah ibunya. Entah mengapa Winston melihat kekhawatiran dan ketakutan dimata ibunya saat melihat gadis kecil itu.


Dengan sangat cepat Lea menggendong Luna dan membawanya kesebuah ruangan, sedangkan Winston disuruh menunggu di taman pekarangan rumahnya itu.


***


Pengumuman


Hi, pengumuman mulu akutuh, hahahah. jadi minggu lalu kan sudah update 2 episode perhari, mulai saat ini kembali update normal ya, hehe 1 episode perhari. Soalnya author sudah tidak sanggup. Lelah hayati 🥺


Disamping kerjaan author yang menumpuk, author masih dikejar tanggung jawab update novel yang jadwalnya padet. Hahaha.


Nanti, jika author merasa sudah mampu dan sanggup lagi, akan update lagi 2 per hari. Maapkeun ya semuanya.


Semoga Novel ini memberikan nilai positif ya bagi kalian semua, mohon maaf ya karena ceritanya agak ribet. terlalu banyak misteri juga, sama kayak hidup author dan pemikiran author yang berbelit-belit kayak benang kusut. hahaha 😅

__ADS_1


Sekali lagi maaf ya udah enggak update 2 episode lagi perhari. Lope yu 😘


__ADS_2