Simpanan Pria Arogan

Simpanan Pria Arogan
Ternyata Itu Kau


__ADS_3

***


Setelah mendapatkan penolakan dari Luna entah mengapa membuat hati Nixon sakit, ada perasaan yang aneh yang dirasakan Nixon untuk Luna. Hal itupun sebenarnya membuat Nixon bingung.


Seolah Nixon ingin Luna terus berada disisinya, Nixon baru mengenal Luna tapi entah mengapa dia merasa familiar dan dekat dengannya.


Setelah itu Nixon memutuskan kembali, dan sesaat setelah ia kembali ia sudah mendapatkan info yang sangat terperinci mengenai apa yang dialami oleh Luna sekitar 12-13 tahun yang lalu. Karena memang background keluarga Nixon sangat kuat dibagian hukum, dia bisa mendapatkan info-info yang sangat rahasia sekalipun dengan sangat cepat.


Dan alangkah tercengangnya Nixon, saat mendapati info bahwa dulu Luna sempat hilang selama berbulan-bulan. Bahkan Nixon bisa melihat poster diri Luna saat kecil dahulu.


Nixon memegang poster yang digenggamnya dengan tangan yang bergetar. Dia sudah menemukan orang yang dia cari-cari, dia juga merasa lega ternyata gadis yang ia cari-cari itu baik-baik saja, dan tidak dijual di pasar gelap.


***


Dulu saat Nixon berumur 16 tahun, dia bertemu seorang anak perempuan yang dikurung di dalam ruang bawah tanah milik paman Nixon. Memang Nixon sudah sering bertemu dengan anak-anak yang berbeda-beda di ruang bawah tanah itu.


Saat itu, Nixon masih belum paham mengapa bisa ada anak kecil di kurung disitu. Dan barulah saat dewasa, Nixon menyadari jika pamannya adalah seorang pengidap penyakit yang suka menyiksa anak kecil. (tidak menjurus ke seksual, hanya penyiksaan bentuk fisik)


Keluarga besar mereka menutupi hal itu, karena akan mencoreng nama baik keluarga. Namun, karena memang penyakit paman Nixon ini sudah akut, dia tidak bisa membendung keinginannya itu.


Nixon sangat kasihan pada gadis itu, namun Nixon tidak bisa berbuat apa-apa. sering sekali jika Nixon menjumpai gadis kecil itu, sudah ada lebam diwajahnya, atau lengannya.


Setiap hari, Nixon menjumpai gadis kecil itu di ruangan bawah tanah, menemaninya bermain dan bercerita banyak hal. Tapi anehnya setiap hari, gadis itu melupakan dirinya. bahkan jika ditanyai nama oleh Nixon, gadis itu akan linglung dan tidak bisa menjawab. Jangankan nama, ditanya apa yang mereka lakukan kemarin saja gadis itu tidak bisa mengingat.

__ADS_1


Sepertinya gadis itu, diberikan obat aneh oleh pamannya itu. Makanya gadis kecil itu tidak bisa mengingat apapun.


Tapi, karena gadis itu sangatlah polos dan juga baik, pelan-pelan Nixon menjadi dekat dengan gadis kecil itu, dan muncullah sebuah keinginan untuk melindunginya.


Namun, karena Nixon masihlah sangat muda. Dia takut mengambil tindakan dan malah tidak berbuat apa-apa. Itulah penyesalan terbesar Nixon dalam hidupnya, dia tidak bertindak saat gadis itu membutuhkan pertolongan.


Dia hanya diam karena ketakutan, dua bulan telah berlalu sampai Nixon menerima kabar bahwa gadis kecil itu telah hilang. Namun Nixon saat itu mempercayai jika gadis kecil itu telah dibunuh oleh pamannya karena kerasnya siksaan yang diberikan olehnya.


Atau kalau tidak, pamannya menjual gadis kecil itu di pasar gelap. Apapun itu, tapi Nixon hampir gila oleh itu, dia menyalahkan dirinya bertahun-tahun lamanya. Dia selalu mengingat wajah gadis kecil yang lemah itu, dia sangat ingin melindungi gadis kecil itu, tapi karena Nixon terlalu lemah, dia tidak bisa melakukan apapun.


Pernah sekali Nixon ingin membawa kabur gadis kecil itu, saat itu Nixon sudah mempersiapkan segalanya. Namun oleh karena suatu alasan, Nixon harus kembali ke rumah untuk mengambil sesuatu.


Jadi Nixon menyuruh gadis kecil itu menunggu disebuah pohon rindang, Tapi sebelum itu Nixon sudah memberikan gadis kecil itu mainan dan menuliskan nomor ponselnya disitu. Agar nanti saat gadis kecil itu berhasil kabur, mereka tetap bisa saling berhubungan.


Penyesalan itu dibawa Nixon sampai sekarang, bahkan sampai saat ini dia tidak bisa memaafkan pamannya. Nixon bersumpah jika pamannya mengulang hal yang sama, dia akan mengungkapkan segalanya. Tidak peduli apapun yang terjadi.


***


"Syukurlah kau baik-baik saja, maafkan aku dahulu menjadi sangat pengecut. Syukurlah kau tidak mengingat apapun," Nixon menangis karena mengetahui jika Luna sungguhlah baik-baik saja. Bahkan kelihatannya Luna tidak mengingat apapun kejadian saat itu.


"Aku berjanji akan membayar hutangku padamu, aku berjanji akan menjagamu bahkan dengan nyawaku sekalipun. Terimakasih karena sudah selamat dan baik-baik saja," ucap Nixon memeluk poster tua yang dia pegang.


Nixon tidak tahu bagaimana cara Luna bisa kabur dari situ, namun bukan itu yang penting. Yang penting sekarang adalah bahwa Luna baik-baik saja.

__ADS_1


Dosa dan penyesalan yang berada di pundak Nixon bisa dilepaskan. Selama ini Nixon tidak pernah seharipun memaafkan dirinya karena kejadian itu.


Namun, setelah semua fakta itu terungkap Nixon bersumpah akan melindungi Luna apapun yang terjadi. Nixon bersumpah tidak akan menjadi pengecut seperti dulu lagi.


Dan tentu saja hal ini akan dirahasiakan oleh Nixon, Nixon tidak ingin Luna mengetahui dan mengingat kejadian kelam yang pernah ia alami dahulu saat kecil. Nixon ingin Luna menjalani hidupnya dengan baik dan normal.


Di apartemen Winston.


***


Rean sudah mengantarkan Luna ke apartemen Winston. Rean juga menyampaikan pesan Winston pada Luna, agar Luna tidak keluar dari apartemen itu selangkah pun.


Setelah itu Rean pergi menyusul Winston ke hotel crystal. Karena memang mereka memiliki jadwal pertemuan yang sangat penting saat ini.


"Baguslah, aku kira Winston akan kesini dan menghukum aku, setidaknya aku punya waktu untuk bernafas lega," ucap Luna memegangi dadanya, karena memang sedari tadi dia sudah tegang. Bagiamana jika Winston sudah ada di apartemen menunggu dirinya.


Sesaat setelah Luna merebahkan diri di kasur, dia mengingat bahwa tadi Nixon sudah memberikan dirinya berkas kasus yang Luna inginkan.


Segera Luna mengambil berkas itu dari dalam tasnya. Luna membaca kasus itu dengan sangat terperinci, dari mulai awal kejadian, cara pembunuhan dan metodenya dan juga disitu ada terlampir tulisan tangan pengakuan kesalahan yang diklaim milik ayah Luna.


Tapi tentu saja Luna yakin surat itu telah dipalsukan, Luna akan mencoba mencari bukti-bukti yang lain. Luna ingin mencocokkan tanggal kejadian dengan hal yang ayahnya lakukan saat itu.


Namun, karena memang sudah sangat lama, Luna tidak bisa mengingat. Apalagi saat usia segitu Luna sama sekali memiliki ingatan yang jelek. ada ingatan yang hilang dari memori Luna, namun karena tidak berpengaruh ke kesehatannya Luna tidak terlalu ambil pusing akan hal itu.

__ADS_1


"Hemmm, besok saat ulangtahun paman, sebaiknya aku tanyakan saja pada tanggal ini ayah sedang dimana, mungkin paman mengingatnya," ucap Luna menetapkan hatinya, untuk menanyakan pamannya besok.


__ADS_2