
Halo lama tidak menyapa kalian semua, sudah lama sejak aku menyelesaikan novel kesayangan dan novel pertama author ini.
Aku terharu melihat banyak dari kalian yang baca ulang, aku ucapkan terimakasih yaa.
Disini author mau mempromosikan karya author yang tidak akan kalah seru dari Winston dan Luna.
Genre mafia dan banyak misteri, tetapi tetap romatis dan bikin baper. Author jamin tidak akan kalah seru dari ini.
***
Berikut sinopsisnya :
“Setiap orang yang berada di dekatnya akan mengalami kematian yang tragis.”
Itulah bagaimana orang-orang mengenal Adriella Alice, seorang wanita muda yang seumur hidupnya hanya tahu akan dunia di dalam kegelapan.
Namun, bagaimana bila si gadis pembawa kutukan itu dipersatukan dengan seorang ketua mafia bringas bernama Adam Duke yang merupakan sosok kegelapan itu sendiri?
Akankah mereka menemukan surga di dalam kebersamaan atau memang hanya ada neraka dalam gelapnya malam?
Cuplikan episode :
"Tuan, kita sudah sampai," seru anggotanya itu membuka pintu untuk Adam Duke.
Salah seorang yang lain juga membuka pintu diarah Alice.
Alice tidak tahu mereka ada dimana, akan tetapi suasana disini begitu rimbun dan segar, seolah mereka berada di tengah hutan.
"Aku tidak akan mengunjungi mu jika tidak akan kebutuhan, kau akan tinggal disini bersama pelayan," Adam Duke segera memberitahukan kepada Alice.
Jika Alice tidak akan tinggal satu rumah dengannya, melainkan akan diasingkan juga dan disingkirkan.
Bagaimana pun Alice hanya dibutuhkan sebagai penghubung antara dirinya dan keluarga Brown, selebihnya dia tidak membutuhkan Alice.
"Sudah kuduga aku juga akan disingkirkan, dilempar kedalam kegelapan yang menakutkan,"
"Memangnya siapa diriku mengharapkan sesuatu yang tak mungkin dari orang yang tidak dikenali,"
"Aku hanyalah putri terbuang yang seharusnya tak dilahirkan!"
Alice terdiam saat Adam mengatakan hal itu, dia menunduk dan mengangguk, tak bisa meminta hal lebih dan bahkan membela dirinya.
__ADS_1
"Kenapa dia tidak meminta hal apapun?"
"Dia bahkan tidak meminta untuk tinggal bersamaku!"
"Ah, apa yang kupikirkan ini, masa bodoh dengannya, aku tidak harus peduli!" geram Adam menghela nafasnya dalam-dalam dan hendak berlalu tanpa mengatakan apapun.
Akan tetapi ....
"Dor!"
"Dor!"
"Dor!"
Suara tembakan terdengar begitu nyaring, beberapa pelayan dan supir Adam terluka oleh tembakan itu.
Alice yang mendengar suara nyaring itu langsung tersungkur dan menutupi telinganya, dia menangis histeris dan ketakutan.
Adam yang memang lihai dan terkenal hebat dalam bela dirinya langsung mengambil senjata api di sakunya, hanya melihat dari arah tembakan dia bisa memperkirakan letak penembak yang menembaki mereka.
Adam segera bersembunyi di belakang mobil, menunggu tembakan selanjutnya agar ia bisa meng-akuratkan perhitungan nya.
Disisi yang lain, para anggotanya juga Kai ikut mengambil posisi untuk melakukan penyerangan balik.
Saat Adam tengah serius dan menunggu tembakan selanjutnya, dia melihat Alice yang belum bisa melihat dengan jelas itu ketakutan setengah mati dan menangis tersedu-sedu menutupi telinganya.
"Dor!"
Mata Adam menangkap arah senjata itu, mengarah dan menembak kaki Alice.
"Ah!"
Alice berteriak kecil, lalu terduduk di tanah, dia tak tahu harus melakukan apa, dia meraba-raba sekelilingnya dengan tangan yang sangat gemetaran.
Dor!"
"Dor!"
"Dor!"
Setelah Adam dan Kai mengetahui arah tembakan itu, mereka langsung melakukan penyerangan balasan.
Menembak semua orang yang bersembunyi hendak menembak mereka.
__ADS_1
Mungkin Gordon telah sial, atau mungkin dia meremehkan Adam Duke.
Jika hanya dengan jebakan kecil dan murahan seperti ini tidak akan mungkin melenyapkan monster seperti Adam juga Kai yang terkenal tidak pernah meleset dalam tembakannya.
Hanya dalam beberapa menit, musuh mereka yang hanya berjumlah 20 orang tergeletak tak bernyawa keselurahan.
"Urus mereka!" perintah Adam kepada Kai yang juga sudah menyimpan senjatanya sama seperti dirinya.
"Baik Bos," seru Kai menyanggupi.
Alice yang masih meraba-raba tanah yang ia duduki menangis tersedu-sedu, dia ketakutan sekali dan bingung apa yang harus ia lakukan dan kemana ia harus pergi bersembunyi, karena ia belum bisa melihat dengan jelas, dia kesulitan untuk berjalan dengan benar dan menentukan arah.
"Si tua Bangka itu bahkan ingin membunuh anaknya sendiri! menjijikkan!" geram Adam menghampiri Alice dan bersimpuh duduk hendak meraih tangan Alice.
Tetapi sebelum Adam meraih tangan Alice, Alice terlebih dahulu menemukan tangannya dan segera meraihnya.
Mata Alice segera melebar dan ia menengadahkan wajahnya.
Wajahnya yang putih pucat dan begitu cantik namun menyedihkan, bola matanya tang tidak fokus karena tak bisa melihat dengan jelas.
"Tu ... Tuan, aku takut, tolong jangan tinggalkan aku sendirian disini,"
"Tolong jangan mengurung aku di sini, aku akan lakukan apapun Tuan, aku bahkan tidak akan berani meminta apapun lagi, aku akan bersikap seolah aku tidak ada,"
"Hanya saja tolong biarkan aku tinggal bersamamu, jika menurut mu aku terkutuk dan semua kekacauan ini semua terjadi oleh karena aku tolong maafkan aku, aku akan bisa tinggal di belakang rumahmu, atau di ruangan sisa, dimanapun, yang penting jangan tinggalkan aku sendirian, aku takut ...."
Tangisannya yang memilukan dan suaranya yang gemetaran, Adam sampai terkejut sekali, dia bahkan tak mengetahui apa yang sedang ia rasakan, entah rasa sakit apa yang ia rasakan saat mendengar dan melihat derita wanita cantik ini.
"Apakah kau tidak merasakan sakit di kakimu? kenapa kau hanya merengek untuk bisa tinggal di rumahku dan tidak merengek karena lukamu?" Adam bertanya dengan nada yang sinis, lagi-lagi ingin mendengar apa yang akan dijawab oleh wanita ini.
"Tuan, aku hidup di dalam kegelapan selama ini, aku telah mendapatkan banyak luka sebelumnya, ini tidak sakit sama sekali, aku pasti akan sembuh dengan sendirinya, Tuan tidak perlu repot-repot melakukan apapun, jadi ...." belum sempat Alice mengatakan apapun.
Adam yang mendengar jawaban jujur dan memilukan itu, Adam langsung menarik tangan Alice dan menggendongnya masuk kedalam mobil.
"Cepat menuju rumah sakit!" perintahnya kepada salah satu anggotanya yang juga membantu Kai membereskan kerusakan yang baru saja terjadi.
🌹
🌹
🌹
Cari saja di pencarian langsung judulnya, Pengantin Tuan Adam
__ADS_1
Terimakasih ya semuanya 🤍