Simpanan Pria Arogan

Simpanan Pria Arogan
Rencana Jahat Hani


__ADS_3

Di kantor Winston.


Tok ... Tok ... Tok


Sekretaris Winston sekali lagi mengganggu kesibukan Winston.


"Maaf Pak, diluar ada yang ingin bertemu dengan Bapak, katanya ada yang penting untuk di bicarakan. Namanya Hani."


"Hani? seperti pernah mendengar nama itu, tapi aku lupa. Baiklah, suruh dia menunggu diluar." Balas Winston karena memang pekerjaannya sudah mulai longgar.


"Ternyata Winston sangat kaya, beruntung sekali Luna bisa kenal dengan nya. Tidak bisa, aku tidak akan kalah dari wanita murahan itu, paling juga dia menjual tubuhnya untuk Winston." Hani bergumam pada dirinya sendiri, dia merasa Luna tidak pantas bersanding dengan Winston.


Setelah beberapa menit, Winston datang ke tempat Hani berada.


"Cih, ternyata sepupunya Luna. Untuk apa dia datang kesini?" gumam Winston saat melihat siapa yang ingin bertemu dengannya itu.

__ADS_1


"Halo Tuan Winston, masih kenal dengan aku kan? aku Hani anak dari Beni." Hani menampilkan senyuman terbaiknya, dan bersikap begitu ramah.


"Sudahlah! aku tidak tahu keberanian macam apa yang menuntun mu agar bisa bertemu denganku, aku tidak ingin ada basa-basi disini. Kau kuberi waktu 1 menit untuk menjelaskan."


Winston sangat kesal, berani wanita ini ingin bertemu dengannya. Kalau bukan karena dia adalah sepupu Luna, maka sudah dari tadi pastinya dia akan diusir.


Melihat ekspresi yang begitu dingin dan menakutkan dari Winston membuat Hani ketakutan.


"Maafkan aku Tuan, aku disini hanya ingin melaporkan bahwa Luna bukanlah gadis baik-baik. Dia selingkuh dibelakang mu, dia hanyalah wanita murahan yang tidak tau diri."


"Tapi Tuan aku memiliki bukti nya." Hani ketakutan, tetapi dia merasa memiliki bukti yang sangat akurat, dan pastinya dengan ini Winston pasti akan mencampakkan Luna.


Hani memberikan beberapa cetak foto yang dia ambil dari tasnya, lalu dia serahkan pada Winston.


Melihat foto itu Winston tersenyum, karena isinya adalah foto antara Luna dan Rendi saat di pesta dansa.

__ADS_1


Winston melempar foto yang ada ditangannya ke arah Hani.


"Hei, wanita busuk! apakah kau kira aku orang yang sepele? menurut mu apakah hal yang sangat sederhana seperti ini aku tidak tahu? kau meremehkan ku."


"karena kau sudah berani menghina wanitaku, menurut mu hukuman apa yang tepat untukmu? aku akan memberikan beberapa pilihan. Yang pertama, membakar mulut busuk mu, kedua, memotong tangan mu, dan yang ketiga, enyah dari hadapanku dan jangan pernah muncul. Jika kau muncul dihadapanku ataupun Luna, maka nyawamu akan habis olehku."


Mendengar itu, Hani sungguh ketakutan. Dia merasa hawa dingin yang begitu melekat pada Winston benar-benar mengerikan. Hal itu malah membuat Hani semakin marah dan cemburu pada Luna. Bagaimana mungkin Luna bisa meluluhkan monster yang dihadapan nya ini.


Tapi untuk saat ini, Hani akan mundur, pasti ada cara untuk menjatuhkan Luna. Hani tidak menyerah, dia merasa Luna terlalu beruntung, dan dia ingin menghancurkannya.


Hani masih memiliki begitu banyak rencana jahat yang sudah ia susun, Hani pasti memiliki kesempatan untuk menghancurkan Luna. Dan dia bertekad, yang akan bersama dengan Winston nantinya hanyalah dirinya seorang bukan Luna.


Setelah Hani pergi, Winston merasa sangat kesal. Dalam hari ini, dia berhadapan dengan dua wanita yang menyebalkan. Wanita yang hanya ingin mengambil keuntungan dari Winston.


" Cih, memang gadis jecilku yang di rumah adalah yang terbaik."

__ADS_1


__ADS_2