
***
Setelah beberapa hari.
Hari ini adalah hari pernikahan Luna dan Winston, sekalian memperkenalkan jika Luna adalah putri dari Louise Grey.
Saat ini Luna sedang berdiri di sebuah cermin, menggunakan gaun putih yang sangat indah. Memancarkan kecantikan Luna.
"Akhirnya kau akan menikah secara resmi di hadapan semua orang, akhirnya tiba waktu untuk mu berbahagia. Terimakasih sudah bertahan sampai saat ini," ucap Luna pada dirinya yang ada di cermin itu.
Tok ... Tok ... Tok
Lamunan Luka dibuyarkan oleh ketukan pintu.
"Luna, sudah waktunya, keluarlah," sahut Lily yang memang sudah berteman dengan Luna.
Walaupun kadang berdebat tapi Luna adalah satu-satunya teman wanita bagi Lily. Dan itu merupakan hal yang sangat luar biasa yang pernah Lily rasakan.
"Woah! aku tidak mau mengakui ini tapi kau sangat cantik. Cih, sial!" ketus Lily dengan tatapan yang melotot saat melihat kecantikan Luna dengan balutan gaun putih yang sangat indah itu.
"Haha, makanya kau carilah pasanganmu, agar kau bisa memakai gaun seperti ini juga," jawab Luna mengikuti Lily yang sedang menunjukkan jalan.
"Memang nya aku seberuntung kau apa? aku ini hanyalah gadis rumahan yang sial. Tunangannya direbut oleh orang dan sekarang menjadi pendamping pengantin lagi, ckckck. Semua orang yang mengetahui ini pasti mentertawakan aku," sahut Lily masih saja mengajak Luna berdebat.
"Haha, kau gadis yang baik dan lucu, yah walaupun sangat cengeng dan keras kepala tapi masih bisa ditoleransi. Pasti ada yang menyukaimu dengan sepenuh hati, tunggulah waktu yang tepat untukmu," jawab Luna sok bijak pada Lily.
Tidak terasa mereka sudah sampai, Grey dan Beni sedang menunggu Luna untuk diserahkan pada Winston.
Memang untuk wali Luna sekarang menjadi dua orang, yaitu Louise Grey dan Beni.
Dengan lembut Luna menggandeng paman dan ayahnya itu dan berjalan menuju altar untuk diantarkan ke Winston.
Winston yang melihat Luna sedang berjalan kearahnya tiba-tiba meneteskan air mata. Rasa haru dan bahagia yang ia alami saat ini sangatlah membuat dirinya emosional. Apalagi saat ini Luna sangatlah cantik dan indah di mata Winston.
Grey dan Beni telah sampai di hadapan Winston dan dengan perasaan haru melepaskan Luna ke tangan Winston.
"Jagalah putriku dengan benar," ucap Grey dengan linangan air mata. Mereka baru saja dipertemukan namun, Grey sudah harus melepaskan Luna ke lelaki masa depan putrinya itu.
"Jagalah keponakan ku dengan baik. Aku percaya padamu," ucap Beni ikut menangis dengan Grey, mereka seperti sepasang orang tua cengeng yang menyerahkan orang yang berharga pada Winston.
"Tentu aku akan menjaganya dengan baik ayah mertua dan paman, karena dia adalah orang terpenting di dunia untuk ku," sahut Winston sembari mengusap air matanya dan meraih tangan Luna.
Grey dan Beni pun pergi dari podium dan membiarkan mereka berdua mengucap janji sakral pernikahan mereka.
__ADS_1
Winston dan Luna mengucapkan janji sakral dengan sangat baik. Semuanya berjalan dengan lancar. Para wartawan juga sudah meliput berita heboh itu, juga perihal jika Luna adalah putri dari orang paling berkuasa di dunia.
Di pesta pernikahan itu hadir semua orang yang mengenal Luna, termasuk Rendi dan juga Nixon. Berbeda dengan Rani dan Lani, sekarang Rani sudah pergi jauh ke sebuah pedesaan. Dia ingin menenangkan dirinya disana, karena Lani khawatir akan kakaknya itu, Lani memutuskan untuk menemani Rani menenangkan dirinya disana.
Rendi dan Nixon masih menyayangi Luna, namun saat melihat kebahagiaan Luna yang terpancar dari matanya membuat Rendi dan Nixon hanya bisa mendoakan Luna agar tetap berbahagia, walaupun sakit tapi perasaan memang tidaklah selalu harus bisa terbalas.
Kadang melihat orang yang kita cintai bahagia sudahlah sangat cukup untuk kita.
Rean dan Sean sangat bahagia melihat Winston yang sekarang. Winston terlihat lebih hidup dan bahagia. Mereka belum sadar, kebahagiaan Winston akan menjadi penderitaan bagi mereka.
Karena Winston yang sekarang akan lebih meluangkan waktu untuk istrinya ketimbang pekerjaan yang artinya semua pekerjaan akan dilimpahkan pada mereka berdua.
Setelah acara pernikahan yang menghebohkan itu selesai. Louise Grey dan Loorey Leeac pergi pamit untuk liburan. Entah apa yang sekarang mereka perdebatkan namun, sepertinya mereka akan melaksanakan liburan mereka bersama-sama.
***
Sesuai janji Winston, dirinya sungguh meluangkan waktunya lebih banyak untuk Luna. Luna juga semakin menunjukkan rasa sayangnya pada Winston.
Tempat-tempat yang ingin Luna kunjungi yang menjadi keinginannya setelah bersama Winston pun mereka kunjungi bersama-sama. Mereka berdua sangat bahagia sekarang. Mereka sudah melupakan masa lalu kelam dan juga dendam yang mereka rasakan tempo hari.
Sampai tidak terasa Luna sudah hamil tua, dan sekarang sedang berada di rumah sakit untuk melaksanakan kelahiran pertamanya.
Tapi, yang terlihat lebih gugup adalah Winston bukan Luna.
"Tuan Winston, bisa menunggu diluar sebentar? nanti jika persalinan sudah selesai, Tuan akan dipersilahkan masuk lagi," sahut dokter wanita yang khusus di pesankan oleh Winston.
"Sayang, aku akan keluar sebentar, hanya beberapa menit. Kau harus berjuang, aku mencintaimu," ucap Winston langsung mengecup dahi istrinya itu dan langsung keluar dengan kegugupan yang sangat besar.
Winston sangat cemas menunggu di ruang tunggu, dia berjalan bolak-balik mengganggu pemandangan Rean dan Sean yang ikut berada disitu.
Saat mendengar teriakan istrinya membuat Winston hampir ingin masuk dengan paksa kedalam ruangan bersalin, untungnya di hadang oleh Rean dan Sean.
"Istriku, dia sedang berteriak! lepaskan aku!" teriak Winston pada Rean dan Sean yang sedang menahannya itu.
Sampai pada satu titik pintu dibuka oleh petugas medis yang berada di dalam memberitahukan jika persalinan berjalanan dengan sangat lancar.
Dengan sangat cepat Winston langsung berlari kedalam dan melihat keadaan istrinya itu. Bukannya melihat anak nya tapi Winston lebih fokus melihat Luna.
"Sayang, kau sangat hebat, kau berhasil. terimakasih," ucap Winston mengusap keringat Luna dan memeluknya dengan lembut.
"Emm, Tuan Winston, apakah mau menggendong anaknya ini?" tanya dua orang suster yang merasa keheranan saat melihat Winston sama sekali belum melihat anak-anaknya melainkan lebih fokus pada istrinya itu.
Memang Luna melahirkan dua orang anak kembar yang sehat. Satu laki-laki dan satunya lagi perempuan.
__ADS_1
"Oh iya," decak Winston menyadarkan dirinya kalau dia juga ingin melihat anak-anaknya.
Hal itu membuat Luna yang masih kesakitan, terkekeh dengan sikap Winston yang dia anggap Lucu itu.
Dengan sangat lembut Winston menggendong salah satu anaknya yang berjenis kelamin perempuan itu, dilihatnya bayi itu dengan lekat, kulitnya yang masih kemerahan dan wajah mungilnya meluluhkan hati Winston.
Winston dengan perasaan haru mencium dengan lembut wajah mungil putrinya itu,
"Kau sangat mirip dengan ibumu, terimakasih sudah lahir ke dunia sayang," ucap Winston hendak menggendong anaknya yang satunya lagi.
Dengan perasaan yang sama Winston kembali menggendong anaknya yang berjenis kelamin laki-laki itu.
"Kau sangat mirip denganku, kau harus bisa menjaga adikmu dengan baik nanti. Terimakasih telah lahir ke dunia ya sayang," ucap Winston kembali mencium wajah bayi mungil yang sedang ia gendong.
"Sayang, tinggal 10 lagi. Kita sudah punya dua orang sekarang," ucap Winston dengan wajah yang sangat bahagia diwajahnya.
"APA? kau kira melahirkan itu gampang? kalau kau mau melahirkannya, silahkan punya anak 10 lagi. Aku tidak mau!" ketus Luna yang masih kelelahan itu.
Dia sangat heran dengan Winston, Bagaimana mungkin Winston sangat ingin memiliki 12 orang anak.
Semua orang yang diruangan itu ternganga melihat jika gadis kecil seperti Luna sangat mampu dan berani membantah seorang Winston, dan kelihatannya Winston terlihat baik-baik saja akan hal itu. Malah terlihat lebih mengalah pada istrinya itu.
"Apakah rumor tentang Tuan Winston itu salah?" gumam suster yang masih berada di ruangan itu.
Berita mengenai kelahiran anak-anak Luna dan Winston menjadi berita paling membahagiakan saat itu, semuanya ikut berbahagia untuk mereka.
TAMAT
Pengumuman :
Hello semuanya, Terimakasih atas semua dukungan nya ya, aku seneng banget bacain komen kalian 🥺
Maapin Yee gabisa bales satu2, 😌
Kalau mau tau Informasi karya selanjutnya bisa follow Instagram aku yaa, nanti pertengahan Januari author sudah aktif buat karya baru lagi. Untuk sekarang istirahat doloe, mau natalan dan tahun baru hehe.
Terimakasih sekali lagi yaa, lope yu ❤️
Updated :
Season Duanya sudah update, bisa langsung lihat di beranda Author ya, Judulnya Suamiku Seorang MAFIA.
__ADS_1