Simpanan Pria Arogan

Simpanan Pria Arogan
Hiduplah Untuk Masa Depan


__ADS_3

***


Keesokan harinya di kantor Winston,


Hari ini sesuai yang telah di bicarakan Rean pada Winston melalui panggilan telepon, mereka akan mendiskusikan mengenai Urek Heit dan kali ini Rean dan Sean membawakan informasi yang mengejutkan, namun informasi ini akan menguntungkan rencana Winston dikemudian hari.


“Baiklah karena kita sudah berkumpul, mari kita diskusikan mengenai Urek Heit!” sahut Winston membuka pembicaraan mereka di ruangan pribadi Winston.


“Baiklah Bos, kemarin saya telah menyelidiki seluruh background Urek Heit, dan saya mendapatkan informasi yang sangat menarik. Salah satu anggota kita yang berada di negara X memberikan informasi bahwa dia menyelamatkan seseorang yang merupakan rekan Urek yang kebetulan mengalami kecelakaan lalu lintas yang terjadi secara tiba-tiba,"


"Setelah berdiskusi lama, beliau mau membeberkan informasi mengenai Urek Heit dengan jaminan kita harus melindungi nyawanya. Karena beliau yakin, yang mengatur kecelakaan yang melanda dirinya tidak lain dan tidak bukan adalah Urek Heit,"


“Beliau memberitahukan bahwa sekarang Urek sedang melakukan bisnis ilegal yang sangat besar, yaitu perdagangan obat-obatan terlarang, pendirian industri-industri negara asing di wilayah yang sekarang di lindungi oleh negara ini, dan setelah nanti Urek terpilih menjadi presiden maka semuanya itu akan terealisasi.” jelas Rean pada bosnya itu.


(Notes : Wilayah yang dilindungi negara maksud nya, wilayah yang masih asri dan di jaga untuk keseimbangan alam, dan saat ini peraturannya tidak boleh ada pabrik ataupun Gedung yang bisa dibangun di wilayah itu. Karena akan mengganggu keseimbangan alam)


“Hmm, mengenai apa yang sudah di informasikan orang itu apakah kau sudah mendapatakan bukti konkritnya? Kita tentunya tidak bisa mempercayai orang luar begitu saja,” jelas Winston meragukan informasi dari orang yang Rean sebutkan.


"Kalau mengenai itu, aku sudah menyelidikinya, aku meretas jadwal pribadi Urek, dan aku menemukan bukti-bukti bahwa dirinya memang beberapa kali pergi ke sebuah negara melakukan pertemuan rahasia,"


"Dan setelah aku telusuri lebih dalam disana dia bertemu dengan bandar narkoba terbesar di dunia, memang untuk sekarang aku belum menemukan bukti yang konkrit. Tapi, dari semua kegiatan Urek tahun ini, dia memang terlihat sedang merencanakan sesuatu yang besar, kemungkinan dalam minggu ini aku pasti akan menemukan sesuatu,” jawab Sean meyakinkan bosnya itu.


“Baiklah, aku menantikan informasi darimu, kali ini kita harus benar-benar menghancurkan Urek Heit!” decak Winston dengan wajah yang penuh amarah.


Memang setiap kali menyinggung Urek Heit, emosi Winston akan berubah menjadi sangat tidak stabil, karena merasa sangat marah.


“Oh ya, mengenai orang yang kau sebutkan tadi, gali informasi yang lebih dalam darinya, siapa tahu dia masih memiliki informasi yang disembunyikan,” perintah Winston pada Rean.


“Baik Bos,” jawab rean menyanggupi.


***


Hari ini sesuai yang diucapkan oleh Winston, Luna akan bertemu dengan Nixon. Ya, walaupun pastinya Winston tetap menyuruh seseorang untuk mengawasi pertemuan mereka.

__ADS_1


“Hai Luna,” sapa Nixon dengan wajah yang menggambarkan kebahagiaan dan gugup, karena akhirnya dia bertemu dengan Luna lagi yang juga merupakan orang yang ia cari-cari selama ini, setelah Luna mendapatkan ingatannya kembali.


“Halo Kak Nixon,” jawab Luna dengan ramah, karena dirinya sudahlah mengingat Nixon, seseorang yang dulu menemaninya dan menghiburnya saat mengalami kejadian tragis dahulu.


“Apakah kau sudah mengingat aku?” tanya Nixon memastikan lagi.


“Tentu saja aku mengingat Kaka, dulu yang sering menemani aku adalah Kaka, haha, tidak kusangka dunia ini begitu sempit,” balas Luna sungguh tidak menyangka, jika dirinya secara tidak kebetulan bertemu lagi dengan Nixon.


“Haha, iya ya, takdir memang sangat aneh dan tidak bisa di tebak,” sahut Nixon mengangkat wajahnya menengadah ke langit yang sedikit berawan.


Ya, memang saat ini mereka sedang bertemu di taman dekat mansion Winston.


“Aku memintamu bertemu hari ini adalah karena aku ingin meminta maaf padamu, karena dulu aku sangatlah pengecut dan tidak berbuat banyak untuk menyelamatkanmu,"


"Tapi setelah kejadian itu, tidak satu haripun aku bisa tidur tenang. Aku bahkan tidak bisa memaafkan diriku, Maafkan aku Luna,” ucap Nixon yang sekarang sudah memandang dengan tatapan yang sayu ke arah Luna.


“Sudahlah Kaka, lupakan saja, sebenarnya aku sangat ingin menghapus kejadian beberapa bulan itu dalam hidupku. Terkadang aku bertanya dalam hatiku, kenapa aku harus mengalami kejadian yang tidak adil seperti itu."


"Aku tidak pernah menyalahkan Kaka atas apa yang sudah terjadi, bukankah Kaka sudah berusaha semampu Kaka? Jadi aku berharap berhentilah menyalahkan diri sendiri dan cobalah memaafkan dirimu sendiri Kak, lupakanlah kejadian itu, sekarang aku hanya ingin hidup untuk masa depan, mencintai orang yang mencintaiku dan hidup bahagia tanpa belenggu masa lalu,”


Penjelasan panjang lebar Luna yang sekarang duduk berdekatan dengan Nixon sungguh membuat Nixon terenyuh, mendengar perkataan itu langsung dari mulut Luna membuat hati Nixon lebih lega.


“Tadinya, aku memiliki niatan yang sangat besar untuk merebutmu dari Winston, tapi sepertinya takdir pun masih tidak menginginkan aku bersamamu. Tapi tidak mengapa, selama kau bahagia maka akupun akan ikut bahagia bersamamu, tapi aku hanya ingin kau tahu dari mulai sekarang aku akan berada di belakangmu melindungimu dan menjagamu,” jawab Nixon dengan keteguhan hati nya.


“Lihatlah, Kaka tetap tidak berubah, jika mengutarakan isi hatinya selalu dengan wajah yang sangat serius. Aku hanya ingin berterimakasih bahwa Kaka masih memikirkan aku dan bahkan mau melindungi aku."


"Tapi, saat ini sudah ada seseorang yang melindungiku, seseorang yang ingin kuajak bersama denganku sampai tua, setelah kejadian beruntun yang kualamai beberapa pekan terakhir menyadarkan aku, satu-satunya jalan menuju bahagia adalah dengan percaya dan berbagi dengan orang kita cintai,dan jangan pernah menyerah untuk dirinya."


"Kaka pasti tahu siapa orangnya. Jadi, maksudku mengatakan ini adalah carilah wanita yang akan mencintaimu Kak, jangan menghabiskan hidupmu hanya untuk melindungi aku, sama seperti Kaka, akupun ingin Kaka bahagia dan terlepas dari belenggu masa lalu,” sahut Luna ingin Nixon melupakan perasaan nya pada Luna.


“Terkadang kebahagiaan itu bisa dirasakan jika melihat orang yang kita cintai bahagia, aku sungguh tidak ingin mendengar perkataanmu yang memintaku merelakan perasaanku, ah, sepertinya aku memiliki pekerjaan yang mendadak, aku pergi dulu ya Luna,” jawab Nixon dengan wajah yang memerah.


Sebenarnya air matanya sudahlah akan jatuh, karena melihat orang yang disayanginya begitu mencintai orang lain, apalagi saat Luna mengutarakan jika dirinya harus merelakan perasaannya dan melupakan masa lalu.

__ADS_1


Jadi, Nixon memutuskan untuk mengakhiri pertemuan itu, dia takut akan menangis jika terus mendengarkan perkataan Luna yang lembut itu.


Melihat gelagat Nixon, Luna mengerti, jadi Luna membiarkan Nixon pergi begitu saja. Luna memang sengaja mengatakan semua perkataannya itu, dia tidak ingin Nixon menghabiskan waktunya hanya untuk dirinya, dia ingin Nixon bahagia bersama orang lain.


Disamping itu, Luna sadar dia memiliki seorang suami yang sangat possessive dan paranoid, jadi sebisa mungkin Luna harus memberikan garis jarak antara dirinya dan pria manapun. Karena Luna sudah berjanji pada dirinya sendiri bahwa dia tidak akan pernah melepaskan Winston.


***


Setelah pertemuan itu, Luna berencana akan pergi berkunjung ke rumah pamannya, Luna sangat yakin sekarang pamannya sedang sangat terpukul setelah mengetahui jika istrinya melakukan perbuatan keji seperti itu.


Dirumah Beni,


“Halo Paman, bagaimana kabar Paman?” tanya Luna membuka percakapan antara dirinya dengan pamannya itu, karena memang Luna sudahlah datang berkunjung ke rumah Beni.


“Luna, aku sudah tidak bisa melihat wajahmu dengan bangga sekarang, aku Paman mu tetapi aku sama sekali tidak mengetahui jika istriku melakukan hal keji itu padamu. Maafkan Paman ya Luna, Paman sudah tidak tahu bagaimana nanti Paman mengangkat wajah jika bertemu dengan ayahmu di alam sana,” sahut pamannya itu dengan wajah yang terlihat sangat lesu.


Dari raut wajahnya sangat terlihat jelas jika Beni sangatlah terpukul atas apa yang telah menimpa keponakannya dan kakak laki-laki nya itu, dan semuanya disebabkan oleh istrinya sendiri.


***


PENGUMUMAN!


Hai semuanya, untuk nama Hina diubah ya jadi Hani. Mohon maaf sebelumnya akan penamaan yang kurang baik itu.


Kedepannya author akan lebih hati-hati lagi ya, terimakasih semua atas dukungan dan komentar membangunnya. Ini akan menjadi pelajaran yang berharga bagi author.


Jika ada kesalahan ketik atau yang lainnya bisa langsung komen aja ya, biar langsung author perbaiki. Semua komen kalian author baca kok. hehe


Mulai hari ini Novel ini kembali update 2 episode perhari yaa.. satunya tetap dijam yang sama 00:00 yang satunya lagi di jam 18:00.


Tolong dukung Novel ini dengan cara like dan komen ya, jangan lupa di masukin ke favorit juga Hehe.


Terimakasih! 🥰

__ADS_1


__ADS_2