Sistem Kebaikan Pemuda Terundung

Sistem Kebaikan Pemuda Terundung
Chapter 16 | Festival (1)


__ADS_3

festival umum tapi meriah yang diadakan setiap tahunnya di smk negeri 7 harapan. banyak lomba yang diadakan, lomba menari, lomba membuat puisi, lomba melukis, lomba membuat animasi, lomba teater, pertandingan silat, pertandingan gulat, lomba penahan yang pertama kalinya diadakan dan lomba menyanyi.


festival ini berlangsung selama 3 hari. di hari pertama lomba yang berlangsung adalah lomba lomba kecil seperti membuat puisi, melukis, membuat animasi, dan lomba memanah. hari kedua diadakan lomba yang lebih besar yaitu menari, pertandingan silat, gulat, teater. dan di hari ketiga melanjutkan lomba teater dan sebagai penutup lomba menyanyi.


jujur saja aku tidak bisa menahan ekspresi gugupku. kegiatan go to public benar benar mendebarkan untuk anak sepertiku. sementara yang lain tampak biasa saja.


"lututnya biasa aja dong ketua." ucap yulia.


"aku cuma gugup. sebentar lagi akan berhenti."


tiba tiba tawa sombong terdengar. lebih tepatnya tawa meremehkan.


"hahhaa! ada yang takut nih!" (chris)


"bacot banget tu cowok. ganteng aja kagak."


"gak usah diurusin yul."


aku sudah menyuruh mereka untuk beristirahat yang cukup kemarin. yang kesehatannya bermasalah sebelumnya adalah nadia dan hana, nadia tidak mengantuk lagi seperti saat latihan. hana juga sudah sembuh dari sakitnya.


penonton lomba panah tidak sebanyak lomba lainnya, tapi bagi orang yang nolep sejak lama sepertiku jumlah ini cukup mengguncang mentalku.


klub pemanah angkatan kakak kelas bergabung ke arena. salah satunya klubnya anak kelas 2 yang diketuai si chris. lalu datang klub anak kelas 3, yang diketuai... aku tidak tau siapa nama kakak itu.


panitia mengumumkan lomba akan segera dimulai.


[ngiingg...]


[selamat pagi kepada siswa siswi smk negeri 7 harapan, dan para guru serta badan badan pengurus sekolah yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu.]


[untuk pertama kalinya di sekolah mengadakan perlombaan memanah. yang mana pesertanya adalah 3 klub pemanah dari 3 angkatan yang berbeda. klub kelas 1 diketuai oleh siswa jurusan seni Yudistira, klub kelas 2 diketuai oleh siswa jurusan multimedia Chris Alan. dan klub kelas 3 diketuai oleh siswa jurusan farmasi Bagas Wijaya.]


[lomba memanah di luar ruangan ini akan dibagi menjadi 2 fase. fase pertama lomba berkelompok dengan jumlah anggota 3 laki laki dan 3 perempuan. klub yang paling banyak memiliki poin akan menjadi pemenang fase pertama dan mengeliminasi 2 klub lainnya.]


[lalu fase kedua. lomba perorangan. klub yang menang akan bersaing melawan temannya untuk memperebutkan posisi 1,2,3 dan kita.]


itu artinya yang penting kami harus memenangkan fase pertama dan mengeliminasi 2 klub lainnya. sedangkan di fase kedua kami bisa mengatur siapa yang jadi pemenangnya. aku harus meminta anggota klubku untuk membiarkan aku menang, sebab itulah tujuan dari main quest pertama.


[juara pertama akan diangkat menjadi ketua klub beserta dapat mengatur seluruh klub pemanah selama 1 tahun ke depan. status dan kedudukan ketua klub adalah hadiah utama di lomba ini. tentunya ada juga hadiah uang tunai yang telah disediakan. tapi tetap hadiah utamanya adalah kedudukan.]


panitia menegakkannya 2 kali. aku mengerti betapa berharganya kedudukanku dari main quest. kedepannya akan ada 9 main quest lagi yang rewardnya akan berdampak besar dalam kehidupanku.


[tanpa basa basi lagi, silahkan kepada peserta laki laki untuk maju bergantian.]


lomba dibagi menjadi 2, laki laki dan perempuan. sempat terjadi perdebatan dengan panitia karena klubku kekurangan satu peserta laki laki. akhirnya kekurangan itu diisi oleh yulia, setelah kami memaksa panitia.


masing masing perwakilan pemanah putra maju ke arena secara bergantian, urutan klub kami adalah pandu, yulia, lalu aku.


kami diberi 3 anak panah. perlombaan fase pertama ini akan dibagi lagi menjadi beberapa tahap tergantung medan dan arenanya. tahap pertama memanah di arena yang standar dengan target bulatan yang diam. tahap kedua, memanah di atas gundukan pasir dengan target bulatan yang berayun. tahap ketiga memanah kelapa yang dijatuhkan dari atas pohon.


langsung saja lomba fase pertama tahap pertama dimulai. aku memberi semangat kepada anggotaku, dan mengingatkan mereka untuk jangan tegang saat menarik panah walaupun aku yang memberitahu mereka tegang.


pandu maju, aku tidak melihat ekspresi gugup atau pun khawatir di wajahnya. posturnya tetap kokoh, tapi fokusnya mudah terganggu.


"huuu... siswa tolol jurusan farmasi mana tau caranya manah!"


pandu membalas ejekan klub kelas 2.


"apa sih! bilang aja lu semua takut kalah sama gue!"


[dilarang untuk mengganggu peserta. klub kelas 2, kalian mau dieliminasi?] ancam panitia.


"enggak bu. maafin temen saya, dia emang suka cari perhatian." ucap chris sambil mencekik temannya yang membuat keributan.


"bersiap siap!"


wasit memberi aba aba.


"tembak!"


anak panah pertama dilepaskan.


pandu mendapat skor sempurna 11. kelas 2 skor 9. kelas 3 skor 10


lanjut skor giliran pandu hingga anak panah ketiga adalah seperti ini:


perolehan poin giliran pertama putra.


pandu \= 11, 10, 10


kelas 2 \= 9, 8, 9


kelas 3 \= 10, 7, 8


sepertinya anak panah pertama pandu hanya keberuntungan saja. lanjut giliran kedua, yulia.


"liat nih, emangnya putri gak bisa ngisi kekosongan di tim putra?"


ada peraturan khusus bagi peserta laki laki dan perempuan. kalau tidak salah perbedaan itu ada di arenanya. sudahlah, aku tidak peduli. lagipula yulia itu fisiknya cukup kuat seperti lelaki.


"tembak!"


syung...


aku terkejut melihat hasilnya. yulia sudah berlatih dengan giat sebelum festival tapi hasil yang dia dapatkan jauh melampaui ekspektasiku.


yulia mendapat poin 7, 8, 9.


perolehan poin giliran kedua putra.


yulia \= 7, 8, 9

__ADS_1


kelas 2 \= 8, 10, 8


kelas 3 \= 8, 8, 9


kalau dihitung di giliran pertama kami dapat poin 31 dan giliran kedua 24. sementara kelas 2 dan 3 dapat poin sama di kedua giliran itu yaitu 26 dan 25.


lanjut giliran ketiga aku. chris juga maju di giliran ini.


aku memibidik panahku ke tengah poin target dengan memanfaatkan bakat mata elangku. sekarang jalur panahnya sudah tepat ke tengah target. tinggal menunggu aba aba untuk melepaskan panahnya.


"tembak!"


tiba tiba angin berhembus kencang. akibatnya aim ku meleset ke angka 8.


harusnya itu menjadi perfect shot. gara gara angin jadi meleset. aku kira hanya aku yang meleset cukup jauh tapi ternyata chris tidak. dia mendapat poin 10.


"kok bisa begitu?" gumamku dalam hati.


"kok panahnya enggak terbawa angin? bukannya angin tadi lumayan kencang ya, panahnya yudistira aja sampai meleset gitu?" tanya nadia.


"kayanya sebelumnya dia ngeliat angin datang, makanya dia sengaja miringin bidikannya ke kiri biar angin ngedorong panahnya ke kanan ke poin 10 itu." jelas pandu.


"sok pinter banget lu." (yulia)


"lah, emang gitu kan?!" (pandu)


memperhatikan sekitar sambil membidik itu sulit. aku tidak terbiasa membidik sambil memperhatikan sekitar. kali ini angin tidak bertiup kencang lagi.


anak panah kedua dilepaskan. aku sukses mengenai tengah target. begitu pula di anak panah ketiga. skor yang aku dapatkan lumayan.


perolehan poin giliran ketiga putra.


yudistira \= 8, 11, 11


chris \= 10, 11, 11


kelas 3 \= 7, 8, 8


gara gara angin poinku jadi kalah dari chris.


lanjut ke tim putri. urutannya frederica, nadia, hana. penonton ribut saat frederica masuk arena. kenapa siswi idola pemanis uks bergabung dengan klub pemanah? apa motifnya?


mereka terlalu heboh. poin yang didapatkan oleh frederica adalah sebagai berikut:


poin perolehan giliran pertama putri.


frederica \= 8, 8, 8


kelas 2 \= 8, 8, 9


kelas 3 \= 7, 6, 8


poin perolehan giliran kedua putri.


nadia \= 7, 7, 6


kelas 2 \= 10, 8, 10


kelas 3 \= 8, 9, 10


poin perolehan giliran ketiga putri.


hana \= 11, 11, 10


kelas 2 \= 9, 8, 8


kelas 3 \= 7, 7, 9


total poin tahap pertama.


kelas 1 \= 85 + 76 \= 161


kelas 2 \= 84 + 78 \= 162


kelas 3 \= 73 + 71 \= 144


tidak apa apa skor kami tertinggal 1 dari tim. karena di ronde berikutnya aku cukup yakin dengan kemampuan pandu dan hana, ditambah cheatku.


angin pembawa sial berhembus lagi. kali ini angin itu tidak lewat begitu saja tapi berdiam sekolah ini. maksudku bukan angin ****** beliung ya.


hari yang semula berawan dan lembap sekarang menjadi dingin. meski begitu kami tidak memperdulikan angin dan suhu dingin, sebab hadiah yang menunggu di depan sana sangat berharga bagi anak anak sekolah tanpa yang diremehkan seperti kami. aku tidak tahu dengan chris, yang pasti jika aku mendapatkan kedudukan itu maka tidak akan ada lagi yang berani merundungku, bahkan martha sekalipun.


debu debu pasir beterbangan. kami harus berdiri di atas kolam pasir itu dan memanah target yang digantung dan berayun di penyangga besi. kondisi ini sangat tidak sehat bagi sebagian orang, karena bisa berakibat sesak nafas. untunglah di klubku tidak ada yang punya riwayat penyakit asma.


"hana, kamu bisa memanah target itu?" tanya nadia. sepertinya dia khawatir tidak bisa mengenai target.


"mungkin bisa." tulis hana.


"ni lomba agak berlebihan gak sih? masa amatir kaya kita disuruh manah yang kaya gitu. atlet pun kayanya gak bisa kalau harus manah ditengah pusaran debu kaya gitu." keluh yulia.


"pusaran debu itu enggak direncanakan. tapi kayanya lombanya bakal tetep lanjut." ucap pandu.


"lu ada rencana gak yud? soalnya kali ini bakal susah." tanya pandu padaku.


"rencana ya. dengan kondisi cuaca seperti ini agak sulit untuk memanah tepat sasaran. kalau gitu kita harus miringin sedikit bidikan kita. miringkan ke arah angin datang."


"tapi kayanya itu susah deh yud?"


"enggak sesusah itu, kalau anginnya kuat arahin sekitar 3 cm dari pada targetnya. kalau angin lemah miringin 1 cm. sebelum mulai makan permen ini dulu."


aku berikan mereka permen agar mereka lebih tenang. tapi sebenarnya itu bukan permen biasa. melainkan pusaka sistem yang aku dapatkan dari custom quest.

__ADS_1


kemarin aku membujuk agen nostradamus untuk membuat custom quest lagi dengan hadiah pusaka yang memberi kemampuan pemanah super kepada orang yang memiliki. jadinya di set lah custom quest dengan hadiah pusaka sistem 'evolution candy' yang dapat meningkatkan kemampuan siapapun yang memakannya. aku berhasil mendapatkan 5 candy setelah menyelesaikan questnya dengan tingkat kesulitan 3x lipat.


pusaka evolution candy ini memang tidak sesuai dengan yang aku harapkan yaitu pusaka auto aim. tapi setidaknya candy ini bisa meningkatkan kemampuan dan kepercayaan diri orang yang memakannya. sayang sekali aku tidak bisa mencicipinya.


"permennya kaya ada rasa vanilanya gitu. where did you buy it? tanya frederica.


"kemanisan..." (yulia) anak ini mengeluh terus.


brak!


aku kaget pandu tiba tiba memukul kursi yang kami duduki. rupanya dia dikuasai kepercayaan diri yang meluap luap akibat dari memakai permen itu.


"tenang aja guys. gua gak bakal meleset lagi, biarpun disana ada tornado api sekalipun." kata pandu.


"buktiin kata kata lo. kalo ada yang meleset gua tabok lu!"


yulia juga bersemangat. harusnya sekarang kemampuan anggotaku sudah meningkat. tapi peningkatan itu dibarengi dengan peningkatan kesulitan lomba ini.


memanah target bergerak, tambah lagi di atas gundukan pasir yang tidak rata dan ditambah debu yang beterbangan. aku penasaran rencana apa yang disiapkan kelas 2 dan 3 untuk mengatasi ini.


.....





....................................................................................


Statistik 'kontraktor Yudistira' saat ini:




Etika (34) (Kurang)




Moral (60) (Bagus)




Ketampanan (-70) (Sangat Jelek)




• Berat Badan (105 kg \= 102 kg)


• Kharisma ( - )



Kekuatan (100) (Sangat kuat)



• Kecepatan (46) (Cepat)


• Pertahanan (59) (sangat Kokoh)


• Stamina (50) (Kuat)


• Mentalitas (39) (Kuat)




Kecerdasan (24) (Kurang)




Bakat :




• Bela Diri (Aikido) | teknik (nikyo) (kokyunage) (sokaku takeda)


• Penyanyi (Pop) | Suara Emas


• Pemburu | Mata Elang


• silahkan isi sendiri


....................................................................................


Jangan lupa tekan like dan taruh novel ini di rak buku kesayangan kalian😄


....................................................................................

__ADS_1


__ADS_2