Sistem Kebaikan Pemuda Terundung

Sistem Kebaikan Pemuda Terundung
Chapter 24 | Aliansi Antar Sekolah


__ADS_3

Ini adalah kejadian sebelum aku melabrak abang Jojo, tepatnya jam 5 pagi tadi. Aku menghubungi Lauroe untuk menawarkan pekerjaan yang cukup berbahaya tapi cocok untuknya.


Darimana aku dapat nomor Lauroe? aku dapat nomornya dari Frederica yang punya hubungan dekat dengan anak anak klub Silat. Aku menawarinya pekerjaan untuk menyelidiki SMA 9 Awan Uap.


Di luar dugaan dia mau melakukannya. Dengan bayaran uang muka 500 k, Lauroe bersedia pergi ke sma 9 awan uap untuk menyelidiki alasan mereka bersekutu dengan sekolah lainnya demi menyerang sekolah kami.


Beginilah pekerjaan Lauroe ke SMA 9 Awan Uap. Sekali lagi, ini sebelum aku melabrak bang Jojo


Di pagi hari yang tenang, di warung pinggir jalan dekat SMA 9 Awan Uap, siswa siswi sekolah yang rumahnya jauh, berangkat lebih awal dan berkumpul disana sembari menunggu pagar sekolah dibuka. Lauroe datang dengan sepedanya lalu bertanya kepada anak anak itu perihal ketua geng SMA 9 Awan Uap yang senang melakukan tawuran.


-Pov Lauroe-


"Permisi, lu semua kenal siswa yang namanya Awan enggak? dia satu sekolah sama lu pada. Denger denger dia ketua geng SMA 9 Awan Uap."


"Eh, kita gak tau..."


Mereka tampak takut saat dilontarkan pertanyaan tentang ketua geng awan. Mungkin reputasinya buruk di sekolah seperti Andi. Lauroe tidak menyerah dia menanyai anak anak lainnya yang baru datang ke sekolah. Kali ini Lauroe juga menawarkan uang 100 k kepada orang yang mau buka mulut. Uang yang dia gunakan berasal dari uang muka yang aku berikan. Hingga setelah lama mencari cari akhirnya ada seorang anak yang mau buka mulut.


"Gua tau dimana ketua Awan biasa nongkrong. Ikutin gua yuk!"


Siswa itu membawa Lauroe ke ruang sakral yang ada di tiap tiap sekolah. Apalagi kalau bukan ruang wc, tempat yang bebas dari jangkauan guru ataupun pengawas. Tempat dimana segala kenakalan berkumpul.


"Apaan nih... jebakan? penyergapan? atau lu mau ngasih gua brosur?" Tanya Lauroe dengan muka datar.


"Bang, ada yang nyariin bos awan nih. enaknya diapain ya?" Tanya anak yang mengajak lauroe.


"Tanyain dulu alasannya nyari bos awan."


"Woi cebol, ngapain lu nyari bos geng SMA 9 Awan Uap?"


"Gua pengen ngomongin soal tawuran yang mulai baru baru ini. Pasti ada alasan lu semua memulai tawuran kan. Nah gua kesini buat nyari tau alasan itu." Ucap Lauroe dengan merendahkan suaranya agar tidak menyinggung lawan bicaranya.


"kasih duit dulu kalo mau ketemu bos awan. biayanya 300 k."


"jangan lupa janji lu ngasih gua 100 k!"


Lauroe dengan senang hati memberikan 80% dari uang muka yang dia dapatkan dariku hari ini. Akhirnya lauroe pun dipertemukan dengan bos geng SMA 9 awan Uap di ruang kelasnya, di tengah pelajaran yang masih berlangsung.


"Bos Awan ada yang pengen ketemu. Katanya dari SMK NEGERI 7 Harapan."


"Dari SMK target kita? lu dikirim ama siapa?" (Bos Awan)


"Maaf ganggu bos. Gua cuman mau nanya apa alasan bos nyerang SMKN 7? sampai ngajakin sekolah sekolah lain pula." (Lauroe)


"gua nyari siswa yang nabrak kakaknya temen gua. dia siswa di sekolah lu, kayanya dia operasi plastik supaya enggak tertangkap." (Bos Awan)


"tau darimana pelakunya operasi plastik?" (Lauroe)


"dari penyelidikan polisi." (Bos Awan)


Bos Awan menunjukkan rekaman CCTV yang menunjukkan si pelaku tabrak lari masuk ke Rumah Sakit Bedah dan tidak keluar lagi. Tapi jika diperhatikan baik baik ada seorang pria berperawakan sama tapi dengan wajah dan gaya rambut yang berbeda keluar Rumah Sakit 3 hari kemudian.


"gua kenal ama tu cowok rambut mohawk, nama panggilannya jojo, kelas 2." (Lauroe)


"tunggu bentar. lu mau apa nanyain ini?" (Bos Awan)


"Sebenernya temen gua lagi nyari penyebab pemicu tawuran ini terjadi. Katanya dia pengen berdamai dengan lu semua."


"oh gitu, Kalau gitu panggil Riyan kesini! Biar lu bicara langsung dengan adek korban."


Setelah menunggu cukup lama, akhirnya Riyan murid kelas 2 di adik korban bertemu dengan Lauroe. Pertemuan Lauroe dengan si adik korban, terjadi setelah Yudistira menemui ke 4 saksi mata kecelakaan. Semua informasi yang didapat Yuda dikirimkan ke Lauroe.


Kesamaan poin penting yang berhasil di dapat dari penyelidikan Yuda dan Lauroe adalah kesimpulan bahwa si pelaku melakukan operasi plastik untuk menutup wajah kriminalnya. Ditambah dengan petunjuk kecil yang didapat Pandu pada fisik bang Jojo dan cerita Chris tentang pengakuan kejahatan bang Jojo sudah cukup untuk membuktikan kalau bang Jojo adalah pelakunya.


Bukti rekaman CCTV yang didapat lauroe dari Bos Awan juga dikirimkan kepada yuda, yang semakin menguatkan kecurigaan pada bang Jojo. Bukti rekaman inilah alasan sebenarnya yang membuat yuda berani melabrak bang Jojo.


-kembali ke pov yuda-


"abang enggak bisa ngelak lagi. sudah jelas abang melakukan operasi plastik setelah melabrak siswi itu." (Yuda)


kami menunggu pengakuan abang Jojo. Tidak mungkin dia mengelak lagi, dia bukanlah kriminal kelas kakap yang bisa menghapus seluruh jejak kejahatannya.


Sekarang reward Main Quest kedua sudah berada di tanganku.


wuung.


aku menangkis kepalan tinju yang Jojo yang mengarah ke wajahku.


"Kuda Nil b*ngs*t!!" (Jojo)


"kenapa lo tiba tiba cari masalah ama gua!?" (Jojo)


"Gara gara abang kabur banyak orang kena imbasnya. Salah satunya keluarga abang Chris yan toko mata pencahariannya dirusak oleh anak anak sekolah lain yang dendam dengan sama abang." (yuda)




aku kira satu teknik saja cukup untuk melumpuhkan bang Jojo, tapi ternyata...


[Bip!]




Justru aku yang terbanting oleh bang Jojo. aku tidak percaya statistik kekuatan 100 max ku yang sudah melampaui batas kekuatan manusia normal tidak bisa melumpuhkan orang ini.


Abang Jojo berusaha kabur dari kami, tapi segera usahanya digagalkan oleh Pandu yang dengan nekatnya menghalangi dengan badannya dan abang Chris dengan tendangannya.


"Jangan kabur lagi Jo. Gua gak mau nutup nutupin kejahatan lo lagi."


"Minggir!!" (Jojo)


Aku mencengkeram bahu bang Jojo.


"Mau kabur kemanapun percuma. Kejahatanmu sudah terungkap, sekarang bertanggung jawablah sebelum masalah ini jadi lebih panjang." (Yuda)


"Jangan sok lu!!"


Kali ini aku tidak membuat kesalahan seperti tadi. aku kerahkan seluruh tenagaku untuk membanting abang Jojo. bodoh amat jika dia terluka. Toh dia juga tidak bertanggung jawab setelah mencelakai orang lain.

__ADS_1




Teknik Shihonage berhasil menjatuhkan bang Jojo. hantaman keras badan bang Jojo ke lantai sampai membuat lantai 2 ini bergetar. Secepat mungkin aku dan pandu menahan badan bang Jojo. abang Chris berpihak pada kami, dia menendang hidung bang Jojo untuk menjinakkannya.


Binaragawan luar biasa kuat. Aku belum bisa menandingi kekuatannya.


Tiba tiba saja datang kak Amira.


"Ada apa ini? Kenapa kalian berkelahi?!" (Kak Amira)


"Nanti aja tanyanya, kak! Tolong bantu kami menangkap Jojo!" (Chris)


"Aku gak tau ini masalahnya apa, tapi oke deh."


"Jojo!!" (teriak kak Amira)


"Berhenti enggak!!!"


Kak Amira mengeluarkan kuda kudanya. Dia mengangkat kakinya yang mulus, ehem... maksudku kak Amira mengangkat kakinya yang kuat untuk menendang bang Jojo.


"Tunggu sebentar Amira!! Kakimu itu mengarah ke mana!!" (Jojo panik)


bwooshh...


angin kencang yang entah darimana berhembus saat kak Amira menendang. Bang Jojo langsung lemas saat kaki kak Amira berhenti tepat di depan bijinya.


Waduh, kalau itu kena bisa bisa bang Jojo mandul.


kak Amira melanjutkan tendangannya ke dagu bang Jojo. Hak sepatu kak Amira sampai patah saking kuatnya benturannya.


Rupanya tendangan itu tak cukup untuk melumpuhkan bang Jojo. Tidak masalah, karena setelah itu aku, pandu, dan chris menghajarnya sampai tumbang.


"Ada apa ini sebenarnya? kalau alasan pertengkaran kalian konyol, kalian harus mengganti sepatu hakku." ucap kak Amira.


Chris menjelaskan maksud dan tujuan kami menyerang abang Jojo. Kak Amira terkejut sampai tidak bisa berkata kata. Setelah itu ekspresinya pada bang Jojo berubah drastis.


Tepat pada waktunya, Lauroe sampai ke sekolah dengan membawa keluarga korban. Aku suruh dia hanya membawa keluarga korban, tapi yang datang adalah satu geng penguasa SMA 9 awan Uap, lengkap dengan ketua dan orang orang penting lainnya.


Satpam sekolah panik melihat banyaknya berandalan sekolah lain yang datang. Sekolah pun ribut, lomba teater yang diadakan dihentikan sementara. Anak anak klub Silat bersiap di tempatnya karena mengira akan terjadi tawuran di sekolah.


Lauroe membawa Riyan masuk ke sekolah kami. Aku dan Lauroe berpapasan di tengah lapangan.


Sekarang tersangka sudah bertemu langsung dengan keluarga korban. Aku tidak pernah menyangka quest seserius ini akan datang dalam waktu yang dekat. Mudah mudahan saja quest kriminalitas seperti ini tidak terlalu sering muncul berikutnya.


Singkat cerita, bang Jojo bertemu keluarga korban di tempat lain di luar sekolah. Aku sebagai kontributor utama yang mengungkap kasus yang telah dilupakan ini, memanggil semua saksi ke tempat itu. Lalu dengan semua saksi dan bukti yang ada akhirnya bang Jojo mengakui kejahatannya.


"Benar, sayalah yang menabrak anak ibu." itulah rangkaian kalimat terakhir dari pengakuan bang Jojo kepada keluarga korban.


Keluarga korban melaporkan ke polisi dan bang Jojo dipenjara. Bukan di penjara yang sebenarnya, melainkan di lapas anak selama 2,5 tahun atau dua setengah tahun.


Saat itu keluarga korban meminta keadilan yang lebih dengan memaksa hakim memasukkan Jojo ke penjara sungguhan. Tapi karena unsur ketidaksengajaan permintaan itu ditolak.


Inilah akhir dari Main Quest kedua yang memaksaku menjadi detektif. Semua itu terjadi di satu hari yang sama, yaitu hari ketiga festival. Aku juga memanfaatkan momen ini untuk mengajak Chris untuk berdamai dengan SMA 9 awan Uap dan mengakhiri tawuran malam yang telah berlangsung selama berbulan bulan ini.


"Kita damai ya bos." pintaku pada bos Awan.


Hatiku menjadi tenang, setenang aliran sungai nil di puisi puisi lawas saat aku dan bos Awan berjabat tangan perdamaian. Tapi ketenangan hatiku itu terusik saat Chris menanyakan kepada bos Awan perihal SMK yang menyerang tokonya kemarin.


"itu bukan perbuatan kita. itu perbuatan anak anak SMK BANUA HIJAU 11." (Bos Awan)


kalau dipikir pikir musuh kami bukan hanya SMA 9 Awan Uap. Ada 2 sekolah lagi, SMA Jeruk Parut yang kemarin malam tawuran dengan kami dan SMK BANUA hijau yang paling jauh.


Pemberitahuan Sistem muncul di depanku.


[Tring!]



[Tring!]








merekrut 5 orang petarung ya... itu tidak sulit di situasi sekarang ini. Saat itu bos Awan diberitahu oleh anak buahnya informasi yang sangat penting.


"Kayanya sekolah lain enggak mau membatalkan rencana tawuran malam ini. Kami dengan senang hati akan membantu kalian mengalahkan mereka karena akulah yang mengajak mereka tawuran pertama kali." (bos Awan)


"emang harusnya gitu." (Chris)


Aku memilih kalimat yang tepat sebelum bicara. Bagaimanapun caranya aku harus membuat Lauroe dan abang Chris menjadi anggota petarungku.


"Kalau begitu kita sama sama menyerang mereka. Abang Chris ikut kan?" (Yuda)


"iya. sekalian gua mau minta tanggung jawab anak anak SMK Banua Hijau." (Chris)


Yes! abang Chris bersedia jadi petarungku.




Lanjut aku membujuk Lauroe.


"ini bayaranmu L, 500 k sisanya. Kalau kau ikut tawuran akan aku beri bayaran lagi." Bujukku.


"Oke deh. Tapi kali ini gak usah bayar. Gua gak sematre itu. Gua juga punya urusan yang belum selesai sama SMK Banua Hijau." (Lauroe)



__ADS_1


"Gua juga mau ikut. Please gua mau ikut yud!" (Pandu)


"ya udah Ndu. Tapi kau jangan nekat pas disana nanti! jangan melawan orang yang bawa pisau." (Yuda)




"Kalau gitu, gua ama temen temen gua bakal bergerak sendiri ke SMA Jeruk Parut. Jadi jangan khawatir ama tu sekolah."




Satu skor sisanya diisi oleh orang random dari anak buahnya bos Awan. Chris mengajak anak buahnya yang terdiri dari siswa biasa, klub silat dan klub gulat untuk ikut tawuran malam nanti. Tapi sepertinya akan sulit membujuk mereka setelah melihat kebrutalan SMA Jeruk Parut yang kemarin malam melontarkan panah secara membabi buta.


Meski begitu tawuran yang merugikan ini tetap harus dihentikan. Dengan kekuatan Sistem dan bantuan orang orang ini tidak mungkin aku gagal.


...


Chapter selanjutnya | Penyelesaian Main Quest Kedua


.......................................................................................


Statistik 'kontraktor Yudistira' saat ini:




Etika (34) (Kurang)




Moral (72) (Mulia)




Ketampanan (-63) (Sangat Jelek)




• Berat Badan (101 kg)


• Kharisma ( - )



Kekuatan (100) (Sangat kuat)



• Kecepatan (46) (Cepat)


• Pertahanan (59) (sangat Kokoh)


• Stamina (50) (Kuat)


• Mentalitas (39) (Kuat)




Kecerdasan (24) (Kurang)




Bakat :




• Bela Diri (Aikido)


teknik dasar | (yarijutsu) (kenjutsu) (sokaku takeda) (kodokan jigoro kano)


teknik lanjutan | (ikkyo) (nikyo) (sankyo) (yonkyo) (gokyo) (tenchinage) (kokyunage) (kotegaeshi) (shihonage)


• Penyanyi (Pop) | Suara Emas


• Pemburu | Mata Pembaca Angin (auto aim) (reading the wind) (third person point of view) (strong eyes)


• silahkan isi sendiri



• daftar pusaka sistem yang dimiliki:


- sepatu mistis


- selimut sutra


- emas hitam peretas


- hoodie anti terkejut


- lidah suci


.......................................................................................


Jangan lupa tekan like dan taruh novel ini di rak buku kesayangan kalian. 😄

__ADS_1


....................................................................................


__ADS_2