Sistem Kebaikan Pemuda Terundung

Sistem Kebaikan Pemuda Terundung
Chapter 61 | Akhir Kasta Prestasi


__ADS_3

< Hidden Quest Tahap Ketiga \= Jatuhkan Menteri Pendidikan dari posisinya dengan metode anda sendiri >


Sudah 4 hari berlalu sejak kejadian wali murid mengobrak abrik sekolah. Pak kepsek duduk termenung di ruang tamu rumahnya. Beliau sedang mempertimbangkan sistem belajar daring selama sekolah diperbaiki. Tapi sistem ini sangat banyak kelemahannya.


Terdengar suara pintu dibuka. Saat menoleh ke samping pandangan pak Kepsek tiba tiba menjadi gelap.


Yuda menidurkan Pak Kepsek dengan pusaka Selimut Sutra.


- Pov Yuda -


"Maafkan saya pak, ini demi kebaikan kita bersama. Giliranmu Jaune."


Jaune Homunculus berubah bentuk sesuai perintahku. Wajah cantiknya kini dipenuhi keriput dan rambutnya beruban.


"Haruskah aku jelaskan lagi tugasmu?" Tanyaku untuk memastikan lagi.


"Tidak perlu. Saya dirancang untuk memahami setiap perkataan manusia dengan cepat dan tepat. Saya tidak butuh pengulangan instruksi yang tidak berarti seperti itu. Saya juga dirancang unt-"


"Sudah cukup!" Homunculus ini lebih banyak bicara ketimbang V Homun. (Vert Homunculus)


"Sebentar lagi wartawan akan datang. Aku bergantung padamu J Homun."


Supaya aman aku kabur ke lantai 2 sedangkan Pak Kepsek dan keluarganya aku sembunyikan di balkon, alasannya agar aku lebih mudah mengawasi mereka.


Para wartawan tiba. Satpam mempersilahkan mereka masuk sesuai instruksi J Homun. Selayaknya wartawan pada umumnya, mereka mulai melontarkan berbagai pertanyaan.


Pertanyaan terpentingnya adalah "Mengapa Bapak memanggil kami? Perihal apa yang ingin Bapak sampaikan ke awak media?"


Jawabannya sudah aku siapkan, J Homun tinggal mengatakannya senatural mungkin.


J Homun membuka bibirnya. Entah mengapa momen ini membuatku berdebar debar.


"Saya akan langsung ke intinya. Saya mengakui kejahatan saya karena telah menerapkan kasta prestasi. Saya berharap korban korban dari kasta prestasi, baik itu anak anak korban perundungan, maupun anak anak yang menjadi perundung bisa memaafkan saya apabila saya dipenjara."


"Saya ikhlas jika memang harus dipenjara. Tetapi saya berharap keadilan dari pemerintah. Saya harap menteri pendidikan juga dihukum karena beliau adalah orang yang bersama saya mengesahkan peraturan tersebut."


"Cklek!" Suara kamera memotret.


J Homun mengatakan semuanya tentang kasta prestasi sehingga tidak ada lagi rahasia pada Sistem tersebut.


...


Berita hari ini dimuat judulnya "Buka bukaan soal kasta prestasi. Pak Ridwan ***** seret Menteri Pendidikan ke penjara."


Lalu ada juga berita yang melanjutkan judul berita sebelumnya "Akankah kedua tokoh politik ini dihukum?"


Lewat berita media aku juga jadi tahu kalau Pak Kepsek pernah jadi duta besar Indonesia di Thailand. Riwayat hidup beliau sangat hebat, sayang sekali beliau melakukan kesalahan besar dengan menjadikan sekolah sebagai camp pelatihan militer rahasia. Orang orang sudah gila.


Tidak lupa aku menanamkan ingatan palsu melalui sugesti ke Pak Kepsek yang asli. Rencana ini pun sukses, Pak Kepsek ditangkap begitu pula dengan Menteri Pendidikan yang diturunkan paksa dari jabatannya karena penyalahgunaan kekuasaan yang melampaui batas.


[ Lama tidak ketemu Kontraktor. Apa Hidden Quest nya sudah selesai? ] (Agen Nostradamus)


"Seperti yang kau lihat, tinggal satu tahapan terakhir."


< Hidden Quest Tahap Ketiga \= Jatuhkan Menteri Pendidikan dari posisinya dengan metode anda sendiri > ( Complete )


< Tahap Keempat \= Hapuskan Sistem Kasta Prestasi yang ada di sekolah anda >


Aku memikirkan cara terbaik untuk menghapuskan kasta prestasi. Aku sempat berpikir melakukan metode yang sama dengan yang aku lakukan pada Pak Kepsek kepada Menteri Pendidikan yang baru.


Saat aku tengah asik menulis tiba tiba muncul berita kalau Menteri Pendidikan baru telah terpilih.


Aku melihat wajah Menteri Pendidikan yang baru. Tidak ada yang spesial darinya selain usianya yang cukup muda dan tampak polos.


"Kenapa orang yang biasa saja sepertinya bisa terpilih jadi Menteri Pendidikan?" Tanyaku pada Ibu.


"Kayanya sih pemerintah enggak masalah siapapun yang mengisi posisi Menteri Pendidikan. Yang penting orang itu lebih baik dari Menteri sebelumnya dan dapat mengatasi masalah yang ditimbulkan oleh Menteri sebelumnya." Jelas Ibu.


Menteri Pendidikan mulai berpidato. Aku tidak mendengarkan pidatonya kecuali yang bagian akhir. Dia berkata bahwa dirinya akan menghapuskan sistem kasta prestasi yang diterapkan di SMKN 7 Harapan.


"Mulai hari ini atas pertimbangan yang matang bersama pemerintah dan masyarakat. Saya mewakilkan pemerintah untuk menghapus Sistem kasta prestasi yang diterapkan di berbagai sekolah di Indonesia."


Berita besar ini membuatku melompat kegirangan. Akhirnya kasta prestasi sumber berbagai masalah di sekolahku resmi dihapuskan. Hidden Quest yang panjang pun akhirnya berakhir.


< Selamat! Anda telah menyelesaikan Hidden Quest tingkat tinggi >


< Tahap Pertama \= Disiplinkan para siswa kelas yang pernah merundung anda [20/20] > ( Complete )


< Tahap Kedua \= Tunjukkan betapa kerasnya sekolah anda kepada masyarakat! Buat video tentang bullying yang kerap dilakukan di sekolah anda > ( Complete )


< Tahap Ketiga \= Jatuhkan Menteri Pendidikan dari posisinya dengan metode anda sendiri > ( Complete )


< Tahap Keempat \= Hapuskan Sistem Kasta Prestasi yang ada di sekolah anda > ( Complete )


< Reward Quest telah dikirimkan >


< Poin Moral + 60 >

__ADS_1


< Poin Peningkatan Random + 15 >


< Saldo Tunai + 40.000.000,00 >


< Tiket Emas +2 >


< Anda mendapatkan hak istimewa untuk memilih 2 bakat baru \= ( 1 ) ( 2 ) >


< Anda dapat memilih 2 pusaka baru dari toko Sistem \= ( 1 ) ( 2 ) >


Hanya satu kata untuk reward Hidden Quest ini.


Amazing! Reward sebanyak ini sudah setara dengan Reward Main Quest.


"Sering sering memberi quest tingkat tinggi seperti ini." Ucapku pada Sistem.


Oh ya, saking semangatnya kasta prestasi dihapuskan aku sampai lupa membawa tas pas berangkat sekolah esok harinya.


Aku datang ke sekolah yang masih dalam tahap perbaikan ini untuk menemui Kak Amira. Kemarin malam dia menghubungiku secara pribadi. Rupanya bukan hanya aku yang dihubungi secara pribadi tetapi juga seluruh siswa siswi SMKN 7 Harapan.


Pemandangan yang tidak biasa terpampang di depan mataku. Anak anak berbaris tidak sesuai kelas dan jurusan mereka, tetapi berbaris acak sesuai keinginan mereka.


Aku bertanya pada siswi di depanku alasan kami berbaris seperti ini tapi katanya dia juga tidak tahu. Dia malah bertanya nomorku, untung saja aku berhasil kabur darinya.


Tidak lama kemudian aku bertemu Hana dan Frederica di pinggir lapangan. Kedua putri konglomerat itu sedang berbincang santai, aku juga melihat si reporter dadakan bersama mereka (Lena).


"Kalian tidak berdiri di lapangan?" Tanyaku.


"Tidak. Karena barisannya acak kami khawatir akan bersenggolan dengan laki laki." Jawab Hana.


"Benar juga ya." Ucapku sambil menggaruk rambut.


Kak Amira naik ke atas podium, entah apa yang ingin dilakukannya dia membawa sebuah bendera di tangannya. Lalu Pak Kepsek yang aku kira sudah ada di dalam penjara ikut naik ke podium. Dia membawa korek di sakunya. Mungkin itu untuk merokok.


Pak Kepsek berpidato untuk terakhir kalinya dihadapan kami semua. Pidatonya sangat membosankan sampai sampai Hana dan Frederica bergantian menepuk pundakku agar aku tidak tertidur.


"Bangun jagoan, pidatonya hampir selesai." Kata Frederica.


[ ngiiiingg... ]


Nada tinggi menyakiti telingaku. Lalu aku lihat Kak Amira membentangkan bendera yang dipegangnya.


[ Ini adalah bendera sekolah yang saya desain sendiri. Rencananya dulu saya ingin mendirikan sekolah militer. Tapi impian itu kandas karena anak anak lebih menyukai menghasilkan uang lewat media sosial. ] Kata Pak Kepsek.


"Huuu... dasar guru biadab!"


Tidak ada ucapan hormat yang aku dengar saat ini. Semuanya sibuk mencemooh Pak Kepsek bahkan mereka yang dulunya diuntungkan oleh kasta prestasi. Orang orang macam itu sangat memuakkan.


Perasaanku bercampur aduk, ini adalah momen seseorang yang menyerah pada mimpinya. Atau lebih tepatnya momen seseorang yang menghabisi mimpinya sendiri. Bukan apa apa, aku hanya membayangkan nasibku pasti akan sama seperti beliau kalau saja Sistem tidak muncul hari itu.


Kami berdiri di tengah lapangan hanya untuk menyaksikan bendera itu terbakar. Setelah benderanya menjadi abu upacara selesai dan Pak Kepsek dijemput mobil polisi.


Ketika itulah muncul Daily Quest yang pertama hari ini.


< Daily Quest pertama muncul >


< Bersediakah anda memaafkan Pak Ridwan? Jika iya temui beliau dan katakanlah >


secara pribadi aku tidak terlalu membenci Pak Kepsek Ridwan karena kebencianku telah tertumpuk pada Andi dan Martha. Tapi aku rasa tidak ada salahnya juga memaafkan beliau.


"Ayo kita antar Pak Ridwan." Ajakku pada Hana dan Frederica.


Mereka menurut saja apa kataku. Langkahku diikuti oleh siswa siswi lainnya. Lalu ketika sampai di depan gerbang sekolah aku berucap pada Pak Kepsek.


"Anda mungkin tidak peduli dengan ini, tapi saya memaafkan anda atas segala hal buruk yang menimpa saya karena kasta prestasi buatan anda." Ucapku berbata-bata.


"Saya juga memaafkan bapak, walaupun badan saya masih sakit gegara dipukuli preman." Kata siswa lainnya.


"Saya udah ngerelain semua yang terjadi."


"Hati hati di jalan pak."


"Jangan kaya gitu lagi pak."


Aku sedikit terkejut ada sebanyak ini orang yang masih menghargai Pak Kepsek. Sekaligus aku merasa malu karena melakukannya atas dasar Sistem.


Begitulah kasta prestasi sumber segala bentuk perundungan di sekolah kami akhirnya dihapuskan. Era baru datang ke sekolah kami bersamaan dengan peresmian kurikulum baru yang akan dilaksanakan mulai oktober nanti.


Pelajaran hari ini ditiadakan, aku mengundang teman temanku ke rumah Sore harinya, tapi mereka ngaret dan tidak datang datang hingga jam 7 malam. Aku pun keburu dapat Daily Quest kelima sekaligus yang terakhir hari ini.


Tidak main main Sistem menyuruhku menangkap babi ngepet yang berkeliaran di sekitar perumahan ini.


Sambil memegang Taring Reog aku mengawasi sekitar dengan jeli. Babi ngepet itu juga tidak akan bisa melihatku karena aku di mode tidak terlihat. Mulai saat ini akan aku sebut mode menghilang ini dengan mode Pesulap Hantu.


Jadi dalam mode pesulap hantu ini aku mengaktifkan observer dan menelusuri setiap rumah untuk menemukan babi ngepet.


"...Ngook, ngookk..."

__ADS_1


Suara celeng itu terdengar dari atas atap rumah warga. Aku mengarahkan observerku ke sana tapi tidak menemukannya.


"Babi itu lebih gesit dari perkiraanku. Kalau begitu..."


"Swing!"


Aku berlari secepat angin dan berhasil menemukan babi itu di dekat pos ronda setelah memutari perumahan 6 kali.


"Kena kau!"


Babinya berhasil aku tangkap. Pasti lilin di rumahnya hampir padam sekarang.


Saat aku tutup moncong babi itu badannya tiba tiba diselimuti cahaya putih. Seketika babi itu berubah menjadi manusia, seorang wanita muda berparas cantik, serta tampak seumuran denganku.


"Kenapa kau melakukan pesugihan?" Tanyaku sembari menghentakkan kaki.


"Anu.. anu.. "


...


< Chapter Selanjutnya [ Dominasi Ilmu Hitam ] >


..........................................................................................


< Statistik Kontraktor Yudistira telah terbangunkan >


< Poin Peningkatan Random +135 >


< 1. Moral (98/40) >


< 2. Ketampanan (+50/+50) > - Cukup Tampan untuk kriteria orang Indonesia -


• Berat Badan (81/81)


• Kharisma ( 40/40 )


< 3. Kekuatan (200/200) >


• Kecepatan (90/90)


• Pertahanan (150/150)


• Stamina (200/200)


• Mentalitas (100/100)


< 4. Kecerdasan (110/300) >


• 3 Pelajaran yang paling dikuasai:


• Bahasa Inggris


• Penjaskes


• Bahasa Daerah


< 5. Bakat : >


• Bela Diri | Aikido -Advance-


• Penyanyi Pop | Suara Emas - Advance -


• Pemburu | Ultimate Eye -Advance-


• Pesulap | Manipulasi Realita - Advance -


• Isi Sendiri


• Isi Sendiri


...


< Saldo Masuk + 40.000.000,00 >


< Uang Saku [ Rahasia ] >


< Daftar Pusaka Sistem yang dimiliki >


( sepatu mistis ) ( selimut sutra ) ( emas hitam peretas ) ( hoodie anti terkejut ) ( lidah suci ) ( Taring Reog Hijau ) ( Awan Hitam ) ( Seruling Fairy Poet ) ( Nebula Eye ) ( Delivery Tower ) ( Buku puisi 'A Collection of Stella's Poems' )


< Tiket emas + 4 >


< Special Massal Product >


( Blanche Homunculus (6) ) ( Vert Homunculus (2) ) (Jaune Homunculus (1) )


.......................................................................................

__ADS_1


Jangan lupa tekan like dan taruh novel ini di rak buku kesayangan kalian. 😄


..........................................................................................


__ADS_2