Sistem Kebaikan Pemuda Terundung

Sistem Kebaikan Pemuda Terundung
Chapter 81 | Perang 5 Jam [ Jalan Kebaikan ]


__ADS_3

Natalie dan Dancing Hatchet berhasil membantai pasukan KEBUTI. Meski menang dia sadar kalau dia harus segera pindah markas.


Natalie melaporkan keadaannya pada Dies Bell.


[ Aku menang. Jadi kau juga harus menang. ] Tulisnya singkat karena tidak ingin mengganggu konsentrasi Dies Bell yang sedang bertempur.


Yuda dan Dies Bell akan segera adu mekanik untuk yang kedua kalinya. Tidak jauh dari tempat mereka saat ini berkumpul tiga puluh dukun yang akan membantu Dies Bell.


...


POV Yudistira


Luar biasa, dia bertahan hidup dari Drake Breath level 8 dua kali. Tapi kali ini hidupnya benar benar akan aku akhiri. Begitu juga dengan kedua dedemit yang membantunya ini.


"Hei Yudistira, kau tidak peduli dengan nyawa supirmu? Nameless akan segera mencabiknya loh.." (Dies Bell)


Supirku adalah Rouge Homunculus penjagaku. Jadi aku tidak perlu khawatir dengannya.


Langkah terbaik yang bisa aku pikirkan adalah mengevakuasi Ibu dan warga sekitar terlebih dahulu. Karena itulah aku memanggil semua Rouge Homunculus termasuk yang menjaga teman temanku untuk datang membantu.


Dedemit ular jelek mengubah cuaca dalam sekejap lalu mengeluarkan jurus sambaran petir andalannya.


Makhluk tanpa kepala di belakangku mengarahkan cakarnya.


Dengan mudah aku dapat menghindarinya. Tetapi Dies Bell tiba tiba saja berada di sampingku.


Dia menjetikkan peluru anginnya, tapi sekali lagi aku berhasil menghindar dengan Nebula Eye.


[ Mundur terlebih dahulu Kontraktor. Kalau memaksa melawan sambil melindungi anda akan kalah. ] Saran dari Nostradamus.


"Aku tahu!"


Entah mengapa badanku terasa sedikit berat.


R Homun menjadi tameng daging untukku dari cakaran Nameless. Kesempatan itu membuatku berhasil berteleportasi ke rumah.


Awalnya aku ingin teleportasi ke kantor polisi, tapi teringat kalau rumahku itu anti makhluk halus. Jadi aku putuskan untuk tetap teleport ke rumah.


Sesampainya di rumah aku serahkan Ibuku kepada J Homun.


"Kamu mau kemana Yuda?!!"


J Homun membekap ibuku dengan Selimut Sutra, tidak lain untuk menidurkannya. Tapi Ibu melawan.


Ibu terus berteriak melarangku pergi seolah tahu kalau aku ingin kembali ke tempat yang berbahaya itu.


"Tenang nyonya! Nak Yudistira enggak kemana mana kok!" Ucap J Homun sembari memperkuat bekapannya.


Begitu Ibu tertidur aku segera mempersiapkan lebih banyak senjata untuk menghadapi Dies Bell. Selain itu aku berharap bisa menggunakan skill GITU dalam pertempuran ini.


"Apa yang sedang dilakukan Dies Bell disana?" Tanyaku pada Nostradamus.


[ Dia sedang melawan para R Homun yang kau tinggalkan. ] Jawab Nos.


[ Berhati hatilah dengan Nameless. Dedemit tanpa kepala itu. Air liurnya dapat menghambat kekuatan Nebula Eye. ] Sambungnya.


"Tapi kalian tetap akan menang kan? ] Aku menyinggung kemampuan Sistem yang aku miliki. Ini adalah pertarungan hidup dan mati. Kalau Nebula Eye yang menjadi inti mobilitasku dilumpuhkan aku bisa mati.


[ Tentu saja kita akan menang! ]


[ Berpartnerlah dengan roh Reog Hijau. Dia akan menjadi bantuan besar selain pasukan Homunculus. ]


Roh Reog Hijau adalah hasil penggabungan dari tiga pusaka reog yang aku miliki. Taring Reog, Cakar Reog, Mata Reog.


Aku terkejut saat mendengar suara Raja Dedemit Ular di kepalaku. Dia menyuruhku untuk kembali kesana, atau dia akan mendatangi rumahku.


Aku belum selesai mempersiapkan diri. Karena tidak ingin buntung seperti pertarungan sebelumnya aku pun meminta pusaka yang dapat meng Counter tiga kekuatan gaib milik Dies Bell.


Kurobek tiga tiket emas, lalu aku dapatkan pusaka yang aku inginkan. Selain itu aku juga memanggil bantuan polisi dan membeli banyak ramuan penyembuh.


"KEMBALILAH YUDISTIRA......!!!!!!!!!!"


Teriakan Raja Dedemit berdengung di telingaku. Disaat itulah aku teleport kebelakangnya, lalu roh Reog menggigit lehernya.


Roh Reog memiliki bentuk singa yang terbentuk dari api hijau. Ukurannya sebesar rumah. Sorot matanya mengintimidasi siapa saja yang melihatnya, tidak terkecuali aku.


Cakarnya seperti pisau. Melihatnya membuatku terenyuh karena memilikinya membuatku yakin akan menang.


Selain itu Nameless rupanya tidak sekuat yang aku kira. Dia dipojokkan oleh lima Rouge Homunculus, sementara dua lainnya mengevakuasi warga.


Lalu Dies Bell... dia menghilang kemana?


[ Segera masuk ke dalam tanah Kontraktor!! Dia akan men spam Finger of Death nya!! ] (Nostradamus)


"Dimana dia?!!" (Yuda)


Dies Bell berada di atasku. Dia melayang di udara bersama Nameless.


Tampaknya makhluk tidak berkepala itu memberikan banyak buff kepala Dies Bell.


"Kau kira aku datang untuk by one denganmu. Aku datang untuk menghancurkanmu dan mengembalikan kesejahteraan organisasi pembunuh." Ucap Dies Bell di atas sana.


Di langit juga terlihat segerombolan Dompe yang terbang rendah membentuk formasi menyebar.


Disaat itulah aku lihat para Dompe itu menangis kesakitan lalu tubuh mereka semua hancur dan gumpalan darah mereka menghujani tanah.


Aku turun ke kedalaman sebelum darah yang bercampur peluru angin itu menyentuhku.


Apa yang terjadi selanjutnya sungguh mengerikan. Permukaan tanah berguncang dihujani peluru angin yang bisa di spam terus menerus menggunakan media Dompe.


Aku tidak tahu bagaimana cara Dies Bell melakukan itu, tapi ini berarti dia memiliki skill pembunuh massal yang sama dengan Drake Breath milikku.


Saat guncangan berhenti aku naik ke permukaan. Tapi Dies Bell sudah menghilang lagi.

__ADS_1


Aku bisa melihat para Dompe tanpa memegang Taring Reog karena Roh Reog yang merupakan penggabungan dari Taring, Mata, dan Cakar Reog terhubung denganku. Anggap saja dia seperti khodam.


Roh Reog menyeret raja ular cukup jauh, tapi sambaran petirnya masih bisa menjangkau aku.


Ternyata kekuatan Nebula Eye dapat digabungkan dengan Hoodie Anti Terkejut. Kedua pusaka itu memberiku atribut Teleportasi otomatis atau Auto Flicker seperti di dalam game.


Satu Homunculusku hancur terkena spam FoD (Finger of Death) tadi.


Aku tanya kemana Dies Bell pergi. Mereka menjawab tidak tahu.


Selain itu gara gara spam FoD tadi membuat jalanan desaku jadi berlubang lubang.


Tidak lama kemudian Dies Bell muncul lagi di atas langit namun Nameless tidak ada bersamanya.


"Merepotkan..." (Dies Bell)


Dies Bell yang lain muncul di depanku. Aku pun berusaha menghindar namun dia terlalu dekat. Alhasil aku kena FoD nya lagi.


Untungnya kali ini aku punya pusaka yang dapat meng Counter serangannya.


Pusaka itu bernama Mirror Armor. Pusaka ini membuat pemakaiannya mencerminkan/atau meniru apa yang dilakukan lawannya.


Karena itulah saat Dies Bell menyerangku dengan Finger of Death, aku pun melakukan hal yang sama karena pengaruh Mirror Armor.


Lebih gilanya lagi armor ini bisa membalikkan serangan Dies Bell hingga menghancurkan tangan kirinya.


"Rasakan itu orang gila!!!"


Dies Bell menghilang. Dia yang asli adalah yang ada di atas sana.


Tanpa basa basi lagi aku serang dia dengan Drake Breath yang sudah aku tahan dari tadi.


Karena arah tembakanku ke langit maka seharusnya Drake Breath tidak akan menyebabkan gempa bumi.


Jadilah Drake Breath level 8 aku tembakkan ke wajahnya.


Langit terbelah, guncangan hebat tetap terasa, yang lebih membuatku menyesal melakukan itu adalah terlihat bolongan di langit yang terlihat seperti jendela menuju angkasa.


Tidak mungkin. Jangan bilang lapisan ozon pecah karena Drake Breath.


[ Jangan khawatirkan langitnya. Fokus saja pada lawanmu. ]


Mataku kembali ke Dies Bell, dia tampak sedang menatap jendela langit yang baru saja aku buat.


Nameless dilumpuhkan lagi oleh para Rouge Homunculus, dia dirantai dengan rantai berduri di sekujur tubuhnya.


Melihat Dies Bell berhenti menggila aku pun coba bicara padanya, siapa tahu dia mengatakan informasi yang penting.


"Apa tujuanmu? Kenapa kau meneror kami dengan bom dan membunuh orang orang yang tidak bersalah?"


Dies Bell menjawab pertanyaanku... "Aku tidak tertarik dengan bunuh bunuhan. Yang aku incar hanyalah kekuatan gaib yang ada di dunia ini." Ungkapnya.


"Semua orang termasuk keluargaku menganggap kalau kekuatan ini adalah penyakit. Tapi bagiku anugerah. Karena itulah aku sangat senang tinggal di Indonesia ini. Karena Negara ini sangat lekat dengan hal hal mistis yang telah aku anggap sebagai identitasku." Sambungnya.


Dies Bell menunjuk kepadaku.


"Aku tidak tahu kekuatan apa yang ada pada dirimu. Karena itulah aku ingin mencari tahu. Itulah alasanku datang kesini." (Dies Bell)


"Berhentilah bermimpi! Kau tidak akan bisa membunuhku!" (Yuda)


Kelemahan skill Poltergeist nya adalah air. Karena itu pusaka kedua yang aku dapatkan dari Sistem adalah Fish Tank.


Pusaka berbentuk cincin dengan batu akik biru ini dapat menciptakan air dalam jumlah besar.


Air mistis yang muncul langsung menenggelamkan Dies Bell dan membuatnya tidak berdaya.


Nameless berusaha menyelamatkan Dies Bell. Crystal Golem berusaha mencegahnya, tapi tidak bisa karena dia tidak bisa menyentuh makhluk gaib.


Saat itulah roh Reog datang dan melompat lalu berhasil membelah Nameless dengan cakarnya yang tajam bagai pisau. Tapi eksistensinya belum lenyap.


Raja dedemit ular kembali. Dia kembali dengan keadaan tubuh yang setengah hancur, mirip seperti keadaan Nameless saat ini. Dia diam saja menyaksikan Dies Bell menderita.


Aku sudah hampir menang namun Nostradamus menyuruhku berhenti.


[ Berhenti!! Ada masalah di tempat lain!! ] Kata Nostradamus.


Papan Sistem muncul, terlihat tempat yang tidak aku kenali sedang dibombardir oleh organisasi pembunuh.


[ Itu adalah bunker presiden. Organisasi pembunuh berusaha menyandera presiden. Dan dalam keadaan itu mereka berhasil, walaupun tidak mendapatkan presiden secara langsung. ] (Nostradamus)


"Mengapa begitu?" (Yuda)


[ Karena jika bom terbesar yang mereka bawa diledakkan, maka bunker itu akan runtuh, dan mengubur semua orang yang ada di dalamnya. ]


"Jadi apa yang harus aku lakukan?"


[ Lepaskan Dies Bell. Kau harus mengirimkan Rouge Homunculus untuk menyelamatkan presiden barulah bisa membunuh Dies Bell. ]


Terpaksa aku lepaskan dia.


Dia tenggelam lalu jatuh dari ketinggian dua puluh meter lebih. Tapi dia masih hidup. Aku benar benar tidak habis pikir dengan makhluk yang bernama Dies Bell ini.


"Khhok, hokk, tadi sakit sekali bangs*t!" (Dies Bell)


Papan Sistem muncul lagi menunjukkan siaran yang dilakukan oleh seseorang bertopeng smoke, atau aku biasa menyebutnya topeng petugas umbrella.


Orang itu mengancam akan membunuh presiden dengan bom kalau dua tuntutannya tidak dipenuhi.


Pertama, keselamatan Dies Bell.


Kedua, mereka ingin menantang militer untuk berkumpul di satu tempat. Entah itu KEBUTI, Kopassus, AD, AL, AU, polisi atau pun tentara relawan. Organisasi pembunuh menantang kami untuk berperang menggunakan apapun, baik itu senjata, maupun ilmu dan kesaktian.


Permintaan yang kedua ini akan sangat sulit dilakukan. Karena mau tidak mau pemerintah harus meminta bantuan kepada para penganut ilmu hitam.

__ADS_1


Sialan, pertempuran disini saja belum selesai, sudah muncul lagi pertempuran di tempat yang jauh.


...


< Chapter Selanjutnya [ Jalan Kemenangan ] >


....................................................................................


< Statistik Kontraktor Yudistira telah naik menjadi >


.


< Poin Peningkatan Random +130 >


< Tiket emas +10 >


.


< 1. Moral (80/40) >


.


< 2. Ketampanan (+60/+80) > Awaken


• Berat Badan (81/81)


• Kharisma ( 40/50 ) Awaken


.


< 3. Kekuatan (250/250) > Awaken


• Kecepatan (115/115) Awaken


• Pertahanan (190/190) Awaken


• Stamina (215/300) Awaken


• Mentalitas (100/150) Awaken


.


< 4. Kecerdasan (263/400) >


< Skill khusus [ Tesla Incarnation ] >


• Automatic Blueprint


• ???


• ???


< 11 Pelajaran yang paling dikuasai >


( Bahasa Inggris ) ( Penjaskes ) ( Bahasa Daerah )


.


< 5. Bakat ( 5/100 ) >


• Bela Diri | Aikido -Advance-


• Penyanyi Pop | Suara Emas - Advance -


• Pemburu | Ultimate Eye -Advance-


• Pesulap | Manipulasi Realita - Advance -


• Koki | Food Traveler - Advance -


• Pengacara | Ahli Menyahut - Advance -


• Isi sendiri


• Isi sendiri


• Isi sendiri


• Isi sendiri


• Isi sendiri


• Isi sendiri


• Isi sendiri


.


< Uang Saku [ Rahasia ] >


< Daftar Pusaka Sistem yang dimiliki >


( Sepatu Mistis ) ( Selimut Sutra ) ( Emas Hitam Peretas ) ( Hoodie Anti Terkejut ) ( Lidah Suci ) ( Taring Reog Hijau ) ( Awan Hitam ) ( Seruling Penyair Peri ) ( Mata Nebula ) ( Menara Pengantar ) ( Buku puisi 'A Collection of Stella's Poems' ) ( Cincin Bumi ) ( Topi Pengetahuan ) ( Alpha Crystal Golem ) ( Cakar Reog Hijau ) ( Mata Reog Hijau ) ( Mirror Armor ) ( Fish Tank )


< Special Massal Product >


- Blanche Homunculus (6) - - Vert Homunculus (8) - - Jaune Homunculus (13) - - Rouge Homunculus (7) -


..........................................................................................


Jangan lupa tekan like dan taruh novel ini di rak buku kesayangan kalian. 😄


..........................................................................................

__ADS_1


__ADS_2