
SMKN 7 Harapan, SMK 5 Banua (sekolah anak anak lokomotif yang dihajar yuda di awal cerita), SMA jeruk Parut, SMA 9 Awan Uap, dan SMK Banua Hijau 11.
Kelima sekolah ini berada di satu kabupaten yang sama dengan SMKN 7 Harapan dan SMK 5 Banua di tengahnya. Sekolahku rawan diserang karena dikelilingi oleh sekolah sekolah lawan. Karena itulah tawuran ini harus dihentikan untuk keamanan dan kenyamanan bersama.
Biar aku jelaskan sedikit bagaimana tawuran antar sekolah ini bermula. Tawuran ini dimulai oleh SMA 9 Awan Uap yang melakukan pelemparan batu massal ke SMKN 7 Harapan yang bertujuan untuk memaksa pihak sekolah menyerahkan siswa pelaku tabrak lari kepada mereka.
Namun karena tindakan mereka tidak digubris oleh pihak sekolah kami, tawuran pun semakin memanas dan SMA 9 Awan Uap mulai mengajak anak anak dari sekolah lain untuk menyerang sekolah kami. Target dari tawuran ini pun sebenarnya bukan orang, melainkan bangunan dan fasilitas sekolah.
Hingga aku muncul sebagai penengah dengan menangkap pelaku tabrak lari lalu menyerahkannya ke pihak SMA 9 Awan Uap. Berkat itu kami berhasil berdamai dengan SMA 9 yang memulai tawuran ini, tapi 2 sekolah lainnya rupanya sudah terhanyut dan menikmati tawuran terlalu dalam.
Jadi sekarang kami aliansi dari 2 sekolah yang sudah berdamai mau tidak mau harus menumpas para penggila tawuran itu. Tentunya yang harus bertanggung jawab penuh soal ini adalah SMA 9 Awan Uap, kami dari SMKN 7 Harapan ikut sebagai pihak ke 3 yang ingin balas dendam saja.
Tinggal menumbangkan 2 sekolah itu maka main quest kedua pun akan selesai. Kira kira reward seperti apa lagi yang akan muncul ya.
Kami berangkat di malam hari ini pukul 10 malam, tepat di waktu yang telah ditetapkan di awal Main Quest Kedua.
Aku dan Lauroe dapat bagian menumpas SMA Jeruk Parut, sementara Pandu tidak jadi ikut. Mereka yang aku kalahkan pas tawuran kemarin pasti dendam padaku.
Sampailah kami di markas musuh. Bocah bocah Jeruk Parut ini berkumpul untuk membahas strategi penyerangan. Macam zaman perang 3 kerajaan saja. (Inspirasi dari Dynasti Warrior)
"Mana yang suka tawuran disini?" teriakku dengan berani.
"Itu bocah gendut yang ngehajar kita kemaren malam!"
Ternyata jumlah personel tawuran sekolah ini sedikit. Kebanyakan wajah mereka sudah aku lihat di tawuran tadi malam. Jumlah mereka 30 orang termasuk jagoan mereka yang menantangku tadi malam. Awan si jagoan SMA Jeruk Parut.
Jadi ada 2 orang yang bernama Awan. Bos Awan dari SMA 9 Awan Uap, dan Awan dari SMA Jeruk parut yang disebut sebut sebagai jagoan sekolah mereka.
Awan dari SMA jeruk Parut. Apakah hanya perasaanku saja, ataukah dia memang jadi lebih kekar ketimbang kemarin? sepertinya kemarin malam pandanganku sedikit kabur karena mengantuk.
[Tring!]
• Loran Chris | SMKN 7 Harapan | Bela Diri (Taekwondo)
• Lauroe Sapnaz | SMKN 7 Harapan | Bela Diri (Pencak Silat)
• Pandu | SMKN 7 Harapan | Bela Diri (Gulat) - [SUDAH TUMBANG] -
• Awan Joe | SMA 9 Awan Uap | Bela Diri (Tarung Derajat)
• Andre Jagat | SMA 9 awan Uap | Bela Diri (Tarung Derajat) -orang random pilihan Sistem-
Sebelum sampai kesini aku membuat Pandu pingsan dan meninggalkannya di ruang uks. Pandu itu pemberani tapi dia ceroboh, ditambah lagi aku tidak tahu bagaimana kondisi keluarganya. karena itulah, untuk saat ini aku tidak akan membiarkannya ikut tawuran yang berbahaya.
Lalu soal bos Awan dan orang random yang dipilih oleh Sistem tampaknya mereka berdua cukup kuat. Bela diri Tarung Derajat yang terlihat di papan Sistem ini pastilah bukan bela diri yang sepele.
Jumlah anak anak sukarelawan tawuran yang abang Chris pinjamkan padaku adalah 16, ditambah aku dan Lauroe jadinya kami ada 18 orang, melawan 30 orang musuh.
Bukan jumlah yang tidak adil, sebab aku dan Lauroe dapat mengatasi banyak dari mereka sekaligus.
Tawuran SMKN 7 melawan SMA Jeruk Parut dimulai tanpa aba aba. beberapa dari mereka pakai pisau. Aku menggunakan teknik kenjutsu sementara Lauroe melawan mereka dengan tongkat pramuka yang entah dia dapatkan dari mana.
Dengan lengan gemukku yang besar dan kekuatan maksimalku, aku melakukan modifikasi gerakan kenjutsu sehingga kuncian dan bantingan terhadap lawan dapat kulakukan disaat yang bersamaan.
Setelah membanting mereka aku menendang pisau yang mereka gunakan ke peletonku. Anak anak itu juga cukup membantu walaupun mereka sebenarnya hanyalah npc dalam tawuran ini. Lauroe tanpa henti mengayunkan tongkat pramuka ke musuhnya. Aku mengaktifkan skill Reading The Wind dan Third Person Point Of View untuk berjaga jaga jika ada yang membokong ataupun menyerang dari jarak jauh. aku lupa membawa Hoodie Anti Terkejut, jadi terpaksa mengaktifkan skill terus menerus.
Awan jagoan sekolah mengambil sebuah busur dari kolong meja, juga anak panahnya.
Aku memperingatkan anak anak npc untuk berlindung, tapi aku sendiri gagal menghindar dan terkena panah di bahu kiriku.
"Hahha!! lu gak bisa ngehindarin panah kan! rasain lagi nih!"
Tawuran itu gila, para pelakunya adalah anak anak yang terpengaruh dengan budaya kekerasan dan penasaran dengannya. mereka adalah anak anak yang tidak pernah merasakan sakit, itulah yang membuat mereka berani melakukan tawuran ini. Jadi satu satunya cara untuk menyadarkan anak anak ini adalah dengan membuat mereka merasakan sakit yang diderita oleh korban tawuran.
Meski sudah memanah orang tampaknya Awan tidak peduli dan ingin memanahku lagi. Saat aku akan memprediksi jalur lintasan panah agar bisa menghindarinya, anak anak NPC melindungi dengan membalik sebuah meja belajar di depanku.
"Tenang calon bos. Ada kami yang ngasih support ke bos!" (anak NPC)
"Kami bukan dari klub silat, jadi bos bisa percaya kami!" (anak NPC lainnya)
__ADS_1
"Sejak kapan aku jadi bos kalian?" (Yuda)
Busur busur lainnya bermunculan. Lawan kami memanah membabi buta ke arah kami yang sedang berlindung. Anak anak ini harus dibawa ke kantor polisi setelah ini. Tidak akan aku biarkan satu orang pun yang memegang busur kabur dari tempat ini.
Saat dalam perjalanan kesini, aku sempat membeli banyak kembang api untuk kami gunakan melawan SMA Jeruk Parut jika diperlukan. Inilah saatnya untuk menyalakan kembang api itu.
Aku tidak peduli mereka dapat luka bakar nanti. Mereka menggunakan busur jadi kami akan menggunakan kembang api untuk melawan busur mereka.
"Nyalakan kembang apinya! balas tembaki mereka dari celah dan hati hati, jangan sampai kembang apinya meledak di tempat kita!" perintahku.
psyuu...
DAARR!!
DARRR!!
psyuu... psyuu... psyuu...
DAARR!! DAARR!! DAARR!!
adu tembakan antara kembang api (kubu Yuda) melawan panah (kubu Jeruk Parut) tidak terhindarkan. Lokasi kami tawuran saat ini berada di gudang belakang sekolah SMA Jeruk Parut. Warga yang tinggal di sekitar sini tidak akan langsung datang kesini karena jarak yang cukup jauh dari permukiman dan karena kembang api sudah biasa dinyalakan pada malam hari di tempat ini.
Tapi meskipun begitu bukan berarti warga tidak akan datang. Kami harus menyelesaikan ini secepatnya dan kabur sebelum dipergoki warga.
Aku menyuruh Lauroe dan 5 orang untuk mengendap endap ke belakang awan. Taktik ini terbukti berhasil, Awan dan anak buahnya tidak melihat Lauroe mendekat dan kami pun membombardir pasukan SMA Jeruk Parut dari dua sisi.
Meski kembang api yang kami arahkan tidak mengenai badan mereka secara langsung tapi percikan dan ledakan dari kembang api yang seharusnya meledak di langit ini cukup untuk melukai dan meninggalkan trauma kepada orang yang merasakannya.
"Ampun! ampun! kami mengaku kalah! udah jangan tembakin lagi!!" (Awan)
Pesta kembang api pun dihentikan. Lauroe mendekati Awan dan memberikan pukulan terakhir.
"Lu inget gak sama sepeda yang lu ancurin pas hari minggu pagi?" (Lauroe)
Awan dengan celana yang compang camping dan beberapa luka bakar di tangan dan lehernya menjawab ya.
"iya.. gua ingat.. " (Awan)
"itu sepeda kesayangan gua dari kecil..." (Lauroe)
Lauroe mengeluarkan tendangan pelipisnya dan membuat Awan tidak sadarkan diri. Lauroe juga mematahkan busur dan panah yang digunakan Awan lalu mengancam anak anak Jeruk Parut yang tersisa.
"Liat aja, gua bakalan bikin lu semua cacat seumur hidup kalo tawuran lagi! anak buah gua bahunya udah bolong gara gara lu pada!" (maksudnya yang bahu bolong itu Yuda)
Suasana yang awalnya ricuh pun menjadi senyap, kala ancaman dari Lauroe terdengar.
Notifikasi dari Sistem muncul.
[Tring!]
Aku cukup puas dengan keberhasilanku. Selain itu, rupanya kelompok abang Chris dan bos Awan juga sudah mengalahkan SMK BANUA HIJAU 11 lebih dulu dari kami.
Akhirnya Main Quest Kedua selesai.
Sebelum menunjukkan reward questnya aku mau memulihkan diri dulu. Meski bertambah kuat berkat Sistem, aku bukanlah Gatot Kaca yang seorang Super Human. Aku tidak sadarkan diri segera setelah menyuruh Lauroe mengendap endap.
...
Sementara itu di markas SMK BANUA HIJAU 11. bos Awan bertanya pada Chris tentang Yuda dan apa alasannya melakukan semua ini.
"Semua ini enggak akan terjadi kalau bukan karena si gendut itu. Sebenarnya apa alasannya ngelakuin hal hal berbahaya kaya gini?" tanya bos Awan.
"Gue yang memaksanya ikut tawuran malam. Kayanya dia kaya gitu karena gak nyaman aja, tapi gue kaget hasilnya kaya gini." (Chris)
"Ada yang spesial dari tu anak. Gua jadi pengen kenal lebih deket. Lu tau gak gimana caranya pindah sekolah?" (Bos Awan)
"jangan bilang lu mau pindah ke sekolah gue? enggak! enggak! biarpun kita dah damai lu tetap pernah jadi musuh sekolah gue. guru ama para murid gak bakal nerima lo." (Chris)
"masuk akal juga. kalau gitu gantiin gua ngawasin tu anak yak."
Intuisi bos Awan mengatakan kalau ada sesuatu yang spesial atau mungkin aneh dari Yuda.
Inilah akhir dari arc tawuran malam.
...
.......................................................................................
Statistik 'kontraktor Yudistira' saat ini:
__ADS_1
[Statistik ini belum ditambah reward eksklusif yang didapatkan Yuda di Main Quest Kedua.]
Etika (34) (Kurang)
Moral (72) (Mulia)
Ketampanan (-63) (Sangat Jelek)
• Berat Badan (101 kg)
• Kharisma ( - )
Kekuatan (100) (Sangat kuat)
• Kecepatan (46) (Cepat)
• Pertahanan (59) (sangat Kokoh)
• Stamina (50) (Kuat)
• Mentalitas (39) (Kuat)
Kecerdasan (24) (Kurang)
Bakat :
• Bela Diri (Aikido)
teknik dasar | (yarijutsu) (kenjutsu) (sokaku takeda) (kodokan jigoro kano)
teknik lanjutan | (ikkyo) (nikyo) (sankyo) (yonkyo) (gokyo) (tenchinage) (kokyunage) (kotegaeshi) (shihonage)
• Penyanyi (Pop) | Suara Emas
• Pemburu | Mata Pembaca Angin (auto aim) (reading the wind) (third person point of view) (strong eyes)
• silahkan isi sendiri
• daftar pusaka sistem yang dimiliki:
- sepatu mistis
- selimut sutra
- emas hitam peretas
- hoodie anti terkejut
- lidah suci
.......................................................................................
Akhir dari Arc Kedua.
Jangan lupa tekan like dan taruh novel ini di rak buku kesayangan kalian. 😄
__ADS_1
....................................................................................