Sistem Kebaikan Pemuda Terundung

Sistem Kebaikan Pemuda Terundung
Chapter 20 | Menghajar Preman Sekolah (2)


__ADS_3

"kau menggangguku, kau menyakitiku, kau merusak alat alat tulisku, kau menghina orang tuaku. aku punya banyak alasan untuk menyerangmu hari ini."


"banyak omong lu."


seperti berandalan pada umumnya ketika terprovokasi, andi maju tanpa pikir panjang, mengayunkan tinjunya. aku menggunakan skill reading the wind untuk membaca serangannya tersebut lalu menghindarinya.




dia berniat menyerang lututku, sayang sekali tidak bisa. aku mengangkat kakiku untuk menendang wajahnya saat dia membungkuk. tendanganku sukses besar, aku menendang wajahnya dengan keras. lanjut aku gunakan teknik bela diri tenchi nage.




aku berhasil menjatuhkan andi, kalau dalam pertandingan aku sudah dapat 1 kemenangan. teknik tenchi nage tadi tidak berbahaya ataupun menyakitkan. aku hanya ingin membuat andi sedikit rendah diri saat bertarung.


"ayo bangun aku baru pemanasan." ucapku dengan sombong.


andi bangun dengan gerakan kick up.


"oke, gua anggap lu emang kuat. kayanya lu punya khodam, makanya tiba tiba jadi kuat. lu gak tau kan alasan gua jadi atlet silat terkuat di kelas 1." (andi)


"gak tau." (aku)


andi berlari lagi. dibandingkan lauroe andi penuh dengan celah, dia melentangkan tangannya untuk memukul.




aku menahan tinju andi. reading the wind memberikan peringatan lagi.



aku meninjunya lebih dulu sebelum dia meninju perutku. setelah itu semua serangan yang andi lancarkan dapat aku baca dan antisipasi. aku membuatnya babak belur tanpa terluka sedikitpun.


"itu andi si jagoan silat? kok keliatannya lemah. tau gitu harusnya gua serang aja dia pas itu. lumayan pamer depan hana." (pandu)


"ngoceh apa lu?" (lauroe)


"lah, emang bener kan. mukul yudi yang segede itu aja gak bisa." (pandu)


"si yudistira itu kaya bisa baca pergerakan andi." (lauroe)


"ahh, lu kebanyakan nonton film. mana ada orang yang bisa baca gerakan musuh kaya gitu. kalaupun ada berarti andi payah banget kan sampe gerakannya bisa dibaca." (pandu)


"gak tau deh." (lauroe)


"btw, lu plin plan ya. tadi lu bilang gak mau bantu terus tiba tiba bantuin. sebagai panutan anak silat kelas 1 lu harusnya punya pendirian." (pandu)


"grr! kenapa lu jadi ceramahin gue sih! harusnya lu berterima kasih sama gue!" (lauroe)


aku menjatuhkan andi lagi. ini sudah yang ke 12 kali aku jatuhkan dia. karena kami bertarung di jembatan kayu jadinya aku tidak perlu berpikir 2 kali untuk membantingnya. apalagi semua teknik bela diri aikido adalah teknik pertahanan diri berupa tangkisan, kuncian, dan bantingan. tidak ada teknik spesifik untuk meninju, menendang, menyikut, menyundul ataupun lainnya.


aku terus meng-counter serangan andi hingga dia terlihat tidak kuat lagi berdiri.


"apaan nih! kenapa lu ngehindar terus?" (andi)


"aku tidak mau kena pukulanmu. itu sakit." jawabku.


"b*ngs*t!!"


buuk!


satu tinjuku meremukkan hidung andi. di tinju inilah aku menaruh seluruh kekuatan dan dendamku padanya. andi terdorong hingga ke pembatas jembatan.


"uh-uhh, gua belum kalah. jangan kabur lo!" ucap andi dengan angkuh.


"kabur? harusnya kau melihat situasinya. siapa yang harusnya kabur sekarang." balasku.


[sekali lagi...]


[aku ingin meninju wajahnya sekali lagi. bolehkan agen nostradamus?] pintaku.


[silahkan. dia pantas menerima itu.]


aku kepalkan tangan sekuat mungkin, sambil berkata.


"ingat ini andi. kalau kau berani menggangguku lagi, kau akan merasakan tinju yang 10x lebih kuat dari ini."


braakk!!


aku tinju wajahnya hingga kayu pembatas pinggir jembatan yang ada di belakang kepalanya patah. kayu pembatas jembatan itu memang sudah tua. aku membuatnya hidung andi patah. harusnya dengan cedera itu dia tidak akan ikut bertanding besok.


karena andi sudah pingsan aku pun memutuskan untuk pulang.

__ADS_1


"gimana? lu udah puas balas dendam sama dia?" tanya pandu.


"sebenarnya aku ingin lebih menghajarnya lagi. tapi tidak baik juga kalau dia sampai harus dirawat ke rumah sakit. itu akan memberikan beban lebih pada keluarganya."


"ngomong ngomong kemana chris dan siswa botak itu?"


"mereka kabur duluan. soalnya lauroe numpahin lem ke muka chris."


lauroe pergi tanpa berkata apa apa pada kami. dia datang kesini bukan untuk membantu kami, tapi karena uang yang dijanjikan oleh frederica, dan tugasnya itu diselesaikan oleh aku. membalik lem ke wajah orang, apa lauroe pernah memikirkan konsekuensi melakukan hal brutal seperti itu. waktu bertanding denganku dia juga menggigit tanganku.


"sebentar lauroe! kau menumpahkan lem ke wajah chris kan. apa kau tidak takut dengan konsekuensi atas tindakanmu itu?" tanyaku pada lauroe.


"tidak." jawab lauroe singkat.


"apa alasannya?"


"gua punya prestasi. di sekolah kita ada peraturan enggak tertulis tapi diterapkan yang ngizinin anak anak berprestasi untuk melakukan hal hal yang terlarang seperti pembullyan, pemerasan, perbudakan."


"jadi anggaplah prestasi itu sebagai kasta. lu menangin lomba memanah dengan poin yang bikin semua orang tercengang. otomatis lu punya prestasi yang bagus dan kasta lu naik beberapa tingkat di sekolah. sekarang lu bebas mau nyiksa anak anak yang kastanya lebih rendah. kalaupun anak anak korban kebrutalan lu ngelaporin lu ke guru bk, paling paling lu bakal dikasih hukuman ringan. kaya andi yang sering ngebully lu."


"kau tau darimana aku dibully oleh andi?"


"gua temennya di klub silat, ya gua taulah kebusukannya si andi."


sejak dulu aku memang sadar kalau andi dilindungi oleh pihak sekolah, sebab setiap kali aku dan ibu mengadukan kekerasan yang dilakukan andi ke kepala sekolah, mereka selalu saja memberikan hukuman ringan yang tidak setimpal dengan kekerasan yang dia lakukan. tapi aku tidak menyangka kalau ada sistem kasta prestasi seperti itu di sekolah. itu artinya sekolah mendukung anak anak menjadi berandalan dan bisa saja mereka akan menjadi orang orang yang tidak bermoral di masa depan.


sebenarnya sekolah macam yang aku masuki?


"terus bagaimana kalau sesama orang berprestasi saling menyerang. siapa yang akan dilindungi oleh sekolah?" tanyaku lagi.


aku harus tau seperti apa peraturan sekolah yang aku tempati. aku tidak tahu apapun sebab selama hampir satu tahun ini aku tidak mempunyai relasi dengan siapapun dan hanya menjadi obyek bullying.


"itu tergantung dari relasi yang lu punya."


"maksudnya relasi dengan guru guru dan lembaga sekolah?"


"bukan. tapi relasi sama anak anak berprestasi lainnya. contohnya kak amira ketua klub silat, abang reihan ketua klub teater, abang bandung ketua klub dance, sama ketua ketua klub yang lain. selain relasi tentu aja faktor tampang dan materi juga diperhatikan. kalau gua boleh menilai, kayanya lu bakal dilindungi oleh pihak sekolah, karena lu bintang baru. ditambah lagi frederica si anak sultan ngedukung lo. jadi jangan takut masuk sekolah besok."


"udah ya, gua ngantuk."


"terima kasih untuk informasinya lauroe."


lauroe pergi dengan sepeda. aku juga pulang bareng dengan pandu. katanya selain prestasi faktor wajah dan materi juga dibutuhkan untuk mendapat dukungan sekolah.


ada satu hal yang membuatku penasaran. apakah sekolah akan menutupi semua keburukan yang dilakukan pelajarnya atau tidak? kalau di webtoon biasanya sekolah tidak akan mencatat perbuatan buruk yang dilakukan oleh siswanya. akibatnya para pelaku bullying itu bisa naik menjadi orang sukses dengan menghancurkan mental anak anak cerdas yang berpotensi menjadi orang sukses, dan membuat anak anak itu menghilang dengan sendirinya dari masyarakat.


kalau benar di sekolahku, smk negeri 7 harapan menerapkan peraturan seperti itu maka aku akan menentangnya. tadi lauroe bilang selain prestasi wajah dan materi juga diperlukan. kalau begitu aku akan mulai dengan memperbaiki penampilan dulu. aku punya 20 poin peningkatan random dan bisa memilih 2 pusaka sistem. yang aku perlukan sekarang adalah rasionalitas.


"hei pandu, apa kau tahu dimana gym di dekat sini?"


"lu mau diet kah? setahu gue di kampung kita enggak ada gym. gym paling dekat adanya di kota sekitar 12 kilometer dari sini."


"jauh ya. kalau begitu aku latihan angkat beban dengan caraku sendiri saja."


"kalo cuma diet sih gua bisa ngajarin lu caranya. lu pasti kesinggung sama omongan lauroe barusan kan. harus ganteng biar punya relasi."


"pintar juga kau pandu. kalau begitu tolong bantu aku berdiet. aku benar benar harus glow up supaya tidak diremehkan orang orang lagi."


"oke deh, mulai besok satu jam sehabis pulang sekolah lu dateng aja ke rumah gue. lu udah tau alamatnya kan?"


"iya sudah."


[tring!]







andi dipastikan tidak akan ikut pertandingan silat besok. selain itu, biasanya pusaka quest akan termuat di reward saat aku sedang dalam kesulitan. seperti sepatu mistis yang aku dapat saat kakiku bengkak. lalu evolution candy yang kudapat saat harus meningkatkan kemampuan anggota klubku.


kegunaan selimut sutra ini adalah untuk menjaga agar orang tidak bangun dari tidurnya. caranya dengan menutupi seluruh badan target dengan selimut berukuran 2 x 2 meter ini. selimut ini juga memiliki invisible mode. sepertinya selimut ini akan berguna untuk menyembunyikan orang.


singkat cerita jam setengah 5 pagi aku baru sampai rumah. dan jam 7 nya aku langsung berangkat ke sekolah. walaupun mengantuk aku harus tetap datang karena ada yang harus aku bicarakan dengan hana dan frederica dan aku mau nonton pertandingan silat. aku hanya penasaran sekuat apa sebenarnya anak anak silat itu.


sesampainya di sekolah aku menggunakan skill 'third person point of view' untuk melihat pandangan anak anak di sekitarku. aku melihat tatapan anak anak berubah, dari yang awalnya tatapan jijik dan marah menjadi gundah. sepertinya anak anak ini tahu tentang sistem kasta itu. hanya aku yang tidak tahu tentang itu sebelum ini.


[selamat pagi! siswa dan siswi penggemar bela diri silat harimau putih!]


[hari ini kita akan menyaksikan penampilan dari para praktisi dan atlet bela diri silat kita yang terdiri dari anak kelas 1 dan kelas 2.]


[jadi cepatlah berkumpul disini sebelum kalian kehabisan kursi.]

__ADS_1


"mc pertandingan silat itu semangat sekali." gumamku.


"kira kira bagaimana ya, reaksi mereka saat tahu jagoan kelas 1 nya dikalahkan olehku."


sifat sombongku muncul, mulai saat ini aku bertekad menjadi orang yang ganteng dan berkharisma demi bisa mengetahui sisi gelap sekolah ini lebih jauh lagi.


kalian tanya apa yang akan aku lakukan saat tau sisi gelapnya? aku belum memikirkan tindakanku selanjutnya, karena untuk saat ini aku akan fokus memperbaiki penampilan dengan bantuan sistem.


arc kedua. sisi gelap dan tawuran malam dimulai.


....................................................................................


Statistik 'kontraktor Yudistira' saat ini:




Etika (34) (Kurang)




Moral (72) (Mulia)




Ketampanan (-70) (Sangat Jelek)




• Berat Badan (105 kg \= 102 kg)


• Kharisma ( - )



Kekuatan (100) (Sangat kuat)



• Kecepatan (46) (Cepat)


• Pertahanan (59) (sangat Kokoh)


• Stamina (50) (Kuat)


• Mentalitas (39) (Kuat)




Kecerdasan (24) (Kurang)




Bakat :




• Bela Diri (Aikido)


teknik dasar | (yarijutsu) (kenjutsu) (sokaku takeda) (kodokan jigoro kano)


teknik lanjutan | (ikkyo) (nikyo) (sankyo) (yonkyo) (gokyo) (tenchinage) (kokyunage) (kotegaeshi) (shihonage)


• Penyanyi (Pop) | Suara Emas


• Pemburu | Mata Pembaca Angin (auto aim) (reading the wind) (third person point of view) (strong eyes)


• silahkan isi sendiri



....................................................................................


Jangan lupa tekan like dan taruh novel ini di rak buku kesayangan kalian. 😄

__ADS_1


....................................................................................


__ADS_2