Sistem Kebaikan Pemuda Terundung

Sistem Kebaikan Pemuda Terundung
Chapter 66 | Raja Manusia < Main Quest Kelima [ Complete ] >


__ADS_3

"Ini lebih mencekam daripada film psikopat."


Moncong Banaspati Bahutai menembus kubah. Diriku yang panik pun segera melepaskan skill terkuat Cincin Bumi.


Charge level 7 Cincin Bumi. Tapi sebelum melepaskannya ada sesuatu yang ingin aku ketahui.


"Seberapa besar dampak kehancuran level ketujuh ini Sistem?"


[ Cukup kuat untuk menyalakan gunung berapi aktif. ]


Itu mengerikan, tapi aku tidak punya pilihan lain sekarang. Lebih baik semuanya hancur daripada nyawaku melayang.


Aku tembakkan Charge Level 7, seketika semuanya menjadi gelap. Guncangan dahsyat pun aku rasakan. Jika di analogikan rasanya seperti kita menjadi buah-buahan di dalam blender.


Khawatir istana ini akan runtuh aku pun berteleportasi bersama para R Homun.


Menembak Banaspati Bahutai adalah keputusan yang tepat. Serangan itu menghancurkan tubuhnya hingga tak bersisa dan menghancurleburkan semua yang berada di permukaan tanah alam gaib.


Jadi ibarat sekali dayung dua tiga pulau terlampau.


Tapi meski sudah hancur tampaknya Banaspati Bahutai belum juga mati. Abu abu yang beterbangan bersatu membentuk satu titik kecil, kemudian menjadi titik besar, lalu bertambah besar seukuran bola tenis.


Di tengah regenerasi Banaspati Bahutai aku mendengar suara lonceng yang samar samar. Makin lama suara itu makin dekat, lalu R Homun pertama yang tadi sudah hancur datang membawa Lonceng Kematian.


Lebih kerennya lagi badannya mulus seperti tidak pernah dijilat api. Sekarang aku tahu kalau Rouge Homunculus itu tidak bisa dihancurkan alias abadi.


Suara dari Lonceng Kematian mengganggu proses kebangkitan Banaspati Bahutai. Aku pun melancarkan serangan terakhir, yaitu tebasan Taring Reog.


Regenerasinya pun terhenti dan tubuhnya hancur kembali. Sebelum mati Banaspati Bahutai sempat mengucapkan sesuatu, dan yang aku dengar adalah dia mengucapkan nama Retno.


"Retno berbahaya... "


Kemudian dia hilang seperti Dedemit lainnya.


[ Tring! Tring! Tring! ]


< Selamat! Anda telah menyelesaikan Main Quest kelima! >


< Reward telah dikirimkan >


< Awakening statistik kedua telah berikan kepada Kontraktor >


< Poin Moral +30 >


< Poin Peningkatan +40 >


< Saldo Tunai +50.000.000.000,00/Lima Puluh Miliyar >


"Itu saja? Tidak ada tiket emas atau pusaka baru?" Tanyaku sedikit kecewa.


[ Kali ini tidak ada. Karena kami sudah memberikan awakening statistik yang lebih berguna. ]


Awakening statistik panjang dan cukup rumit, sebelum mengurus itu aku ingin menyelesaikan urusanku dengan Mbah Asap terlebih dahulu.


"Darimana kau dapat lonceng kematian itu?" Tanyaku pada R Homun.


"Aku merebutnya dari para Algojo. Setelah terkena serangan Raja Banaspati aku sadar kalau mustahil kita bisa mengalahkannya. Jadi aku pergi diam diam untuk merebut lonceng ini karena katanya bisa menundukkan bangsa jin."


"Inisiatif yang bagus R Homun!"


Selanjutnya aku pergi ke rumah Mbah Asap.


...


- Di rumah Mbah Asap -


Tok.. Tok.. Tok..


Mbah Asap membukakan pintu dan aku langsung mencekiknya.


"Anak nakal.. Kau mau mati hah!! Kalau di duniamu aku ini sama dengan sesepuh, tunjukkan hormatmu pada yang lebih tua!" Mbah Asap mengutukku tapi tak ku hiraukan.


"Tidak perlu basa basi khodam tua. Saat aku melawan Raja Banaspati dia menyebut nama ayahku, sama sepertimu."


"Sebenarnya apa ayahku di dunia?! Semua yang kau katakan tidak masuk akal! Mustahil ayahku yang baik adalah penganut ilmu hitam yang jahat!" Teriakku masih memukul pintu.


Mbah Asap mengeluarkan ajian yang membuat tubuhnya jadi panas sepanas api. Telapak tanganku sampai melepuh dibuatnya.


"Nak, Mbah sudah memberitahu kamu semua yang Retno lakukan di alam ini. Buktikan saja kata kata Mbah, kelak kamu pasti akan bertemu dengan orang orang yang pernah mengunjungi alam ini sama seperti Retno."


Kata kata Mbah Asap terngiang di kepalaku.


J Homun membalut tanganku. Luka bakar yang disebabkan ajian Mbah Asap tidak bisa sembuh secara instan dengan ramuan penyembuhan.


Kalau memang aku akan berhadapan dengan para pengguna ilmu hitam lagi maka.. dan kalaupun benar ayahku adalah mantan penganut aliran hitam maka aku harus menyiapkan hati dan mentalku untuk menerima kenyataan.


Salah satu hal yang bisa ku lakukan sekarang adalah dengan Awakening Statistik.


Mari kita lihat...


[ Tring! ]


< Anda mendapatkan hak Awakening yang kedua >


< Kini tubuh dan kemampuan anda sudah melampaui batasan manusia >


< Status anda telah berubah dari Manusia biasa menjadi Raja Manusia >


< Peningkatan Status [ Manusia Biasa >> Raja Manusia ] >


< 1. Moral (98/40) >


< 2. Ketampanan (+50/+80) > Awaken


• Berat Badan (81/81)


• Kharisma ( 40/50 ) Awaken


< 3. Kekuatan (200/250) > Awaken


• Kecepatan (90/115) Awaken


• Pertahanan (150/190) Awaken


• Stamina (200/300) Awaken


• Mentalitas (100/150) Awaken


< 4. Kecerdasan (110/400) > Awaken


[ Bakat anda tidak mendapat perubahan yang signifikan dikarenakan kebijakan sistem. ]


< 5. Bakat ( 5/100 ) >


• Bela Diri | Aikido -Advance-


• Penyanyi Pop | Suara Emas - Advance -


• Pemburu | Ultimate Eye -Advance-

__ADS_1


• Pesulap | Manipulasi Realita - Advance -


• Isi Sendiri


"Apa itu Raja Manusia?"


[ Raja Manusia adalah status tertinggi yang bisa anda dapatkan dalam bentuk manusia. Jika anda mendapat Awakening yang ketiga maka Sistem tidak akan menganggap anda sebagai manusia lagi walaupun wujud anda tetap sama. ]


"Aku tidak terlalu paham."


"Sistem! tambahkan poin peningkatan ke statistikku!"


< Poin Peningkatan +175 >


< 10 Poin ditambahkan ke Ketampanan >


< 50 Poin ditambahkan ke Kekuatan >


< 100 Poin ditambahkan ke Kecerdasan >


< 15 Poin ditambahkan ke Stamina >


...


< 1. Moral (70/40) >


...


< 2. Ketampanan (+60/+80) > Awaken


• Berat Badan (81/81)


• Kharisma ( 40/50 ) Awaken


...


< 3. Kekuatan (250/250) > Awaken


• Kecepatan (115/115) Awaken


• Pertahanan (190/190) Awaken


• Stamina (215/300) Awaken


• Mentalitas (100/150) Awaken


...


< 4. Kecerdasan (210/400) > Awaken


3 Pelajaran yang paling dikuasai:


• Bahasa Inggris


• Penjaskes


• Bahasa Daerah


...


< 5. Bakat ( 5/100 ) >


• Bela Diri | Aikido -Advance-


• Penyanyi Pop | Suara Emas - Advance -


• Pemburu | Ultimate Eye -Advance-


• Pesulap | Manipulasi Realita - Advance -


• Isi Sendiri


...


Aku sedikit khawatir menambahkan poin ke ketampanan. Karena ketampanan itu relatif. Ditambah lagi ada banyak jenis ketampanan di dunia ini, ada yang babyface seperti artis kpop, ada yang maskulin seperti artis bollywood, ada yang pokerface dan lain lain.


Jadi untuk memastikannya aku bertanya pada Nostradamus apa jenis ketampananku.


"Wajahku ini Babyface atau apa Agen Nostradamus?"


[ Apa?? ]


"Aku tanya, wajahku ini tipe apa? Pokerface, Maskulin, atau Babyface?"


[ Kalau dilihat anda itu Babyface, tapi dengan otot yang besar. ]


"Jadi aku berwajah bebelac tapi berbadan L Men, aku bicara apa sih!"


Peningkatan kecerdasan diperlukan karena sebentar lagi UAS.


Sesampainya di rumah aku langsung meminta penjelasan dari Ibu. Tapi saat melihat Ibu sedang bekerja keras di depan laptop aku mengurungkan niatku dan menunggu sampai besok.


Keesokan harinya...


"Bu, Yuda mau tanya sesuatu, ini penting."


"Biasanya kamu mandi dulu sebelum ke bawah. Mau tanya apa?"


Ibu sedikit berubah belakangan ini. Ibu jadi kaku, bahkan saat bicara denganku yang biasanya santai.


Hal ini membuat hatiku sakit. Apa karena belakangan ini aku sering pergi ke luar rumah tanpa izin dari Ibu. Tapi aku melakukan itu karena kewajiban dari Sistem, dan karena kenakalan itulah kami bisa kaya raya seperti sekarang.


Kalau saja aku bisa memberitahu Ibu tentang eksistensi Sistem. Pikiran pikiran pesimis menjadi awan di kepala.


"Kalau kamu lupa mau tanya apa lebih baik kamu mandi dulu. Ibu lagi sibuk membuat rancangan eksekutif bisnis pertama kita."


"Jleb!"


"Ibu mengusirku..."


[ Ada apa Kontraktor. Kau tidak jadi bertanya? ]


Bahkan Sistem sekalipun tidak tahu apa yang ada di dalam hatiku. Maafkan aku Ayah tapi urusan Yuda lebih penting ketimbang urusan Ayah.


"Apa Yuda terlalu nakal belakangan ini?" Tanyaku.


"Enggak.. kamu gak nakal.. "


Lagi lagi reaksi yang kaku. Benar benar tidak seperti Ibu yang aku kenal.


[ Ohh... aku paham apa yang membuatmu ragu. ]


"Diamlah Nostradamus."


"Sebenarnya usaha apa yang disarankan oleh Idea Man itu?" Aku mengganti topik.


"Ohh itu... kamu pasti kaget. Usaha kita bergerak di bidang jasa, yaitu perusahaan penyalur tenaga kerja khusus pengajar, alias perusahaan Outsource."


Outsource adalah sebuah institusi penyedia jasa dan tenaga kerja dengan keahlian tertentu untuk perusahaan perusahaan yang membutuhkannya.

__ADS_1


Tapi khusus untuk perusahaan kami, kami hanya menyediakan jasa tenaga pengajar untuk sekolah umum dan swasta, lalu juga guru les privat.


Nama perusahaan kami adalah PT. IC Yudis. Singkatan dari kalimat berbahasa inggris Intelligence Company Yudis. Yudis pasti terinspirasi dari namaku.


Perasaanku senang mendengar ini. Dua jempol untuk Idea Man dari Semesta Kebaikan.


"Yuda tahu dimana bisa menemukan tenaga pengajar yang berkompeten Bu."


Aku menyalakan hp lalu berpura pura menelpon. Lalu aku bicara formal seolah olah sedang bicara dengan orang penting.


"Ibu tidak perlu khawatir. Dalam satu minggu 10 tenaga pengajar akan bergabung ke IC Yudis."


Ibu menarik tanganku lalu menatap mataku dengan tatapan curiga.


"Beneran Yud? Beneran ada 10 orang?"


"Iyalah, Bu. Memangnya Yuda pernah membohongi Ibu." Kenyataanya aku sering berbohong pada Ibu.


"Syukurlahh... dari kemaren Ibu bingung gimana cara mempromosikan Company kita. Malahan Ibu sempat mengira kita bakalan gagal, tapi ternyata ada kamu yang bisa ngasih jalan keluarnya."


Aku terlalu sibuk dengan Quest Sistem sampai lupa dengan Ibu sendiri.


"Kau benar benar jahat Sistem."


[ Apa?? ]


Aku keceplosan, sebelum Sistem tersinggung aku segera mengalihkan pembicaraan ke Ibu lagi.


"Tapi kenapa cuma tenaga pengajar Bu?"


"Bukannya kita bisa dapat lebih banyak untung kalau tenaga kerja disalurkan ke perusahaan besar."


Ibu tersenyum tipis tetapi matanya turun seperti orang yang sedih. Ibu berkata.. "Sebenarnya pak Idea Man juga berkata seperti itu. Tapi sebelum kesana Ibu ingin mencoba memperbaiki kualitas tenaga pengajar di negara kita."


"Karena itulah Ibu berinisiatif mengumpulkan para pahlawan tanpa tanda jasa yang sebenarnya. Bukan mereka yang menerima suap ketika di belakang, seperti salah satu guru di sekolah."


Ibuku tahu tentang kejadian Demo yang dilakukan oleh Bima. Aneh, padahal aku tidak pernah menceritakan kejadian itu pada siapapun di luar sekolah.


"Darimana Ibu tahu kejadian itu?"


"Dari Hana."


"Dia cantik dan sopan, kenapa kamu enggak ngedeketin dia Yud... padahal kamu sudah ganteng kaya gini."


Selama ini aku tidak pernah terpikir untuk pacaran, bahkan aku tidak pernah berdoa ingin memiliki pacar. Tapi kalau berdoa ingin menikah pernah.


"Yuda belum kepikiran buat pacaran."


"Yahh.. kamu ini, kalau kelamaan bisa diambil orang loh. Gimana kalau Nadia? Dia juga sopan terus pekerja keras lagi."


Kalau keluar dari rangkulan Ibu kemudian beralibi kalau pelajaran online sudah dimulai.


Aku belum punya waktu untuk pacaran.


...


< Chapter Selanjutnya [ Kebijakan Baru Sekolah Yang Menyegarkan ] >


....................................................................................


< Statistik Kontraktor Yudistira telah naik menjadi >


.


< 1. Moral (74/40) >


.


< 2. Ketampanan (+60/+80) > Awaken


• Berat Badan (81/81)


• Kharisma ( 40/50 ) Awaken


.


< 3. Kekuatan (250/250) > Awaken


• Kecepatan (115/115) Awaken


• Pertahanan (190/190) Awaken


• Stamina (215/300) Awaken


• Mentalitas (100/150) Awaken


.


< 4. Kecerdasan (210/400) > Awaken


3 Pelajaran yang paling dikuasai:


• Bahasa Inggris


• Penjaskes


• Bahasa Daerah


.


< 5. Bakat ( 5/100 ) >


• Bela Diri | Aikido -Advance-


• Penyanyi Pop | Suara Emas - Advance -


• Pemburu | Ultimate Eye -Advance-


• Pesulap | Manipulasi Realita - Advance -


• Isi Sendiri


< Uang Saku [ Rahasia ] >


< Daftar Pusaka Sistem yang dimiliki >


( Sepatu Mistis ) ( Selimut Sutra ) ( Emas Hitam Peretas ) ( Hoodie Anti Terkejut ) ( Lidah Suci ) ( Taring Reog Hijau ) ( Awan Hitam ) ( Seruling Penyair Peri ) ( Mata Nebula ) ( Menara Pengantar ) ( Buku puisi 'A Collection of Stella's Poems' ) ( Cincin Bumi )


< Tiket emas + 3 >


< Special Massal Product >


- Blanche Homunculus (6) - - Vert Homunculus (2) - - Jaune Homunculus (1) - - Rouge Homunculus (7) -


..........................................................................................


Jangan lupa tekan like dan taruh novel ini di rak buku kesayangan kalian. 😄


..........................................................................................

__ADS_1


__ADS_2