Sistem Kebaikan Pemuda Terundung

Sistem Kebaikan Pemuda Terundung
Chapter 39 | Sang Ratu dan Peningkatan Tiada Akhir


__ADS_3

Awakening statistik. Entah akan jadi sehebat apa diriku nanti jika bisa mengisi penuh awakening statistik ini.


< Potensi Kontraktor Yudistira telah terbangunkan >


< Statistik anda saat ini >




Moral (129/40)




Ketampanan (-49/+50)




• Berat Badan (93/81)


• Kharisma ( 7/40 )



Kekuatan (100/200)



• Kecepatan (46/90)


• Pertahanan (59/150)


• Stamina (50/200)


• Mentalitas (39/100)



Kecerdasan (110/300)



• 3 Pelajaran yang paling dikuasai:


• Bahasa Inggris


• Penjaskes


• Bahasa Daerah



Bakat :



• Bela Diri | Aikido -Advance-


• Penyanyi Pop | Suara Emas - Advance -


• Pemburu | -Advance-


• Pesulap | Manipulasi Realita - Advance -


< Poin Peningkatan Random (+70) >


< Uang Saku (Rahasia) >


Lihatlah statistik kecerdasan yang batasannya 300 itu. Itu adalah yang paling tinggi diantara yang lainnya. Aku ingin jadi orang cerdas secerdas Isaac Newton.


Semua statistik yang diukur dengan angka meningkat. Meski sekarang kekuatan dapat ditingkatkan lagi tapi targetku tetaplah meningkatkan statistik ketampanan.


Rencanaku segera setelah UTS aku akan kembali menjalankan program diet militernya Pandu.


Di pagi hari berikutnya, aku melihat teman teman sudah bugar kembali.


Aku coba tes ingatan mereka dengan menanyai mereka satu persatu, ternyata ingatan mereka tentang kejadian kemarin benar benar di hapus. Mereka hanya ingat sampai mengejarku ke hutan.


"Apa semua orang yang tahu dihapus ingatannya?"


[Semuanya. Terkecuali anda dan raja dedemit. Jadi peristiwa penculikan oleh makhluk gaib kemarin di buat seperti tidak pernah terjadi.]


"Baguslah, berarti aku benar benar bebas sekarang. Mengerjakan UTS pun jadi lebih tenang."


Ini adalah hari terakhir kegiatan pramuka, karena besok sudah UTS.


Akhirnya masa UTS pun tiba. Aku tidak bertemu banyak kendala saat mengerjakan soal, karena efek dari peningkatan statistik kecerdasan memberiku kemampuan mengingat super.


Berkat itu aku hanya harus membaca semua materi pelajaran satu kali. Kira kira ini termasuk kecurangan atau tidak ya.


Karena merasa tidak enak pada anak anak lain yang giat menghafal materi UTS, aku sengaja menulis beberapa jawaban yang salah. Hitung hitung sebagai kebaikan untuk mereka yang serius belajar untuk ujian.


[ Tring! ] Dering Sistem.


< Sengaja mengalah saat ujian >


< Anda mendapat tambahan poin moral +5 >


< Mengalah itu bagus, tapi jangan lupakan kualitas nilai anda sendiri >


"Iya iya, terima kasih poinnya."


Ujian tengah semester berakhir, kepala anak anak sudah berasap, tapi tidak denganku.


Tibalah waktunya untuk kami pulang ke rumah. Jujur aku sangat rindu pada ibu. Kalau diizinkan aku mau singgah di toko pinggir jalan untuk membeli oleh oleh.


Tiba tiba hujan deras turun padahal tidak ada awan di langit. Untungnya aku bawa payung.


Kejadian ini membuat geger kami semua. Lalu muncul kilatan petir.


Tanda aktifnya pusaka awan hitam membuatku meneguk ludah.


< Awan Hitam menetralisir serangan ilmu hitam yang diarahkan kepada anda >


Setelah kilat petir muncul anak anak dan badan pengawas serta guru guru yang datang bersama kami berjatuhan ke tanah.


Mereka pingsan dengan keadaan mata dan mulut terbuka seperti orang yang mati gantung diri.


Aku panik sepanik paniknya, lalu muncul sesosok manusia setengah ular dari balik awan putih yang rendah.


Wujudnya mirip raja dedemit tapi yang ini perempuan.


"Jangan bilang ini ratu dedemit?" Ucapku sambil memicingkan mata dan perasaan curiga.


[Pintar! Sepertinya sang ratu mencari rajanya sampai kesini.]


"Kenapa kau bersemangat soal ini. Dia membuat anak anak pingsan, itu artinya dia dedemit jahat kan. Akan ku segel dia!"


< Pusaka Kuas dan Kanvas tidak bisa digunakan dua kali >


Aku kesal sebab disaat genting seperti ini pusaka yang kuat malah tidak berfungsi.


[Kuas dan Kanvas hanya bisa digunakan satu kali.]


"Kalau begitu akan ku pakai tiket emas."


Aku masih ribut ingin meminta apa dari tiket emas, sementara ratu dedemit sudah mendekat.


Aku harus meminta sesuatu yang tidak hanya berfungsi sekali seperti Miguel Salga. Aku menginginkan sesuatu yang lebih praktis.


[Tunggu! Sebelum itu saya ingin memberitahu anda tujuan Sistem membuat anda berhadapan dengan para dedemit ini.]


[Quest awal yang mengharuskan anda menghancurkan jimat itu dimaksudkan untuk memancing kedatangan para dedemit penjaga hutan dan raja dedemit.]


[Sedari awal kami sudah merencanakan agar semua ini terjadi, agar anda dapat melenyapkan para setan yang merusak kawasan ini.]


"Jadi itu tujuan baik dari Main Quest yang menyeramkan ini. Kalian benar benar gila menyuruh anak smk sepertiku berurusan dengan hal hal supranatural seperti ini." Ketosku kesal.


[...Maaf.]


Permintaan maaf Agen Nostradamus meluluhkan hatiku.

__ADS_1


"Ya sudah, ayo kita selesaikan ini dan pulang. Aku rindu pekarangan rumahku."


"Dimana raja saya...?" Tanya ratu dedemit. Dia bicara dengan suara berat seperti *******.


Bukan hanya suaranya, tapi penampilan dari si ratu dedemit ini juga agak erotis. Badan bagian atasnya menonjol tapi hanya ditutupi oleh rambut rambutnya yang panjang. Syukurlah anak anak lain tidak melihat ini.


"Dimana raja saya...??"


Ratu dedemit menundukkan kepala untuk bicara denganku. Bola mata merahnya bahkan lebih besar dari perutku.


"Saya gak tahu apa apa..."


Aku coba menggoceknya dengan berbohong. Tapi sepertinya gagal karena aktingku kurang natural.


"Jangan bohong! Tidak pernah ada satu pun makhluk yang dapat menahan ajian penusuk ragaku selain raja dedemit! Kau yang tidak tewas jelas memiliki ilmu hitam yang setara rajaku!"


Jantungku seolah lepas saat mendengar kata tewas keluar dari mulutnya.


"Kau bilang tewas? Siapa yang tewas?"


"Kau sudah tahu..." Si ratu tersenyum jahat.


Amarahku membara. Aku tusuk bola matanya dengan tarik reog. Ratu dedemit melonta melepaskan diri dan menjauh dariku. Satu kali serangan tidak cukup untuk melenyapkannya.


"Tidak! tidak mungkin mereka semua mati! tidak mungkin kau bisa membunuh manusia dengan begitu mudahnya!!"


Aku berusaha menyangkalnya. Karena Sistem pasti akan memperingatkanku jika ada yang akan mati dan hidden quest pun akan muncul, seperti kasus kak denata dahulu.


Aku cek denyut nadi siswa di dekatku, ternyata denyut nadinya masih ada. Berarti ratu dedemit itu berkata bohong.


"Ternyata benar kau manusia yang menyebabkan raja menghilang. Hahaa mereka tidak mati, aku sengaja berbohong supaya kau menunjukkan sifat aslimu."


Ratu dedemit berganti kulit. Prosesnya cukup mengganggu. Setelah berganti kulit, kulitnya menjadi hijau seperti ular rumput dan di ujung jarinya menetes cairan berwarna hijau kekuningan yang tampak seperti asam.


Aku yakin itu adalah asam. Cairan mematikan yang biasa digunakan oleh para pembunuh untuk menyiksa korbannya di film thriller.


Aku ingin meminta sesuatu dengan konsep yang berbeda lagi. Kali ini aku ingin pusaka taring reog ditingkatkan kemampuannya.


[Kenapa anda ingin meningkatkan kemampuan dan bukannya meminta pusaka yang lain?]


"Aku hanya penasaran, bisakah kalau menambah kemampuan secara signifikan."


< Permintaan anda terealisasikan >


< 3 Skill baru telah ditambahkan ke Pusaka 'Green Reog Tooth' >


< Skill pertama (Unstopable Strike) seperti namanya skill ini membuat serangan anda tidak dapat dihentikan oleh kekuatan apapun. Skill ini akan muncul secara berkala setiap serangan ke 4 yang anda lancarkan >


< Skill kedua (Guard Cube) Taring Reog akan mengeluarkan sebuah barrier tidak terlihat berbentuk kubus yang dapat memblokir serangan apapun (Hanya berlaku pada serangan gaib) >


< Skill ketiga (???) silahkan anda tentukan sendiri >


Skill ketiga tentukan sendiri. Sepertinya Sistem sedang kehabisan ide.


Ratu dedemit melompat ke hadapanku. Dia bermaksud membuatku gepeng dengan tangannya yang basah dengan asam.


Bahaya di depan mata segera aku tangkal dengan skill baru Guard Cube.


"Keris apa yang sebenarnya kau gunakan? kenapa rasanya ada yang menghal-"


Aku berhasil menebas ratu dedemit. Tangan kirinya pun hancur menjadi debu.


Ratu dedemit syok dan tidak percaya dengan apa yang dilihatnya. Tangan kirinya yang indah dihancurkan oleh seorang manusia rendahan.


Aku satukan skill skill yang aku punya.


< Skill pertama (Unstopable Strike) >


< Trik (Keris menghilang) >


Kombinasi seranganku hampir menancapkan taring reog di bahu tante dedemit.


Si tante lalu membalas dengan melemparkan tanah. Pengalamanku dan mentalitas cukup untuk mengimbangi ritme serangan tante dedemit. Sembari terus membalas serangannya, aku berhasil menemukan sebuah celah.


"Kelemahan ular ada di ujung ekornya."


Langsung saja aku tusuk ekornya yang licin. Aku sempat menusuk ekornya 2 kali sebelum dia menyerangku, tapi belum ada tanda tanda dia akan lenyap.


Tante dedemit mengoceh padaku "Kau punya ajian yang aneh tapi aku tidak mendeteksi adanya energi gaib di sekitarmu. Hei manusia, kalau kau menunjukkan padaku sisi tidak berbahaya dari kekuatanmu aku berjanji akan menunjukkan sesuatu yang bagus juga."


"Simpan saja itu untuk laki laki lain yang mudah tergoda."


[ Tring! ]


< Hidden Quest telah muncul >


< Tant-eh, Ratu dedemit mengincar raga anda. Beri dia pelajaran supaya tidak mengganggu manusia lagi >


"Sistem tadi mau bilang tante dedemit?"


< Tidak, itu hanya humor yang diselipkan >


Tante dedemit ini terus menggodaku.


"Mau kau yang perlihatkan lebih dulu, atau aku yang perlihatkan punyaku lebih dulu. Asal kau tunjukkan kekuatanmu aku akan memberikanmu sesuatu yang lebih. Pengalaman yang mungkin tidak akan bisa kau dapatkan seumur hidupmu."


Tante dedemit berubah wujud menjadi wanita cantik demi membuatku bergairah.


[Sudah cukup cuci matanya! Cepat usir dia sebelum kau terhasut!!]


Sialan, aku mulai tergoda. Aku coba serang dia lagi dengan taring reog. Aku terkejut melihat tante dedemit yang tidak menghindari seranganku. Alhasil aku berhasil menusuk tepat di dadanya.


"Kau senang karena seranganmu kena? Aku juga senang saat berhasil menangkap manusia."


Tante dedemit membuka mulutnya. Seketika tubuh bagian atasnya yang manusia berubah menjadi kepala ular. Kini wujud tante dedemit jadi ular sepenuhnya.


Aku tak bisa menarik taring reog ku dari dadanya, itu tertancap ke sesuatu yang keras. Tapi tak apa, karena ini bagian dari rencanaku.


Skill ketiga yang aku tambahkan kuberi nama Burning Wave. Skill yang dapat menambahkan range ke serangan taring reog.


< Skill ketiga (Burning Wave) Taring Reog akan mengeluarkan serangan bertipe area. Skill ini dan memberikan dampak kerusakan 3x lipat lebih besar. Skill ini memiliki cooldown selama 5 jam >


"Syaaaaaaahhhh.....!!!!!"


Ledakan besar keluar dari ujung mata pisau taring reog. Aku sampai kaget saking besarnya ledakan yang dihasilkan.


Skill Burning Wave membuat sebuah lubang besar di dada tante ular.


"Eksistensiku... mati kau manusia!!!"


Seperti asap api yang hilang tertiup angin, tubuh ratu dedemit pun menghilang saat dia berusaha melancarkan serangan terakhir.


[ Tring! ]


< Selamat! Kepada Kontraktor karena telah menyelesaikan hidden quest! >


< Reward telah dikirimkan >


< Poin Moral +20 >



< Uang Saku +200.000 >


Reward dari melenyapkan dedemit memberikan lebih banyak poin moral namun sedikit poin peningkatan.


Setelah itu hujan turun dan semua orang yang pingsan sadar kembali.


Semua orang tampak kebingungan. Aku berpura pura ikut pingsan supaya tidak ada orang mencurigaiku.


Akhirnya kami berangkat kembali keesokan harinya. Begitu sampai rumah di sore hari aku langsung memberikan buah tangan yang aku beri di sepanjang perjalanan.


"Kamu beli banyak barang. Uang saku kamu enggak habis gara-gara beli ini kan?"


Mana mungkin uang 50 juta pemberian sistem habis hanya untuk membeli beberapa oleh oleh.


"Enggak bu. Ini tidak terlalu mahal kok."


Sayang sekali aku tidak bisa membeli terlalu banyak barang di depan teman-teman kelas.


50 Juta. Aku terus menatap nominal itu setiap hendak tidur selama satu minggu ini.


Aku jadi jutawan. Uang ini akan aku simpan hingga ada kesempatan yang pas untuk memberitahu ibu. Lagi pula saat ini finansial keluargaku tidak buruk.


-Chat dari ketua kelas di grup kelas-

__ADS_1


[Karena kita angkatan kurikulum baru, maka angkatan kita akan liburan selama satu bulan setelah pembagian nilai UTS. Jadi bagi yang mau pulang kampung bisa pulang 2 hari lagi.]


[Baik ketua.] Yuda membalas chat ketua kelas yang hanya di read oleh siswa lain.


Libur satu bulan setelah UTS. Sekolahku benar-benar murah hati.


Tidak lama kemudian masuk chat dari Pandu.


[Besok kita lanjut program diet. Gua tunggu lu di tempat yang biasa jam 8 pagi.]


Aku meminta Pandu agar tidak memulai aktivitas terlalu pagi.


[Bisa tidak jangan terlalu pagi, aku harus membantu ibu mengerjakan pekerjaan rumah besok. Aku merasa seperti anak durhaka karena tidak pernah membantu ibuku akhir akhir ini.]


Pandu membalas chat ku.


[Jangan sampe lu jadi anak durhaka! kalo gitu kita mulainya jam 2 an aja. Jangan sampai enggak dateng ya! abang gua bakal ikut latihan kita hari ini.]


[Oke oke.] (Yuda)


Pandu baik sekali mengundur waktunya hingga 5 jam.


Singkat cerita keesokan harinya. Aku membantu ibu mengerjakan pekerjaan rumah seperti yang aku janjikan. Mencuci baju, mencuci piring, dan membersihkan plafon rumah yang sebelumnya tidak pernah aku lakukan.


Senang rasanya bisa melambaikan tangan pada ibu yang berangkat kerja. Bahagia itu sederhana jika dekat dengan keluarga.


Lalu tibalah masanya melanjutkan diet ala militer yang dirancang oleh Pandu.


Awalnya aku kira dia hanya asal asalan mengajariku berdiet, namun ternyata pandu memiliki seorang abang yang umurnya terpaut 12 tahun lebih tua darinya yang merupakan seorang marinir. Oh ya namanya Tegar Satrio. Dipanggil abang Tegar.


Aku sempat kaget saat pertama bertemu abang marinir Pandu 3 minggu yang lalu.


"Lemak di badan kamu sedikit demi sedikit berkurang. Kayanya kamu bener bener bisa kurus dalam sebulan." Ucap bang Tegar sambil bercanda.


Saat pertama kali bertemu bang Tegar dulu aku pernah bilang kalau aku bisa menjadi kurus hanya dalam waktu satu bulan dan paling lambat dia bulan.


Sementara dietku ini sudah berjalan selama hampir satu bulan.


"Abang tidak percaya saya bisa jadi kurus dalam sebulan lagi. Kalau begitu abang pantau saja bagaimana proses saya glow up nanti." Ucapku.


80 Poin Peningkatan ada di genggaman tanganku. Tidak lama lagi Yudistira si kuda nil akan berubah menjadi pria tampan.


Aku masih tidak percaya keberuntungan seperti ini akan datang padaku. Akan kujaga simbiosis mutualisme ku dengan Sistem.


[Simbiosis mutualisme kita akan tetap terjaga, asal anda tidak lupa untuk terus menebar kebaikan.]


[Suatu saat nanti saya akan menjelaskan lebih rinci tentang hubungan saling menguntungkan antara kontraktor dengan sistem. Tapi sebelum itu silahkan and capai tujuan anda dulu.]


Quest buatanku sendiri "Jadilah Tampan" dimulai sekarang!


Aku penasaran bagaimana reaksi para pembully saat melihatku nanti.


...


Chapter ini bisa dianggap sebagai penutup season 1 karena di chapter depan akan ada timeskip selama satu bulan. Jadi chapter selanjutnya Yuda udah ganteng dan jadi pusat perhatian di sekolah.


....................................................................................


< Potensi Kontraktor Yudistira telah terbangunkan >


< Statistik anda saat ini >




Moral (149/40)




Ketampanan (-49/+50)




• Berat Badan (93/81)


• Kharisma ( 7/40 )



Kekuatan (100/200)



• Kecepatan (46/90)


• Pertahanan (59/150)


• Stamina (50/200)


• Mentalitas (39/100)



Kecerdasan (110/300)



• 3 Pelajaran yang paling dikuasai:


• Bahasa Inggris


• Penjaskes


• Bahasa Daerah



Bakat :



• Bela Diri | Aikido -Advance-


• Penyanyi Pop | Suara Emas - Advance -


• Pemburu | -Advance-


• Pesulap | Manipulasi Realita - Advance -


< Poin Peningkatan Random (+80) >


< Uang Saku (Rahasia) >


< Daftar Pusaka Sistem yang dimiliki >


• sepatu mistis


• selimut sutra


• emas hitam peretas


• hoodie anti terkejut


• lidah suci


• Taring Reog Hijau


• Awan Hitam


• Kuas dan Kanvas


< Tiket emas (3) >


< Poin Peningkatan Random (+80) >


< Uang Saku (Rahasia) >


..............................................................................


Jangan lupa tekan like dan taruh novel ini di rak buku kesayangan kalian. 😄

__ADS_1


..............................................................................


__ADS_2