
Pertandingan silat dilangsungkan di gedung olahraga. aku mendengar keributan dari peserta silat kelas 1 yang berjumlah 20 orang. mereka berdiri di pinggir lapangan ribut karena andi wajah klub mereka tidak bisa ikut festival ini.
aku sengaja berjalan melewati kerumunan anak anak klub silat itu. setelah menyerang andi aku pasti makin dimusuhi oleh mereka. aku sudah muak diserang tiba tiba dari belakang, jadi aku sengaja memancing agar mereka yang memusuhiku menunjukkan aksinya.
"ngapain tuh si kuda nil?"
"lu gak tau, gara gara dia andi jadi gak bisa ikut. kata abang chris dia ama temennya nyerang andi kemaren subuh sampe cedera parah. kayanya dia mau nantangin kita deh."
"mentang mentang udah ngehajar andi, jadi belagu ya."
awalnya aku ingin fokus untuk menjadi tampan. tapi saat melihat anak anak ini amarahku melonjak. mereka para b*jing*n yang gampang terprovokasi dan mengikuti kata kata anak berprestasi untuk menyerang orang lain. aku ingin menginjak mereka seperti aku menginjak andi, tapi tidak bisa karena kebencian yang mereka tanamkan pada diriku tidak dapat ditangkap mata. mirip seperti bully verbalisme yang sulit diatasi karena pembully bisa menggunakan alasan bercanda kepada korban.
tapi tujuanku berdiri di depan mereka saat ini bukan untuk memancing keributan. tapi untuk memberi mereka peringatan.
"aku tidak akan bisa basi. jika ada diantara kalian yang berani menyerangku seperti kejadian sebelumnya, entah itu menyerang fisik maupun verbal, aku akan membalasnya dengan rasa sakit yang berkali kali lipat. dan jangan lupa sekarang prestasiku di atas kalian."
aku tidak tertarik melihat reaksi anak anak itu, jadi aku langsung pergi saja. aku membuka aplikasi untuk melihat daily quest. setelah main quest pertama complete, sistem kemunculan daily quest sedikit berubah. dari yang awalnya muncul secara tidak terduga, sekarang terjadwal. 5 daily quest hari ini sudah tersusun rapi di papan sistem.
<1. daily quest, quest tingkat rendah>
<2. daily quest, quest tingkat rendah>
<3. daily quest, quest tingkat rendah>
<4. daily quest, quest tingkat rendah>
<5. daily quest, quest tingkat rendah>
pr ku sudah muncul semuanya. aku memutuskan untuk mengerjakan pr dari sistem saja ketimbang menonton pertandingan silat. di zaman milenial ini semua aktivitas dan kegiatan entah itu mendidik ataupun tidak pasti akan direkam dan diunggah ke media sosial dan youtube. jadi aku bisa menonton rekaman pertandingan itu nanti.
hari ini tidak ada anggota klubku yang datang ke sekolah kecuali frederica. anggotaku tidak berhadir karena ada kesibukan masing masing ya, jangan disamakan dengan anak anak sok elite yang liburan ke vila saat sekolah sedang mengadakan acara tahunan.
hana tidak hadir ke sekolah karena tidak enak badan. (sedang sakit) kayaknya dia lebih rapuh dari yang aku kira. dia jatuh sakit setelah digigit ular kemarin.
lalu nadia harus menjaga ibunya yang sedang sakit. (anak berbakti)
yulia menemani nadia. (setia kawan)
pandu masih tepar setelah dagunya dihantam tinju baja si om botak. (cedera)
dan frederica hollan satu satunya anggotaku yang berhadir hari ini, sedang merawat anak anak silat yang terluka karena pertandingan. (sibuk)
karena keadaan tidak memungkinkan kami pun membatalkan rencana makan bareng malam ini dan menggantinya ke hari lain. aku juga membatalkan rencana dietku dan hanya akan menjenguk pandu. sementara hana aku tidak tahu dimana rumahnya. nadia juga, aku tidak tahu dimana ibunya dirawat.
singkat cerita aku pun menyelesaikan 4 daily quest. aku mendapatkan tambahan 9 poin peningkatan. tanganku gatal sekali ingin langsung menambahkan semua poin peningkatan yang aku simpan ke statistik ketampanan. aku mulai usil dan menambahkan poin sedikit demi sedikit ke ketampanan.
aku tambahkan 1 poin, lalu 2 poin, 4 poin.
statistik ketampananku naik 7 poin, tapi masih tetap minus.
Ketampanan (-63) (Sangat Jelek)
• Berat Badan (101 kg)
• Kharisma ( - )
berat badanku berkurang satu kilogram. aku bisa kurus hanya dengan menambahkan poin peningkatan. tapi kalau aku tiba tiba menjadi kurus orang orang akan curiga. bahaya kalau nanti orang orang mengira aku pakai susuk.
disaat kegabutan melanda, aku yang tidak punya teman ini iseng berolahraga sendiri dengan turun naik tangga sekolah. aku tidak tertarik menonton lomba menari, walaupun bagi sebagian siswa itu adalah lomba yang terbaik. apalagi saat peserta perempuan beraksi di panggung. biasalah anak anak zaman sekarang. (tidak sadar diri)
aku duduk santai di dekat tiang bendera. kenapa aku duduk di luar ruangan? karena jika di kelas bahaya. bukan apa apa. tapi ruang kelas sudah dikuasai oleh anak anak perempuan. untuk bermain tik tak tok.
aku sedikit tertarik dengan lomba teater. karena aku ingin melihat wajah abang reihan saputra si ketua klub teater yang kemarin disebut lauroe. pas sekali abang reihan naik ke panggung untuk memperkenalkan dirinya dan untuk memulai sinopsis cerita dari teater yang akan dibawakan oleh teman temannya.
[di kesempatan kali ini klub teater akan memparodikan cerita yang diambil dari novel clockwork karya novelis indonesia 'abraham pena' yang sedang booming belakangan ini.]
[bercerita tentang seorang detektif rahasia yang berbalik dikejar oleh buruannya karena telah tanpa sengaja meninggalkan jejak kakinya saat melakukan Investigasi di gunung bersalju. cerita ini diambil dari novel clockwork bab 12-14.]
parodi cerita yang dibawakan oleh klub teater lumayan seru. aku sampai terhanyut menontonnya. btw aku nonton di tv bibi kantin. pertunjukkan klub teater ini diliput oleh stasiun tv.
klub teater memainkan drama detektif ini dengan baik. aku bahkan sampai bertepuk tangan saat pertunjukkannya selesai, tapi ini masih pertengahan cerita, besok ceritanya akan disambung lagi. tidak terasa sudah jam 13:00. tanpa sadar aku sudah makan 3 piring nasi goreng, 5 gelas teh es dan beberapa camilan snack selama menonton pertunjukkan klub teater.
"semuanya berapa bi?"
__ADS_1
"kamu lagi banyak duit ya yud, 36 ribu."
"nih bi. ambil aja kembaliannya yak, yuda lagi banyak duit kok."
"eh yuda, gak usah!"
aku kabur supaya bibi nasi goreng tidak mengembalikan uangnya. lagipula cuma 4 ribu.
"oi.."
pundakku dipegang dari belakang.
"minta duit dong."
sudah lama aku tidak dipalak preman sekolah seperti ini. sudah lama juga aku tidak melihat orang ini. siswa tambun tidak beretika yang lebih sakit dari andi. dia di rehab selama 3 minggu di lapas anak karena melakukan tindakan tidak pantas yang berujung menjadi tindak asusila.
(lapas anak adalah tempat rehab serupa penjara untuk anak dibawah umur. anak yang masuk ke lapas anak tidak akan memiliki catatan kriminal. kecuali jika sudah masuk sampai 3x maka akan mendapat 1 catatan kriminal.)
siswa tambun ini dipanggil yanto. dia dari jurusan animasi. dia sering menggaruk anunya di sembarang tempat, dan kasus yang membuatnya di lempar ke lapas anak adalah kasus saat dia bertengkar dengan seorang siswa dari jurusan farmasi. dia naik pitam dan memasukkan kepala anak farmasi itu ke dalam celananya. kejadian itu sangat menjijikkan untuk dilihat, sialnya aku juga ada disana saat itu. belum cukup hanya memasukkan kepala dia juga menghajar dan mencabik cabik wajah lawannya hingga lawannya itu harus mendapat beberapa jahitan di dahinya. gara gara fisik aku dan dia mirip, aku jadi disama samakan dengannya.
sekarang aku berhadapan dengan siswa jorok dan brutal itu.
"nih, ambillah dan tinggalkan aku." (aku)
"5 ribu terlalu sedikit. lu lagi banyak duit kan?" (yanto)
"5 ribu itu bisa buat beli pecel sepiring tau." (aku)
"ohh ya udah." (yanto)
yanto pergi. sepertinya dia mengikuti saranku untuk membeli pecel. tapi kenapa tingkahnya begitu. dia terlihat lesu seperti orang yang akan segera pingsan. bodo amat lah, sebentar lagi daily quest ke 5 muncul.
jam 14:10. jam pulang sekolah dipercepat karena festival. aku pergi ke lokasi kios dipandu oleh benang hijau. selama masih hijau aku tidak perlu waspada. tidak jauh berjalan dari sekolah aku sampai di lokasi. aku terkejut melihat tempat itu. barang barang dagangan kios kios berhamburan di tengah jalan.
jalan yang kanan kirinya dipenuhi kios kios ini sering dijadikan tempat membuat konten oleh para anak muda. apakah para anak muda pembuat konten itu yang mengacaukan usaha orang orang ini? soalnya di quest tertulis 'bantu para pemilik kios merapikan dagangan mereka yang rusak akibat tawuran remaja'
tawuran remaja. kapan tawuran itu terjadi. aku bertanya kepada pemilik kios terdekat.
"permisi bu. ada apa ya, kok barang barang dagangannya berhamburan di jalan?" tanyaku.
"ini gara gara anak anak gak berpendidikan pak. tadi pagi mereka nyerang kios kami, terus ngehancurin barang barang dagangan kami..." ucap ibu itu sambil menangis.
tidak aku sangka ada orang orang yang sampai segila ini, menghancurkan mata pencaharian orang lain. siapa mereka? ini keterlaluan!
"iya pak."
kayanya ibu ini salah mengira aku sebagai orang dewasa. aku pun membantu memunguti semua barang barang dagangan yang tergeletak di jalan mulai dari kios pertama hingga kios ke 14 yang paling ujung. lelah juga membungkuk memungut barang.
"udah selesai pak. bisa bapak ceritain ke saya gimana kronologisnya?" tanyaku pada pemilik kios paling ujung.
"bapak ini polisi ya?"
"bukan saya siswa smk negeri 7 harapan. saya cuma pengen tahu anak sekolah mana yang bikin kerusakan sampai kaya begini."
"bapak juga gak tahu mereka dari sekolah mana. tapi yang bapak lihat seragam mereka warnanya abu abu."
tidak ada seragam umum yang warnanya abu abu. kemungkinan itu adalah seragam jurusan. bapak pemilik kios mulai menceritakan kejadian tadi pagi. saat aku sedang serius mendengarkan datang seseorang dengan wajah yang diperban.
"lu..." (manusia perban)
"eh suara itu..." (aku)
"lu yang rusakin semua dagangan disini...?" (chris)
orang ini adalah chris. wajahnya terluka saat sedang membersihkan lem yang melekat di wajahnya. kenapa dia datang kesini. apa ini rumahnya?
"bukan aku. aku kebetulan lewat sini dan penasaran apa yang terjadi." jawabku.
"chris, kamu kenal siswa ini?" (pemilik kios)
"iya pak, chris kenal. dia anak buah chris." (chris)
"anak buah apa maksudmu kak chris?" (aku)
"kalo gitu kamu jangan pulang dulu ya nak. biar bapak buatin minum." (pemilik kios)
"gak usah pak, ngerepotin." (aku)
"gak papa, anggap aja sebagai bentuk terima kasih bapak." (pemilik kios)
padahal daily quest ke 5 belum aku selesaikan. aku sudah harus berhadapan dengan chris lagi.
"eh kuda nil, lu tau gak apa yang udah terjadi disini?" tanya chris padaku.
"kios kios ini di serang para berandalan kan." jawabku.
__ADS_1
"bener. dan lo yang bikin kios kios disini kena serang."
"hah kenapa begitu?"
"gara gara lo dan teman lo yang bikin gua sama andi cedera, jadi gak ada yang lindungi tempat ini. padahal kami sudah dapat informasi kalau mereka bakal menyerang tapi karena cedera kami jadi kalah."
"lu paham gak maksud gua kuda nil? ini yang gua maksud tawuran malam waktu itu."
....................................................................................
Statistik 'kontraktor Yudistira' saat ini:
Etika (34) (Kurang)
Moral (72) (Mulia)
Ketampanan (-63) (Sangat Jelek)
• Berat Badan (101 kg)
• Kharisma ( - )
Kekuatan (100) (Sangat kuat)
• Kecepatan (46) (Cepat)
• Pertahanan (59) (sangat Kokoh)
• Stamina (50) (Kuat)
• Mentalitas (39) (Kuat)
Kecerdasan (24) (Kurang)
Bakat :
• Bela Diri (Aikido)
teknik dasar | (yarijutsu) (kenjutsu) (sokaku takeda) (kodokan jigoro kano)
teknik lanjutan | (ikkyo) (nikyo) (sankyo) (yonkyo) (gokyo) (tenchinage) (kokyunage) (kotegaeshi) (shihonage)
• Penyanyi (Pop) | Suara Emas
• Pemburu | Mata Pembaca Angin (auto aim) (reading the wind) (third person point of view) (strong eyes)
• silahkan isi sendiri
....................................................................................
Jangan lupa tekan like dan taruh novel ini di rak buku kesayangan kalian. 😄
__ADS_1
....................................................................................