Sistem Kebaikan Pemuda Terundung

Sistem Kebaikan Pemuda Terundung
Chapter 80 | Perang 5 Jam ( Anggota rahasia organisasi pembunuh )


__ADS_3

Si tikus curut, atau jabatan resminya Kepala Kepolisian Nasional, berhasil bertahan hidup dari bom bunuh diri. Walau separuh tubuhnya sudah hancur dia tetap optimis untuk hidup walaupun nantinya akan jadi cacat.


Namun harapan hidupnya berangsur sirna saat melihat anggota organisasi kepercayaan Natalie di depannya.


Dialah Terror Bell, kepala divisi pengeboman, yang tugasnya adalah mengirimkan Kamikaze (Pasukan bunuh diri)


Dengan santainya Terror Bell meletakkan dinamit yang dia susun seperti setandan pisang di kepala bapak Kepala Kepolisian.


"Satu menit lagi kau mati." Ungkap Terror Bell.


Kepala Kepolisian berteriak kepada Terror Bell. Dia terus mengumpat dan mengutuk Organisasi Pembunuh karena telah melanggar perjanjian bahkan berusaha untuk membunuhnya.


Terror Bell pun mengungkapkan alasan mereka menyerang si Kepala Kepolisian Nasional. Singkatnya CEO Natalie tidak senang dengan keputusan pemerintah.


Karena sekarang rute darat, laut, dan udara dijaga ketat. KEBUTI dibentuk untuk menangkap mereka. Penyisiran akan dilakukan ke seluruh bangunan yang ada di negara ini. Dan Petrus akan ditempatkan.


Jika tingkat keamanannya setinggi itu, mustahil bagi organisasi pembunuh untuk beroperasi.


Ditambah lagi Pak Kepala Kepolisian Nasional yang tidak buka suara saat rapat kementerian. Sudah jelas sekali kalau dia berencana menghapus jejak kerjasamanya dengan Organisasi Pembunuh.


Kerjasama yang dilakukan bermula dari pemilihan posisi Kepala Kepolisian Nasional. Saat itu kepala saat ini hampir tidak memiliki kesempatan untuk menang. Hingga dia bertemu dengan Natalie.


Natalie pun menawarkan jasa organisasinya, dan hasilnya? semua saingannya dalam pemilihan gugur satu persatu.


Organisasi Pembunuh tidak hanya bisa membunuh. Mereka Multi Talenta.


Semenjak saat itu Pak Kepala Kepolisian pun diam diam bermitra dengan organisasi pembunuh.


Berkat kemitraan itu, tidak ada kasus yang disebabkan oleh organisasi pembunuh yang bisa diekspos terlalu dalam. Itu adalah profit yang didapat organisasi pembunuh.


Sementara profit yang didapat pak kepala adalah dia dapat menggunakan jasa organisasi dengan gratis. Berapa banyak pun orang yang ingin dia singkirkan, semuanya free.


Namun sekarang kemitraan itu sudah berakhir dan dia akan mati.


Terror Bell mengungkapkan kalau kalau dirinya mengenal organisasi pembunuh dengan cara yang sama. Bedanya dia memutuskan bergabung menjadi anggota tetap mereka. Karena, kedua pemimpin organisasi pembunuh (Natalie dan Dies Bell) itu abadi dan tidak bisa dihancurkan.


Sebelum dinamit meledak Terror Bell menggunakan ilmu hitam. Ilmunya adalah membaca ingatan lawan.


Tidak lama menjelajahi pikiran si polisi, Terror Bell mendapatkan banyak informasi berharga. Salah satunya adalah informasi tentang presiden yang disuruh bersembunyi di dalam bunker. Terror Bell meninggalkan tempat itu.


Si tikus curut yang kehilangan kaki dan tangan di ledakan sebelumnya pun tidak bisa menyelamatkan diri dan akhirnya kehabisan nyawanya di ledakan yang kedua.


Usai kepala kepolisian ditemukan tewas, komando militer dan polisi sekarang sepenuhnya berada di tangan Menteri Pertahanan.


Menteri Pertahanan pun memperketat penjagaan untuk dirinya dan juga untuk presiden.


...


Singkat cerita, Terror Bell mengamuk saat diberi perintah untuk menangkap presiden yang bersembunyi ke bunker.

__ADS_1


Menurutnya itu adalah tindakan bodoh, menyerang kepala negara di saat kewaspadaan militer sedang tinggi tingginya.


Sebaliknya Natalie berpikir kalau satu satunya kesempatan mereka untuk menangkap presiden adalah sebelum Lockdown dimulai.


Mendengar itu Terror Bell tidak bisa berkata apa apa. Dia tidak bisa melawan perintah Natalie sebab kontrak darah yang mengikatnya.


Akhirnya Terror Bell mengirimkan pasukannya yang berasal dari para imigran miskin.


...


4 jam sebelum Lockdown.


Yuda dan Ibunya diserang oleh pengendala bom. Di titik inilah dia bertemu dengan Dies Bell.


Sementara di tempat lain, pasukan Terror Bell berhasil menemukan lokasi bunker presiden yang letaknya di dalam hutan.


Disaat yang sama juga markas rahasia Natalie dikepung oleh gabungan pasukan KEBUTI.


Perang di tiga tempat yang berbeda ini akan dibagi menjadi 3 bagian.


Bagian pertama, pasukan KEBUTI dan melawan CEO Natalie.


KEBUTI berhasil menemukan apartemen persembunyian Natalie.


Namun mereka tidak tahu kalau Natalie dilindungi oleh seorang psikopat yang sangat kuat.


Gadis yang sangat suka memainkan kapak dan membuat jebakan.


Pasukan KEBUTI yang sebagian beranggotakan mantan pengikut perguruan hitam tidak mengetahui kalau ada jebakan karena ilmu mereka masih jauh dari layak untuk berperang.


Alhasil tentara yang berada paling depan pun terkena siraman air panas.


Tidak berhenti sampai disitu. Kapak kapak beterbangan lalu mulai menghabisi tentara yang ada satu persatu.


Praktisi ilmu hitam KEBUTI pun menyerang balik dengan membatalkan mantra, dan itu berhasil.


Saat itulah si anggota misterius organisasi pembunuh menunjukkan dirinya. Dia adalah Dancing Hatchet. Nama itu diberikan oleh Natalie, kepada seorang penari balet yang membantai orang tuanya sendiri karena alasan kekurangan uang jajan.


Dancing Hatchet berdiri di lantai tertinggi. Dengan ilmu hitamnya dia tidak hanya bisa menerbangkan kapak tetapi juga benda benda lain seukuran kapak.


Untuk melawan kekuatan hitam itu pasukan KEBUTI melindungi diri mereka dengan membentuk formasi tempurung kura kura dengan perisai yang mereka miliki.


Taktik ini sukses. KEBUTI berhasil masuk ke apartemen. Mereka memeriksa setiap lantai dengan moncong senapan api yang terus mengarah ke depan.


Hingga sampai lah mereka ke lantai paling atas, mereka masih tidak menemukan Natalie. Tetapi mereka berhasil menemukan Dancing Hatchet yang tengah duduk santai sambil memandangi kesunyian kota yang kumuh.


Salah seorang tentara KEBUTI bertanya siapa Dancing Hatchet. Gadis itu pun menjawab sesuai nama yang diberikan padanya.


"Dancing Hatchet."

__ADS_1


Tombak melayang ke leher si tentara. Untungnya dia berhasil menghindar.


KEBUTI pun mengancam Hatchet untuk koperatif dan memberitahu mereka tempat persembunyian Natalie.


Dancing Hatchet menjawab... "Dia ada disini. Hanya saja kalian tidak bisa melihatnya."


Tentara bertanya lagi... "Apa kau yang menerbangkan kapak kapak itu?"


Dancing Hatchet menjawab... "Bukan. Kakak itu yang melakukannya."


Kakak itu adalah sesosok kuntilanak berwarna hitam. Dia adalah khodam milik Dancing Hatchet.


Dengan kekuatannya kuntilanak itu memelintir pasukan KEBUTI seperti setumpuk cucian basah.


Pasukan yang berada di dalam gedung tidak mengetahui kalau pasukan yang berada di atap sudah mati. Mereka yang berada di dalam gedung juga menghadapi kekuatan mengerikan yang tidak terbayangkan.


Hari masih siang tetapi diluar terlihat sangat gelap, lebih gelap pada malam hari. Mereka juga tidak bisa keluar dari apartemen yang bagaikan kuburan ini.


Tidak ada seorang pun selain pasukan KEBUTI di sana, hanya ada suara suara tawa yang menyeramkan yang berdengung di telinga mereka.


Praktisi ilmu hitam KEBUTI mencoba mematahkan mantra hitam di tempat ini. Namun gagal karena tempat ini dihuni banyak sekali makhluk halus yang kuat.


Setingkat lebih lemah dari tingkat raja dedemit. Mereka para dedemit yang menghuni tempat itu.


Kaca jendela pecah tanpa sebab, serpihannya mengarah kepada KEBUTI, perisai mereka menahan serangan, lalu serangan berikutnya datang lagi.


Pasukan KEBUTI dipaksa bertahan dan membentuk formasi kura kura lagi.


Namun taktik itu tidak berguna karena lantai yang mereka pijak tiba tiba amblas. Bukan hanya satu lantai, tapi hingga empat lantai ke bawah. Alhasil mereka yang terjatuh banyak yang patah tulang bahkan dua orang cedera berat.


Tidak berhenti sampai disitu, pasukan KEBUTI ini kembali ditimpa oleh lantai di atas mereka.


Para dedemit peliharaan Natalie pun tertawa menyaksikan itu.


Natalie sebenarnya bersembunyi di lantai terbawah apartemen, di dekat gudang penyimpanan barang yang tersembunyi.


Dancing Hatchet sengaja memancing mereka ke atas supaya melewatkan pencarian di lantai bawah.


Meskipun masih ada beberapa personel yang menunggu di luar apartemen, tidak sulit untuk menghabisi mereka. Karena pasukan bersenjata organisasi pembunuh sudah mengepung mereka dari luar.


"Bunuh semua penegak hukum!" Perintah Natalie melalui walkie talkie.


Alhasil perang antara KEBUTI melawan organisasi pembunuh pun berakhir dengan pembantaian pasukan KEBUTI.


..........................................................................................


Jangan lupa tekan like dan taruh novel ini di rak buku kesayangan kalian. 😄


..........................................................................................

__ADS_1


__ADS_2